Kamu anak IPS dan mau masuk jurusan Teknik Sipil? Sebenarnya, bisa nggak, sih?
Teknik Sipil emang identik sama pelajaran hitung-hitungan, seperti Matematika dan Fisika. Tapi sebenarnya, latar belakang IPS bukan satu-satunya hal yang menentukan, lo.
Soalnya, ada beberapa faktor lain yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih jurusan ini. Yuk, simak ulasannya!
Key Takeaways
- Anak IPS tetap bisa masuk jurusan Teknik Sipil melalui jalur seleksi tertentu, sesuai persyaratan kampus dan program studi.
- Matematika, Fisika, dan Kimia jadi beberapa materi yang perlu dipahami sebagai bekal kuliah Teknik Sipil.
- Cakrawala University punya sejumlah jurusan teknik yang bisa kamu pilih sesuai minat dan tujuan karier. Dengan kurikulum berbasis industri dan kesempatan magang sejak semester awal, kamu bisa mengasah skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Apakah Anak IPS Bisa Masuk Teknik Sipil?

Sumber: Magnific
Jawabannya bisa. Anak IPS tetap punya peluang untuk memilih jurusan Teknik Sipil, tapi ketentuannya bisa berbeda berdasarkan jalur penerimaan dan kampus yang dituju.
Selain itu, untuk kuliah di Teknik Sipil, kamu juga perlu mengenal mata pelajaran yang biasanya identik dengan jurusan IPA.
Beberapa materi tersebut, seperti Matematika, Fisika, dan Kimia yang jadi dasar untuk memahami berbagai konsep selama kuliah Teknik Sipil.
Jadi, kalau berasal dari IPS dan tertarik dengan Teknik Sipil, latar belakang tersebut bukan berarti menutup peluangmu.
Intinya, selalu cek persyaratan dari jalur dan kampus tujuan, lalu siapkan diri untuk mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan sebelum mulai kuliah.
Apa Saja Jalur Masuk Jurusan Teknik Sipil di Universitas untuk Anak IPS?
Kalau mau kuliah di jurusan Teknik Sipil, ada beberapa seleksi masuk, baik jalur nasional maupun mandiri yang bisa kamu pertimbangkan:
1. SNBP
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) adalah jalur masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang menggunakan prestasi sebagai dasar penilaian.
Dalam proses seleksinya, kampus bakal mempertimbangkan nilai rapor dan prestasi yang kamu punya.
Beberapa hal yang bisa jadi bagian dari proses penilaian, yaitu:
- Nilai rapor seluruh mata pelajaran
- Nilai mata pelajaran pendukung program studi
- Prestasi akademik dan nonakademik
- Portofolio, kalau dipersyaratkan program studi.
Cek Juga:
- Jurusan Teknik Sipil Mempelajari Apa Saja? Ini Materi & Skillnya
- Apakah Jurusan Teknik Sipil Sulit? Ini Faktanya!
2. SNBT
Kalau SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) penilaiannya berbeda dengan SNBP.
Soalnya, seleksi ini menggunakan hasil UTBK.
Untuk prosesnya, kamu perlu mendaftar SNBT, memilih program studi sesuai ketentuan, kemudian mengikuti UTBK.
Kalau hasil UTBK udah keluar, nilainya dipakai dalam proses seleksi ke kampus yang kamu pilih.
Materi yang diujikan dalam UTBK-SNBT meliputi:
- Penalaran Umum
- Pengetahuan dan Pemahaman Umum
- Pemahaman Bacaan dan Menulis
- Pengetahuan Kuantitatif
- Literasi Bahasa Indonesia
- Literasi Bahasa Inggris
- Penalaran Matematika.
3. Mandiri
Nggak cuma jalur nasional (SNBP dan SNBT) aja, kamu yang berasal dari IPS juga bisa masuk jurusan Teknik Sipil lewat jalur mandiri di PTN maupun PTS (Perguruan Tinggi Swasta).
Seleksinya menyesuaikan kebijakan masing-masing kampus, jadi persyaratan untuk siswa IPS juga bisa berbeda.
Beberapa komponen yang bisa digunakan dalam seleksi jalur mandiri, antara lain:
- Tes masuk yang diselenggarakan kampus
- Nilai rapor
- Nilai UTBK, jika ditetapkan oleh kampus
- Prestasi akademik atau nonakademik
- Persyaratan lain sesuai ketentuan kampus.
Apa Keunggulan Anak IPS Masuk Jurusan Teknik Sipil?
Anak IPS yang kuliah di jurusan Teknik Sipil emang perlu beradaptasi dengan materi yang berbeda dari pelajaran SMA.
Tapi, bukan berarti bekal dari IPS nggak bisa digunakan sama sekali.
Justru ada beberapa kemampuan yang bisa jadi nilai tambah saat kamu kuliah dan nantinya bekerja di bidang Teknik Sipil:
- Kemampuan komunikasi: Terbiasa memahami dan menyampaikan informasi bisa berguna saat bekerja dalam tim proyek, berdiskusi, maupun berkoordinasi dengan berbagai pihak.
- Pemahaman sosial dan ekonomi: Pengetahuan tentang kondisi sosial dan ekonomi bisa membantu memahami kebutuhan masyarakat serta berbagai pertimbangan dalam pembangunan infrastruktur.
- Kemampuan analisis: Pelajaran IPS juga melatih kamu memahami informasi, melihat hubungan sebab-akibat, dan menganalisis suatu persoalan. Kemampuan ini bisa terus dikembangkan saat mempelajari persoalan di bidang konstruksi.
