10 Rekomendasi Jurusan Teknik yang Tidak Ada Fisika

Rekomendasi Jurusan
Tayang 23 January 2026
Diperbarui 23 January 2026
Waktu Baca 9 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Rahmawati

Siapa nih yang pengen masuk jurusan teknik tapi takut berhubungan sama fisika? Wajar, mata pelajaran ini memang sering dianggap sulit karena penuh rumus dan perhitungan, makanya bikin ragu buat memilih jurusan teknik.

 

Kabar baiknya, nggak semua jurusan teknik mempelajari fisika secara mendalam, lho. Penasaran jurusan teknik apa saja yang tidak ada atau minim fisika? Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

 

Key Takeaways

 

  • Fisika memang penting di jurusan teknik, tapi ada beberapa jurusan yang fokusnya lebih ke logika, manajemen, komputer, atau biologi daripada fisika berat.
  • Jurusan teknik yang minim fisika antara lain Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Lingkungan, Teknologi Pangan, hingga Perencanaan Wilayah & Kota.
  • Di Universitas Cakrawala, ada beberapa jurusan teknik yang dirancang dengan praktik nyata, magang sejak semester pertama, dan terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra sehingga kamu bisa siap kerja setelah lulus.

 

10 Jurusan Teknik yang Tidak Ada Fisika

 

Sebenarnya, hampir semua jurusan teknik memang punya mata kuliah Fisika Dasar di awal perkuliahan sebagai bekal sains dasar. Tapi tenang, nggak semua jurusan teknik menjadikan fisika sebagai materi utama di mata kuliah intinya.

 

Ada beberapa jurusan teknik yang lebih fokus ke sistem, teknologi digital, manajemen, serta proses berbasis biologi atau kimia. Berikut beberapa daftar jurusannya:

 

1. Teknik Informatika / Ilmu Komputer

 

Teknik Informatika atau Ilmu Komputer adalah jurusan yang fokus pada logika, algoritma, dan pengembangan perangkat lunak atau software fisika. Di sini, fisika hanya muncul sebagai mata kuliah dasar di semester awal dan jarang digunakan dalam mata kuliah inti.

 

Di jurusan ini, kamu akan belajar berbagai topik inti yang membangun kemampuan programming dan sistem komputer, antara lain:

 

  • Pemrograman Dasar – belajar menulis kode untuk membuat program sederhana dan memahami logika komputer.
  • Struktur Data dan Algoritma – memahami cara menyimpan, mengolah, dan mengakses data supaya komputer bisa bekerja lebih cepat dan efisien.
  • Pengembangan Perangkat Lunak – membuat software, misalnya game atau aplikasi HP, dengan bahasa pemrograman seperti Python, Java, atau C++.
  • Basis Data (Database) – belajar menyimpan data dan mencari informasi penting dalam sistem komputer menggunakan tools seperti SQL.
  • Jaringan Komputer – memahami cara komputer saling terhubung dan bertukar informasi, seperti internet atau Wi-Fi.

 

Di Universitas Cakrawala, Jurusan Ilmu Komputer membekali mahasiswa dengan praktik coding, proyek software, dan pengembangan sistem yang kurikulumnya relevan dengan industri IT, cocok buat kamu yang ingin masuk bidang teknologi tanpa banyak fisika.

 

Apalagi, mulai semester 2 kamu bisa bikin produk berupa website atau aplikasi yang benar-benar bisa dipakai dan dijadikan sebagai portofolio kerja. Contohnya seperti ini!

 

 

2. Sistem Informasi

 

Sistem Informasi adalah jurusan yang menggabungkan ilmu komputer dengan manajemen dan bisnis. Fokusnya membuat sistem komputer yang membantu bisnis atau pekerjaan sehari-hari berjalan lebih mudah, makanya fisika hampir tidak muncul sama sekali.

