Tertarik masuk dunia media, produksi konten, atau tampil di depan kamera?
Kuliah di bidang broadcasting bisa jadi salah satu jalur yang tepat.
Di Indonesia, pilihan program broadcasting cukup beragam. Ada yang tersedia sebagai program vokasi, konsentrasi di S1 Ilmu Komunikasi, hingga program Televisi dan Film.
Berikut daftar universitas yang ada jurusan Broadcasting di Indonesia yang bisa kamu pertimbangkan. Yuk, pelajari pembahasannya!
Key Takeaways
- Jurusan Broadcasting di Indonesia tersedia dalam beberapa bentuk, mulai dari program vokasi, konsentrasi di S1 Ilmu Komunikasi, hingga program Televisi dan Film.
- Setiap kampus punya fokus yang berbeda, ada yang lebih kuat di jurnalistik, produksi TV dan audio, media digital, maupun film.
- Di Cakrawala University, kamu bisa mendalami broadcasting lewat Jurusan Ilmu Komunikasi, dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi praktik dan portofolio, sehingga kamu bisa lebih siap membangun karier di industri media.
Universitas yang Ada Jurusan Broadcasting di Indonesia
Di Indonesia, program broadcasting tersedia dalam program vokasi, S1 Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi broadcasting, hingga Televisi dan Film.
Berikut beberapa universitas yang bisa kamu pertimbangkan jika ingin kuliah di bidang broadcasting.
1. Cakrawala University

Sumber: cakrawala.ac.id
Buat kamu yang ingin belajar tentang broadcasting, kamu bisa mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi di Cakrawala University lewat konsentrasi Digital Journalism.
Cakrawala University sendiri punya lokasi kampus di Sudirman dan Kemang, Jakarta. Jadi, kamu bisa kuliah di lingkungan yang dekat dengan kawasan bisnis, media, dan industri kreatif.
Nah, dalam konsentrasi Digital Journalism, kamu akan mempelajari berbagai skill yang dibutuhkan di industri broadcasting dan media, seperti:
- Broadcast Journalism: TV Production & Audio, untuk memahami proses produksi konten televisi dan audio.
- Multimedia Journalism, untuk mengemas berita dalam berbagai format media digital.
- News Writing & Editing serta News Reporting, untuk membangun kemampuan mencari, menulis, dan menyajikan berita.
- Professional Presenter, untuk melatih kemampuan menyampaikan informasi secara profesional di depan kamera.
- Visual Storytelling & Photojournalism, untuk mengembangkan kemampuan bercerita melalui visual.
- Investigative Journalism, untuk mendalami proses riset dan peliputan jurnalistik.
Pembelajarannya juga menggunakan tools dan platform yang dekat sama kebutuhan industri media saat ini, seperti YouTube Studio, Spotify for Podcasters, dan Riverside.
Di tahap akhir, kamu akan menjalani internship dan capstone project untuk mengaplikasikan kemampuan yang sudah dipelajari sekaligus membangun pengalaman dan portfolio sebelum masuk ke dunia kerja. Menarik, bukan?

2. Universitas Indonesia (UI)
UI menawarkan D3 Multimedia Broadcasting melalui Program Pendidikan Vokasi di Kampus UI Depok.
Jadi, berbeda dari S1 Ilmu Komunikasi, program ini memang dirancang sebagai pendidikan vokasi yang fokus pada keterampilan produksi broadcasting.
Keunggulan yang cukup menarik adalah fasilitas Vocast Radio serta studio televisi hasil kolaborasi dengan Metro TV.
Pembelajarannya juga sudah mencakup broadcasting multiplatform, tidak hanya televisi dan radio konvensional.
Di sini kamu akan belajar:
- Teknik kamera dan lighting
- Script dan storyboard
- Produksi TV dan radio
- Editing audiovisual
- Distribusi konten multimedia
3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Di UGM, terdapat S1 Ilmu Komunikasi FISIPOL dengan peminatan Jurnalisme dan Media Hiburan.
Yang menarik, kurikulumnya tetap menyediakan mata kuliah praktik broadcasting seperti Produksi Siaran Radio, Produksi Siaran TV, Produksi Media Hiburan, dan Jurnalisme Online.
