Oleh Universitas Cakrawala
•
14 August 2024
Teks berita memainkan peran penting dalam menyampaikan informasi terkini dan relevan kepada publik, menjadikannya elemen kunci dalam dunia jurnalisme dan komunikasi massa.
Sebagai sumber utama informasi aktual, teks berita memastikan masyarakat tetap terinformasi tentang peristiwa penting di sekitar mereka dan di seluruh dunia. Selain melaporkan fakta secara objektif, teks berita juga memberikan konteks, berbagai perspektif, dan data yang diperlukan untuk memahami isu secara mendalam.
Dengan kemampuan untuk mempengaruhi opini publik dan mendokumentasikan sejarah, teks berita tidak hanya menyajikan informasi tetapi juga membentuk pemahaman dan keterlibatan masyarakat.
Teks berita adalah jenis teks yang dirancang untuk melaporkan informasi terkini dan relevan tentang peristiwa atau kejadian penting kepada publik. Biasanya ditemukan dalam media cetak, elektronik, dan digital, teks berita bertujuan untuk menyampaikan fakta secara jelas, objektif, dan cepat.
Dengan memberikan informasi yang akurat dan terkini, teks berita membantu masyarakat memahami perkembangan terbaru, memantau isu-isu penting, dan mengambil keputusan yang informasional.
Struktur teks berita umumnya mengikuti format piramida terbalik, di mana informasi paling penting disajikan di bagian awal, diikuti oleh rincian tambahan dan latar belakang yang relevan. Berikut adalah elemen-elemen utama dari struktur teks berita:
Bagian ini adalah judul utama yang menarik perhatian pembaca. Headline harus singkat, padat, dan menggambarkan inti berita dengan jelas, memberikan gambaran awal tentang apa yang akan dibahas dalam teks berita.
Paragraf pertama ini menyajikan informasi paling penting dari berita, biasanya mencakup unsur-unsur dasar berita seperti siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana (5W+1H). Lead harus menarik dan langsung ke pokok permasalahan untuk memastikan pembaca memahami inti berita dengan cepat.
Bagian ini menguraikan detail lebih lanjut tentang berita. Tubuh berita sering kali mengikuti format piramida terbalik, di mana informasi disusun dari yang paling penting ke yang kurang penting. Ini memungkinkan pembaca mendapatkan inti berita dengan cepat bahkan jika mereka tidak membaca seluruh teks.
Setelah lead, teks berita memberikan rincian tambahan, termasuk latar belakang, konteks, dan informasi tambahan yang mendukung pemahaman tentang berita. Ini bisa mencakup kutipan dari sumber terpercaya, data statistik, atau penjelasan lebih mendalam tentang peristiwa yang dilaporkan.
Bagian ini menyertakan pernyataan atau kutipan dari orang-orang yang terlibat atau sumber yang relevan. Kutipan membantu menambah kredibilitas dan memberikan perspektif tambahan tentang berita yang disampaikan.
Bagian akhir berita biasanya merangkum informasi atau memberikan pemikiran penutup. Terkadang, teks berita ditutup dengan informasi tentang perkembangan selanjutnya atau dampak jangka panjang dari peristiwa tersebut.
Dalam berita digital atau cetak, gambar, grafik, atau video dapat disertakan untuk memperjelas dan melengkapi informasi yang disajikan. Visualisasi ini membantu pembaca memahami berita dengan lebih baik dan menarik perhatian mereka.
Tujuan: Memastikan informasi dapat dengan mudah dicerna oleh pembaca dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi.
Cara menerapkan:
Contoh: Alih-alih "Fenomena alam tersebut mengakibatkan dampak yang signifikan terhadap ekosistem lokal," lebih baik ditulis "Banjir besar merusak lingkungan sekitar".
Struktur dasar: Subjek + Predikat + Objek
Tujuan: Menyampaikan informasi secara langsung dan efektif.
Contoh: "Presiden Joko Widodo meresmikan proyek jalan tol baru."
Tujuan: Membuat kalimat menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.
Cara menerapkan:
Contoh: "Polisi menangkap pelaku kejahatan" (lebih baik daripada "Pelaku kejahatan ditangkap polisi").
Tujuan: Menghubungkan kalimat-kalimat agar membentuk paragraf yang koheren.
Contoh: dan, tetapi, karena, sehingga, lalu, kemudian, dll.
Tujuan: Meningkatkan kredibilitas berita dan memberikan informasi yang akurat.
Cara mendapatkan: Melalui wawancara, observasi langsung, atau sumber data yang terpercaya.
Contoh: "Berdasarkan data Badan Meteorologi, curah hujan bulan ini meningkat 20% dibandingkan bulan sebelumnya."
Tujuan: Memberikan kesan yang lebih autentik dan memperkuat informasi.
Cara menulis: Diawali dengan tanda petik ("") dan diikuti dengan nama sumber.
Contoh: "Saya sangat khawatir dengan kondisi ekonomi saat ini," ujar seorang pengusaha.
Tujuan: Menghindari bias dan menjaga kepercayaan pembaca.
Cara menerapkan:
Contoh: Alih-alih "Pemerintah gagal mengatasi masalah ini," lebih baik ditulis "Pemerintah masih berupaya mencari solusi terbaik untuk masalah ini."
Tujuan: Memastikan informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Cara memastikan:
Tujuan: Menyajikan informasi yang relevan dan menarik bagi pembaca.
Cara menerapkan:
Dalam penulisan teks berita, penerapan kaidah-kaidah seperti kejelasan, akurasi, dan objektivitas sangat penting untuk memastikan kualitas dan kredibilitas informasi yang disampaikan.
Jika kamu tertarik untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam bidang komunikasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk melanjutkan studi di Cakrawala University. Di sini, kamu akan mendapatkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas modern dan bimbingan dari dosen berpengalaman.
Program-program Cakrawala University dirancang untuk mempersiapkan kamu menghadapi tantangan dunia media dan komunikasi dengan kompetensi yang kuat. Bergabunglah dengan Cakrawala University dan tingkatkan potensi kamu untuk masa depan yang cerah!
Baca Juga :
Berita Terkait