Punya rencana kuliah di jurusan Supply Chain?
Kalau iya, ada beberapa universitas di Indonesia yang menawarkan program terkait bidang ini, dengan fokus pembelajaran yang berbeda-beda.
Yuk, cek daftar universitas yang ada jurusan Supply Chain di Indonesia dan cari tahu pilihan yang paling sesuai buat kamu!
Key Takeaways
- Supply Chain jadi jurusan strategis masa depan. Bukan cuma soal logistik, tapi juga tentang bagaimana mengatur aliran barang, informasi, dan keuangan agar bisnis berjalan efisien.
- Ada sejumlah universitas di Indonesia yang punya jurusan berkaitan dengan Supply Chain, salah satunya Cakrawala University lewat program studi Teknik Industri.
- Lewat jurusan Teknik Industri Cakrawala University, kamu bisa belajar teori sekaligus praktik langsung, magang di semester awal, dan ada program penyaluran kerja yang didukung 1.000+ perusahaan mitra.
12 Universitas yang Ada Jurusan Supply Chain di Indonesia
Supply Chain Management atau Supply Chain jadi salah satu bidang yang paling dicari.
Soalnya, hampir semua industri, mulai dari e-commerce, manufaktur, hingga transportasi, butuh tenaga ahli yang paham cara mengatur alur barang dan data secara efisien.
Nah, biar kamu nggak bingung milih tempat kuliah, berikut daftar kampus di Indonesia yang punya jurusan atau program studi terkait Supply Chain:
1. Cakrawala University

Sumber: cakrawala.ac.id
Pertama, ada Cakrawala University yang punya dua lokasi kampus, yakni di Sudirman, Jakarta Pusat, dan Kemang, Jakarta Selatan.
Kamu bisa belajar Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasok) di jurusan Teknik Industri, School of Engineering (SEN).
Beberapa mata kuliah yang berhubungan dengan supply chain, antara lain Supply Chain Planning & Control (SCM), Inventory & Warehouse Management, Logistics & Distribution Management, sampai Advanced Supply Chain Management.
Nggak cuma itu, kamu juga bisa mendalami berbagai bidang yang saling menguatkan:
- Operations & Supply Chain (Main Focus): Fokus pada perencanaan, pengendalian, dan optimalisasi alur bahan, produksi, hingga informasi dalam rantai pasok.
- Digital & Systems Transformation (Supporting Domain): Mempelajari penggunaan data, dashboard, dan simulasi untuk menganalisis serta meningkatkan sistem produksi dan logistik.
- People & Work Organization (Supporting Domain): Membahas ergonomi dan desain kerja untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi kelelahan di area produksi.
- Business & Market (Supporting Domain): Mempelajari analisis biaya, studi kelayakan, dan pengambilan keputusan investasi untuk fasilitas serta peralatan produksi.
Kuliahnya menggunakan pembelajaran berbasis praktik.
Jadi kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga praktik lewat berbagai project, seperti simulasi perencanaan produksi, pemetaan supply chain, sampai optimasi supply chain.
Kamu juga nggak perlu nunggu semester akhir untuk bangun portofolio karena ada kesempatan magang di semester awal dan program penyaluran kerja yang didukung 1.000+ perusahaan mitra.
Sejumlah perusahaan mitra tersebut, seperti Midea Group, Japfa, SPINDO, PT PP, Darya-Varia, dan masih banyak lagi!

2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Beralih ke Surabaya, ada ITS yang bisa jadi pilihan buat kamu kalau mau belajar manajemen rantai pasok.
Berlokasi di Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, ITS punya program sarjana Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI), Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem.
Jurusan tersebut berfokus pada perancangan dan pengelolaan sistem industri yang efisien, termasuk pengaturan aliran material, informasi, dan sumber daya.
Nantinya, kamu bakal belajar sejumlah mata kuliah:
- Proses Manufaktur
- Pengendalian dan Penjaminan Kualitas
- Otomasi Industri
- Sistem Industri Berkelanjutan
- Manufaktur Berkelanjutan.
3. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
UPI termasuk salah satu perguruan tinggi negeri yang punya program studi di bidang logistik dan supply chain.
Kampusnya berada di Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, dan kamu bisa memilih jurusan Teknik Logistik.
Program S1 Teknik Logistik berada di bawah Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri.
Jurusan ini adalah salah satu program studi logistik pertama di Indonesia yang berorientasi pada sistem pendidikan vokasional.
Mata kuliah yang bakal kamu pelajari, antara lain:
- Pengantar Logistik dan Regulasi
- Sistem Pengadaan dan Persediaan
- Sistem Pergudangan
- Material Teknik
- Riset Operasi.
Cek Juga:
4. Universitas Diponegoro (UNDIP)
UNDIP yang berlokasi di Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, punya Program Studi D4 Manajemen dan Administrasi Logistik di sekolah vokasi.
