Profesi di bidang akuntansi menawarkan banyak pilihan karier karena dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari perusahaan, perbankan, hingga instansi pemerintah.
Nah, kalau kamu tertarik meniti karier di bidang ini, yuk lihat daftar daftar profesi di bidang akuntansi lengkap dengan tugas, kisaran gaji, dan prospek kerjanya berikut ini!
Key Takeaways
- Profesi di bidang akuntansi sangat luas, mulai dari akuntan publik, pajak, manajemen, auditor, analis keuangan, hingga aktuaris.
- Setiap profesi akuntansi umumnya punya tugas, gaji, dan sertifikasi berbeda, tapi semua berfokus pada pengelolaan keuangan dan laporan yang akurat.
- Kuliah di Universitas Cakrawala bisa jadi langkah awal meniti karier di bidang akuntansi dengan kurikulum berbasis industri, fasilitas magang sejak semester pertama, dan penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra.
17 Jenis Profesi di Bidang Akuntansi
Profesi di bidang akuntansi adalah pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, analisis laporan, hingga perencanaan bisnis, dan biasanya bisa dijalani oleh lulusan Jurusan Akuntansi maupun Keuangan.
Supaya lebih gampang dipahami, berikut 17 jenis profesi di bidang akuntansi yang paling banyak dicari di dunia kerja:
1. Akuntan Publik (Public Accountant)
Akuntan publik adalah orang yang menyediakan jasa audit laporan keuangan, konsultasi pajak, dan manajemen untuk klien eksternal.
Biasanya mereka bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) seperti Deloitte, PwC, KPMG, atau EY, membantu perusahaan memastikan laporan keuangannya akurat dan bisa dipertanggungjawabkan ke investor, kreditor, dan regulator.
Profesi ini cocok untuk lulusan Jurusan Akuntansi dan biasanya membutuhkan sertifikasi Certified Public Accountant (CPA).
Gaji awal untuk akuntan publik di Indonesia berkisar Rp 6,7 juta – Rp 7,3 juta per bulan, tergantung KAP dan lokasi kantor. Berikut beberapa tugas utama yang biasa dilakukan:
- Melakukan audit laporan keuangan klien eksternal
- Menyusun laporan pajak dan konsultasi perpajakan
- Memberikan konsultasi manajemen dan strategi keuangan
- Memastikan semua transaksi sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) / IFRS
- Menjadi penghubung antara perusahaan dengan investor, kreditor, dan regulator
2. Akuntan Manajemen (Internal Accountant)
Akuntan manajemen bekerja di dalam perusahaan untuk mencatat transaksi harian dan menyusun laporan keuangan internal, seperti neraca, laba-rugi, perubahan modal, serta aliran kas.
Mereka bertanggung jawab memastikan keuangan perusahaan sesuai kebijakan, termasuk penganggaran (budgeting) dan analisis biaya.
Kalau tertarik, kamu bisa memperkuat karier dengan sertifikasi Certified Management Accountant (CMA) dan kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Cakrawala.
Di kampus ini, kamu dibekali skill praktis seperti analisis laporan keuangan, audit, manajemen risiko, dan data analytics dengan bimbingan dosen praktisi berpengalaman.
Ada juga magang sejak semester 1 dan akses penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra untuk lulusan di industri keuangan, perbankan, dan konsultan, seperti Astra Financial, BNI, Amar Bank, OCBC, dan masih banyak lagi.
Di Indonesia, gaji akuntan manajemen sendiri berkisar Rp 4,75 juta – Rp 7,5 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utamanya:
- Menyusun laporan keuangan internal perusahaan
- Mengelola anggaran dan pengeluaran
- Melakukan analisis biaya dan profitabilitas
- Memberikan laporan keuangan dan rekomendasi kepada direksi atau manajemen
- Memastikan semua transaksi sesuai kebijakan dan prosedur internal perusahaan
3. Akuntan Pajak (Tax Accountant)
Akuntan pajak adalah spesialis yang membantu individu atau perusahaan dalam perencanaan, pelaporan, dan kepatuhan pajak.
Profesi ini hampir dibutuhkan di seluruh perusahaan, dari perbankan (BNI, BCA), startup (Gojek, Tokopedia), sampai retail.
