Sekarang makin banyak siswa yang tertarik kerja di bidang AI.
Wajar sih, karena teknologi AI sendiri dipakai di banyak hal, mulai dari rekomendasi produk di Shopee, playlist Spotify, sampai chatbot seperti ChatGPT.
Tapi nggak sedikit juga yang masih bingung harus kuliah di jurusan apa untuk bisa berkarier di bidang ini.
Nah, kalau kamu juga ingin masuk ke dunia AI, pilihan jurusannya ternyata cukup luas dan masing-masing punya fokus yang berbeda. Yuk, kita bahas satu per satu!
Key Takeaways
- Jurusan yang berhubungan dengan AI cukup beragam, mulai dari Artificial Intelligence, Ilmu Komputer, Sains Data, Teknik Robotika, sampai Teknik Biomedis.
- Setiap jurusan punya cara berbeda dalam mempelajari AI. Ada yang fokus membangun model AI, mengolah data, mengembangkan robot, sampai menerapkan AI di dunia bisnis dan kesehatan.
- Kalau kamu ingin belajar AI lebih spesifik, program Artificial Intelligence di Cakrawala University bisa jadi salah satu pilihan untuk mulai membangun skill di bidang teknologi dan AI.
Apa Saja Jurusan yang Berhubungan dengan AI?

Sumber: Magnific
Jurusan yang berhubungan dengan AI nggak cuma Artificial Intelligence atau Ilmu Komputer.
Ada juga Sains Data, Teknik Robotika, sampai Teknik Biomedis yang menggunakan AI dari sudut yang berbeda. Yuk, kenali lebih lanjut setiap jurusan!
1. Artificial Intelligence
Jurusan Artificial Intelligence (AI) cocok buat kamu yang pengin tahu gimana sebuah sistem bisa belajar dari data dan bikin keputusan sendiri.
Contohnya, saat Shopee menampilkan rekomendasi produk yang terasa sesuai sama barang yang sering kamu lihat atau beli, di baliknya ada teknologi seperti Machine Learning dan sistem rekomendasi.
Di jurusan ini, kamu bakal belajar lebih dalam tentang cara teknologi seperti itu dibangun, mulai dari pengolahan data sampai pengembangan model AI.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Artificial Intelligence
- Machine Learning
- Deep Learning
- Neural Networks
- Computer Vision
- Natural Language Processing (NLP)
Setelah lulus, pilihan kariernya cukup beragam, terutama di bidang teknologi.
Kamu bisa berkarier sebagai AI Engineer, Machine Learning Engineer, Computer Vision Engineer, NLP Engineer, sampai AI Researcher yang mengembangkan model atau teknologi AI baru.
Kalau kamu tertarik mendalami AI lebih serius, S1 Artificial Intelligence Cakrawala University bisa jadi salah satu pilihannya.
Kamu bisa belajar bidang seperti Machine Learning, Computer Vision, NLP, sampai AI Systems & Robotics, dengan pembelajaran yang juga diarahkan ke kesiapan kerja.
2. Ilmu Komputer
Kalau Ilmu Komputer atau Computer Science, cakupannya lebih luas. Kamu nggak cuma belajar AI, tetapi juga programming, algoritma, database, sampai pengembangan software.
Misalnya, Gojek mau bikin sistem yang bisa memperkirakan waktu kedatangan driver atau mencocokkan pengguna dengan driver terdekat.
Sistem seperti ini butuh AI, sekaligus algoritma, database, dan software yang bisa bekerja bareng. Nah, fondasi-fondasi seperti ini banyak dipelajari di Ilmu Komputer.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Data Structures and Algorithms
- Artificial Intelligence
- Machine Learning
- Computer Vision
- Natural Language Processing
Karena ilmunya cukup luas, lulusan Ilmu Komputer juga punya pilihan karier yang lebih fleksibel.
Kamu bisa masuk ke jalur Software Engineer, AI Engineer, Machine Learning Engineer, Backend Developer, Data Engineer, sampai bidang pengembangan sistem dan teknologi lainnya.
Buat kamu yang tertarik dengan AI tapi tetap ingin punya skill teknologi yang luas, S1 Ilmu Komputer Cakrawala University bisa dipertimbangkan.
Kamu bisa belajar pemrograman, rekayasa perangkat lunak, sistem komputer, sampai teknologi berbasis AI.
