Oleh Universitas Cakrawala
•
07 December 2023
Pada umumnya, mahasiswa memiliki sumber penghasilan yang berasal dari orang tua dan cenderung terbatas. Akan tetapi, mahasiswa memiliki banyak kebutuhan. Kebutuhan yang banyak ini membuat mereka sulit mengatur keuangan. Apakah kamu salah satunya?
Masalah keuangan tidak boleh dianggap remeh. Penting bagi mahasiswa untuk dapat mengatur keuangan mereka dengan baik agar tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berikut ini adalah empat tips mengatur keuangan untuk mahasiswa
Masalah keuangan ini seringkali dianggap sepele oleh sebagian mahasiswa, namun jika tidak diatasi dengan baik, masalah keuangan dapat mempengaruhi kualitas hidup dan juga akademik mereka. Untuk itu, yuk ketahui cara mengatur uang mahasiswa di bawah ini!
Apakah kamu pernah mendengar pepatah “lebih besar pasak daripada tiang”? Ya, pepatah ini menggambarkan pengeluaran yang lebih besar dibandingkan pemasukan. Agar terhindar dari hal tersebut, buatlah laporan uang kas.
Setelah semua pemasukan termasuk uang saku kamu gunakan, jangan lupa untuk mencatat setiap uang yang kamu keluarkan dalam jangka waktu sebulan. Catatlah secara rinci dan usahakan jangan sampai ada yang terlewat.
Laporan uang kas ini akan sangat berguna untuk memantau pengeluaran dan menghindari pengeluaran berlebihan. Apabila pengeluaran kamu dirasa terlalu besar, kamu bisa segera menyesuaikannya dengan memangkas pengeluaran yang tidak terlalu penting. Jangan lupa juga untuk mengevaluasi pengeluaranmu secara rutin, ya!
Cek juga:
Sebelum berbelanja atau membayar sesuatu, buatlah daftar hal yang dibutuhkan akan kamu tidak membeli sesuatu yang tidak diperlukan. Pencatatan ini bisa menggunakan cara manual maupun digital.
Prioritaskan untuk mencatat pengeluaran primer terlebih dahulu, seperti uang kos, transportasi, uang kuliah, buku, dan makan. Selanjutnya, catat kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier lainnya bila memungkinkan.
Kamu juga sebaiknya membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja. Dengan daftar belanja, kamu bisa memilah barang yang benar-benar kamu butuhkan, memperkirakan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan, dan tidak tergoda untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan.
Sebagai mahasiswa dengan penghasilan yang mungkin terbatas, penting untuk memperhatikan dengan cermat bagaimana uang saku yang diterima akan digunakan.
Berhemat dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menghindari penggunaan kartu kredit, membandingkan harga sebelum membeli barang, serta mempertimbangan pembelian barang preloved dengan kualitas yang sebanding.
Tidak hanya itu, kamu pun bisa memanfaatkan diskon atau promo khusus bagi mahasiswa yang kini banyak diberikan oleh ritel dan kafe. Dengan begitu, kamu dapat membeli barang-barang dengan harga yang lebih murah dan mengalokasikan uang untuk kebutuhan lainnya.
Mencari sumber pemasukan selain uang saku orang tua dapat menjadi cara mengatur keuangan mahasiswa yang selanjutnya. Cobalah untuk mencari pekerjaan sampingan dengan jam kerja yang fleksibel dan tidak mengganggu waktu kuliah dan belajarmu.
Kamu bisa melakukan usaha kecil-kecilan, menjadi asdos, freelance, magang berbayar, dan lomba. Kegiatan semacam ini dapat membantu kamu meningkatkan anggaran untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain itu, dengan bekerja paruh waktu, kamu juga dapat mengembangkan keterampilan dan pengalaman baru yang berguna bagi karir mereka di masa depan.
Setelah seluruh keputuhan pokokmu terpenuhi, kamu dapat mempertimbangan untuk melakukan investasi jika uang yang miliki masih mencukupi. Belakangan ini, banyak kesempatan investasi untuk anak muda termasuk mahasiswa.
Dengan berinvestasi, kamu dapat menghasilkan keuntungan di masa depan. Beberapa investasi yang bisa kamu lakukan misalnya adalah membeli saham atau reksadana. Hal yang terpenting adalah pastikan kamu benar-benar paham tentang investasi dengan baik, ya!
—
Dengan mengikuti cara mengatur uang mahasiswa di atas, kamu dapat membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik dan memiliki kepercayaan diri dalam mengatur keuangan selama kuliah. Semakin teratur keuangan yang kamu miliki, semakin kecil pula kekhawatiran finansial yang kamu hadapi. Dengan begitu, kamu dapat fokus untuk mencapai tujuan akademik dan profesional dengan lebih baik.
Apakah kamu ingin mewujudkan cita-cita melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya yang sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan kamu? Jika iya, Cakrawala University adalah jawabannya!
Biaya kuliah di Universitas Cakrawala bervariasi tergantung pada jenis kelas yang kamu pilih, yaitu kelas reguler, kelas profesional, atau kelas profesional akselerasi. Secara keseluruhan, kamu dapat menempuh biaya pendidikan yang terjangkau serta sudah termasuk sarana dan prasarana tambahan!
Selain itu, tersedia juga beasiswa Dibimbing dan Achmad Zaky Foundation yang menyediakan bantuan biaya kuliah full dan parsial dengan total dana beasiswa yang tersedia mencapai Rp 500 juta. Daftar sekarang juga di Cakrawala University!
Berita Terkait