Mereka memastikan kewajiban pajak dibayar tepat waktu dan sesuai aturan. Profesi ini biasanya membutuhkan sertifikasi BKP (Bersertifikat Konsultan Pajak) dan Brevet A/B/C.
Gaji bulanan rata-rata akuntan pajak di Indonesia berkisar Rp 4,4 juta – Rp 6,5 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utamanya:
- Menyusun SPT dan melaporkan pajak perusahaan atau individu
- Memberikan konsultasi perencanaan pajak
- Memastikan semua laporan pajak sesuai peraturan perpajakan di Indonesia
- Mengelola administrasi pajak dan dokumen pendukung
- Menjadi penghubung dengan Direktorat Jenderal Pajak
4. Auditor Internal (Internal Auditor)

Sumber: Freepik
Auditor internal bertugas memeriksa catatan keuangan dan sistem akuntansi perusahaan. Mereka menilai apakah laporan keuangan serta proses bisnis sudah efektif, akurat, dan bebas dari kesalahan atau penipuan.
Di profesi akuntansi ini, sertifikasi yang umum dibutuhkan adalah Certified Internal Auditor (CIA). Dengan ini, auditor internal bisa bekerja di berbagai sektor perusahaan, mulai dari perbankan, manufaktur, hingga startup dan perusahaan teknologi.
Soal penghasilan, gaji awal rata-rata auditor internal di Indonesia berkisar Rp 6,7 juta – Rp 15,4 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utamanya:
- Memeriksa laporan keuangan internal dan pencatatan akuntansi perusahaan
- Menilai efektivitas prosedur akuntansi dan pengendalian internal
- Memberikan rekomendasi perbaikan terkait manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola keuangan
- Mengidentifikasi potensi fraud atau kesalahan pencatatan finansial
- Menyusun laporan audit internal untuk direksi dan dewan komisaris
Cek juga:
- Jurusan Akuntansi (S1) Cakrawala University
- 11 Prospek Kerja Jurusan Akuntansi yang Menjanjikan!
- Apakah Jurusan Akuntansi Susah Cari Kerja? Ini Peluangnya!
5. Auditor Eksternal (External Auditor)
Kebalikan dari auditor internal, auditor eksternal bekerja di luar perusahaan dan bersifat independen. Mereka memastikan laporan keuangan perusahaan akurat dan bisa dipercaya oleh investor, pemerintah, dan pihak ketiga.
Profesi ini biasanya membutuhkan sertifikasi CPA (Certified Public Accountant) dan izin dari Menteri Keuangan. Auditor eksternal banyak dibutuhkan di KAP besar seperti Deloitte, PwC, KPMG, atau EY, serta perusahaan yang terdaftar di bursa saham.
Gaji awal auditor eksternal di Indonesia berkisar Rp 6 juta – Rp 13 juta per bulan, dengan beberapa tugas utama yang biasa dilakukan seperti:
- Melakukan audit laporan keuangan perusahaan klien
- Memastikan semua laporan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK / IFRS)
- Memberikan laporan audit independen kepada investor dan regulator
- Mengidentifikasi risiko kesalahan atau kecurangan finansial
- Memberikan rekomendasi perbaikan sistem dan prosedur keuangan
6. Analis Keuangan (Financial Analyst)
Analis keuangan adalah orang yang menggunakan data akuntansi dan laporan keuangan untuk menilai “kesehatan” bisnis, memprediksi tren, dan membantu perusahaan membuat keputusan investasi.
Sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA) sangat dibutuhkan di profesi ini, dan bisa memperkuat prospek kerja analis keuangan, baik di perbankan, perusahaan sekuritas (Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas), atau fintech (GoPay, OVO, DANA).
Selain dari jurusan Akuntansi, untuk menjadi analis keuangan juga bisa kuliah di Jurusan Keuangan dan Investasi seperti di Universitas Cakrawala. Apalagi, di sini kamu bisa praktik saham, trading, sampai membuat financial report sebagai bekal jadi analis keuangan.
