Oleh Dita Feby Indriani
•
17 November 2023
Memilih jurusan kuliah sering bikin overthinking. Kamu mungkin tertarik sama bidang keuangan, tapi masih ragu: kalau masuk Manajemen Keuangan, nanti peluang kerjanya luas nggak? Cuma bisa kerja di bank, atau ada opsi karier lain juga?
Penasaran sama prospek kerja di jurusan ini? Yuk, simak terus informasi tentang prospek kerja manajemen keuangan di masa depan yang bakal bikin kamu lebih siap nentuin pilihan karier!
Bisa dibilang prospek kerja manajemen keuangan sangatlah luas. Mulai dari akuntan, analis keuangan, hingga posisi manajer keuangan. Yuk, kita kupas bersama apa saja tugas dan skill yang dibutuhkan untuk setiap posisi tersebut.
Lulusan Manajemen Keuangan bisa jadi Akuntan, yaitu orang yang bertanggung jawab buat mencatat dan mengelola laporan keuangan suatu perusahaan atau organisasi.
Kalau jadi Akuntan, kamu nanti bakal punya tugas-tugas kayak gini:
Di Indonesia, gaji seorang Akuntan bisa bervariasi tergantung pengalaman dan perusahaan, tapi rata-rata gaji bulanan Akuntan pemula bisa sekitar Rp4.350.000 - Rp7.350.000.
Selanjutnya, kamu juga bisa jadi Investment Analyst, nih, yaitu orang yang bertugas buat menganalisis berbagai peluang investasi, mulai dari saham, obligasi, sampai properti, biar bisa ngasih saran yang tepat buat pengambilan keputusan keuangan.
Kalau di Indonesia, gaji Investment Analyst biasanya dimulai sekitar Rp10.500.000 - Rp15.000.000 per bulan. Gimana, menjanjikan banget, kan?
Sebagai seorang Investment Analyst, beberapa tugas utama kamu ialah:
Financial analyst adalah orang yang bertugas buat menganalisis data keuangan suatu perusahaan supaya bisa menentukan langkah keuangan yang tepat dan membantu berkembang lebih baik.
Prospek kerja di bidang ini juga terus naik. Soalnya, hampir semua perusahaan sekarang butuh Financial Analyst buat bantu mereka memprediksi tren keuangan, mengelola biaya, dan sampai bikin keputusan investasi yang cerdas.
oal gaji, seorang Financial Analyst di Indonesia bisa mulai dari Rp8.000.000 - Rp11.000.000 per bulan. Tapi, sebagai Financial Analyst, tugasmu bisa cukup kompleks, ya, yakni:
Prospek kerja manajemen keuangan selanjutnya ialah Auditor, orang yang tugasnya mengecek dan memeriksa laporan keuangan perusahaan buat memastikan semuanya benar dan sesuai aturan yang ada.
Perusahaan pasti butuh Auditor buat menjamin kalau laporan keuangannya akurat dan nggak ada kesalahan yang bisa merugikan perusahaan. Kalau laporannya rapi dan transparan, investor atau pihak luar juga bakal lebih percaya sama perusahaan.
Gaji seorang Auditor di Indonesia biasanya mulai dari Rp7.000.000 - Rp8.000.000 per bulan. Kalau tertarik jadi Auditor, beberapa tugas utamamu antara lain:
Credit Analyst adalah orang yang menganalisis kelayakan kredit dari individu atau perusahaan yang mau pinjam uang, baik itu dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Tugasnya termasuk mengecek apakah mereka punya kemampuan bayar atau nggak.
Kalau jadi Credit Analyst, kamu bisa dapat gaji dengan rata-rata mulai dari Rp6.500.000 - Rp8.000.000 per bulan. Nanti, kamu bakal terlibat dalam tugas-tugas seperti:
Seorang Risk Analyst punya peran penting buat ngebantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko yang bisa ganggu kelangsungan bisnis, baik itu risiko finansial, operasional, maupun hukum.
Soal gaji, Risk Analyst di Indonesia umumnya bisa dapat gaji sekitar Rp10.000.000 - Rp11.000.000 per bulan. Tugasnya bisa mencakup hal-hal berikut:
Sebagai lulusan manajemen keuangan, kamu juga bisa punya prospek kerja sebagai Account Officer, yaitu orang yang bertugas mengelola hubungan dengan nasabah atau klien perusahaan, terutama yang berkaitan sama masalah keuangan, seperti kredit, tabungan, atau investasi.
