Oleh Rahmawati
•
05 March 2025
Perbedaan Ilmu Komputer dan Teknik Informatika emang sering banget bikin bingung, padahal kedua jurusan ini banyak bedanya. Dari fokus kuliah, mata kuliah, sampai peluang kerja, ada hal-hal penting yang bikin dua jurusan ini nggak bisa disamakan.
Buat kamu yang masih ragu mau pilih kuliah di jurusan Ilmu Komputer atau Teknik Informatika, yuk cari tahu perbedaannya lewat artikel ini!
Ilmu Komputer adalah bidang yang membahas teori, logika, dan konsep dasar di balik cara kerja komputer. Di sini, kamu bakal belajar algoritma, matematika, pemrograman, sampai kecerdasan buatan.
Sementara itu, Teknik Informatika adalah bidang yang membahas penerapan dan pengembangan sistem komputer yang bisa langsung digunakan. Kamu nggak cuma belajar coding, tapi juga banyak praktik, mulai dari bikin aplikasi sampai membangun sistem.
Baca Juga: Jurusan Ilmu Komputer: Mata Kuliah, Prospek Kerja, Skill
Di Ilmu Komputer, kuliahnya lebih banyak membahas teori, prinsip dasar, dan penelitian. Kamu bakal sering bereksperimen dengan konsep baru, mencari cara supaya komputer bisa bekerja lebih cepat, atau menyusun metode pemrograman yang lebih efisien.
Teknik Informatika beda lagi. Kuliahnya lebih banyak praktik. Kamu bakal belajar membangun program dari nol, mengembangkan sistem yang langsung bisa dipakai, dan dipersiapkan jadi tenaga terampil yang siap terjun ke industri.
Baca Juga: Penjelasan Jurusan Ilmu Komputer, Skill dan Prospek Kerja
Karena sama-sama tentang komputer, mata kuliah yang bakal kamu pelajari di Ilmu Komputer dan Teknik Informatika memang ada yang mirip, seperti Algoritma, Statistika, Matematika Diskrit, Sistem Operasi, Pemrograman, Jaringan Komputer, dan Database.
Tapi, tetap aja ada perbedaan signifikan dalam mata kuliah pilihannya nanti. Yuk, kita lihat seperti apa perbedaannya!
Di Jurusan Ilmu Komputer, mata kuliahnya dirancang buat ngasah logika, riset, dan pengembangan teknologi baru. Beberapa mata kuliah yang biasanya ada di jurusan ini adalah sebagai berikut:
Dasar-Dasar Pemrograman
Di Teknik Informatika, pembelajarannya lebih aplikatif. Kamu nggak cuma memahami teori, tapi juga langsung menerapkannya dalam pembuatan software dan sistem yang bisa digunakan di dunia industri. Beberapa mata kuliah yang biasa ada di Teknik Informatika:
Pemrograman Berorientasi Objek
Dari perbandingan di atas, makin kebayang kan, kalau Ilmu Komputer lebih cocok buat kamu yang tertarik dengan teori dan riset teknologi, sedangkan Teknik Informatika lebih pas buat kamu yang pengen langsung mengembangkan sistem dan aplikasi.
Perbedaan Ilmu Komputer dan Teknik Informatika juga ada pada gelarnya.
Kalau kamu kuliah Ilmu Komputer, misalnya di Universitas Cakrawala, gelar yang kamu dapat nanti adalah S.Kom. (Sarjana Komputer). Di kampus lain, gelarnya bisa S.T. (Sarjana Teknik) jika masuk Fakultas Teknik atau S.Si. (Sarjana Sains) jika di bawah FMIPA.
Sementara itu, Teknik Informatika umumnya mendapatkan gelar S.TI. (Sarjana Teknik Informatika), tapi ada juga yang mendapat S.Kom. (Sarjana Komputer) jika jurusannya berada di fakultas yang sama dengan Ilmu Komputer.
Karena perbedaan ini, sebelum memilih jurusan, pastikan kamu cek juga gelarnya, ya. Soalnya, ini bisa berpengaruh di dunia kerja, terutama untuk bidang yang lebih teknis atau akademis.
Baca Juga: Ini Mata Kuliah Jurusan Ilmu Komputer yang Harus Dipelajari
Walaupun Ilmu Komputer dan Teknik Informatika punya fokus yang berbeda, keduanya tetap menawarkan prospek karier yang menjanjikan, kok.
Apalagi, permintaan tenaga IT dari kedua jurusan ini terus meningkat seiring perkembangan. Bahkan, menurut data dari Menko Perekonomian, Indonesia diproyeksikan membutuhkan 9 juta pekerja IT terampil hingga 2030. Jelas peluang besar, kan?
Sebagai lulusan Ilmu Komputer, kamu bakal banyak belajar soal teori komputasi, algoritma, dan cara mengembangkan sistem cerdas. Dengan bekal ini, ada banyak pekerjaan yang bisa kamu pilih setelah lulus!
