Oleh Universitas Cakrawala
•
19 July 2024
Mencapai kesuksesan finansial bukan perihal yang mudah. Proses ini memerlukan kedisiplinan, pengetahuan, serta perencanaan yang matang. Banyak orang bermimpi ingin memiliki kebebasan finansial, tetapi tidak semua orang memahami langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapainya.
Salah satu hal yang paling penting untuk mencapai kesuksesan finansial adalah memiliki perencanaan keuangan yang baik. Ciri keuangan yang sehat adalah indikator bahwa seseorang berada di jalan yang benar menuju kesuksesan finansial. Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa mengatasi berbagai tantangan finansial dan mencapai tujuan jangka panjang seperti membeli rumah, menyekolahkan anak, atau memiliki dana pensiun dengan nyaman.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami ciri keuangan yang sehat agar bisa mengelola keuangan dengan bijak dan merencanakan masa depan yang lebih baik.
Perencanaan keuangan atau financial planning merupakan sebuah strategi dalam menyusun dana pribadi atau bisnis dengan terencana. Memiliki perencanaan keuangan sangatlah penting untuk memperoleh tujuan dalam jangka waktu tertentu.
Pada dasarnya, perencanaan keuangan terbagi dalam berbagai rencana, baik rencana jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Khusus untuk rencana jangka panjang harus dilakukan oleh setiap orang tanpa adanya batasan. Mengatur keuangan ditujukan untuk mencapai kestabilan antara pemasukan dengan pengeluaran tanpa adanya kekurangan.
Cek juga:
Berikut ini beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa kamu memiliki keuangan yang sehat.
Poin penting dalam mengelola keuangan yang sehat yaitu memiliki rencana keuangan yang jelas. Perencanaan keuangan yang jelas mencakup tujuan keuangan jangka pendek hingga jangka panjang. Dengan rencana yang jelas akan membantu kamu untuk fokus dalam mengelola keuangan dengan bijak.
Membiasakan diri untuk selalu memiliki perencanaan keuangan yang bijak akan membuat semakin disiplin dalam mengatur pengeluaran dan pemasukan. Kedisiplinan ini sangat penting untuk menahan diri dari pengeluaran impulsif dan selalu berkomitmen pada tujuan keuangan jangka panjang.
Individu yang memiliki ciri keuangan sehat yaitu memiliki dana darurat yang memadai. Pada situasi normal, mungkin kamu tidak mengalami kesulitan dalam keuangan. Akan tetapi, bagaimana jika dihadapkan dengan keadaan darurat seperti kecelakaan, orang tua sakit, mengalami PHK, dan lain-lain.
Menghadapi kondisi darurat harus dilalui dengan adanya dana darurat. Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai kejadian tak terduga yang bisa terjadi kapan saja. Besaran dana darurat yang ideal berkisar antara 6 sampai 12 kali dari jumlah pengeluaran.
Memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran tentunya sangat baik untuk dapat mengelola keuangan dengan bijak. Seberapa besar penghasilan yang didapatkan selama satu bulan? Dan berapa banyak yang dikeluarkan perbulannya? Sebaiknya dicatat dengan rapi agar bisa mencapai keuangan yang sehat.
Catatan ini sangat bermanfaat untuk mengetahui alokasi dana pemasukan dan pengeluaran secara detail sehingga bisa membuat keputusan yang lebih tepat kemudian hari.
Hal krusial lainnya bisa dilihat dari pola penggunaan dana keuangan. Individu yang telah memiliki ciri-ciri keuangan yang sehat akan bersikap disiplin dalam aktivitas belanja. Setiap pembelanjaan akan dipertimbangkan dengan anggaran keuangan yang telah direncanakan.
Jika belanja, tentukan skala prioritas yang dibutuhkan dan menghindari pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Jika terlalu banyak belanja, mungkin saja kamu terjerat ke dalam hutang. Dan hutang yang kamu miliki membuat kondisi keuangan menjadi lebih memburuk. Maka dari itu, sikap disiplin dalam mengelola keuangan sangat penting.
Keterampilan dalam memilah mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan sangat penting untuk dapat mengelola keuangan menjadi lebih sehat. Untuk itu, kamu dapat menggunakan metode 50:30:20 dalam membagi pendapatan. Dengan rincian, 50 persen dari pendapatan dialokasikan untuk keperluan sehari-hari, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan. Metode ini menjadi strategi yang ampuh dalam mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan.
Berinvestasi merupakan hal yang wajib dilakukan untuk seseorang yang memiliki rencana keuangan yang sehat. Tidak hanya untuk mengamankan nilai aset, investasi mampu menghasilkan pasif income yang menguntungkan.
Sebagian orang menganggap investasi ditujukan bagi seseorang yang sudah mencapai tingkat kemapanan secara finansial. Padahal, investasi merupakan kebutuhan, termasuk bagi seseorang yang memiliki kondisi keuangan biasa-biasa saja.
Stabilitas keuangan juga bisa dilihat dari kemampuan untuk membayar tagihan dan mengelola hutang dengan tepat waktu yang dibayarkan menggunakan pendapatan secara rutin.
Porsi ideal hutang yang dimiliki yaitu berkisar 30 persen maksimal dari pendapatan setiap bulannya. Hitung berapa besaran hutang yang ditanggung dan dikondisikan dengan keuanganmu saat ini. Pastikan untuk memantau nominal hutang agar berada di bawah angka tersebut.
Nah, itulah beberapa ciri-ciri kamu memiliki keuangan yang sehat. Mengelola keuangan yang sehat menjadi kunci untuk mencapai masa depan yang cerah. Namun pada prosesnya bukan perihal yang mudah. Diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni agar dapat mengelola keuangan dengan baik.
Di sinilah Cakrawala University hadir untuk membantu kamu. Jurusan Keuangan dan Investasi di Cakrawala University dirancang untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.
Dengan berkuliah di Cakrawala University, kamu akan mempelajari berbagai konsep dan teori keuangan yang mendasar, menguasai berbagai teknik analisis keuangan dan investasi, serta masih banyak lagi materi-materi yang akan diberikan.
Siap untuk mencapai masa depan yang cerah? Yuk, segera bergabung bersama Cakrawala University!
Baca Juga :
Berita Terkait