Jadi cocok kalau kamu ingin mempelajari broadcasting dengan dasar kajian komunikasi dan media yang lebih luas.
Di sini kamu akan belajar:
- Produksi siaran radio
- Produksi siaran televisi
- Jurnalisme multimedia
- Produksi media hiburan
- Kajian media dan audiens
4. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Selanjutnya, ada UPI berlokasi di Bandung, Jawa Barat yang menawarkan S1 Ilmu Komunikasi di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS).
Dalam program ini, kamu dapat mengembangkan kompetensi pilihan di bidang penyiaran, selain jurnalistik dan hubungan masyarakat.
Bidang penyiarannya pun diarahkan untuk skill merencanakan, mendesain, dan memproduksi program televisi maupun radio.
Di sini kamu akan belajar:
- Produksi televisi
- Produksi radio
- Perencanaan program
- Jurnalistik
- Media dan komunikasi digital
5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Kalau ingin fokus lebih spesifik pada dunia audiovisual, Unpad memiliki S1 Televisi dan Film di Fakultas Ilmu Komunikasi, Kampus Jatinangor, Sumedang.
Program ini memang dirancang khusus untuk mempelajari televisi dan film sebagai bagian dari media komunikasi massa.
Keunggulan program ini adalah mahasiswa nggak hanya belajar produksi, tetapi juga sisi manajemen dan bisnis media.
Di sini kamu akan belajar:
- Videografi dan fotografi
- Produksi program televisi
- Penyutradaraan
- Penulisan skenario
- Tata suara dan artistik
- Bisnis dan manajemen media
Cek juga:
- Jurusan Broadcasting Belajar Apa saja? Ini Mata Kuliahnya!
- Jurusan Broadcasting Kerja Apa? Cek Prospek & Peluangnya!
- 15 Universitas yang Ada Jurusan Televisi dan Film
6. London School of Public Relations (LSPR) Jakarta
Berlokasi di Jakarta Pusat, LSPR menawarkan jalur S1 Ilmu Komunikasi dengan peminatan Broadcasting, Digital Media & Film (BDMF).
Fokusnya nggak hanya pada broadcasting konvensional, tetapi juga produksi film dan konten untuk media digital.
Mahasiswa BDMF juga bisa mengikuti proyek produksi serta international examination bersama mitra universitas luar negeri.
Di sini kamu akan belajar:
- Film production dan editing
- Storytelling dan pengembangan ide
- Digital media production
- Pre-production dan production management
- Pengembangan konten kreatif
7. Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)
Udinus di Semarang punya D3 Broadcasting di Fakultas Ilmu Komputer. Artinya, program ini masuk jalur vokasi dengan pembelajaran yang lebih diarahkan pada keterampilan praktis.
Salah satu daya tariknya adalah mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman produksi melalui fasilitas studio dan TVKU, stasiun televisi milik Udinus.
Di sini kamu akan belajar:
- Produksi program broadcasting
- Peliputan dan jurnalistik
- Produksi audio visual
- Pengoperasian studio
- Produksi konten media
8. Universitas Dian Nusantara (Undira)
Universitas Dian Nusantara memiliki kampus di Jakarta, termasuk Tanjung Duren dan Green Ville.
Broadcasting tersedia sebagai konsentrasi dalam S1 Ilmu Komunikasi.
Konsentrasi Broadcasting Undira mempelajari produksi program untuk televisi, radio, media mainstream, hingga new media.
Prodi Ilmu Komunikasi Undira juga telah memperoleh akreditasi Unggul pada 2026.
Di sini kamu akan belajar:
- Produksi program televisi dan radio
- Komunikasi massa
- Manajemen media
- Penyajian informasi
- Produksi konten digital
9. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Berikutnya, ada UMY yang berlokasi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bidang broadcasting tersedia melalui konsentrasi Broadcasting pada S1 Ilmu Komunikasi.
Yang menarik, UMY dilengkapi fasilitas praktik seperti ruang produksi audio visual, laboratorium fotografi, studio radio, dan laboratorium big data.
