Siapa yang suka membuat konten, sering menonton YouTube, podcast, atau penasaran bagaimana sebuah tayangan bisa dibuat menarik?
Bisa jadi Jurusan Broadcasting cocok nih buat kamu!
Ada proses kreatif untuk menyusun ide, membangun cerita, mengambil gambar, hingga menyampaikan pesan ke audiens.
Yuk, kenali lebih jauh apa itu Jurusan Broadcasting, apa saja yang dipelajari, skill yang akan kamu dapatkan, dan bagaimana peluang kariernya di industri media saat ini!
Key Takeaways
- Jurusan Broadcasting adalah bidang studi yang mempelajari proses pembuatan dan penyampaian pesan lewat media audio visual, mulai dari televisi, film, podcast, berita digital, hingga konten di berbagai platform digital seperti YouTube dan media sosial.
- Skill yang dimiliki lulusan Broadcasting mencakup storytelling, penulisan naskah, public speaking, editing, audio production, hingga pembuatan strategi konten digital.
- Di Cakrawala University, kamu bisa mendalami broadcasting lewat Jurusan Ilmu Komunikasi, dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi praktik dan portofolio, sehingga kamu bisa lebih siap membangun karier di industri media.
Apa itu Jurusan Broadcasting?

Sumber: Magnific
Jurusan Broadcasting adalah jurusan yang mempelajari cara membuat, mengelola, dan menyampaikan pesan lewat media audio visual, mulai dari televisi, podcast, sampai YouTube dan media sosial.
Di jurusan ini, kamu akan terlibat dalam seluruh proses produksi sebuah konten.
Mulai dari menyusun ide, membuat konsep, menulis naskah, melakukan editing video, sampai menghasilkan karya yang siap dinikmati audiens.
Jadi, nggak cuma belajar jadi presenter, kamu juga bisa berperan sebagai producer, content creator, script writer, video editor, hingga creative director, yang bekerja di balik layar.
Apa Saja yang Dipelajari di Jurusan Broadcasting?
Di Jurusan Broadcasting, kamu akan mengenal dunia produksi media, mulai dari program televisi, podcast, hingga konten untuk platform seperti YouTube dan media sosial.
Beberapa materi yang umumnya dipelajari antara lain:
- Produksi audio visual: Mempelajari seluruh proses produksi konten, mulai dari tahap pre-production, production, hingga post-production.
- Broadcast journalism: Mempelajari teknik jurnalistik untuk menghasilkan berita dan informasi melalui media seperti televisi, digital newsroom, dan platform berita online.
- Penulisan naskah dan storytelling: Mengembangkan kemampuan menyusun script, storyboard, dan rundown acara agar sebuah ide dapat dikemas menjadi cerita yang menarik.
- Teknik kamera dan visual storytelling: Mempelajari penggunaan kamera, komposisi gambar, pencahayaan (lighting), serta teknik pengambilan gambar.
- Audio production dan podcast: Mempelajari produksi konten berbasis suara, mulai dari teknik voice recording, audio editing, sound design, hingga pembuatan podcast untuk platform seperti Spotify.
- Video editing dan post-production: Mengenal proses penyuntingan menggunakan software editing video untuk mengolah footage, mengatur audio, menambahkan visual effect, dan menghasilkan konten siap tayang.
- Public speaking dan presenter skill: Melatih kemampuan komunikasi di depan kamera, teknik menjadi news anchor, presenter, host, serta melakukan wawancara dengan narasumber.
- Digital media dan content creation: Memahami strategi pembuatan dan distribusi konten di platform seperti YouTube, TikTok, dan media sosial, termasuk memahami karakter audiens dan tren konten digital.
- Tools dan software produksi media: Mempelajari penggunaan tools industri seperti Adobe Premiere Pro, Adobe After Effects, DaVinci Resolve, YouTube Studio, dan Spotify for Podcasters untuk mendukung proses produksi dan distribusi konten.
Nah, menariknya semua materi ini bisa kamu dapatkan di Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University lewat konsentrasi Digital Journalism.
Pembelajarannya juga menggunakan tools dan platform yang dekat sama kebutuhan industri media saat ini.
Di tahap akhir, kamu akan menjalani internship dan capstone project untuk mengaplikasikan kemampuan yang sudah dipelajari sekaligus membangun pengalaman dan portfolio sebelum masuk ke dunia kerja. Menarik, bukan?

