Apa Itu Unified Modelling Language (UML) Dan Contohnya

Oleh Universitas Cakrawala

23 August 2024

Article Image

Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa pemodelan standar yang diperkenalkan pada tahun 1997 oleh Object Management Group (OMG) dan merupakan hasil integrasi dari berbagai metode pemodelan oleh Grady Booch, Ivar Jacobson, dan James Rumbaugh.

 

Unified Modeling Language (UML) dirancang untuk mendokumentasikan dan merancang sistem perangkat lunak dengan menyediakan berbagai jenis diagram untuk memvisualisasikan berbagai aspek sistem. Tujuan utama Unified Modeling Language (UML) adalah untuk meningkatkan komunikasi antar tim, serta untuk merancang sistem yang terstruktur dengan baik.

 

Manfaat penggunaan Unified Modeling Language (UML) mencakup peningkatan komunikasi, perancangan sistem yang lebih baik, dukungan terhadap pemeliharaan dan pengembangan jangka panjang, serta pengurangan risiko dan biaya perubahan desain.

 

Apa Itu Unified Modelling Language (UML)?

Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa standar yang digunakan untuk memodelkan, merancang, dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak dan sistem berbasis objek. UML menyediakan sekumpulan notasi dan diagram yang memungkinkan pengembang perangkat lunak untuk menggambarkan berbagai aspek sistem secara visual.

 

Dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML), pengembang perangkat lunak dapat lebih mudah merancang, memahami, dan mengelola sistem perangkat lunak kompleks, serta memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang konsisten tentang sistem yang sedang dikembangkan.

 

Contoh Unified Modelling Language (UML)

1. Diagram Kelas (Class Diagram)

Diagram Kelas adalah diagram yang menggambarkan struktur statis sistem dengan menunjukkan kelas-kelas, atribut, metode, dan hubungan antar kelas.

Penjelasan:

  • Kelas: Representasi dari entitas dalam sistem yang biasanya mewakili objek atau konsep nyata. Misalnya, Customer dan Order adalah kelas.
  • Atribut: Data atau informasi yang dimiliki oleh kelas, seperti customerID, name, dan email pada kelas Customer.
  • Metode: Fungsi atau operasi yang dapat dilakukan oleh kelas, seperti addOrder() pada kelas Customer.
  • Hubungan: Menunjukkan bagaimana kelas-kelas saling berhubungan, seperti relasi satu ke banyak (one-to-many) antara Customer dan Order.

2. Diagram Use Case (Use Case Diagram)

Diagram Use Case menggambarkan interaksi antara aktor (pengguna atau sistem eksternal) dan sistem, serta bagaimana sistem memenuhi kebutuhan aktor tersebut.

Penjelasan:

  • Aktor: Entitas eksternal yang berinteraksi dengan sistem, seperti Customer dan Admin.
  • Use Case: Fungsi atau layanan yang disediakan oleh sistem kepada aktor, seperti Place Order dan Manage Inventory.
  • Hubungan: Menunjukkan bagaimana aktor terlibat dalam berbagai use case. Misalnya, Customer dapat melakukan Place Order, sementara Admin dapat melakukan Manage Inventory.

3.  Diagram Urutan (Sequence Diagram)

Diagram Urutan menggambarkan bagaimana objek atau komponen sistem berinteraksi satu sama lain dalam urutan waktu, menunjukkan alur pesan antar objek.

Penjelasan:

Objek: Entitas yang terlibat dalam interaksi, seperti Customer, OrderSystem, dan InventorySystem.

Urutan: Menunjukkan urutan pesan yang dikirim antara objek. Misalnya, Customer mengirim OrderRequest ke OrderSystem, yang kemudian berinteraksi dengan InventorySystem untuk memeriksa inventaris.

4. Diagram Aktivitas (Activity Diagram)

Diagram Aktivitas menggambarkan alur kerja atau proses dalam sistem, menunjukkan langkah-langkah dalam proses serta keputusan yang diambil.

Penjelasan:

  • Proses: Rangkaian kegiatan atau tugas yang dilakukan dalam sistem, seperti Order Processing.
  • Langkah: Aktivitas individual dalam proses, seperti Receive Order, Check Inventory, Process Payment, dan Ship Order.
  • Keputusan: Titik dalam proses di mana pilihan harus dibuat, seperti memeriksa apakah inventaris tersedia sebelum melanjutkan dengan pemrosesan pembayaran.

5. Diagram Status (State Diagram)

Diagram Status menunjukkan bagaimana status objek berubah seiring waktu dan bagaimana objek bertransisi dari satu status ke status lainnya.

Penjelasan:

  • Objek: Entitas yang statusnya sedang dilacak, seperti Order.
  • Status: Kondisi atau fase yang dilalui objek, seperti Pending, Processing, Shipped, dan Delivered.
  • Transisi: Perpindahan antara status yang terjadi akibat suatu peristiwa, seperti transisi dari Pending ke Processing setelah menerima pesanan.

6. Diagram Komponen (Component Diagram)

Diagram Komponen menggambarkan struktur fisik sistem dengan menunjukkan komponen perangkat lunak dan hubungan antar komponen.

Penjelasan:

  • Komponen: Bagian dari sistem yang dapat berupa modul perangkat lunak atau subsistem, seperti User Interface, Business Logic, dan Database.
  • Hubungan: Menunjukkan bagaimana komponen berinteraksi satu sama lain. Misalnya, User Interface berkomunikasi dengan Business Logic untuk menjalankan fungsi sistem.

7.  Diagram Deployment (Deployment Diagram)

Diagram Deployment menunjukkan bagaimana komponen perangkat lunak diterapkan pada perangkat keras dan hubungan antara perangkat keras dan perangkat lunak.

Penjelasan:

  • Node: Entitas perangkat keras yang menampung perangkat lunak, seperti Web Server dan Database Server.
  • Artefak: Unit perangkat lunak yang diterapkan pada node, seperti Web Application pada Web Server dan Database pada Database Server.
  • Hubungan: Menunjukkan komunikasi antara perangkat keras dan perangkat lunak, seperti Web Server yang berkomunikasi dengan Database Server untuk mengakses data.

 

Dengan memahami berbagai diagram Unified Modeling Language (UML) dan penerapannya dalam pengembangan sistem perangkat lunak, kamu dapat merancang sistem yang kompleks dengan efisien.

 

Jika kamu tertarik untuk mendalami lebih jauh mengenai pemodelan sistem dan teknologi informasi, serta ingin mengembangkan keterampilan yang relevan, Cakrawala University menawarkan jurusan Sistem dan Teknologi Informasi yang tepat.

 

Dengan fasilitas yang lengkap dan dosen-dosen berpengalaman, kamu akan mendapatkan pendidikan yang komprehensif serta kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang kamu pelajari dalam proyek-proyek nyata.

 

Bergabunglah dengan Cakrawala University dan jadilah bagian dari generasi yang siap menghadapi tantangan dan peluang di industri teknologi. Kunjungi situs web Cakrawala University untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dan program studi!

 

Baca Juga :

Register Banner

Share

Berita Terkait

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.