- Kemampuan manajemen: Bekal dari IPS dapat mendukung kemampuan mengatur pekerjaan, waktu, dan sumber daya, terutama ketika terlibat dalam pengelolaan proyek.
- Perspektif yang lebih beragam: Latar belakang IPS bisa memberi sudut pandang berbeda ketika kamu mempelajari pembangunan yang nggak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tapi juga kebutuhan manusia dan lingkungan sekitar.
Apa Tantangan Anak IPS Masuk Jurusan Teknik Sipil?
Sementara itu, ada beberapa tantangan yang perlu kamu perhatikan kalau mau kuliah Teknik Sipil dari jurusan IPS.
Tapi nggak perlu khawatir, tantangan ini bisa diatasi seiring waktu, asalkan kamu mau terus belajar dan berusaha memahami materi yang belum familiar:
- Beradaptasi dengan Matematika dan Fisika: Kedua pelajaran ini cukup banyak digunakan dalam Teknik Sipil, sehingga kamu mungkin perlu mengulang atau mempelajari konsep dasarnya dari awal.
- Memahami perhitungan teknik: Kamu akan bertemu dengan berbagai perhitungan, rumus, dan analisis yang berkaitan dengan struktur, material, maupun konstruksi.
- Mempelajari istilah dan konsep baru: Ada banyak istilah teknis dalam Teknik Sipil yang mungkin belum pernah kamu temui saat SMA.
- Mengikuti pembelajaran berbasis praktik: Selain memahami teori, kamu juga akan melakukan praktik, pengukuran, penggambaran teknik, hingga mengerjakan proyek yang berkaitan dengan konstruksi.
- Perlu belajar lebih mandiri: Karena beberapa dasar materi mungkin belum kamu dapatkan di SMA, meluangkan waktu tambahan untuk mengejar konsep yang belum familiar penting dilakukan.
Cek Juga:
- Jurusan IPS Bisa Masuk Fakultas Apa Saja? Ini 9 Pilihannya!
- 15 Jurusan Kuliah untuk Anak IPS, Kamu Harus Tahu!
Tips Persiapan untuk Anak IPS Masuk Jurusan Teknik Sipil
Kalau kamu udah mantap mau kuliah di Teknik Sipil, nggak ada salahnya mulai mempersiapkan diri dari sekarang:
- Pelajari dasar Matematika dan Fisika: Mulai dari konsep dasar yang sering digunakan dalam Teknik Sipil, seperti aljabar, geometri, gaya, dan pengukuran.
- Kenali materi Teknik Sipil: Cari tahu gambaran mata kuliah dan materi yang akan dipelajari supaya kamu punya bayangan sebelum masuk kuliah.
- Biasakan mengerjakan soal hitungan: Latihan secara rutin bisa membantu kamu terbiasa dengan rumus dan perhitungan teknik.
- Asah kemampuan belajar mandiri: Luangkan waktu untuk mempelajari konsep yang belum kamu pahami melalui buku, video pembelajaran, atau sumber belajar lainnya.
- Siapkan mental untuk belajar hal baru: Jangan terpaku pada latar belakang IPS. Fokus pada proses belajar dan kemampuan yang perlu kamu kembangkan selama kuliah.
FAQ
1. Jurusan Teknik apa yang cocok untuk anak IPS?
Anak IPS bisa mempertimbangkan beberapa jurusan teknik, tergantung minat dan ketentuan kampus.
Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan yaitu Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro.
2. Apa mapel pendukung jurusan Teknik Sipil?
Beberapa mata pelajaran yang mendukung kuliah Teknik Sipil yaitu Matematika, Fisika, dan Kimia.
Matematika dan Fisika banyak digunakan untuk memahami perhitungan serta konsep teknik, sementara Kimia berkaitan dengan material dan sifat bahan yang digunakan dalam konstruksi.
3. S1 Teknik Sipil bisa kerja jadi apa?
Lulusan S1 Teknik Sipil punya pilihan karier yang cukup beragam, terutama di bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur.
Prospek karier yang bisa ditekuni, antara lain Site Engineer, Structural Engineer, Project Engineer, Quantity Surveyor, Construction Manager, hingga Konsultan Teknik.
Yuk, Mulai Langkahmu Kuliah di Bidang Teknik Bersama Cakrawala University!
Anak IPS tetap punya kesempatan kuliah di Teknik Sipil selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
Nah, selain menyiapkan diri, memilih kampus yang sesuai juga penting supaya pengalaman kuliahmu lebih maksimal.
Di Cakrawala University, kamu nggak cuma belajar teori, lewat skema Career-Ready Program, kamu bisa dapat banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan lewat proyek nyata.
Serunya lagi, kamu bisa dapetin banyak fasilitas menarik lainnya sejak kuliah:
- Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra: Jaringan industri yang luas untuk mendukung perjalananmu menuju dunia kerja.
- Magang sejak semester awal: Kesempatan mendapatkan pengalaman kerja lebih awal sekaligus membangun portofolio selama kuliah.
- Pembelajaran berbasis praktik: Belajar melalui studi kasus dan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
- Kurikulum berbasis industri: Materi pembelajaran dirancang dekat dengan kebutuhan dunia kerja agar kamu lebih siap memasuki dunia profesional.
- Platform e-learning terintegrasi: Materi dan konten kuliah tersedia dalam satu sistem digital yang mudah diakses dan didukung teknologi modern.
- Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari pengajar atau guest lecturer yang punya pengalaman di dunia industri dan bidang yang relevan.
Jadi, sudah siap mewujudkan kuliah impianmu bersama Cakrawala University? Yuk, daftarkan diri sekarang juga atau konsultasi terlebih dahulu di sini!