Untuk gaji analis keuangan di Indonesia cukup tinggi, berkisar Rp 10,2 juta – Rp 13,2 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utamanya:
- Menganalisis laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan
- Mengevaluasi tren ekonomi dan kondisi pasar untuk investasi
- Memberikan rekomendasi keuangan kepada manajemen dan investor
- Membuat proyeksi dan laporan keuangan untuk mendukung strategi bisnis
- Memantau kinerja finansial perusahaan secara rutin
7. Akuntan Biaya (Cost Accountant)
Akuntan biaya adalah “detektif pengeluaran” yang meneliti ke mana setiap rupiah dihabiskan dalam proses produksi.
Kalau akuntan biasa fokus pada laporan keuangan umum, akuntan biaya memastikan pengeluaran perusahaan efisien agar bisnis tidak rugi.
Profesi ini paling dibutuhkan di industri yang menghasilkan barang atau jasa secara masif, seperti, pabrik (Unilever, Indofood), konstruksi (Wijaya Karya), dan pertambangan/minyak (Freeport, Pertamina).
Kalau tertarik, sertifikasi profesional seperti Chartered Institute of Management Accountants (CIMA) bisa membantumu buat mendalami kompetensi posisi ini.
Nah, gaji akuntan biaya di Indonesia berkisar Rp 9,8 juta – Rp 15,9 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utamanya:
- Menghitung biaya produksi dan pengeluaran perusahaan secara detail
- Menyusun laporan biaya untuk manajemen internal
- Menganalisis efisiensi dan efektivitas pengeluaran
- Memberikan rekomendasi penghematan dan optimisasi biaya
- Membantu perusahaan membuat keputusan harga dan anggaran
8. Akuntan Proyek (Project Accountant)
Kalau akuntan biaya tadi fokus ke proses produksi yang terus-menerus, akuntan proyek fokus ke pekerjaan dengan tujuan dan batas waktu tertentu.
Mereka bertanggung jawab mengawal “kesehatan” keuangan satu proyek spesifik dari awal sampai selesai, misalnya pembangunan gedung, pembuatan aplikasi, atau kampanye iklan besar.
Profesi ini banyak dicari di bidang konstruksi & properti (Wijaya Karya, Adhi Karya) serta IT & konsultan (Accenture, Gojek). Intinya, akuntan proyek bantu memastikan proyek tetap menguntungkan.
Gaji akuntan proyek di Indonesia cukup tinggi lho, berkisar Rp 15 juta – Rp 16 juta per bulan. Ini dia tugas-tugas utamanya:
- Mengelola anggaran proyek dan membandingkan dengan realisasi
- Menyusun laporan keuangan proyek untuk manajemen dan klien
- Memantau jadwal penagihan (invoice) dan penerimaan pembayaran
- Memberikan rekomendasi efisiensi biaya selama proyek berjalan
- Berkoordinasi dengan tim proyek untuk memastikan keuangan tetap sehat
9. Akuntan Pemerintah (Government Accountant)
Jenis pekerjaan di bidang akuntansi berikutnya adalah akuntan pemerintah.
Mereka bekerja di instansi negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit penggunaan dana publik dan menyusun laporan keuangan pemerintah.
Profesi ini fokus pada pencatatan dan pengelolaan keuangan negara, mulai dari APBN/APBD sampai pelaporan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Kalau sebagai ASN, gaji akuntan pemerintah mengikuti golongan dan jenjang kepangkatan, biasanya berkisar Rp 2,5 juta – Rp 5,1 juta per bulan (belum termasuk tunjangan). Nah, beberapa tugas utamanya:
- Menyusun laporan keuangan instansi pemerintah sesuai SAP
- Mengaudit penggunaan dana negara untuk memastikan kepatuhan dan transparansi
- Memeriksa pencatatan transaksi keuangan di instansi publik
- Memberikan rekomendasi perbaikan sistem keuangan pemerintah
- Memastikan seluruh proses akuntansi pemerintah sesuai regulasi
10. Akuntan Syariah
Akuntan syariah adalah profesi akuntansi yang menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan.
Mereka bekerja sesuai Standar Akuntansi Syariah dan berpedoman pada keputusan MUI, sehingga semua transaksi bisnis halal dan sesuai hukum Islam.