Siapa yang Cocok Masuk Jurusan Broadcasting?
Jurusan Broadcasting cocok untuk kamu yang tertarik dengan dunia media, komunikasi, dan kreativitas dalam menyampaikan sebuah cerita atau pesan melalui berbagai platform.
Beberapa karakter yang cocok masuk Jurusan Broadcasting antara lain:
- Suka bercerita dan menciptakan ide kreatif: Kamu yang senang membuat konsep, menyusun cerita, atau mencari cara baru untuk menyampaikan pesan.
- Tertarik dengan dunia video, film, dan konten digital: Cocok buat kamu yang suka proses pembuatan video, YouTube, podcast, film pendek, atau konten media sosial.
- Senang berkomunikasi dengan orang lain: Skill berbicara, melakukan wawancara, dan membangun koneksi dengan orang lain jadi hal penting di broadcasting.
- Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi: Terutama bagi kamu yang tertarik mencari informasi, memahami tren, dan mengangkat cerita menarik melalui media.
- Suka bekerja dalam tim: Produksi sebuah tayangan melibatkan banyak peran, mulai dari producer, camera person, editor, hingga creative team.
- Ingin mengembangkan kemampuan kreatif dan teknologi: Broadcasting cocok buat kamu yang ingin menggabungkan kreativitas dengan penggunaan teknologi dalam membuat konten.
Cek juga:
- Jurusan Broadcasting Kerja Apa? Cek Prospek & Peluangnya!
- Jurusan Broadcasting Belajar Apa saja? Ini Mata Kuliahnya!
- 15 Universitas yang Ada Jurusan Televisi dan Film
Skill yang Akan Dipelajari di Jurusan Broadcasting
Selain paham proses produksi media, kamu juga akan mengembangkan berbagai skill praktis yang dibutuhkan untuk bekerja di industri media dan konten digital.
Beberapa skill yang akan dipelajari antara lain:
- Creative thinking: Mengembangkan kemampuan menemukan ide, membuat konsep konten, dan menciptakan cerita yang menarik untuk berbagai jenis audiens.
- Storytelling: Dapat menyusun pesan dan cerita secara efektif lewat kombinasi visual, audio, dan narasi.
- Script writing: Mengembangkan kemampuan menulis naskah, membuat alur cerita, serta menyusun konsep program atau konten.
- Visual communication: Memahami cara menyampaikan pesan melalui elemen visual seperti gambar, komposisi, warna, dan teknik pengambilan gambar.
- Video production skill: Menguasai dasar proses produksi video, mulai dari perencanaan, shooting, hingga editing untuk menghasilkan konten yang berkualitas.
- Public speaking dan presentation skill: Meningkatkan skill berbicara di depan kamera, melakukan wawancara, dan menyampaikan informasi dengan percaya diri.
- Teamwork dan production management: Mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim produksi serta mengelola waktu, peran, dan alur kerja sebuah proyek media.
- Digital content strategy: Paham cara menyesuaikan konten dengan karakter audiens dan platform digital seperti YouTube, podcast, maupun media sosial.
- Problem solving dan adaptability: Mampu menghadapi tantangan selama proses produksi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tren media.
Cek juga:
- 10 Universitas yang Ada Jurusan Broadcasting di Indonesia
- 8 Daftar Beasiswa Jurusan Komunikasi dan Syaratnya!
- S1 Ilmu Komunikasi Cakrawala University
Prospek Kerja Jurusan Broadcasting
Lulusan Broadcasting punya peluang karier yang luas. Selain di industri televisi dan radion, bisa juga di industri kreatif, media digital, atau entertainment.
Beberapa pilihan karier yang bisa kamu jalani antara lain:
- Broadcast Producer: Mengembangkan konsep program, mengatur proses produksi, mengoordinasikan tim, hingga memastikan tayangan berjalan sesuai rencana. Kisaran gajinya sekitar Rp5–15 juta per bulan.
- Video Producer: Bertanggung jawab merancang dan mengelola produksi video, mulai dari ide, proses shooting, hingga menghasilkan konten untuk media digital maupun brand. Umumnya memiliki penghasilan sekitar Rp5–15 juta per bulan.
- Content Creator: Membuat dan mengembangkan konten kreatif untuk platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, maupun media digital lainnya. Penghasilan sangat variatif tergantung jumlah audiens, kerja sama brand, dan monetisasi konten.