3. Sains Data
Kalau kamu lebih suka main dengan data, pola, dan angka, Sains Data atau Data Science bisa jadi pilihan yang menarik.
Hubungannya dengan AI cukup dekat karena banyak sistem AI belajar dari data. Contohnya, Netflix yang bisa merekomendasikan film berdasarkan tontonan sebelumnya.
Di Sains Data, kamu belajar gimana data yang jumlahnya besar itu diolah sampai akhirnya bisa dipakai untuk menemukan pola dan membuat prediksi.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Machine Learning
- Data Mining
- Big Data Analytics
- Predictive Analytics
- Database and SQL
Hampir semua industri sekarang butuh orang yang bisa mengolah data, mulai dari e-commerce, perbankan, fintech, sampai media.
Beberapa profesi yang bisa kamu incar antara lain Data Scientist, Data Analyst, Machine Learning Engineer, Data Engineer, dan Business Intelligence Analyst.
Kalau kamu lebih tertarik sama data dan Machine Learning, S1 Sains Data Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Kamu akan belajar statistika, pemrograman, pengelolaan data, sampai Machine Learning untuk mengubah data menjadi insight dan prediksi yang berguna di dunia bisnis.
Cek juga:
- Jurusan Artificial Intelligence (AI) Belajar Apa? Cek di Sini!
- 16 Universitas yang Ada Jurusan Robotika di Indonesia
4. Teknik Robotika
Kalau kamu tertarik sama robot, mesin otomatis, atau teknologi seperti robot gudang yang dipakai Amazon, Teknik Robotika punya hubungan yang cukup dekat dengan AI.
Soalnya, robot modern nggak cuma bergerak berdasarkan perintah sederhana, tapi juga bisa membaca lingkungan, mengenali objek, menentukan arah, sampai mengambil keputusan.
Kemampuan seperti ini biasanya dibangun dengan kombinasi Artificial Intelligence, Computer Vision, sensor, dan sistem kontrol.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Computer Vision
- Robotics
- Control Systems
- Sensors and Actuators
- Robot Operating System (ROS)
Setelah lulus, kamu bisa masuk ke berbagai bidang yang berhubungan dengan otomatisasi dan robot.
Pilihan kariernya antara lain Robotics Engineer, Automation Engineer, Computer Vision Engineer, Embedded Systems Engineer, sampai Autonomous Systems Engineer.
5. Teknik Elektro
Mungkin Teknik Elektro kelihatannya lebih dekat ke listrik dan perangkat elektronik, tapi sebenarnya jurusan ini juga banyak bersinggungan dengan AI.
Contohnya, Tesla menggunakan kombinasi sensor, kamera, sistem elektronik, dan AI untuk membantu kendaraan membaca kondisi di sekitarnya.
Di industri, AI juga bisa dipakai bersama sensor untuk mendeteksi kondisi mesin atau membantu sistem otomatis bekerja lebih cerdas.
Nah, hal-hal seperti embedded systems, control systems, IoT, signal processing, dan otomasi banyak dipelajari di Teknik Elektro.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Embedded Systems
- Internet of Things (IoT)
- Control Systems
- Signal Processing
- Microcontroller Systems
Karier lulusan Teknik Elektro yang berhubungan dengan AI juga cukup beragam.
Kamu bisa jadi Automation Engineer, Embedded Systems Engineer, IoT Engineer, Control Engineer, sampai bekerja di bidang smart manufacturing dan teknologi kendaraan listrik.
Kalau kamu penasaran gimana teknologi pintar bekerja di robot, sensor, atau perangkat otomatis, S1 Teknik Elektro Cakrawala University bisa jadi salah satu jalurnya.
Kamu akan belajar Embedded Systems, Internet of Things (IoT), sistem kontrol dan otomasi, hingga teknologi kendaraan listrik (EV) yang relevan dengan perkembangan teknologi cerdas di industri.
6. Sistem Informasi
Kalau kamu tertarik dengan teknologi tapi juga suka melihat bagaimana teknologi dipakai untuk menyelesaikan masalah bisnis, Sistem Informasi bisa jadi pilihan yang relevan.
Di Sistem Informasi, kamu lebih banyak belajar bagaimana teknologi, data, dan kebutuhan bisnis bisa dihubungkan menjadi sebuah sistem yang benar-benar dipakai perusahaan.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Database Systems
- Data Mining
- Business Process Management
- Enterprise Systems
- Decision Support Systems
Ada banyak jalur karier yang dekat dengan penerapan teknologi di perusahaan, seperti Business Analyst, System Analyst, Business Intelligence Analyst, Data Analyst, IT Consultant, sampai Digital Transformation Specialist.