Profesi ini masih tergolong baru di Indonesia, dan biasanya dibutuhkan di bank syariah, perusahaan keuangan syariah, atau startup fintech yang mengelola produk syariah, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, dan Pegadaian Syariah.
Gaji akuntan syariah di Indonesia berkisar Rp 4,7 juta – Rp 7,5 juta per bulan, tergantung perusahaan. Berikut beberapa tugas utama yang biasa dilakukan:
- Menyusun laporan keuangan syariah sesuai standar dan prinsip halal
- Memastikan semua transaksi perusahaan sesuai hukum Islam
- Memberikan konsultasi keuangan syariah untuk manajemen
- Membantu audit internal untuk kepatuhan syariah
- Menyiapkan dokumen untuk regulator atau lembaga pengawas syariah
11. Akuntan Forensik (Forensic Accountant)
Akuntan forensik adalah ahli yang menyelidiki kasus kejahatan keuangan, seperti pencucian uang, korupsi, dan penggelapan dana. Mereka sering bekerja sama dengan penegak hukum atau menjadi saksi ahli di pengadilan.
Profesi ini biasanya memerlukan sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE), dan banyak dibutuhkan di KAP besar, bank, perusahaan multinasional, atau lembaga penegak hukum.
Gaji akuntan forensik di Indonesia sangat bervariasi, mulai dari Rp 8 juta per bulan untuk level awal, tapi bisa jauh lebih tinggi tergantung pengalaman dan sertifikasi. Berikut beberapa jobdesk-nya:
- Menyelidiki kecurangan dan penipuan keuangan perusahaan
- Menganalisis laporan keuangan untuk menemukan indikasi kecurangan (fraud)
- Menjadi saksi ahli di pengadilan terkait kasus keuangan
- Memberikan laporan temuan dan rekomendasi untuk manajemen
- Membantu perusahaan memperbaiki sistem pengendalian internal
Cek juga:
- 15 Universitas dengan Jurusan Akuntansi
- 13 Universitas dengan Jurusan Akuntansi Akreditasi A di Indonesia
12. Perencana Keuangan (Financial Planner)

Sumber: Freepik
Membantu individu dan keluarga mengelola keuangan pribadi, investasi, asuransi, dan pensiun adalah peran dari financial planner. Mereka seperti “navigator” untuk memastikan setiap keputusan finansial tepat dan sesuai tujuan.
Di posisi ini, sertifikasi profesional seperti CFP (Certified Financial Planner) atau RFP (Registered Financial Planner) bisa meningkatkan kredibilitas dan prospek kerjamu.
Untuk gaji, perencana keuangan di Indonesia bisa mendapatkan gaji Rp 8 juta – Rp 15 juta per bulan, tergantung pengalaman dan proyek klien. Bahkan, selain gaji pokok, mereka juga bisa mendapat komisi atau bayaran dari jasa konsultasi pribadi.
Ini dia beberapa tugas-tugasnya:
- Membuat rencana keuangan pribadi atau keluarga termasuk anggaran, investasi, dan tabungan pensiun
- Memberikan saran investasi dan manajemen risiko
- Menyusun strategi perlindungan aset melalui asuransi
- Membantu klien mencapai tujuan finansial jangka pendek dan panjang
- Melakukan monitoring dan evaluasi keuangan secara rutin
13. Analis Kredit (Credit Analyst)
Selanjutnya, ada analis kredit, yang berperan sebagai “gerbang keamanan” di lembaga keuangan.
Yap, mereka menilai apakah seseorang atau perusahaan yang meminjam dana mampu dan bersedia membayar kembali, sehingga lembaga keuangan terhindar dari risiko kerugian atau gagal bayar.
Profesi ini banyak dibutuhkan di bank (BNI, BCA), multifinance, fintech, dan P2P lending, seperti Kredivo, Akulaku, Amartha, Danamas, dan AEON Credit Service.
Gaji analis kredit di Indonesia berkisar Rp 4 juta – Rp 6,2 juta per bulan. Berikut beberapa jobdesk utamanya:
- Mengevaluasi kelayakan kredit peminjam berdasarkan laporan keuangan dan histori pembayaran
- Menyusun laporan rekomendasi kredit untuk manajemen
- Menganalisis risiko gagal bayar dan kemungkinan kerugian
- Memantau portofolio kredit dan kepatuhan peminjam
- Memberikan saran mitigasi risiko agar lembaga keuangan tetap aman
14. Spesialis Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
Spesialis SIA adalah profesi yang menggabungkan akuntansi dan teknologi informasi untuk merancang dan mengelola sistem akuntansi yang aman dan efisien.
