Oleh Universitas Cakrawala
•
13 July 2024
Wireframe merupakan konsep yang penting dalam perancangan desain website. Sebagaimana diketahui, desain yang kurang baik sering kali membuat pengguna kebingungan saat menjelajahi sebuah situs atau aplikasi. Faktanya, sebanyak 42% responden mengaku mereka akan meninggalkan website yang memiliki fungsionalitas buruk.
Mengapa hal ini terjadi? Bayangkan jika pengguna mencari informasi penting namun dihadapkan dengan tata letak dan navigasi yang rumit. Alih-alih terbantu, mereka mungkin akan tersesat atau berputar-putar tanpa tujuan hingga akhirnya memilih untuk beralih ke situs lain.
Dengan menggunakan wireframe, desainer dapat dengan mudah mengidentifikasi dan memperbaiki masalah tersebut sejak dini. Jadi, apakah wireframe itu penting dan bagaimana cara membuatnya? Ayo, temukan jawabannya lebih lanjut di artikel ini!
Wireframe adalah kerangka dasar dalam alur kerja desain UI/UX yang berfungsi sebagai representasi awal pengembangan produk. Konsep ini mirip dengan arsitek yang memulai proyeknya dengan blueprint. Wireframe merupakan langkah pertama yang dibuat sebelum memasuki tahap pengembangan yang lebih mendetail.
Mengetahui cara membuat wireframe adalah keterampilan penting bagi setiap desainer UI/UX. Dengan memahami dasar-dasarnya, desainer dapat menghemat waktu dan menghindari kesalahan desain yang mahal di kemudian hari. Wireframe yang baik juga membantu tim pengembang dan pemangku kepentingan untuk lebih memahami dan memvisualisasikan struktur serta alur produk secara keseluruhan.
Wireframe memiliki peran penting dalam pembuatan website. Berikut adalah beberapa fungsinya:
Wireframe menunjukkan alur situs yang visual dan interaktif, sehingga memudahkan pekerjaan desainer. Dalam situs web besar, peta situs seringkali terlalu abstrak untuk sepenuhnya memahami evolusi dan alur secara menyeluruh. Dengan wireframe, perancang dapat lebih memahami situs dan melakukan modifikasi dengan lebih mudah karena wireframe adalah objek yang konkret dan nyata.
Desainer perlu berkonsultasi dengan klien dan mendapatkan persetujuan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Klien mungkin tidak selalu memahami istilah teknis seperti “menu” atau “gambar.” Wireframe menggambarkan semua elemen secara visual, membantu mengklasifikasikan dan menyederhanakan proses ini, sehingga lebih mudah dipahami oleh klien.
Situs web perusahaan yang ingin berkembang harus dapat melakukannya dengan lancar. Pengamat dan pengguna dapat menilai seberapa baik situs akan mampu menangani pengembangan konten di masa mendatang dengan penerapan awal desain wireframe. Kualitas situs web harus dapat diukur, sehingga proses pembuatan wireframe harus diprioritaskan saat merancang situs web.
Membuat wireframe untuk sebuah website melibatkan beberapa langkah penting, mulai dari menentukan tujuan hingga pemilihan tools dan software pendukung. Berikut adalah panduan cara membuat website wireframe:
Langkah pertama adalah menentukan tujuan utama website, apakah untuk penjualan, informasi, atau pengalaman pengguna. Identifikasi target audiens, preferensi, dan harapan mereka. Dengan persiapan yang detail, pembuatan wireframe akan lebih lancar dan efisien.
Wireframe harus dibuat sesuai dengan ukuran layar perangkat target audiens. Tampilan website akan berbeda tergantung pada resolusi dan perangkat yang digunakan. Ukuran wireframe standar untuk beberapa jenis layar adalah:
Perhatikan beberapa elemen kunci dalam merancang wireframe:
Buat wireframe sesederhana mungkin dengan pilihan warna yang tepat. Gunakan warna primer seperti merah, kuning, dan biru, yang disukai oleh 26% pengguna menurut HubSpot. Pertahankan konsistensi desain agar elemen serupa tetap terlihat sama di seluruh wireframe.
Berikut beberapa tools dan software untuk membuat wireframe:
Jika Anda tertarik untuk mendalami lebih jauh tentang desain web, sistem informasi, dan bagaimana teknologi mendukung pengembangan produk digital, pertimbangkan untuk melanjutkan studi di Cakrawala University, jurusan Sistem Informatika.
Di sini, Anda akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memahami dan mengelola berbagai aspek teknologi informasi secara komprehensif. Bergabunglah dengan komunitas akademik yang dinamis dan berkembang di Cakrawala University, dan persiapkan diri Anda untuk menjadi profesional di bidang teknologi!
Baca Juga :
Berita Terkait
Cakrawala University Hadir Menjawab Tantangan Pendidikan Digital di Era Industri 4.0
Adimas Herviana
•
27 October 2025
Cakrawala Festival: Semarak Acara Perdana Angkatan Pertama Cakrawala University (Part 2)
22 August 2025
Cakrawala Festival: Semarak Acara Perdana Angkatan Pertama Cakrawala University
22 August 2025
Tiga Program Studi Universitas Cakrawala Jakarta Selatan Raih Akreditasi "Baik" dari LAM INFOKOM
Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM
•
22 August 2025
Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Universitas Cakrawala Resmi Terakreditasi oleh LAMEMBA
Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM
•
08 August 2025