Kalau kamu tertarik dengan teknologi sekaligus dunia bisnis, S1 Sistem Informasi Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Kamu akan belajar pemrograman, database, analisis data, sampai analisis dan perancangan sistem untuk membantu bisnis bekerja lebih efektif dengan teknologi.
Cek juga:
- 10 Jurusan yang Tidak Bisa Digantikan AI & Prospek Kariernya
- 10 Universitas yang Ada Jurusan Programmer di Indonesia
7. Statistika
Kalau kamu suka angka dan mencari pola dari data, Statistika punya hubungan yang kuat dengan AI, terutama dengan Machine Learning.
Bahkan, banyak metode yang digunakan dalam Machine Learning berangkat dari konsep statistik dan probabilitas.
Contohnya, perusahaan seperti Gojek bisa menggunakan data perjalanan untuk memperkirakan permintaan pengguna di suatu area.
Sebelum sebuah model bisa membuat prediksi, dibutuhkan pemahaman tentang pola data, peluang, hubungan antarvariabel, dan tingkat ketidakpastian yang semuanya dekat dengan Statistika.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Statistical Modeling
- Regression Analysis
- Time Series Analysis
- Data Mining
- Predictive Analytics
- Machine Learning
Lulusan Statistika punya peluang yang luas di bidang data dan analitik.
Kamu bisa berkarier sebagai Data Scientist, Data Analyst, Risk Analyst, sampai Machine Learning Specialist, terutama kalau kemampuan statistikmu dilengkapi dengan skill programming seperti Python atau R.
8. Matematika Komputasi
Kalau kamu suka matematika tapi juga tertarik sama coding dan teknologi, Matematika Komputasi punya hubungan yang cukup kuat dengan AI.
Soalnya, banyak model AI dibangun dari konsep matematika seperti aljabar linear, kalkulus, probabilitas, dan optimasi.
Misalnya, saat Spotify mencoba memprediksi lagu yang kemungkinan kamu suka, sistemnya perlu mengolah banyak angka dan pola dari data pengguna.
Di balik proses itu ada model matematis yang membantu komputer menghitung kemungkinan dan membuat prediksi.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Linear Algebra
- Numerical Methods
- Mathematical Modeling
- Optimization
- Algorithms
- Computational Statistics
Setelah lulus, kamu bisa masuk ke bidang yang banyak bermain dengan model, data, dan perhitungan.
Contoh prospek kariernya ada Data Scientist, Machine Learning Engineer, Quantitative Analyst, Computational Scientist, sampai AI Researcher.
9. Teknologi Informasi
Teknologi Informasi juga punya hubungan dengan AI, tapi fokusnya biasanya lebih ke gimana teknologi diterapkan dan dijalankan di sebuah organisasi.
Sebagai contoh, Bank BCA ingin memakai chatbot AI untuk melayani pertanyaan pelanggan.
Bukan cuma model AI-nya yang penting, tapi juga server, database, cloud, jaringan, keamanan sistem, sampai bagaimana aplikasi tersebut bisa terhubung dengan sistem perusahaan.
Hal-hal seperti inilah yang banyak dipelajari di Teknologi Informasi.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Artificial Intelligence
- Cloud Computing
- Database Systems
- Computer Networks
- Software Development
- Cybersecurity
- Data Analytics
- IT Infrastructure
Peluang kariernya cukup luas karena hampir semua perusahaan sekarang bergantung pada infrastruktur digital.
Kamu bisa berkarier sebagai IT Engineer, Cloud Engineer, System Engineer, Database Administrator, IT Consultant, sampai AI Infrastructure Engineer.
10. Teknik Biomedis
Kalau kamu tertarik sama teknologi sekaligus dunia kesehatan, Teknik Biomedis juga jadi salah satu jurusan yang mulai banyak bersinggungan dengan AI.
Contohnya, rumah sakit bisa menggunakan teknologi berbasis AI untuk membantu membaca citra medis seperti MRI atau CT Scan, mendeteksi pola tertentu dari sinyal jantung, atau menganalisis data dari perangkat kesehatan.
