Apa Itu Software Tester, Tugas, Skill yang Diperlukan

Oleh Cakrawala University

28 November 2023

Article Image

Software tester saat ini masih sangat penting, bahkan semakin penting seiring dengan perkembangan teknologi software yang semakin cepat. Software tester berperan penting dalam memastikan kualitas software sebelum dirilis ke pengguna.

Mereka melakukan berbagai macam tes untuk menemukan bug dan masalah lainnya dalam software. Meskipun ada tren otomasi testing yang semakin berkembang, software tester tetap dibutuhkan untuk melakukan tes yang tidak dapat dilakukan oleh otomatisasi testing.

Misalnya, tes yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang bisnis atau kebutuhan pengguna. Selain itu, software tester juga berperan penting dalam memberikan feedback kepada tim pengembang software untuk meningkatkan kualitas software.

Penasaran dengan tugas-tugas software tester? kamu dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang tugas hingga gaji seorang Software Tester dalam artikel yang kami rangkum untuk kamu.

 

Baca Juga: Perbedaan Open Source dan Proprietary Software

Apa Itu Software Tester?

Software Tester adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk menguji perangkat lunak guna memastikan kualitasnya sebelum dirilis ke pasar atau digunakan oleh pengguna. Peran Software Tester sangat penting dalam siklus pengembangan perangkat lunak, karena mereka membantu mengidentifikasi bug, kesalahan, dan masalah potensial lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja, keamanan, dan pengalaman pengguna dari perangkat lunak tersebut.

 

Tugas Software Tester

Perencanaan pengujian

Mereka merancang dan menyusun rencana pengujian yang mencakup skenario pengujian, kasus pengujian, dan strategi pengujian yang tepat berdasarkan persyaratan perangkat lunak.

 

Mengeksekusi tes

Software Tester menjalankan berbagai jenis tes untuk menguji fungsionalitas, keandalan, kinerja, keamanan, dan kesesuaian perangkat lunak. Ini dapat meliputi pengujian unit, pengujian integrasi, pengujian sistem, pengujian penerimaan, dan lainnya.

 

Identifikasi bug

Jika ada kesalahan, bug, atau ketidaksesuaian dalam perangkat lunak, Software Tester mencatatnya secara terperinci dan melaporkannya kepada pengembang perangkat lunak untuk diperbaiki.

 

Analisis dan debugging

Software Tester menganalisis hasil pengujian untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan membantu pengembang dalam proses debugging atau perbaikan.

 

Pemastian kualitas

Mereka memastikan bahwa perangkat lunak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, serta memverifikasi kesesuaian perangkat lunak dengan persyaratan bisnis atau pengguna.

 

Pembuatan dokumentasi

Software Tester membuat laporan pengujian, dokumen pengujian, dan dokumentasi lainnya untuk menjelaskan proses pengujian, hasilnya, dan langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki masalah.

 

Kolaborasi tim

Software Tester sering bekerja sama dengan pengembang perangkat lunak, analis bisnis, desainer, dan pemangku kepentingan lainnya dalam tim pengembangan perangkat lunak untuk memastikan kualitas dan kehandalan perangkat lunak.

 

Skill yang Dibutuhkan Software Tester

Sebagai seorang Software Tester, ada beberapa keterampilan yang sangat dibutuhkan untuk melaksanakan tugas dengan baik. Berikut adalah beberapa skill yang penting untuk seorang Software Tester:

 

Pengetahuan dasar

Pengetahuan dasar tentang software engineering penting untuk dimiliki oleh software tester karena dapat membantu mereka memahami cara kerja software dan bagaimana software seharusnya dibangun. Pengetahuan ini mencakup hal-hal seperti bahasa pemrograman, algoritma, dan struktur data.

 

Pengetahuan tentang metode dan teknik testing

Pengetahuan tentang metode dan teknik testing penting untuk dimiliki oleh software tester karena dapat membantu mereka merencanakan dan melaksanakan tes yang efektif. Metode dan teknik testing yang umum digunakan meliputi testing fungsional, testing non-fungsional, dan testing otomatisasi.

 

Pengetahuan tentang tools dan framework testing

Pengetahuan tentang tools dan framework testing penting untuk dimiliki oleh software tester karena dapat membantu mereka menghemat waktu dan tenaga dalam melakukan tes. Tools dan framework testing yang umum digunakan meliputi Selenium, Appium, dan JUnit.

 

Kemampuan menggunakan berbagai tools dan software

Kemampuan menggunakan berbagai tools dan software penting untuk dimiliki oleh software tester karena mereka akan sering menggunakan berbagai macam tools dan framework testing dalam pekerjaan mereka.

 

Kemampuan berpikir kritis dan analitis

Kemampuan berpikir kritis dan analitis penting untuk dimiliki oleh software tester karena mereka harus mampu menemukan bug dan masalah lainnya dalam software.

 

Kemampuan memecahkan masalah

Kemampuan memecahkan masalah penting untuk dimiliki oleh software tester karena mereka harus mampu menemukan solusi untuk bug dan masalah lainnya dalam software.

 

Kemampuan komunikasi yang baik

Kemampuan komunikasi yang baik penting untuk dimiliki oleh software tester karena mereka harus mampu berkomunikasi dengan tim pengembang software, pengguna, dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Kemampuan bekerja sama dalam tim

Kemampuan bekerja sama dalam tim penting untuk dimiliki oleh software tester karena mereka sering bekerja sama dengan tim pengembang software dan tim lainnya.

 

Kemampuan beradaptasi dengan perubahan

Kemampuan beradaptasi dengan perubahan penting untuk dimiliki oleh software tester karena teknologi software terus berkembang. Software tester harus mampu belajar hal-hal baru dan beradaptasi dengan perubahan teknologi.

 

Gaji Software Tester di Indonesia

Gaji software tester di Indonesia bervariasi tergantung pada pengalaman, keterampilan, dan lokasi kerja. Rata-rata gaji software tester di Indonesia adalah Rp 4.754.245 per bulan. Berikut adalah kisaran gaji software tester di Indonesia berdasarkan pengalaman:

• Entry level (0-2 tahun pengalaman): Rp 3.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan

• Junior (2-5 tahun pengalaman): Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000 per bulan

• Mid-level (5-10 tahun pengalaman): Rp 8.000.000 - Rp 15.000.000 per bulan

• Senior (10+ tahun pengalaman): Rp 12.000.000 - Rp 25.000.000 per bulan

 

Gaji software tester juga dapat dipengaruhi oleh lokasi kerja. Software tester yang bekerja di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, umumnya memiliki gaji yang lebih tinggi daripada software tester yang bekerja di kota-kota kecil.

 

Berdasarkan data dari LinkedIn, permintaan pekerjaan untuk software tester di Indonesia tumbuh sebesar 12% pada tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan software tester masih tinggi di Indonesia.

 

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa eksistensi software tester saat ini masih sangat penting. Kamu tertarik untuk menjadi seorang software tester?

 

Untuk menjadi seorang software tester yang handal, dibutuhkan berbagai macam keterampilan, baik hard skills maupun soft skills. Cakrawala University jurusan ilmu komputer memberikan pendidikan yang berkualitas untuk mempersiapkan kamu menjadi seorang software tester yang handal.

 

Selain itu, Cakrawala University juga memiliki program kerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi terkemuka. Hal ini akan memberikan kamu kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum lulus kuliah.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Daftarkan diri kamu sekarang juga dan jadilah bagian dari Cakrawala University!

Register Banner

Share

Berita Terkait

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.