Mereka memastikan software akuntansi seperti SAP, Oracle, atau aplikasi internal perusahaan berjalan lancar, cepat, dan akurat.
Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahaan multinasional, startup fintech, dan perbankan. Adapun, sertifikasi yang mendukung antara lain CISA (Certified Information Systems Auditor) atau SAP Certified Associate.
Gaji Spesialis SIA di Indonesia berkisar Rp 5 juta – Rp 10 juta per bulan untuk level awal (fresh graduate). Berikut beberapa tugas utama:
- Merancang atau memilih software akuntansi yang sesuai kebutuhan perusahaan
- Memastikan sistem akuntansi aman, cepat, dan andal
- Mengelola data keuangan dan transaksi agar tersimpan dengan benar
- Melakukan audit sistem internal dan pengendalian keamanan data
- Memberikan dukungan teknis untuk tim akuntansi
15. Manajer Akuntansi (Accounting Manager)
Profesi akuntansi yang satu ini perannya mengawasi seluruh departemen akuntansi dan memastikan semua staf, mulai dari akuntan pajak hingga akuntan biaya, menyelesaikan tugas tepat waktu, terutama saat “tutup buku” bulanan atau tahunan.
Mereka juga memastikan pencatatan keuangan sesuai standar akuntansi seperti PSAK di Indonesia.
Kalau tertarik, sertifikasi yang mendukungmu di posisi ini seperti CA (Chartered Accountant) Indonesia, CMA (Certified Management Accountant), atau CPMA.
Sebagai Manajer Akuntansi, gajinya bisa berkisar Rp 11 juta – Rp 14 juta per bulan. Berikut beberapa tugas utama:
- Mengawasi tim akuntansi dan kegiatan harian departemen
- Memastikan semua laporan keuangan akurat dan sesuai standar
- Menyusun strategi pelaporan dan pengendalian internal
- Memberikan bimbingan dan pelatihan staf akuntansi
- Berkoordinasi dengan manajemen untuk pengambilan keputusan keuangan
16. Akuntan Pendidik
Sesuai namanya, akuntan pendidik adalah orang yang berperan sebagai dosen atau peneliti di bidang akuntansi, mengajarkan ilmu akuntansi kepada calon akuntan.
Fokus mereka bukan mencatat laporan keuangan perusahaan, tapi mengajarkan pengetahuan akuntansi dan membimbing mahasiswa memahami praktik keuangan.
Profesi ini cocok untuk lulusan Akuntansi atau Keuangan yang tertarik dengan karier di dunia pendidikan dan penelitian akuntansi. Biasanya membutuhkan gelar S2/S3 dan sertifikasi pendidik (dosen).
Gaji bulanan rata-rata dosen akuntansi di Indonesia berkisar Rp 5 juta – Rp 8 juta. Berikut beberapa tugas utama:
- Mengajar mata kuliah akuntansi, audit, atau pajak
- Menyusun materi dan kurikulum pembelajaran akuntansi
- Membimbing mahasiswa dalam penelitian dan proyek akademik
- Mengembangkan metode pembelajaran dan publikasi ilmiah
- Menjadi narasumber atau konsultan pendidikan akuntansi
17. Aktuaris
Terakhir, ada aktuaris, yang bisa disebut “peramal risiko” di dunia keuangan. Mereka menghitung kemungkinan risiko keuangan di masa depan, supaya perusahaan bisa merencanakan uang dan laporan akuntansinya dengan lebih aman.
Walaupun biasanya lulusan jurusan Aktuaria yang menekuni profesi ini, Aktuaris tetap berkaitan erat dengan karier di bidang akuntansi, keuangan, dan manajemen risiko.
Aktuaris di Indonesia biasanya menempuh sertifikasi FSAI (Fellow of the Society of Actuaries of Indonesia) dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).