Beberapa mata kuliah yang relevan dengan AI antara lain:
- Biomedical Signal Processing
- Medical Imaging
- Computer Vision
- Biosensors
- Bioinformatics
- Medical Instrumentation
Setelah lulus, kamu bisa berkarier sebagai Biomedical Engineer, Medical Device Engineer, Clinical Engineer, Healthcare Data Analyst, sampai bekerja di bidang Medical Imaging.
Cek juga:
- 10 Prospek Kerja Jurusan AI dan Gajinya, Menjanjikan!
- 7 Rekomendasi Universitas Jurusan AI di Jakarta Terbaru
- S1 Jurusan Artificial Intelligence
Skill yang Perlu Dipelajari Untuk Kerja di Bidang AI
Kuliah di jurusan yang berhubungan dengan AI aja belum cukup.
Kalau nantinya kamu ingin masuk ke bidang AI, ada beberapa skill dasar yang bakal sering kepakai saat belajar maupun kerja. Skill tersebut mencakup:
- Programming: Kuasai Python untuk membangun model AI, mengolah data, dan menjalankan berbagai library seperti TensorFlow, PyTorch, atau Scikit-learn.
- Matematika dan Statistika: Pahami aljabar linear, kalkulus, probabilitas, dan statistika karena konsep ini jadi dasar banyak algoritma Machine Learning.
- Machine Learning: Pelajari cara komputer belajar dari data melalui regression, classification, supervised learning, unsupervised learning, dan model evaluation.
- Data Processing: Kamu perlu bisa membersihkan, menyiapkan, dan mengolah data karena kualitas data sangat berpengaruh pada performa model AI yang dibuat.
- Deep Learning: Skill ini penting untuk memahami Neural Networks yang banyak dipakai dalam Computer Vision, NLP, Generative AI, dan teknologi AI modern lainnya.
- Problem Solving: Kemampuan berpikir logis dan analitis membantu kamu menentukan masalah, memilih pendekatan AI yang tepat, dan mengevaluasi hasil model.
FAQ
1. Apakah jurusan AI cocok untuk pemula yang belum pernah coding?
Bisa. Kamu nggak harus sudah jago coding sebelum kuliah, tapi punya dasar logika, rasa ingin tahu terhadap teknologi, dan kemauan belajar programming akan sangat membantu.
2. Apakah anak IPS bisa kuliah di jurusan yang berhubungan dengan AI?
Bisa, tergantung persyaratan dari masing-masing kampus. Kalau kamu berasal dari IPS, kamu mungkin perlu mengejar dasar matematika dan programming supaya lebih siap mengikuti perkuliahan.
3. Apakah jurusan yang berhubungan dengan AI banyak coding?
Tergantung jurusannya. Artificial Intelligence dan Ilmu Komputer biasanya punya porsi coding yang cukup tinggi, sedangkan Statistika atau Matematika Komputasi lebih banyak menggabungkan coding dengan analisis dan matematika.
Mulai Karier di Bidang AI Bersama Cakrawala University!
Tertarik berkarier di bidang artificial intelligence? Memilih jurusan kuliah yang relevan bisa menjadi langkah awal untuk membangun skill yang dibutuhkan industri.
Di Jurusan Artificial Intelligence Cakrawala University, kamu nggak cuma mempelajari teori tentang AI.
Kamu juga akan belajar bagaimana teknologi seperti machine learning, deep learning, data, dan generative AI digunakan untuk menyelesaikan masalah nyata.
Supaya lebih siap menghadapi dunia kerja, Cakrawala University juga menyediakan berbagai program pendukung, seperti:
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mulai mengenal dunia kerja dan membangun pengalaman profesional lebih awal.
- Program Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri untuk membuka peluang karier setelah lulus.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun bersama praktisi agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan perusahaan.
- Dosen Praktisi: Kamu bisa belajar langsung dari pengajar yang memiliki pengalaman di bidang teknologi, data, dan artificial intelligence.
- Project-Based Learning: Kamu akan belajar melalui proyek nyata, mulai dari mengolah data hingga mengembangkan solusi berbasis AI yang bisa dimasukkan ke portofolio.
Yuk, mulai persiapkan kariermu sebagai Gen AI Engineer melalui Jurusan Artificial Intelligence Cakrawala University.
Konsultasikan pilihan kuliahmu atau daftar sekarang untuk mulai membangun skill AI yang relevan dengan kebutuhan industri!