Anak IPS Bisa Masuk Kedokteran Nggak? Cek Jalur & Syaratnya

Umum
•
Tayang 28 September 2026
•
Diperbarui 28 September 2026
•
Waktu Baca 7 minutes
•

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Punya cita-cita jadi dokter tapi kamu anak IPS?

Sebenarnya, anak IPS masih punya peluang lewat beberapa jalur masuk, tapi ada syarat dan hal penting yang perlu kamu perhatikan.

Yuk, cari tahu apakah anak IPS bisa masuk Kedokteran dan jalur apa saja yang bisa kamu pertimbangkan!

 

Key Takeaways

 

  • Anak IPS tetap punya peluang masuk Kedokteran, baik melalui SNBP, SNBT, maupun jalur Mandiri, selama memenuhi persyaratan dari jalur dan kampus tujuan.
  • Biologi dan Kimia tetap penting untuk diperhatikan, terutama untuk SNBP karena termasuk mata pelajaran pendukung Kedokteran, meskipun keduanya tidak diuji secara khusus dalam UTBK-SNBT.
  • Kalau kamu masih ingin mengeksplor jurusan lain, Cakrawala University punya pilihan program studi di bidang bisnis, teknologi, psikologi, hukum, teknik, komunikasi, dan desain yang bisa disesuaikan dengan minat dan rencana kariermu.

 

Apakah Anak IPS Bisa Masuk Kedokteran? 

Jawabannya, ya, anak IPS bisa masuk jurusan Kedokteran.

Tapi, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Kesempatan masuk Kedokteran bisa berbeda tergantung jalur seleksi yang kamu pilih dan persyaratan dari universitas tujuan.

Kalau lewat SNBP, nilai mata pelajaran yang sesuai dengan Kedokteran seperti Biologi dan Kimia bisa jadi salah satu pertimbangan pas seleksi.

Beda kalau SNBT, UTBK nggak lagi menguji mata pelajaran khusus Saintek seperti Biologi, Kimia, atau Fisika.

Selain SNBP dan SNBT, kamu juga bisa mempertimbangkan jalur mandiri atau universitas swasta. Tapi, kamu perlu lebih teliti karena setiap kampus punya persyaratan yang berbeda.

 

Bagaimana Cara Anak IPS Masuk Kedokteran?

Kalau kamu anak IPS dan ingin masuk Kedokteran, ada beberapa jalur yang bisa dicoba.

Setiap jalur punya sistem seleksi yang berbeda, jadi strategi yang perlu kamu siapkan juga nggak selalu sama.

 

1. Jalur SNBP

Seleksi SNBP mempertimbangkan nilai rapor selama sekolah.

Selain nilai seluruh mata pelajaran, kampus juga bisa mempertimbangkan mata pelajaran pendukung yang sesuai dengan program studi pilihanmu.

Untuk Kedokteran, beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah:

 

  • Nilai rapor secara keseluruhan, karena menjadi salah satu komponen utama penilaian SNBP.
  • Biologi dan Kimia, yang termasuk mata pelajaran pendukung untuk bidang Kedokteran.
  • Ketentuan PTN tujuan, karena setiap kampus bisa memiliki kebijakan seleksi yang berbeda.

 

Jadi, buat kamu yang berasal dari IPS, penting banget untuk cek apakah kamu memiliki rekam akademik yang sesuai dengan persyaratan Kedokteran di kampus incaranmu.

 

2. Jalur SNBT

Berbeda dengan SNBP, SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar utama seleksi.

Dalam UTBK, kamu nggak akan menemukan tes khusus mata pelajaran Saintek seperti Biologi, Kimia, atau Fisika. Anak IPA maupun IPS akan menghadapi jenis tes yang sama.

Materi yang perlu kamu persiapkan antara lain:

 

  • Tes Potensi Skolastik (TPS), seperti penalaran umum, pemahaman bacaan, dan pengetahuan kuantitatif.
  • Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  • Penalaran Matematika.

 

Karena itu, kalau ingin mengejar Kedokteran lewat SNBT, fokus utamamu adalah mendapatkan skor UTBK sebaik mungkin dan pastikan program studi yang kamu incar nggak punya ketentuan tambahan.

 

3. Jalur Mandiri

Pilihan lainnya adalah jalur Mandiri yang diselenggarakan langsung oleh masing-masing universitas.

Nah, jalur ini sedikit berbeda karena sistem seleksinya nggak seragam. Setiap kampus bisa menentukan cara penerimaan mahasiswa sendiri.

Beberapa jenis seleksi yang mungkin digunakan antara lain:

 

  • Nilai UTBK-SNBT.
  • Nilai rapor selama SMA.
  • Tes akademik atau ujian mandiri.
  • Wawancara.
  • Tes kesehatan.
  • Tes tambahan lain sesuai ketentuan Fakultas Kedokteran masing-masing kampus.

 

Karena persyaratannya bisa berbeda, jangan langsung berasumsi semua jalur Mandiri Kedokteran menerima siswa dari latar belakang yang sama.

Cek syarat kampus tujuan satu per satu sebelum mendaftar, terutama terkait mata pelajaran yang harus pernah diambil selama SMA.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Apakah Harus Mengambil Biologi dan Kimia untuk Masuk Kedokteran?