Nggak cuma soal supply chain management, kamu juga bakal belajar logistik, warehouse, transportasi, hingga operasi ekspor-impor lewat berbagai mata kuliah:
- Manajemen Operasional
- Manajemen Transportasi Logistik
- Rantai Pasok dan Logistik
- E-Logistic
- Kepabeanan dan Ekspor Impor.
5. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
UNPAD punya Program Studi Sarjana Terapan (D4) Bisnis Logistik, yang dikelola oleh Sekolah Vokasi.
Terletak di Jln. Ir. Soekarno km. 21, Jatinangor, Sumedang, program ini berfokus pada penerapan prinsip bisnis dalam sistem logistik modern, bukan hanya aspek teknis pengelolaan barang.
Selama kuliah, kamu bakal belajar melalui kombinasi teori dan praktik langsung di industri logistik, termasuk magang di perusahaan mitra.
Kurikulumnya mencakup berbagai materi:
- Manajemen Logistik dan Rantai Pasok.
- Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance).
- Etika Bisnis dan Kewirausahaan di Bidang Logistik.
- Akuntansi dan Perencanaan Bisnis Logistik.
6. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Universitas selanjutnya yang punya jurusan berkaitan dengan supply chain management adalah UNJ.
Kamu bisa belajar soal manajemen rantai pasok di Program Studi D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Fakultas Teknik.
Pembelajarannya berfokus pada manajemen operasi pelabuhan, kargo, ekspor-impor, sampai penggunaan perangkat lunak logistik modern.
Kampus yang satu ini berlokasi di Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur.
Selama kuliah, kamu bakal belajar:
- Manajemen Logistik
- Manajemen Operasi
- Teknik Pelabuhan
- Pengetahuan Kepabeanan
- Keamanan Angkutan Maritim.
7. Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) berada di Jalan Sari Asih No. 54, Sarijadi, Bandung.
Kampus ini punya jurusan Manajemen Logistik (S1), School of Logistics and Transport, yang berkaitan erat dengan supply chain, mulai dari proses pengadaan hingga distribusi barang.
Fasilitasnya juga mendukung pembelajaran praktik, termasuk laboratorium logistik modern yang bisa digunakan untuk mengenal proses dan sistem logistik secara lebih nyata.
Sejumlah mata kuliah yang bakal kamu pelajari di antaranya:
- Manajemen Logistik dan Rantai Pasok
- Manajemen Pembelian
- Manajemen Proyek Logistik
- Sistem Informasi Logistik
- Riset Operasi.
8. Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, merupakan bagian dari PT Semen Indonesia Group.
Kampus ini dikenal karena fokusnya pada pendidikan di bidang industri dan logistik, di mana Supply Chain Management akan kamu pelajari di jurusan Teknik Logistik, Fakultas Teknologi Industri.
Melalui program ini, kamu bakal belajar mengintegrasikan aspek teknik, manajemen, dan bisnis untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok di dunia industri.
Teknik Logistik UISI mempelajari perencanaan dan pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga distribusi barang.
Sejumlah mata kuliah yang bakal dipelajari termasuk:
- Riset Operasi
- Perencanaan dan Pengendalian Sistem Logistik
- Sistem Lingkungan Berkelanjutan
- Material dan Pengemasan
- Ekonomi Teknik.
9. Telkom University
Di Telkom University, jurusan yang berhubungan langsung dengan Supply Chain Management adalah S1 Digital Supply Chain, yang berada di bawah Fakultas Rekayasa Industri.
Program ini menggabungkan bidang logistik dengan teknologi informasi untuk menjawab tantangan industri digital.
Kurikulumnya menggabungkan ilmu teknik, manajemen, dan teknologi informasi.
Kampus yang satu ini berlokasi di Jl. Telekomunikasi No. 1, Terusan Buah Batu, Bandung.
Beberapa mata kuliah yang bakal dipelajari meliputi:
- Logistik dan Rantai Pasok
- Riset Operasi
- Pemodelan Sistem Logistik
- Logistik Kargo dan Penyedia Jasa Logistik
- Pengelolaan Rantai Pasok Digital.
10. Universitas Pertamina
Selanjutnya, ada Universitas Pertamina yang terletak di Jl. Teuku Nyak Arief, Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Di sini, kamu bisa mengambil jurusan Teknik Logistik (S1) yang berada di bawah naungan Fakultas Teknologi Industri.
Selama kuliah, kamu bakal dibekali berbagai keterampilan intelektual dan profesional dalam bidang logistik dan rantai pasok.
Di sini, kamu bisa memilih sejumlah peminatan:
- Rantai Pasok Global
- Logistik Energi Berkelanjutan
- Logistik Maritim.
11. Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
Kemudian, ada Institut Transportasi dan Logistik Trisakti yang kampusnya berada di Jl. IPN No. 2, Jatinegara, Jakarta Timur.