 

Program ini cocok buat yang ingin masuk dunia IT tanpa banyak fisika. Beberapa mata kuliah inti yang akan dipelajari antara lain:

 

  • Analisis dan Perancangan Sistem – merancang sistem komputer supaya bekerja sesuai kebutuhan bisnis, misalnya aplikasi untuk sekolah atau perusahaan.
  • Manajemen Proyek IT – belajar mengelola proyek teknologi, timeline, dan tim kerja.
  • Basis Data (Database) – menyimpan dan mengatur data secara terstruktur supaya gampang digunakan untuk mendukung bisnis.
  • Pemrograman Dasar – sebagai pengantar coding untuk membangun software sederhana.
  • Enterprise Resource Planning (ERP) & Sistem Bisnis – mempelajari software yang mendukung operasional perusahaan dan alur bisnis, seperti mengelola stok barang atau jadwal kerja karyawan.

 

Kalau tertarik, kamu bisa kuliah di Jurusan Sistem Informasi Universitas Cakrawala yang menyiapkan mahasiswa dengan proyek nyata, praktik digital, dan program magang sejak semester pertama.

 

Dengan pengalaman ini, kamu bisa langsung siap bekerja di dunia IT dan bisnis tanpa banyak fisika, misalnya menempati posisi seperti IT SpecialistQuality Assurance, atau Mobile Developer di perusahaan mitra universitas.

 

3. Teknik Lingkungan

 

Jurusan Teknik Lingkungan mempelajari cara melindungi alam dan mengelola lingkungan dengan bantuan teknologi agar tetap sehat dan lestari. Fisika tetap ada tapi tidak menjadi fokus utama, karena jurusan ini lebih banyak belajar kimia, biologi, dan energi terbarukan.

 

Di Universitas Cakrawala, Fisika Dasar ini dipelajari step by step bersama dosen praktisi berpengalaman. Fokus jurusannya juga lebih ke praktik dan studi kasus, jadi kamu bisa belajar analisis lingkungan, manajemen limbah, dan pengelolaan lingkungan secara nyata.

 

Nah, kamu akan mengenal mata kuliah yang membantumu memahami lingkungan dengan cara praktis, seperti:

 

  • Pengolahan Limbah – belajar membersihkan air dan sampah supaya aman untuk manusia dan lingkungan.
  • Manajemen Sumber Daya Alam – memahami cara memanfaatkan alam secara bijak agar tetap lestari.
  • Ekologi dan Konservasi – mempelajari hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya.
  • Energi Terbarukan – belajar soal energi alternatif, seperti matahari, angin, dan biomassa.
  • Analisis Lingkungan – mempelajari cara mengukur kualitas udara, air, dan tanah secara sederhana.

 

4. Teknik Industri

 

Walaupun masih mempelajari fisika dasar, fokus utama Teknik Industri adalah pada cara mengatur sistem produksi dan operasional perusahaan supaya lebih efisien dan efektif.

 

Misalnya, kamu bakal belajar cara mengatur alur produksi pabrik, jadwal kerja tim, dan distribusi barang, jadi pelajaran seperti statistik, manajemen, dan matematika lebih dominan di sini.

 

Beberapa mata kuliah inti di jurusan ini yang menyiapkan kamu untuk mengelola proses kerja dan produksi, antara lain:

 

  • Manajemen Produksi – belajar mengatur proses produksi supaya lebih cepat dan hemat biaya, misalnya di pabrik makanan atau manufaktur.
  • Ergonomi dan Kesehatan Kerja – mempelajari cara menata tempat kerja supaya aman dan nyaman, terutama di pabrik atau kantor dengan banyak aktivitas.
  • Statistika dan Analisis Data – belajar membaca data seperti jumlah barang produksi atau hasil survei pelanggan untuk membuat keputusan yang tepat.
  • Riset Operasi – mempelajari metode sederhana untuk menyelesaikan masalah kompleks, misalnya menentukan rute distribusi paling efisien atau jadwal kerja terbaik.
  • Manajemen Proyek dan Sistem Industri – belajar mengatur proyek dan proses kerja di perusahaan supaya semua tim bisa bekerja lebih lancar dan tepat waktu.

 

Kalau kuliah di Jurusan Teknik Industri Universitas Cakrawala, kamu akan belajar praktik nyata manajemen operasional, analisis sistem, dan simulasi produksi.

 

Selain itu, di akhir kuliah, kamu juga berkesempatan disalurkan ke 1.000+ perusahaan mitra, jadi peluang kerja langsung terbuka tanpa harus bergelut dengan fisika berat.