Nggak selalu harus mengambil keduanya, tetapi Biologi dan Kimia tetap jadi mata pelajaran penting kalau kamu ingin masuk Kedokteran.

Khusus untuk SNBP, kelompok program studi Ilmu atau Sains Kedokteran memiliki mata pelajaran pendukung Biologi dan/atau Kimia.

Artinya, nilai dari salah satu atau keduanya dibutuhkan dalam proses seleksi.

Kalau sekolahmu menggunakan Kurikulum Merdeka, pemilihan mata pelajaran juga perlu diperhatikan sejak awal.

Untuk keperluan TKA dan SNBP, mata pelajaran yang kamu pilih harus pernah dipelajari dan tercantum di rapor.

Kamu nggak bisa tiba-tiba memilih Biologi di TKA kalau mata pelajaran tersebut sebelumnya nggak ada di rapormu.

Sementara itu, kalau kamu masuk melalui SNBT, situasinya berbeda. UTBK tidak menguji Biologi dan Kimia sebagai mata pelajaran khusus.

Jadi, kamu tetap bisa fokus pada materi UTBK seperti TPS, literasi, dan penalaran matematika.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Hal yang Harus Dipersiapkan Anak IPS untuk Masuk Kedokteran

Kalau kamu serius ingin masuk Kedokteran, ada beberapa hal yang sebaiknya mulai dipersiapkan dari sekarang:

 

  • Cek syarat kampus tujuan. Pastikan dulu apakah program Kedokteran yang kamu incar menerima siswa dari latar belakangmu dan apakah ada syarat mata pelajaran tertentu.
  • Perkuat dasar Biologi dan Kimia. Walaupun tidak selalu diuji langsung saat seleksi, dua mata pelajaran ini akan banyak kamu temui saat kuliah Kedokteran.
  • Persiapkan UTBK dengan serius. Kalau mengincar jalur SNBT, fokuskan latihan pada TPS, literasi, kemampuan kuantitatif, dan penalaran matematika.
  • Jangan hanya mengandalkan satu jalur. Siapkan opsi SNBP, SNBT, jalur Mandiri, hingga universitas swasta supaya peluangmu lebih luas.
  • Mulai belajar secara konsisten. Nggak perlu langsung mengejar semuanya sekaligus. Lebih baik belajar rutin dan bertahap sejak sekarang.
  • Pantau informasi penerimaan terbaru. Aturan seleksi dan persyaratan kampus bisa berubah, jadi selalu cek informasi resmi dari kampus yang kamu incar.
  • Siapkan pilihan cadangan. Selain Kedokteran, kamu juga bisa mempertimbangkan program studi lain yang masih sesuai dengan minat dan tujuan kariermu.

 

FAQ

1. Apakah anak IPS akan kesulitan saat kuliah Kedokteran?

Bisa saja ada materi yang terasa lebih baru, terutama kalau sebelumnya kamu jarang belajar Biologi atau Kimia. Karena itu, ada baiknya mulai memperkuat dasar kedua mata pelajaran tersebut sebelum masuk kuliah.

2. Apakah Fakultas Kedokteran swasta menerima anak IPS?

Bisa saja, tetapi aturan setiap universitas berbeda. Ada kampus yang menggunakan tes akademik, wawancara, tes kesehatan, atau persyaratan tertentu, jadi kamu perlu mengecek ketentuan resmi kampus yang dituju.

3. Jalur apa yang paling cocok untuk anak IPS yang ingin masuk Kedokteran?

Nggak ada satu jalur yang otomatis paling cocok untuk semua siswa. SNBP lebih banyak mempertimbangkan rekam akademik, SNBT berfokus pada hasil UTBK, sedangkan jalur Mandiri memiliki sistem seleksi yang berbeda-beda di setiap kampus.

 

Masih Bingung Jurusan Kuliah? Coba Eksplor Pilihan di Cakrawala University

Kalau setelah mencari tahu tentang Kedokteran kamu masih ingin mempertimbangkan jurusan lain yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan rencana kariermu, kamu juga bisa eksplor berbagai pilihan program studi di Cakrawala University.

Di sini, tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang bisnis, teknologi, hukum, teknik, komunikasi, hingga desain yang bisa kamu sesuaikan sama minat dan rencana karier.

Di sini, pembelajaran juga dirancang agar kamu nggak cuma belajar teori, tetapi punya pengalaman yang lebih dekat dengan dunia kerja melalui:

 

  • Magang sejak semester awal: Mulai membangun pengalaman profesional lebih cepat.
  • Program penyaluran kerja: Mendapatkan akses ke lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri.
  • Kurikulum berbasis industri: Materi pembelajaran disesuaikan dengan skill yang dibutuhkan dunia kerja.
  • Dosen praktisi: Belajar dari pengajar yang memiliki pengalaman langsung di industri.
  • Project-based learning: Mengasah kemampuan lewat proyek nyata sekaligus membangun portofolio.

 

Kamu bisa cari tahu lebih lanjut tentang pilihan program di Cakrawala University atau konsultasikan jurusan yang paling sesuai dengan minat dan rencana kariermu bersama tim Admission!

Banner Picture

Kategori:

Umum

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.