Di Indonesia, gaji seorang Account Officer bisa sekitar Rp6.250.000 - Rp8.125.000 per bulan. Terus, beberapa tugas utama Account Officer adalah:
Suka hitung-hitungan dan analisis? Aktuaris bisa jadi pilihan karier yang pas buat kamu! Profesi ini tugasnya menganalisis data statistik buat memprediksi risiko keuangan dalam asuransi, investasi, atau pensiun.
Prospek kerja Aktuaris juga cerah banget, lho! Menurut Bureau of Labor Statistics (BLS), peluang kerja di bidang ini diprediksi bakal naik 24% dari 2020 sampai 2030. Ditambah lagi banyak perusahaan asuransi dan keuangan yang butuh aktuaris buat bantu mengelola risiko dengan lebih baik.
Di Indonesia, gaji seorang Aktuaris pemula bisa mulai dari Rp12.000.000 - Rp14.500.000 per bulan. Nah, kalau kamu tertarik jadi Aktuaris, ini beberapa tugas yang bakal kamu kerjain:
Financial Planner adalah orang yang bertugas untuk bantu orang atau keluarga dalam merencanakan keuangan mereka, termasuk pengelolaan investasi, pensiun, dan asuransi.
Gaji seorang Financial Planner di Indonesia bisa mulai sekitar Rp12.000.000 - Rp15.000.000 per bulan, tergantung pengalaman dan klien yang ditangani. Beberapa tugas Financial Planner adalah:
Kamu juga bisa punya prospek kerja manajemen keuangan di jabatan yang tinggi sebagai Manajer Keuangan. Di sini, tugasmu merencanakan, mengelola, dan mengawasi seluruh kegiatan keuangan perusahaan, supaya tetap efisien dan menguntungkan.
Sebagai posisi yang sangat krusial, hampir semua perusahaan pasti butuh Manajer Keuangan buat memastikan operasional perusahaan berjalan lancar secara finansial dan keputusan investasi diambil dengan bijak.
Soal gaji? Tenang aja! Gaji seorang Manajer Keuangan di Indonesia biasanya mulai dari Rp 13.000.000-Rp 16.000.000 per bulan. Tapi, tugas lain sebagai Manajer Keuangan juga cukup kompleks, ya, antara lain:
Cek juga:
Prospek kerja manajemen keuangan juga bisa membawamu ke posisi Business Analyst, lho. Peran ini penting banget karena perusahaan butuh insight yang jelas sebelum mengambil keputusan besar, mulai dari ekspansi bisnis, evaluasi performa, sampai efisiensi biaya operasional.
Posisi Business Analyst di Indonesia umumnya punya gaji mulai dari Rp7.000.000 - Rp10.000.000 per bulan. Tergantung industri, pengalaman, dan skala perusahaan, nominalnya bisa lebih tinggi.
Tugas Business Analyst biasanya meliputi:
Kalau kamu tertarik dengan pekerjaan yang fokus pada pengelolaan uang perusahaan, Treasury Staff bisa jadi salah satu prospek kerja yang menarik. Peran posisi ini penting karena perusahaan harus memastikan dana yang dimiliki cukup untuk kebutuhan operasional harian, pembayaran tagihan, sampai rencana investasi jangka pendek.
Untuk urusan gaji, Treasury Staff di Indonesia biasanya mendapatkan penghasilan mulai dari Rp5.000.000 - Rp8.000.000 per bulan. Seiring pengalaman dan kemampuan yang makin matang, peluang naik jabatan juga terbuka lebar.
Beberapa tugas Treasury Staff antara lain:
Prospek kerja manajemen keuangan juga terbuka di dunia perbankan, salah satunya sebagai Relationship Manager Perbankan. Di posisi ini, tugasmu membangun dan menjaga hubungan baik dengan nasabah, sekaligus menawarkan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Seorang Relationship Manager jadi penghubung antara bank dan nasabah, baik individu maupun perusahaan, supaya kerja sama bisa berjalan dalam jangka panjang.