 

5. Teknologi Pangan

 

Sesuai namanya, Teknologi Pangan adalah jurusan yang mempelajari cara membuat, mengolah, dan menjaga kualitas pangan atau makanan. Fokus utamanya ada di mikrobiologi dan kimia pangan, jadi fisika berat jarang muncul di sini.

 

Di jurusan ini, kamu akan belajar hal-hal penting untuk memastikan makanan aman dan berkualitas, misalnya:

 

  • Mikrobiologi Pangan – mempelajari bakteri dan jamur dalam makanan supaya aman dikonsumsi.
  • Kimia Pangan – memahami kandungan gizi dan reaksi kimia saat proses pengolahan.
  • Teknologi Pengolahan Makanan – belajar cara mengolah bahan jadi makanan siap saji atau olahan modern.
  • Pengemasan dan Penyimpanan – memastikan makanan tetap awet dan higienis.
  • Kontrol Kualitas – mengecek produk makanan supaya sesuai standar keamanan dan mutu.

 


 

Cek juga:

 

 


 

6. Teknik Biomedis

 

Jurusan Teknik yang Tidak Ada Fisika

Sumber: Freepik

 

Nah, buat kamu yang suka teknologi sekaligus kesehatan, Teknik Biomedis bisa jadi jurusan menarik. Jurusan ini mempelajari gabungan ilmu teknik dan kedokteran untuk membuat, mengembangkan, dan memelihara alat serta sistem medis.

 

Walaupun di beberapa peminatan seperti bioinformatika atau rekayasa jaringan mata kuliah Fisika Mekanik masih ada, fokus utamanya tetap pada alat medis dan sistem biologis manusia.

 

Mata kuliah yang akan dipelajari di Jurusan Teknik Biomedis, antara lain:

 

  • Bioelektrokimia & Instrumentasi Medis – mengenal alat-alat seperti monitor jantung atau sensor medis.
  • Pencitraan Medis – belajar alat seperti USG dan MRI untuk melihat kondisi tubuh.
  • Pemrosesan Sinyal Biomedis – menganalisis data dari tubuh manusia untuk diagnosa.
  • Biologi Sel & Fisiologi – memahami fungsi sel dan organ tubuh supaya teknologi medis tepat sasaran.
  • Rekayasa Jaringan & Prostetik – merancang alat bantu seperti tangan atau kaki prostetik agar bisa digunakan dengan nyaman.

 

7. Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) / Teknik Planologi

 

Perencanaan Wilayah dan Kota atau Teknik Planologi adalah jurusan yang fokus pada merancang desain tata kota dan wilayah supaya nyaman, aman, dan efisien. Misalnya, kamu bakal belajar menata letak jalan, taman, sekolah, hingga area publik.

 

Buat yang belum tahu, PWK adalah yang paling minim menggunakan fisika tingkat lanjut, karena yang dipelajari lebih banyak sosial, ekonomi, dan pemetaan wilayah.

 

Di sini, kamu akan belajar mata kuliah inti yang membantu merancang kota dan lingkungan, seperti:

 

  • Geografi dan Pemetaan (GIS) – mempelajari cara memetakan wilayah dan menganalisis tata ruang kota.
  • Perencanaan Kota – belajar membuat desain kota supaya nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
  • Ekonomi dan Kebijakan Publik – memahami bagaimana kebijakan pemerintah memengaruhi pembangunan kota.
  • Sosiologi Perkotaan – mempelajari interaksi sosial masyarakat di kota dan pengaruhnya pada desain tata kota.
  • Hukum dan Regulasi Tata Ruang – mengenal aturan yang mengatur pembangunan dan penggunaan lahan, seperti aturan zonasi perumahan, area komersial, taman kota, atau batas ketinggian bangunan.

 

8. Bioteknologi

 

Jurusan rumpun teknik yang tidak ada fisika berikutnya adalah Bioteknologi. Jurusan ini menggabungkan biologi, kimia, dan teknologi untuk membuat produk bermanfaat, misalnya vaksin, obat, tanaman unggul, atau energi terbarukan.

