Syarat Masuk Jurusan Ekonomi: Nilai, Jalur, dan Persiapan

School of Economics and Business
Tayang 24 November 2025
Diperbarui 24 November 2025
Waktu Baca 7 Minutes

Sudah Direview Oleh Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Kamu suka hitung-hitungan tapi juga penasaran gimana cara kerja uang, bisnis, atau ekonomi suatu negara? Kalau iya, Jurusan Ekonomi bisa jadi pilihan kuliah yang pas banget buat kamu. Tapi, biar bisa masuk ke jurusan ini, kamu harus tahu dulu apa aja syarat masuk Jurusan Ekonomi dan gimana cara nyiapinnya dari sekarang.

Nah, di artikel ini kamu bakal nemuin panduan lengkapnya. Yuk, kita bahas satu per satu biar kamu makin siap kuliah di dunia ekonomi!

 

Key Takeaways

 

  • Masuk Jurusan Ekonomi butuh persiapan yang matang. Pahami dulu syarat, jalur seleksi, dan kemampuan dasar yang dibutuhkan agar kamu bisa bersaing di kampus tujuanmu.
  • Kemampuan logika dan analisis adalah kunci sukses. Mahasiswa ekonomi dituntut untuk berpikir kritis, peka terhadap data, dan paham isu sosial serta bisnis di sekitar.
  • Pertimbangkan kuliah di School of Business and Economics Universitas Cakrawala. Dengan pilihan jurusan seperti Bisnis Digital, Keuangan dan Investasi, Manajemen, dan Akuntansi, kamu bisa belajar langsung dari praktisi industri dan magang sejak semester pertama.

 

Syarat Masuk Jurusan Ekonomi

Sebenarnya, syarat masuk Jurusan Ekonomi nggak serumit yang kamu bayangin. Hampir semua siswa SMA atau SMK bisa daftar, asal punya minat di bidang bisnis, keuangan, dan analisis data.

Tiap kampus punya aturan yang sedikit berbeda, tapi umumnya ada tiga hal penting yang harus kamu siapkan:

 

1. Syarat Umum

 

  • Lulusan SMA, SMK, atau MA dari jurusan apa pun bisa daftar.
  • Mengikuti jalur seleksi seperti SNBP, SNBT, atau jalur mandiri kampus.
  • Punya minat belajar di bidang ekonomi, bisnis, dan perencanaan keuangan.
  • Nilai rapor stabil, terutama di mata pelajaran Matematika dan Ekonomi (kalau kamu anak IPS).

 

Kalau kamu anak IPA atau SMK, tenang aja, banyak kampus yang tetap menerima asal kamu bisa menunjukkan kemampuan logika dan minat di bidang ekonomi.

 

2. Syarat Khusus

 

  • Tes potensi akademik dan logika dasar, terutama di jalur SNBT atau mandiri.
  • Tes wawancara, untuk menilai motivasi kamu memilih jurusan ekonomi.
  • Beberapa kampus menilai kemampuan analisis sederhana lewat soal numerik dan bacaan ekonomi ringan.

 

Selain itu, ada kampus yang mempertimbangkan nilai rapor di pelajaran seperti Matematika, Bahasa Inggris, dan Ekonomi sebagai bahan pertimbangan penerimaan mahasiswa baru.

 

3. Dokumen Administratif

 

  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
  • KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  • Pas foto terbaru.
  • Formulir pendaftaran (bisa online atau manual).
  • Bukti nilai rapor (kalau ikut jalur SNBP).

 

Semua dokumen ini wajib kamu siapin dari awal biar nggak panik menjelang pendaftaran. Tipsnya, cek situs resmi kampus tujuanmu biar tahu jadwal dan ketentuan dokumen yang diminta.

 

Jalur Seleksi Masuk ke Jurusan Ekonomi

 

Syarat Masuk Jurusan Ekonomi

Sumber: Freepik

 

Sama kayak jurusan lain, Jurusan Ekonomi punya beberapa jalur masuk yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan dan strategi kamu sendiri.

Tiap jalur punya kelebihan dan cara seleksi yang berbeda:

 

1. Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)

Kalau kamu punya nilai rapor yang stabil dan prestasi akademik bagus, jalur ini bisa jadi kesempatan emas. Lewat SNBP, kamu nggak perlu ikut tes tertulis, karena penilaiannya berdasarkan nilai rapor dari kelas 10 sampai 12 serta prestasi lain seperti lomba atau kegiatan sekolah.

Jurusan Ekonomi di kampus seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) termasuk yang paling kompetitif di jalur ini, jadi pastikan nilai rapormu konsisten terutama di pelajaran Matematika, Ekonomi, dan Bahasa Inggris.