Sebagai Computer Programmer, tugas utamamu adalah menulis dan memperbaiki kode agar suatu aplikasi atau sistem bisa berjalan dengan baik. Kalau suka ngulik bahasa pemrograman dan bikin program sendiri, pekerjaan ini bisa jadi pilihan!
Kalau kamu suka dunia investigasi, Forensic Computer Analyst bisa menarik! Profesi ini bertugas menyelidiki kasus kejahatan siber dengan menganalisis data dari komputer, jaringan, atau perangkat digital lainnya.
Buat kamu yang hobi main game, jadi Game Developer bisa jadi impian! Pekerjaan ini melibatkan pembuatan desain, animasi, hingga pemrograman agar game bisa dimainkan dengan lancar.
Sebagai Software Engineer, kamu bakal mendesain, membangun, dan mengembangkan perangkat lunak, mulai dari aplikasi hingga sistem besar. Kalau kamu suka bikin program yang bermanfaat, pekerjaan ini cocok buatmu!
Sebagai IT Consultant, tugasmu adalah memberikan solusi dan saran kepada perusahaan dalam penggunaan sistem komputer dan perangkat lunak. Profesi ini cocok buat kamu yang suka menganalisis masalah dan mencari solusi terbaik!
Kalau kamu lulusan Teknik Informatika, keahlianmu lebih fokus ke pengembangan perangkat lunak dan pengelolaan sistem. Nah, berikut beberapa pekerjaan yang bisa kamu tekuni di bidang ini!
Pertama, kamu bisa jadi Big Data Engineer, yaitu orang yang merancang sistem untuk mengelola, menyimpan, dan mengolah data agar bisa dimanfaatkan perusahaan dalam analisis bisnis.
Kamu juga bisa jadi Machine Learning Engineer, yaitu orang yang mengembangkan sistem cerdas yang bisa belajar sendiri dari data. Contohnya, fitur rekomendasi di YouTube atau Spotify yang makin lama makin akurat sesuai seleramu!
Kalau kamu suka ngoding dan ingin bikin aplikasi atau website yang bisa langsung digunakan, profesi Full Stack Developer bisa jadi pilihan. Pekerjaan ini mencakup pengembangan dari sisi tampilan depan (frontend) sampai bagian belakangnya (backend).
Supaya sistem perusahaan tetap terhubung dengan lancar, Computer Network Architect sangat dibutuhkan buat merancang dan membangun jaringan komputer. Tanpa mereka, internet kantor bisa saja lemot atau bahkan putus!
Terakhir, kamu bisa jadi UX Designer, yaitu orang yang berperan dalam membuat tampilan dan pengalaman yang nyaman. Mereka memastikan aplikasi atau website mudah digunakan dan tampilannya menarik.
Sejatinya, Ilmu Komputer dan Teknik Informatika sama-sama nggak susah kok, asalkan kamu punya minat di bidangnya. Keduanya butuh pemahaman logika, tapi dengan fokus yang berbeda.
Ilmu Komputer lebih menantang buat yang kurang suka matematika dan teori komputasi. Sedangkan Teknik Informatika bisa terasa sulit kalau nggak terbiasa sama pengembangan perangkat lunak dan sistem.
So, lebih susah yang mana? Tentu aja, jawabannya nggak bisa dipatok ke satu jurusan aja, ya. Semua tergantung preferensi dan minatmu!
Walaupun begitu, kamu juga nggak perlu takut atau khawatir, karena pembelajaran di kedua jurusan ini pasti dimulai dari dasar. Jadi, selama kamu mau belajar dan mencoba, pasti bisa menguasainya!
Nah, itulah serba-serbi dari perbedaan Ilmu Komputer dan Teknik Informatika. Jadi, kalau Ilmu Komputer lebih fokus ke teori komputasi dan pengembangan sistem cerdas, Teknik Informatika lebih banyak membahas cara membangun dan mengelola perangkat lunak.
Kalau kamu ingin berkarier di bidang Ilmu Komputer, Jurusan Ilmu Komputer Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang tepat!
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung dari para dosen praktisi yang berpengalaman di dunia industri. Materinya juga selalu diperbarui biar sesuai sama tren teknologi dan sistem komputer terbaru.
Metode pembelajarannya terstruktur, yakni dengan sistem 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik. Kamu bakal punya kesempatan buat magang atau ikut serta dalam proyek industri sebelum lulus, jadi pengalamanmu makin matang.
Soal prospek kerja, tenang aja! Kampus ini punya program penyaluran kerja ke lebih dari 840 perusahaan mitra, jadi peluangmu untuk langsung diterima kerja setelah lulus makin besar.
Jadi, gimana? Yuk, cari tahu kuliah di Universitas Cakrawala! Cek lebih lanjut atau konsultasi gratis tentang jurusan ini sekarang di sini ya!
Referensi
Berita Terkait