Apa Itu Float, Jenis, Fungsi dan Contohnya

Oleh Universitas Cakrawala

23 May 2024

Article Image

 

Float merupakan salah satu jenis tipe data yang umum digunakan dalam pemrograman untuk menampilkan data dalam pecahan. Biasanya, dalam pemrograman, terdapat beberapa jenis tipe data yang digunakan, seperti float, double, dan long double. Ketika melakukan perhitungan di komputer yang melibatkan angka nilai di belakang koma atau dikenal sebagai bilangan desimal, tipe data float menjadi sangat penting.

 

Apa Itu Float?

Float adalah tipe data dalam pemrograman yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan desimal dengan titik perpuluhan. Dalam float, bilangan tersebut dapat berupa angka bulat atau pecahan. Tipe data float biasanya digunakan untuk menyimpan nilai-nilai yang membutuhkan presisi desimal, seperti nilai-nilai pecahan dalam perhitungan matematika atau dalam aplikasi keuangan. Keunggulan float adalah kemampuannya untuk merepresentasikan nilai dengan presisi tinggi, namun, perlu diperhatikan bahwa dalam beberapa kasus, penggunaan float dapat menghasilkan kesalahan presisi karena keterbatasan dalam merepresentasikan bilangan desimal dengan sempurna dalam representasi binernya. Oleh karena itu, dalam beberapa kasus, tipe data seperti double mungkin lebih disukai karena presisi yang lebih tinggi.

 

Jenis-jenis Float

Tipe data float dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bentuk berdasarkan jumlah bit yang digunakan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis tipe data float:

 

1. Float (Floating-point Single Precision)

Tipe data float, juga dikenal sebagai floating-point single precision, menggunakan 4 byte atau 32 bit untuk menyimpan data dengan ketelitian hingga 6 digit di belakang koma. Rentang nilai yang dapat direpresentasikan oleh tipe data float ini adalah dari 1,17 e-38 hingga 3,4 e+38.

2. Double (Floating-point Double Precision)

Tipe data float double menggunakan 8 byte atau 64 bit untuk menyimpan data dengan ketelitian hingga 15 digit. Rentang ketelitian tipe data floating-point double precision adalah dari 2,22507 e-308 hingga 1,79769 e+308.

3. Long Double (Floating-point Double Precision)

Terakhir, tipe data float yang disebut long double memiliki tingkat ketelitian yang lebih tinggi. Jenis data floating-point double precision ini menggunakan 12 byte atau 96 bit untuk penyimpanan, dengan rentang nilai dari 3,3621 e+4932 hingga 1,18973 e+4932.

 

Fungsi Float yang Harus Kamu Tahu!

1. Dalam proyek-proyek yang melibatkan perhitungan matematika yang kompleks, seperti perhitungan integral, trigonometri, dan matematika kompleks lainnya, nilai desimal memiliki peranan penting. Penggunaan tipe data float memungkinkan programmer untuk melakukan perhitungan dengan tingkat akurasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek tersebut.

 

2. Pada proyek-proyek elektronika yang melibatkan pengukuran dari sensor-sensor, seperti sensor kelembaban, temperatur, atau tekanan atmosfer, ketelitian dalam pengukuran sangatlah penting. Dengan menggunakan tipe data float, pengukuran dapat dilakukan dengan presisi yang tinggi, menghasilkan hasil yang lebih akurat.

 

3. Dalam kalkulasi yang melibatkan fisika atau matematika tingkat lanjut, nilai desimal sering kali dibutuhkan. Tipe data float memungkinkan penggunaan rumus-rumus tersebut dengan tingkat akurasi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan proyek.

 

4. Dalam pemrograman kendali otomatis seperti sistem pengatur suhu atau robotika yang menggunakan kontrol Proporsional-Integral-Derivative (PID), penggunaan nilai desimal dalam perhitungan sangatlah penting untuk mencapai presisi yang dibutuhkan. Implementasi kontrol PID dapat dilakukan dengan menggunakan tipe data float.

 

Contoh Float

Dalam pemrograman PHP, terdapat dua cara atau notasi untuk menggunakan tipe data float:

 

1. Notasi Umum

Penulisan tipe data float umumnya mengikuti format bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari, seperti 0,86, 5,12, 3,14, dan sebagainya.

 

2. Notasi Ilmiah

Penulisan tipe data float dalam notasi ilmiah biasanya menggunakan simbol E, yang menunjukkan eksponen 10.

 

Contoh-contoh penggunaan tipe data float dalam pemrograman PHP:

 

Contoh 1

$bil1 = 0.872E2, yang berarti 0.872 dikalikan 10 pangkat 2 = 87.2

 

Contoh 2

$bil2 = 0.872E-2, yang berarti 0.872 dikalikan 10 pangkat -2 = 0.00872

 

Untuk melangkah lebih jauh dalam memahami dan mengaplikasikan tipe data float serta konsep-konsep pemrograman lainnya, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengeksplorasi lebih dalam melalui pendidikan di Cakrawala University, khususnya di Jurusan Sistem dan Teknologi Informasi (IT). Jurusan ini menawarkan program yang menyeluruh dalam bidang sistem dan teknologi informasi, memberikan landasan yang kuat untuk memahami berbagai konsep pemrograman, analisis data, dan teknologi terkini. 

 

Dengan lingkungan pembelajaran yang mendukung dan fakultas yang berpengalaman, Cakrawala University siap membantu Anda mengembangkan potensi dan mencapai tujuan karier Anda dalam dunia teknologi informasi. Jadi, jangan ragu untuk mempertimbangkan Cakrawala University sebagai langkah awal menuju karier yang sukses dalam bidang IT!

 

Baca Juga :

Register Banner

Share

Berita Terkait

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.