Oleh Universitas Cakrawala
•
19 February 2025
Bulan Ramadhan segera tiba. Apakah Sobat Principal menyadari bahwa pengeluaran selama Ramadan cenderung lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya? Kenaikan harga barang pokok menjadi salah satu penyebab utama. Namun, gaya hidup selama Ramadan sering kali turut memicu peningkatan pengeluaran.
Misalnya, keinginan untuk berbuka puasa di restoran tertentu atau banyaknya undangan buka puasa bersama yang datang hampir setiap hari, yang bisa mengganggu aliran keuangan.
Oleh karena itu, penting untuk bijak dalam mengelola keuangan selama Ramadhan, termasuk dalam pengelolaan THR.
Jangan sampai terlalu berlebihan dalam berbelanja atau bersenang-senang, sehingga membuatmu kesulitan menjalani kehidupan di bulan berikutnya.
Berikut beberapa tips budgeting yang bisa membantu kamu mengelola keuangan dengan bijak selama bulan Ramadhan:
Buat Anggaran Khusus Ramadan
Tentukan anggaran bulanan yang terpisah untuk pengeluaran Ramadan, termasuk untuk kebutuhan berbuka puasa, sahur, zakat, dan kegiatan sosial lainnya.
Ini membantu memisahkan pengeluaran rutin dari pengeluaran tambahan.
Beli Bahan Pokok Secara Cermat
Harga bahan pokok cenderung naik selama Ramadan. Oleh karena itu, rencanakan belanja dengan bijak dan hindari membeli barang secara berlebihan.
Cek harga pasar atau belanja dalam jumlah yang cukup untuk menghindari pembelian impulsif.
Hindari Pemborosan saat Berbuka Puasa
Meski menggoda, hindari makan di restoran setiap hari jika tidak perlu. Rencanakan menu sahur dan buka puasa dengan bijak dan hemat, serta manfaatkan sisa makanan agar tidak terbuang sia-sia.
Mempersiapkan dana darurat selama bulan Ramadhan sangat penting untuk menghindari stres keuangan, terutama di tengah pengeluaran yang lebih tinggi. Berikut beberapa tips untuk mengelola dana darurat di bulan Ramadhan:
Tetapkan Dana Darurat Terpisah
Pastikan kamu memiliki dana darurat yang terpisah dari anggaran bulanan. Usahakan agar dana ini bisa menutupi kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan, kerusakan kendaraan, atau keperluan tak terduga lainnya selama Ramadan.
Siapkan Minimal 3 Bulan Pengeluaran
Idealnya, dana darurat sebaiknya mencakup biaya hidup selama 3-6 bulan. Di bulan Ramadhan, jika ada pengeluaran tak terduga, dana darurat bisa membantu menjaga kestabilan keuangan tanpa harus mengorbankan anggaran untuk kegiatan lainnya.
Prioritaskan Dana Darurat Saat Menerima THR
Jika kamu menerima Tunjangan Hari Raya (THR), sebagian dana tersebut bisa dialokasikan untuk menambah dana darurat.
Ini membantu memberikan cadangan lebih jika ada kebutuhan mendesak di luar anggaran.
Mengatur biaya hidup selama bulan Ramadhan membutuhkan perencanaan yang cermat agar pengeluaran tetap terkontrol dan tidak melebihi anggaran.
Berikut beberapa langkah yang dapat membantu kamu mengelola biaya hidup selama bulan Ramadhan:
Buat Anggaran Bulanan yang Realistis
Tentukan anggaran khusus untuk kebutuhan sehari-hari, seperti belanja bahan makanan, tagihan rutin, dan pengeluaran lainnya.
Pisahkan anggaran untuk kebutuhan sahur, buka puasa, dan kegiatan Ramadhan seperti zakat dan sedekah. Pastikan anggaran ini realistis dengan kondisi keuangan kamu.
Rencanakan Menu Sahur dan Buka Puasa
Salah satu pengeluaran terbesar saat Ramadhan adalah untuk makanan. Untuk menghindari pemborosan, buatlah menu sahur dan buka puasa yang sederhana namun bergizi.
Rencanakan belanja bahan makanan dengan bijak dan hindari membeli barang secara berlebihan. Manfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah.
Pilih Tempat Berbuka Puasa yang Hemat
Meskipun banyak restoran menawarkan promo buka puasa, cobalah untuk memilih tempat yang lebih terjangkau atau sesekali berbuka di rumah bersama keluarga.
Ini tidak hanya lebih hemat, tetapi juga lebih menyenangkan dan mempererat hubungan dengan keluarga.
Gunakan THR untuk Keperluan Utama
Tunjangan Hari Raya (THR) dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan, seperti membeli makanan, membayar zakat, atau menutupi biaya tak terduga lainnya.
Sebaiknya hindari penggunaan THR untuk pengeluaran yang tidak terlalu penting, seperti konsumsi yang berlebihan.
Hindari Belanja Impulsif
Selama Ramadan, banyak promo dan diskon yang menggoda, tetapi hindari membeli barang yang tidak diperlukan.
Fokuslah pada kebutuhan pokok dan hindari pembelian impulsif yang bisa mengganggu anggaran.
Manfaatkan Promo dan Diskon
Selama Ramadan, banyak supermarket atau restoran yang menawarkan promo khusus. Manfaatkan diskon atau penawaran menarik untuk memenuhi kebutuhan makanan atau barang lainnya, tetapi pastikan promo tersebut sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Ciptakan Kebiasaan Berhemat
Ramadan adalah waktu yang baik untuk mempraktikkan gaya hidup hemat. Misalnya, kurangi pembelian makanan instan, masak sendiri, dan optimalkan penggunaan bahan makanan yang ada di rumah.
Kebiasaan berhemat ini tidak hanya menguntungkan selama Ramadhan, tetapi bisa berlanjut setelahnya.
Penjelasan di atas merupakan serangkaian pembahasan mengenai cara mengelola budgeting selama bulan Ramadhan, jika kamu tertarik untuk belajar lebih jauh mengenai budgeting Cakrawala University adalah solusinya!
Cakrawala University akan memberikan pembelajaran mulai dari awal sampai kamu bener-bener mahir dan paham dong tentunya! Yuk sekarang juga, daftarkan diri kamu menjadi bagian (Cakrawala University) jurusan bisnis digital!
Baca Juga:
Berita Terkait