Gaji rata-rata aktuaris di Indonesia berkisar Rp 8,7 juta – Rp 12 juta per bulan. Kalau penasaran, ini dia beberapa tugas sehari-harinya:
- Menghitung risiko keuangan dan asuransi dengan model statistik
- Menyusun proyeksi keuangan dan cadangan risiko
- Membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan finansial berbasis risiko
- Berkolaborasi dengan departemen akuntansi dan manajemen risiko
- Menjadi konsultan risiko atau saksi ahli dalam kasus tertentu
Frequently Ask Questions (FAQ)
1. Apakah pekerjaan di bidang akuntansi itu bagus?
Ya! Pekerjaan di bidang akuntansi termasuk pilihan karier yang bagus dan stabil, karena dibutuhkan di banyak sektor. Selain gaji yang kompetitif, posisi akuntansi juga beragam, serta ilmu dasarnya bisa berguna untuk mengatur keuangan pribadi.
2. Apakah bidang akuntansi sulit untuk dimasuki?
Bidang akuntansi memang butuh ketelitian dan pemahaman konsep keuangan, bukan cuma matematika rumit. Tapi kalau kamu mau belajar, bidang ini bisa dipelajari secara bertahap. Apalagi, prospek kerja di bidang ini juga sangat luas.
3. Mana yang lebih sulit, CPA atau CA?
Sulitnya relatif, tergantung latar belakang kamu. Sertifikasi CA biasanya lebih luas dan fokus ke strategi bisnis dan analisis, sementara CPA lebih fokus ke teknik akuntansi dan fleksibel, meski tetap menantang. Jadi keduanya punya tantangan yang berbeda.
Raih Karier Impian di Bidang Akuntansi Bersama Cakrawala University!
Jadi, itulah daftar lengkap profesi di bidang akuntansi. Semua ini bisa jadi panduan untuk kamu yang ingin meniti karier di bidang akuntansi.
Yang pasti, kalau kamu ingin mendalami akuntansi dan siap menghadapi tantangan dunia keuangan, kuliah di Universitas Cakrawala bisa jadi langkah pertama yang tepat!

Di sini, kamu akan belajar akuntansi secara mendalam melalui kurikulum yang menggabungkan praktik laporan keuangan, audit, manajemen risiko, dan keuangan modern.
Keunggulan Universitas Cakrawala ialah:
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1000+ perusahaan untuk memperluas peluang karier di bidang akuntansi dan keuangan.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung dirancang supaya lulusan siap bersaing di dunia profesional akuntansi dan keuangan.
- Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung praktik di industri keuangan, audit, dan manajemen proyek, sehingga siap kerja setelah lulus.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi akuntansi dan auditor profesional agar relevan dengan kebutuhan industri terkini.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari akuntan, auditor, dan profesional keuangan yang berpengalaman di bidang akuntansi dan manajemen risiko.
Yuk, tanya-tanya gratis di sini atau langsung daftar sekarang untuk tahu lebih banyak tentang program kuliah di Universitas Cakrawala. Siapkan dirimu jadi generasi profesional akuntansi yang siap bersaing di dunia kerja!
Referensi
- 15 Types of Accountants & What They Do [Buka]
- Public Accountant Jakarta, Indonesia - Average Pay 2026 [Buka]
- Accountant Salary in Indonesia (January, 2026) [Buka]
- Gaji Akuntan Pajak di Indonesia (January, 2026) [Buka]
- Internal Auditor Jakarta - Average Pay 2026 [Buka]
- Auditor Jakarta, Indonesia - Average Pay 2026 [Buka]
- Financial Analyst Salary in Indonesia (January, 2026) [Buka]
- Cost Accountant: Average Salary & Pay Trends 2026 [Buka]
- Project Accountant Jakarta, Indonesia - Average Pay 2026 [Buka]
- Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2024 [Buka]
- Salary: Financial Planning Analyst in Jakarta, Indonesia [Buka]
- Credit Analyst Salary in Indonesia (January, 2026) - Jobstreet [Buka]
- Accounting Manager Salary in Indonesia (January, 2026) [Buka]
- Gaji Dosen di Indonesia (January, 2026) [Buka]
- Actuary Jakarta, Indonesia - Average Pay 2026 [Buka]