 

Biasanya, mata kuliah fisika hanya muncul di awal sebagai dasar memahami alat laboratorium, misalnya mikroskop atau elektroforesis. Selanjutnya, kamu akan belajar cara memanfaatkan makhluk hidup dan sistem biologis, antara lain:

 

  • Mikrobiologi – mempelajari bakteri, virus, dan mikroorganisme untuk kesehatan dan pangan.
  • Genetika dan Rekayasa Molekular – belajar mengubah atau memanfaatkan gen untuk inovasi, misalnya tanaman unggul.
  • Biokimia – memahami reaksi kimia di sel dan tubuh makhluk hidup.
  • Biologi Molekuler – mempelajari struktur dan fungsi molekul dalam organisme.
  • Bioteknologi Terapan – membuat produk nyata dari proses biologis, misalnya vaksin atau biofuel.

 

9. Teknik Bioproses

 

Teknik Bioproses adalah jurusan yang menggabungkan Bioteknologi dan Teknik Kimia untuk memanfaatkan mikroba, sel, atau enzim dalam produksi industri.

 

Fisika di sini memang lebih banyak dibanding dua jurusan sebelumnya, yaitu PWK atau Bioteknologi, terutama untuk mekanika fluida dan termodinamika, tapi fokus utamanya tetap pada proses biologis.

 

Di jurusan ini, kamu akan belajar bagaimana mikroba dan enzim bekerja di tangki besar untuk membuat produk bermanfaat, misalnya:

 

  • Mikrobiologi Industri – memahami perilaku mikroba dalam fermentasi untuk membuat makanan, obat, atau bioenergi.
  • Mekanika Fluida & Termodinamika – belajar aliran cairan dan perpindahan panas dalam tangki produksi.
  • Biokimia Terapan – mengubah bahan baku biologis menjadi produk bernilai tambah.
  • Unit Operasi Bioproses – mempelajari mesin dan peralatan yang digunakan dalam produksi industri.
  • Kontrol Proses – mengatur kondisi produksi supaya mikroba dan enzim bekerja optimal.

 

10. Rekayasa Hayati

 

Terakhir, Rekayasa Hayati (Bioengineering), yaitu jurusan yang fokus pada cara mendesain dan merekayasa sistem biologis atau peralatan berbasis hayati untuk berbagai tujuan, mulai dari sel, jaringan, hingga organisme.

 

Fisika tetap dipelajari di jurusan ini, tapi lebih sebagai dasar untuk memahami prinsip kerja biosistem dan alat teknik yang digunakan.

 

Beberapa mata kuliah inti yang akan kamu temui antara lain:

 

  • Termodinamika Sistem Hayati – memahami energi dan panas dalam sistem biologis.
  • Unit Operasi Biologi – belajar alat dan proses untuk mengelola sel atau jaringan dalam produksi.
  • Biologi Sel & Jaringan – memahami struktur dan fungsi sel untuk inovasi biosistem.
  • Bioinformatika & Pemodelan – memakai komputer untuk merancang sistem biologis.
  • Rekayasa Sistem Hayati – membuat solusi inovatif berbasis biosistem, misalnya alat diagnostik atau sistem produksi biofuel.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Tips Memilih Jurusan Teknik Buat yang Tidak Suka Fisika

 

Memilih jurusan teknik memang bisa menantang kalau kamu nggak terlalu suka fisika. Tapi, supaya tetap nyaman belajar dan sesuai minat, ini dia beberapa tips memilih jurusan teknik minim fisika yang bisa kamu terapkan:

 