- Broadcast Journalist/Reporter: Melakukan riset, wawancara, mengolah informasi, dan menyampaikan berita melalui media televisi maupun platform digital. Kisaran gaji sekitar Rp4–10 juta per bulan.
- Video Editor: Mengolah hasil rekaman menjadi konten yang menarik melalui proses editing video, audio, visual effect, dan storytelling. Umumnya memiliki penghasilan sekitar Rp4–10 juta per bulan.
- Presenter/Host: Membawakan program televisi, acara digital, podcast, atau event. Penghasilan dapat berkisar Rp4–15 juta per bulan, tergantung pengalaman, popularitas, dan jenis proyek yang dikerjakan.
- Creative Director: Mengembangkan konsep kreatif, menentukan arah visual, serta memimpin tim produksi dalam menghasilkan karya media. Kisaran gaji sekitar Rp10–30 juta per bulan.
- Social Media Content Specialist: Merancang strategi dan membuat konten digital untuk meningkatkan engagement serta membangun komunikasi brand dengan audiens. Umumnya memiliki penghasilan sekitar Rp5–12 juta per bulan.
- Production Assistant: Mendukung jalannya proses produksi, mulai dari persiapan, koordinasi kebutuhan produksi, hingga pelaksanaan produksi di lapangan. Kisaran gaji sekitar Rp3,5–7 juta per bulan.
- Podcast Producer: Mengelola produksi podcast mulai dari konsep, persiapan narasumber, proses rekaman, editing, hingga distribusi konten audio. Umumnya memiliki penghasilan sekitar Rp5–12 juta per bulan.
FAQ
1. Apakah harus pandai berbicara untuk masuk Jurusan Broadcasting?
Tidak harus. Kemampuan komunikasi memang penting, tetapi kemampuan tersebut dapat dikembangkan selama perkuliahan. Yang lebih utama adalah memiliki ketertarikan terhadap dunia media, kreativitas, dan kemampuan menyampaikan cerita.
2. Apakah mahasiswa Broadcasting harus punya kamera atau alat produksi sendiri?
Tidak selalu. Dalam perkuliahan, mahasiswa akan dikenalkan dengan berbagai alat dan software produksi. Yang terpenting adalah memahami proses kreatif dan teknis dalam menghasilkan sebuah karya media.
3. Apakah lulusan Broadcasting memiliki peluang kerja di era digital?
Ya. Perkembangan media digital membuat kebutuhan terhadap tenaga kreatif semakin meningkat. Perusahaan, media, dan berbagai industri membutuhkan orang yang mampu membuat video, podcast, konten sosial media, serta mengelola komunikasi melalui berbagai platform digital.
Bangun Skill Broadcasting dan Kariermu Bersama Cakrawala University
Kalau kamu tertarik dengan dunia televisi, audio, jurnalistik, produksi konten, atau media digital, kamu bisa mendalami bidang broadcasting lewat Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University.
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori komunikasi. Kamu juga akan banyak mengasah skill produksi media, jurnalistik, dan komunikasi digital lewat pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Kenapa memilih Cakrawala University?
- Konsentrasi Digital Journalism: Kamu bisa memperdalam bidang broadcasting lewat materi seperti produksi TV dan audio, multimedia journalism, mobile journalism, news reporting, hingga professional presenting.
- Belajar Lewat Proyek Nyata: Kamu akan banyak mengasah skill melalui berbagai proyek media dan komunikasi yang bisa membantu membangun portofolio sejak kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah dirancang agar tetap relevan dengan perkembangan media, jurnalistik, dan industri kreatif saat ini.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mulai mengenal dunia kerja lebih awal sekaligus membangun pengalaman profesional sejak masih kuliah.
- Akses ke 1.000+ Perusahaan Mitra: Membuka peluang untuk memperluas koneksi, mendapatkan pengalaman industri, dan mengenal berbagai pilihan karier di bidang media maupun komunikasi.
Kalau kamu masih penasaran seperti apa belajar broadcasting lewat Ilmu Komunikasi, kamu bisa konsultasi gratis bersama tim Admission Cakrawala University.
Yuk, cari tahu lebih jauh tentang kurikulum, pengalaman praktik, sampai peluang karier yang bisa kamu bangun lewat Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University!