Apa Itu Quarter Life Crisis, Ciri, Penyebab, dan Cara Menghadapinya

Oleh Universitas Cakrawala

30 November 2024

Article Image

Dalam perjalanan hidup, ada fase dimana seseorang mulai mempertanyakan tujuan hidupnya, karir, hingga hubungan sosialnya. Fenomena ini sering disebut dengan quarter life crisis, yang biasanya dialami oleh seseorang berusia 25 sampai 30 tahun. 

 

Dalam fase ini, sebagian dari kita akan menghadapi tantangan emosional yang sering muncul saat seseorang mencoba memahami identitas dirinya di tengah tekanan kehidupan.

 

Untuk dapat mengatasinya, penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta mengelola stres yang baik. Untuk dapat memahami lebih lanjut, artikel ini akan menjelaskan mengenai quarter life crisis serta cara untuk menghadapinya. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Quarter Life Crisis?

Quarter life crisis dapat diartikan sebagai kondisi ketidakstabilan mental, sehingga seseorang bisa menimbulkan banyak perasaan yang cemas dan takut terhadap berbagai hal yang belum tentu terjadi. 

 

Istilah quarter life crisis dikemukakan pertama kali oleh  Alexander Robbins dan Abby Wilner pada tahun 2001. Menurut mereka, arti quarter life crisis adalah perasaan khawatir yang hadir atas ketidakpastian kehidupan yang mencakup karir, pertemanan, keluarga, bahkan kehidupan percintaan yang umumnya terjadi di sekitar usia 20 tahun. 

 

Robbins dan Wilner memberikan julukan kepada remaja sebagai "twentysomethings", yaitu remaja yang baru saja meninggalkan kenyamanan hidup dan mulai memasuki dunia yang nyata.

 

Meski menantang, quarter life crisis sebenarnya adalah momen penting untuk mengevaluasi diri dan menentukan arah untuk kehidupan yang lebih baik.

 

Ciri-Ciri Quarter Life Crisis

Kehilangan Motivasi dan Tujuan Hidup

Aktivitas yang sebelumnya menyenangkan mulai terasa hambar dan merasa bingung tentang apa yang ingin dicapai.

Kecemasan Berlebihan tentang Masa Depan

Pikiran tentang karir, keuangan, atau kehidupan pribadi di masa depan seringkali menjadi sumber stres.

Mudah Merasa Kelelahan secara Emosional

Perasaan cemas dan khawatir yang berkepanjangan dapat membuat kamu merasa lelah secara emosional.

Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Melihat pencapaian teman di media sosial dapat membuat kamu merasa tidak cukup baik.

Merasa Terjebak dalam Situasi Saat Ini

Kamu merasa berjalan di tempat, baik karir, hubungan, maupun tujuan hidup.

Penyebab Quarter Life Crisis

1. Ekspektasi Sosial yang Tinggi

Tekanan untuk segera menikah, memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi, atau membeli rumah pada usia tertentu dapat menimbulkan perasaan yang tidak cukup baik.

2. Ketidakpastian dalam Karir

Banyak individu di usia ini yang merasa bingung apakah mereka berada pada jalur karir yang benar atau tidak.

3. Ketakutan akan Kegagalan

Ketakutan bahwa keputusan yang diambil tidak akan memberikan hasil yang diinginkan dapat memicu kecemasan berlebihan.

4. Perubahan Hidup yang Cepat

Seseorang yang pindah ke kota baru, memulai pekerjaan pertama, atau menyelesaikan pendidikan sering menjadi pemicu quarter life crisis.

5. Pengaruh Media Sosial

Media sosial juga sering menampilkan kehidupan yang "sempurna" untuk orang lain, sehingga dapat memicu rasa iri dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.

Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

1. Kenali dan Terima Perasaan Diri

Langkah pertama yaitu dengan menyadari bahwa apa yang kamu rasakan adalah hal yang normal dan banyak orang lain juga mengalaminya. Jangan selalu merasa bersalah atas emosi yang muncul.

2. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing. Media sosial hanya menampilkan sisi terbaik kehidupan seseorang, bukan kenyataan sebenarnya.

3. Tentukan Tujuan yang Realistis

Jangan pernah memaksakan diri untuk memenuhi ekspektasi yang tidak realistis, fokuslah pada tujuan kecil yang dapat dicapai satu per satu.

4. Fokus pada Pengembangan Diri

Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk mempelajari hal baru, seperti mengikuti kursus online, membaca buku, atau mencoba hobi baru yang dapat meningkatkan keterampilan.

5. Mencari Dukungan dari Lingkungan Sekitar

Berbagi cerita dengan teman dekat, keluarga, bahkan seorang konselor dapat membantu kamu untuk merasa lebih ringan dan mendapatkan perspektif baru.

 

Mengalami quarter life crisis adalah hal yang wajar. Quarter life crisis seringkali menjadi fase titik balik dalam kehidupan seseorang. Meskipun penuh tantangan, fase ini memberikan peluang untuk refleksi diri dan pertumbuhan agar menjadi lebih baik. 

 

Ingin belajar lebih banyak tentang perencanaan karir dan pengembangan diri? Segera bergabung dengan Cakrawala University! Dengan berbagai program studi yang menarik dan lingkungan belajar yang suportif, kamu akan mendapatkan bekal yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan.

 

Tunggu apa lagi? Daftar sekarang di Cakrawala University dan mulailah perjalanan baru menuju masa depan yang cerah!

 

Baca Juga : 

Register Banner

Share

Berita Terkait

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.