  • Periksa kurikulum universitas tujuanmu: Pastikan kamu lihat mata kuliah inti dan fokus jurusan, karena tiap kampus bisa punya porsi fisika berbeda.
  • Pilih jurusan teknik berbasis sistem dan manajemen: Jurusan seperti Teknik Industri atau PWK lebih menekankan optimasi, manajemen, dan desain sistem daripada fisika berat.
  • Fokus pada jurusan berbasis komputasi dan data: Teknik Informatika, Ilmu Komputer, atau Sistem Informasi lebih banyak soal logika, programming, dan manajemen data, jadi fisika hampir nggak terasa.
  • Pertimbangkan jurusan interdisipliner: Teknologi Pangan, Teknik Lingkungan, atau Bioteknologi memadukan ilmu teknik dengan biologi dan kimia, sehingga fisika murni jarang muncul.
  • Periksa kesempatan praktik dan magang: Jurusan yang menyediakan proyek nyata dan magang sejak awal akan bantu kamu belajar praktis tanpa stres fisika terlalu banyak.
  • Hindari “Big Three” teknik: Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro memiliki fisika berat seperti mekanika, termodinamika, atau elektromagnetik.
  • Perhatikan tools atau software yang dipakai: Jurusan berbasis komputer atau data biasanya fokus pakai software seperti Python, SQL, ERP, atau CAD, bukan rumus fisika yang kompleks.
  • Pilih jurusan sesuai minat pribadi: Kalau kamu suka desain, sosial, atau biologi, pilih jurusan yang fokusnya ke aspek itu agar lebih enjoy belajar.
  • Bandingkan universitas: Lihat program di beberapa kampus, termasuk Universitas Cakrawala, yang menyediakan kombinasi praktik nyata, proyek digital, dan studi kasus industri.

 

Frequently Ask Questions (FAQ)

1. Apakah jurusan teknik membutuhkan fisika?

 

Sebagian besar jurusan teknik memang mempelajari fisika dasar di awal kuliah, tapi beberapa jurusan seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Pangan, hingga PWK hanya menggunakan fisika sedikit atau hampir tidak terasa di mata kuliah inti.

 

2. Apa bidang teknik yang tidak melibatkan fisika?

 

Bidang teknik yang minim atau hampir tidak melibatkan fisika antara lain Teknik Informatika/Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Pangan, Teknik Lingkungan, Bioteknologi, dan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Fokusnya lebih ke logika, manajemen, biologi, atau komputer daripada hukum fisika.

 

3. Bisakah saya kuliah teknik hanya dengan matematika?

 

Bisa, terutama di jurusan teknik yang lebih berbasis logika, data, atau sistem, seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Teknik Industri. Matematika tetap penting, tapi fisika tidak menjadi fokus utama.

 

4. Apakah fisika penting bagi bidang teknik?

 

Fisika penting untuk jurusan teknik yang terkait langsung dengan hukum alam, mekanika, atau kelistrikan, misalnya Teknik Mesin, Teknik Elektro, atau Teknik Sipil. Namun, beberapa jurusan teknik lebih fokus ke manajemen, komputer, biologi, atau desain, sehingga fisika bukan prioritas

 

5. Jurusan teknik mana yang paling sulit?

 

Tingkat kesulitan tergantung minat dan kemampuan masing-masing. Umumnya, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Sipil dianggap lebih sulit karena banyak fisika terapan, perhitungan rumit, dan eksperimen teknis. Sebaliknya, jurusan yang lebih berbasis komputer, data, atau biologi biasanya lebih ringan fisika.

 

Saatnya Kuliah Jurusan Teknik yang Lebih Mudah di Universitas Cakrawala!

 

Jadi, itulah daftar lengkap jurusan teknik yang minim fisika, mulai dari bidang komputer, industri, lingkungan, pangan, hingga bioteknologi. Semuanya tetap menyiapkan kamu untuk belajar teknik secara praktis dan sesuai minat tanpa harus kewalahan dengan fisika berat.

 

Kalau kamu ingin mendalami teknik tapi ingin fokus pada logika, manajemen, biologi, atau komputer, Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan tepat!

 

Di sini, ada jurusan teknik yang dirancang supaya mahasiswa belajar praktik nyata, proyek digital, dan studi kasus industri, jadi siap bekerja langsung setelah lulus.

 

Berikut beberapa keunggulan Universitas Cakrawala:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra di berbagai bidang, mulai dari teknologi, industri, hingga lingkungan, supaya peluang karier kamu luas.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung disusun supaya mahasiswa siap bersaing di dunia profesional tanpa terbebani fisika yang berat.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung praktik di industri sesuai jurusan, jadi pengalaman kerja lebih cepat didapat.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi untuk relevan dengan kebutuhan industri terkini.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional berpengalaman di bidangnya, sehingga teori yang kamu pelajari langsung terhubung ke praktik nyata.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tanya-tanya gratis atau daftar sekarang di sini untuk tahu lebih banyak tentang program jurusan teknik di Universitas Cakrawala!

Banner Picture

Kategori:

Rekomendasi Jurusan

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.