Oleh Universitas Cakrawala
•
15 December 2023
Kata Technopreneur masih terdengar asing di telinga sebagian orang. Technopreneur adalah istilah yang mengacu pada seseorang yang memiliki keterampilan dan pengetahuan di bidang teknologi dan bisnis. Mereka memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang bisnis baru dan mengembangkan bisnis yang sudah ada.
Eksistensi technopreneur di Indonesia semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Startup Ranking, Indonesia merupakan negara dengan jumlah startup terbanyak di Asia Tenggara, yaitu mencapai 2.346 startup pada tahun 2022.
Beberapa startup Indonesia yang telah sukses di kancah global antara lain Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan Lazada. Para technopreneur ini telah memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia. Mereka telah menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong inovasi di berbagai bidang.
Bagi kamu yang masih bingung, yuk kita bahas bersama-sama mengenai technopreneur di artikel di bawah ini.
Technopreneur adalah sebutan yang digunakan untuk menggambarkan seorang individu yang menggabungkan kewirausahaan (entrepreneurship) dengan teknologi (technology). Istilah ini mengacu pada seseorang yang memulai, mengelola, dan mengembangkan bisnis yang berfokus pada inovasi teknologi, produk, atau layanan berbasis teknologi.
Seorang technopreneur biasanya memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang teknologi, seperti perangkat lunak, hardware, teknologi informasi, atau teknologi digital. Mereka menggunakan pengetahuan mereka tentang teknologi untuk mengidentifikasi peluang bisnis, mengembangkan produk atau layanan inovatif, dan menciptakan nilai tambah di pasar.
Technopreneurship melibatkan proses menggabungkan elemen-elemen kewirausahaan, seperti merancang strategi bisnis, mengembangkan rencana bisnis, mencari pendanaan, membangun jaringan bisnis, dan mengelola risiko, dengan pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang teknologi.
Tujuan utama seorang technopreneur adalah menciptakan nilai ekonomi melalui penggunaan teknologi yang inovatif. Technopreneurship dapat melibatkan berbagai bidang, termasuk teknologi informasi, perangkat lunak, e-commerce, teknologi medis, energi terbarukan, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan lainnya.
Technopreneur dapat menciptakan produk atau layanan baru, memperkenalkan metode baru dalam industri yang ada, atau mengoptimalkan proses bisnis yang ada dengan menggunakan teknologi. Technopreneurship memainkan peran penting dalam mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan transformasi digital di berbagai sektor.
Ini melibatkan semangat kewirausahaan yang kuat, keahlian teknis, pemahaman pasar, dan kemampuan untuk mengatasi tantangan yang terkait dengan pengembangan bisnis berbasis teknologi.
Seorang technopreneur harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang luas dalam bidang teknologi dan kewirausahaan untuk berhasil dalam menggabungkan keduanya. Berikut adalah beberapa keterampilan yang penting bagi seorang technopreneur:
Seorang technopreneur harus memiliki pemahaman mendalam tentang teknologi yang relevan dengan bisnisnya. Ini meliputi pengetahuan tentang perkembangan terbaru dalam industri teknologi, tren pasar, dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan teknologi dalam konteks bisnis.
Seorang technopreneur harus memiliki pemahaman tentang konsep kewirausahaan, termasuk perencanaan bisnis, pengembangan strategi, manajemen risiko, pemasaran, dan keuangan. Mereka harus mampu membayangkan, merancang, dan menjalankan bisnis yang sukses.
Keterampilan kreativitas dan inovasi sangat penting bagi seorang technopreneur. Mereka harus dapat mengidentifikasi peluang inovatif, mengembangkan ide-ide baru, dan menciptakan produk atau layanan yang unik dan menarik bagi pasar.
Seorang technopreneur harus memiliki kemampuan analitis yang kuat untuk menganalisis data, mengidentifikasi trend, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang relevan. Ini melibatkan kemampuan untuk mengumpulkan, mengorganisir, dan menganalisis data bisnis untuk menginformasikan pengambilan keputusan.
Keterampilan manajemen proyek diperlukan untuk merencanakan, mengatur, dan mengelola proyek teknologi dengan efisien. Seorang technopreneur harus mampu mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan, mengatur jadwal, mengelola risiko, dan memastikan pencapaian tujuan proyek.
Kemampuan komunikasi yang baik sangat penting bagi seorang technopreneur. Mereka harus dapat menjelaskan ide-ide teknis secara jelas kepada orang non-teknis, menjalin hubungan dengan mitra bisnis, dan membangun jaringan yang kuat dalam industri.
Seorang technopreneur harus memiliki ketahanan mental dan kemampuan kepemimpinan yang kuat. Mereka akan menghadapi tantangan dan rintangan dalam membangun bisnis berbasis teknologi, jadi mereka harus memiliki kemampuan untuk tetap fokus, mengatasi kegagalan, dan memotivasi tim mereka.
Dalam industri teknologi yang terus berubah, seorang technopreneur harus memiliki kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan cepat. Mereka harus terus mengikuti perkembangan terbaru, memperbaharui pengetahuan mereka, dan mengembangkan keterampilan baru sesuai kebutuhan.
Ini hanya beberapa keterampilan yang penting bagi seorang technopreneur. Kombinasi keterampilan teknis, kewirausahaan, dan kepemimpinan yang kuat akan membantu mereka dalam menggabungkan teknologi dengan bisnis secara sukses.
Itulah penjelasan mengenai technopreneur yang bisa kamu jadikan referensi. Di era digital yang semakin berkembang, technopreneur menjadi salah satu profesi yang semakin diminati. Jika kamu memiliki minat untuk menjadi technopreneur, Cakrawala University adalah pilihan yang tepat.
Cakrawala University menawarkan jurusan Bisnis Digital yang akan membekali kamu dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi technopreneur sukses. Mari bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang lebih baik dengan menjadi technopreneur! Daftar sekarang di Cakrawala University!
Berita Terkait
Cakrawala University Hadir Menjawab Tantangan Pendidikan Digital di Era Industri 4.0
Adimas Herviana
•
27 October 2025
Cakrawala Festival: Semarak Acara Perdana Angkatan Pertama Cakrawala University (Part 2)
22 August 2025
Cakrawala Festival: Semarak Acara Perdana Angkatan Pertama Cakrawala University
22 August 2025
Tiga Program Studi Universitas Cakrawala Jakarta Selatan Raih Akreditasi "Baik" dari LAM INFOKOM
Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM
•
22 August 2025
Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Universitas Cakrawala Resmi Terakreditasi oleh LAMEMBA
Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM
•
08 August 2025