Oleh Universitas Cakrawala
•
18 May 2024
Return on Equity (ROE) merupakan salah satu dari sekian banyak istilah ekonomi yang perlu kamu ketahui. ROE merupakan salah satu indikator kinerja perusahaan yang dilihat dari perbandingan laba bersih dengan total modal.
Setiap perusahaan memiliki tiga jenis return atau balik modal. Jenis-jenis return tersebut yaitu Return on Assets (ROA), Return on Investment (ROI), dan Return on Equity (ROE). Di antara ketiga jenis return tersebut, perhitungan Return on Equity adalah yang paling bersih, karena sudah dipotong berbagai pengeluaran seperti pajak.
Singkatnya, ROE adalah suatu cara untuk mengukur kemampuan sebuah perusahaan untuk menghasilkan keuntungan jika ada orang yang membeli saham dari perusahaan tersebut. Baca artikel ini sampai akhir untuk mendapatkan penjelasan lengkap mengenai Return on Equity (ROE) dan cara menghitungnya!
Dalam bisnis dan ekonomi, ROE merupakan pengukur untuk membandingkan jumlah pendapatan bersih (net income) perusahaan dengan jumlah total modal investor/pemilik di dalamnya. Sementara itu, di dunia saham, ROE merupakan jumlah pendapatan bisnis bersih per dana investor yang masuk.
ROE merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui sejauh mana suatu bisnis mampu mengelola modal dari para investornya. Semakin besar perhitungan ROE dari suatu perusahaan, maka reputasi perusahaan pun akan semakin meningkat di mata pelaku pasar modal. Ini karena perusahaan tersebut terbukti mampu memanfaatkan bantuan modal dengan sebaik-baiknya.
Setelah mengetahui apa itu Return on Equity, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui apa manfaat dari menghitung ROE bagi perusahaan. Penggunaan ROE memiliki pengaruh yang besar terutama bagi investor. Berikut beberapa manfaat dari menggunakan ROE:
Bagi investor, ROE adalah cara mengukur seberapa tinggi potensi perusahaan untuk menghasilkan laba yang paling mudah. Dengan ROE, investor bisa mengambil kesimpulan tentang profitabilitas saham dengan lebih mudah dan cepat.
Return of Equity merupakan salah satu cara paling efektif untuk memprediksi prospek bisnis di masa mendatang. Dengan ROE, dapat diprediksi bahwa suatu perusahaan yang sudah berhasil menghasilkan ROE minimal 1.0 atau lebih, di masa depan, tingkat ROE yang dihasilkan akan sama atau bahkan meningkat.
Idealnya, ROE perusahaan akan stabil atau berkembang setiap tahunnya. Dengan melihat tren ROE perusahaan, investor bisa menilai profil bisnis suatu perusahaan. Dengan begitu, investor bisa melihat apakah perusahaan terus bertumbuh atau stagnan.
ROE adalah salah satu faktor utama yang menunjukkan kredibilitas bisnis dalam mengelola modalnya. Tingkat ROE yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak kredibel.
Ini karena tingkat ROE yang rendah menjadi indikator bahwa perusahaan tersebut tidak mampu menghasilkan profit sesuai harapan, meskipun sudah mendapatkan bantuan dana dari investor.
Bukan hanya modal, beberapa faktor lain juga mempengaruhi ROE. Beberapa faktor yang mempengaruhi ROE yaitu:
Faktor pertama yang dapat mempengaruhi ROE adalah besarnya skala aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan. Misalnya, jika suatu perusahaan sedang berfokus pada ekspansi cabang, maka wajar jika ROE-nya kecil. Selain karena membutuhkan dana besar, cabang baru juga tidak bisa langsung menghasilkan profit.
Faktor berikutnya yang memiliki pengaruh besar pada Return on Equity adalah rasio utang terhadap laba. Semakin besar utang perusahaan, pastinya nilai ROE-nya juga semakin kecil.
Selain utang, tentunya perusahaan juga memberikan piutang kepada beberapa pihak lain. Apabila likuiditas bisnis tidak lancar, maka nilai ROE juga akan terpengaruh. Karena, meskipun sudah menjadi hak milik usaha, piutang belum bisa dikategorikan sebagai laba.
Setelah membahas pengertian Return on Equity, manfaat, hingga faktor yang dapat mempengaruhi ROE, sekarang sudah waktunya untuk membahas cara menghitung Return on Investment. Berikut rumus untuk menghitung Return on Equity yang perlu kamu ketahui:
Rumus ROE: Laba Bersih Setelah Pajak (Net Income) / Ekuitas x 100%
Laba bersih atau net income adalah jumlah pendapatan, pengeluaran, dan pajak yang didapatkan oleh perusahaan dalam periode waktu tertentu.
Jangan lupa bahwa nilai Return on Equity yang baik adalah yang mendekati angka 1. Dengan begitu, kinerja perusahaan dinilai semakin efektif.
Itu dia penjelasan lengkap mengenai Return on Equity! Apakah kamu tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bidang keuangan? Yuk, kuliah di Cakrawala University jurusan Keuangan dan Investasi.
Di jurusan Keuangan dan Investasi Cakrawala University, kamu akan mendapatkan berbagai keterampilan di bidang keuangan dengan fokus pada perencanaan, pengembangan, manajemen, analisis, dan evaluasi keuangan untuk mengambil langkah-langkah ekonomi yang strategis.
Jangan sampai ketinggalan pendaftarannya, ya! Yuk, buruan daftar GRATIS sekarang hanya di https://register.cakrawala.ac.id/
Baca Juga :
Berita Terkait