Kamu bisa mengambil S1 Sistem Logistik, Fakultas Sistem Transportasi dan Logistik, untuk mempelajari lebih dalam tentang logistik dan Supply Chain Management, baik dari sisi makro maupun penerapannya di perusahaan.
Beberapa materinya, antara lain:
- Perencanaan dan Pengendalian Rantai Pasok Logistik
- Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan
- Digitalisasi Sistem Pasok Logistik
- Perdagangan dan Logistik Global
- Sitem Rantai Pasok Logistik.
12. Politeknik APP Jakarta
Terakhir, ada Politeknik APP Jakarta yang juga bisa kamu pilih kalau mau belajar soal manajemen rantai pasok.
Terletak di Jl. Timbul No. 34, Cipedak, Jakarta Selatan, kampus ini punya jurusan Manajemen Logistik Industri Elektronika (D3).
Fokus pembelajarannya pada penguasaan praktik manajemen logistik, khususnya di lingkungan manufaktur.
Kamu bakal belajar mata kuliah, seperti:
- Manajemen Pengadaan
- Manajemen Pergudangan
- Manajemen Persediaan
- Riset Operasi
- Supply Chain Management.
Cek Juga:
Tips Memilih Universitas Jurusan Supply Chain
Kalau mau memilih universitas dengan jurusan yang berkaitan dengan Supply Chain Management/Supply Chain, jangan cuma lihat nama jurusannya.
Beberapa hal ini juga penting kamu pertimbangkan:
- Cek kurikulumnya: Pastikan ada mata kuliah yang relevan, seperti logistik, perencanaan produksi, inventory, warehouse, dan distribusi.
- Lihat porsi praktiknya: Pilih kampus yang memberi kesempatan mengerjakan project, studi kasus, atau praktik yang berkaitan dengan industri.
- Perhatikan fasilitas: Laboratorium logistik, simulasi, software, atau fasilitas praktik lainnya bisa jadi nilai tambah.
- Cari tahu koneksi industrinya: Kampus dengan kerja sama perusahaan bisa membuka kesempatan untuk magang dan mengenal dunia kerja lebih dekat.
- Sesuaikan dengan tujuan karier: Kalau mau fokus ke logistik, manufaktur, data, atau operasional, pilih program yang punya pembelajaran sesuai bidang yang kamu incar.
FAQ
1. Apa Itu Supply Chain?
Supply Chain adalah rangkaian proses yang mengatur perjalanan sebuah produk, mulai dari bahan mentah, produksi, penyimpanan, hingga sampai ke tangan konsumen.
Di dalamnya ada berbagai aktivita, seperti pengadaan, logistik, transportasi, dan distribusi.
2. S1 Supply Chain gelarnya apa?
Gelar yang didapat bisa berbeda, tergantung jurusan dan kampusnya.
Kalau pembelajaran supply chain ada di jurusan Teknik Industri, gelarnya S.T. (Sarjana Teknik).
Tapi, ada juga kampus yang menggunakan gelar S.Log. (Sarjana Logistik) atau Sarjana Manajemen (S.M.).
3. Lulusan Supply Chain bisa kerja di mana?
Lulusan Supply Chain bisa bekerja di berbagai industri, seperti manufaktur, retail, e-commerce, logistik, transportasi, hingga perusahaan distribusi.
Posisi yang bisa kamu pilih, antara lain Supply Chain Analyst, Logistics Analyst, Procurement Staff, Production Planner, Inventory Analyst, dan Operations Analyst.
Siap Jadi Profesional Supply Chain Masa Depan? Mulai Langkahmu Sekarang!
Nah, itu dia sejumlah universitas di Indonesia yang punya jurusan berkaitan dengan Supply Chain dengan keunggulannya masing-masing.
Kalau kamu mau belajar Supply Chain yang nggak cuma teori, tapi juga praktik langsung lewat proyek nyata, jurusan Teknik Industri Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Kenapa harus memilih Cakrawala University?
- Program Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra untuk membuka akses ke peluang karier setelah lulus.
- Magang Sejak Semester Awal: Dapat pengalaman langsung di dunia kerja sejak awal kuliah sekaligus membangun portofolio.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun berdasarkan kebutuhan dunia kerja agar kamu punya bekal yang relevan untuk berkarier.
- Sistem E-Learning Terintegrasi: Akses materi dan konten kuliah dengan dukungan teknologi modern dalam satu sistem.
- Dosen Praktisi Profesional: Belajar dari dosen yang punya pengalaman langsung di dunia industri.
- Bidang Pembelajaran yang Beragam: Mulai dari Operations & Supply Chain, Digital & Systems Transformation, People & Work Organization, sampai Business & Market.
Tunggu apa lagi? tanya-tanya gratis atau langsung daftar sekarang! Mulai perjalananmu menjadi ahli Supply Chain yang siap bersaing di dunia industri masa depan!