Soal gaji, posisi Relationship Manager Perbankan di Indonesia biasanya dimulai dari Rp6.000.000 - Rp10.000.000 per bulan, belum termasuk insentif atau bonus kalau target tercapai.
Tugas seorang Relationship Manager Perbankan biasanya mencakup:
Kalau kamu suka menyusun perencanaan dan memastikan pengeluaran tetap terkendali, posisi Budget Analyst bisa jadi pilihan yang cocok. Ini adalah salah satu prospek kerja manajemen keuangan yang fokus pada penyusunan, evaluasi, dan pengawasan anggaran perusahaan.
Untuk kisaran gaji, Budget Analyst di Indonesia biasanya memperoleh penghasilan mulai dari Rp6.000.000 - Rp9.000.000 per bulan. Kalau bekerja di perusahaan besar atau multinasional, angkanya bisa lebih tinggi.
Tugas Budget Analyst biasanya meliputi:
Prospek kerja manajemen keuangan berikutnya adalah menjadi Tax Staff. Posisi ini bertanggung jawab mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pajak perusahaan, mulai dari perhitungan, pelaporan, sampai memastikan kewajiban pajak dijalankan dengan benar.
Soal gaji, Tax Staff di Indonesia umumnya mendapatkan penghasilan mulai dari Rp5.000.000 - Rp8.000.000 per bulan. Kalau punya sertifikasi tambahan atau pengalaman lebih banyak, peluang peningkatan gaji juga cukup besar.
Beberapa tugas Tax Staff antara lain:
Kalau kamu lagi cari kampus dengan jurusan atau program yang relevan dengan Manajemen Keuangan, ada beberapa universitas yang bisa masuk daftar pertimbangan. Beberapa di antaranya:

Cek juga:
Perbedaannya ada di fokus pembelajarannya. Akuntansi lebih fokus pada pencatatan, penyusunan laporan, dan pemeriksaan data keuangan.
Sementara itu, Manajemen Keuangan lebih fokus pada cara mengelola uang, menyusun strategi keuangan, mengambil keputusan investasi, dan menjaga kondisi finansial bisnis agar tetap sehat.
Jadi, kalau kamu lebih tertarik ke strategi, jurusan Manajemen Keuangan biasanya lebih cocok.
Cocok, karena jurusan ini cukup dekat dengan pelajaran ekonomi, bisnis, dan dasar perhitungan. Anak IPS biasanya lebih familiar dengan topik seperti pasar, perusahaan, dan pengelolaan keuangan.
Tapi, anak dari jurusan lain juga tetap bisa masuk, selama siap belajar dasar-dasarnya dari awal.
Dua-duanya ada. Lulusan Manajemen Keuangan memang punya peluang di dunia perbankan, tapi bukan berarti pilihannya cuma di bank.
Banyak juga perusahaan non-bank yang butuh posisi di bidang finance, budgeting, treasury, pajak, sampai analisis bisnis. Jadi, jalur kariernya cukup luas.
Kalau kamu tertarik dengan prospek kerja manajemen keuangan, Cakrawala University bisa jadi pilihan yang relevan.
S1 Keuangan dan Investasi di sini memang dirancang untuk membangun kompetensi di bidang perencanaan, pengembangan, manajemen, analisis, dan evaluasi keuangan.
Fokusnya juga nggak berhenti di teori, tapi juga cara mengambil keputusan ekonomi yang strategis dan memahami penggunaan dana secara bijak dalam investasi.
Yang menarik, mahasiswa di program ini nggak cuma belajar soal keuangan secara umum, tapi juga mendalami sistem keuangan di berbagai lembaga, terutama investasi dan perbankan.
Nilai plus lainnya, program ini punya pilihan konsentrasi yang cukup jelas, yaitu:
Artinya, kamu nggak cuma belajar dasar-dasarnya, tapi juga bisa mengarahkan minat ke jalur karier yang lebih spesifik sesuai tujuanmu.
Jadi, kenapa memilih Cakrawala University?
Kalau kamu ingin kuliah dengan pendekatan yang lebih realistis dan siap kerja, yuk daftar langsung atau tanya gratis dulu. Pilihan yang tepat hari ini bisa jadi langkah baik untuk masa depan!
Berita Terkait