Di sini kamu akan belajar:
- Produksi program televisi
- Produksi radio
- Produksi film dan dokumenter
- Manajemen produksi
- Produksi konten digital
10. Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Berada di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, IKJ memiliki Fakultas Film dan Televisi dengan jurusan S1 Televisi dan Film.
IKJ juga memiliki jalur D3 Televisi dan Film yang lebih vokasional.
Dibanding program komunikasi pada umumnya, IKJ lebih spesifik pada penciptaan karya audiovisual.
Kamu dapat mendalami produksi, penyutradaraan, kamera, suara, editing, dokumenter, fotografi, hingga skenario.
Di sini kamu akan belajar:
- Penyutradaraan
- Produksi film dan televisi
- Kamera dan sinematografi
- Editing dan tata suara
- Skenario dan dramaturgi
Cek juga:
Tips Memilih Jurusan Broadcasting
Sebelum memilih jurusan broadcasting, kamu perlu melihat lebih dari sekadar nama kampus atau jurusannya. Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan:
- Cek kurikulumnya: Pastikan ada mata kuliah yang relevan dengan broadcasting dan media digital.
- Perhatikan porsi praktik: Pilih kampus yang memberi banyak kesempatan produksi dan proyek media.
- Lihat pilihan konsentrasi: Pastikan fokus yang tersedia sesuai dengan bidang broadcasting yang kamu minati.
- Cek fasilitasnya: Studio, alat produksi, dan software akan menunjang proses belajar.
- Cari kesempatan magang: Internship bisa membantu kamu membangun pengalaman dan portfolio.
- Pertimbangkan prospek karier: Pilih program yang membuka peluang di TV, media digital, jurnalistik, hingga content production.
FAQ
1. Apakah jurusan Broadcasting harus masuk vokasi?
Tidak. Kamu bisa menemukan bidang Broadcasting melalui program vokasi maupun program S1, tergantung struktur akademik masing-masing kampus.
2. Apa prospek kerja lulusan Broadcasting?
Lulusannya dapat berkarier sebagai presenter, reporter, jurnalis, producer, scriptwriter, video editor, videographer, content producer, maupun profesi lain di industri media dan kreatif.
3. Apa bedanya Broadcasting dan Televisi & Film?
Broadcasting lebih banyak berkaitan dengan penyiaran dan produksi konten media, sedangkan Televisi & Film biasanya lebih mendalam pada produksi audiovisual, sinematografi, penyutradaraan, dan pembuatan film.
Bangun Skill Broadcasting dan Kariermu Bersama Cakrawala University
Kalau kamu tertarik dengan dunia televisi, audio, jurnalistik, produksi konten, atau media digital, kamu bisa mendalami bidang broadcasting lewat Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University.
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori komunikasi. Kamu juga akan banyak mengasah skill produksi media, jurnalistik, dan komunikasi digital lewat pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Kenapa memilih Cakrawala University?
- Konsentrasi Digital Journalism: Kamu bisa memperdalam bidang broadcasting lewat materi seperti produksi TV dan audio, multimedia journalism, mobile journalism, news reporting, hingga professional presenting.
- Belajar Lewat Proyek Nyata: Kamu akan banyak mengasah skill melalui berbagai proyek media dan komunikasi yang bisa membantu membangun portofolio sejak kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah dirancang agar tetap relevan dengan perkembangan media, jurnalistik, dan industri kreatif saat ini.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mulai mengenal dunia kerja lebih awal sekaligus membangun pengalaman profesional sejak masih kuliah.
- Akses ke 1.000+ Perusahaan Mitra: Membuka peluang untuk memperluas koneksi, mendapatkan pengalaman industri, dan mengenal berbagai pilihan karier di bidang media maupun komunikasi.
Kalau kamu masih penasaran seperti apa belajar broadcasting lewat Ilmu Komunikasi, kamu bisa konsultasi gratis bersama tim Admission Cakrawala University.
Yuk, cari tahu lebih jauh tentang kurikulum, pengalaman praktik, sampai peluang karier yang bisa kamu bangun lewat Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University!