 


 

Cek juga:

 

 


 

2. Jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)

Kalau kamu nggak lolos SNBP atau lebih yakin lewat ujian tulis, kamu bisa ikut SNBT. Di jalur ini, kamu akan mengerjakan tes yang isinya soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi.

Beberapa kampus juga menilai kemampuan numerik, logika, dan penalaran ekonomi dasar.

SNBT cocok buat kamu yang punya kemampuan berpikir cepat dan suka tantangan soal hitungan atau analisis. Nilai UTBK dari SNBT ini juga bisa dipakai buat daftar ke beberapa kampus sekaligus.

 

3. Jalur Mandiri

Kalau dua jalur nasional belum berhasil, tenang aja. Masih ada jalur mandiri. Setiap kampus punya sistem seleksi mandiri sendiri, bisa lewat ujian, nilai rapor, atau kombinasi keduanya.

Misalnya, Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Airlangga (Unair) membuka seleksi mandiri dengan tambahan biaya pendaftaran dan kuota khusus. Keuntungan jalur mandiri adalah kamu bisa memilih kampus dengan peluang masuk yang lebih besar, asal siap dengan proses seleksi tambahan.

 

4. Jalur Beasiswa dan Rekomendasi Sekolah

Beberapa kampus membuka jalur beasiswa prestasi untuk siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Jalur ini bisa jadi alternatif buat kamu yang punya nilai bagus tapi ingin meringankan biaya kuliah.

Biasanya, kamu harus menyertakan surat rekomendasi dari sekolah dan bukti prestasi.

 

Persiapan Masuk Jurusan Ekonomi

Biar kamu nggak salah jurusan dan bisa lebih siap menghadapi dunia kuliah, penting banget buat tahu apa aja yang perlu disiapin sebelum masuk Jurusan Ekonomi.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar makin siap jadi calon mahasiswa ekonomi:

 

1. Pahami Konsep Dasar Ekonomi Sejak Awal

Sebelum kuliah, ada baiknya kamu udah kenal dulu sama konsep dasar seperti inflasi, permintaan dan penawaran, atau peran pemerintah dalam perekonomian.

Kamu bisa belajar dari buku pelajaran, nonton video edukatif di YouTube, atau baca berita ekonomi dari sumber resmi seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

2. Biasakan Diri dengan Berita dan Tren Ekonomi

Kebanyakan mahasiswa ekonomi dituntut peka terhadap kondisi ekonomi terkini. Coba biasakan baca berita ekonomi minimal seminggu sekali, biar kamu terbiasa dengan istilah seperti suku bunga, ekspor-impor, dan kebijakan fiskal.

Hal ini akan sangat membantu saat kamu mulai kuliah nanti.

 

3. Asah Kemampuan Logika dan Numerik

Soal hitungan nggak bisa dipisahkan dari dunia ekonomi. Kamu bisa mulai latihan soal logika, numerik, dan analisis data dari sekarang.

Banyak contoh soal UTBK-SNBT yang bisa kamu pakai buat melatih kecepatan dan ketelitianmu.

 

4. Ikut Kegiatan atau Komunitas Terkait Ekonomi dan Bisnis

Kalau sekolahmu punya klub ekonomi, debat, atau wirausaha, ikut aja! Dari situ kamu bisa belajar banyak hal tentang pengambilan keputusan, manajemen keuangan, dan berpikir strategis.

Selain itu, kegiatan seperti webinar bisnis atau workshop keuangan juga bisa jadi pengalaman berharga.

 

5. Pertimbangkan Pilihan Jurusan yang Lebih Spesifik di Dunia Bisnis

Kalau kamu tertarik dengan bidang ekonomi tapi ingin sesuatu yang lebih praktikal dan sesuai kebutuhan industri, kamu bisa mempertimbangkan kuliah di School of Business and Economics Universitas Cakrawala.

Di sini ini, kamu bisa memilih beberapa jurusan dengan peluang kerja tinggi, antara lain:

 

  • Jurusan Bisnis Digital: Fokus pada strategi bisnis modern, pemasaran digital, dan teknologi keuangan.
  • Jurusan Keuangan dan Investasi: Cocok buat kamu yang tertarik jadi analis keuangan, investor, atau bekerja di sektor perbankan dan pasar modal.
  • Jurusan Manajemen: Mempelajari bagaimana cara mengelola perusahaan, sumber daya manusia, dan strategi bisnis agar tetap kompetitif.
  • Jurusan Akuntansi: Fokus pada pencatatan, audit, dan pengelolaan laporan keuangan yang jadi dasar penting di dunia bisnis dan pemerintahan.
     

Dengan kurikulum berbasis industri, mahasiswa di Universitas Cakrawala nggak cuma belajar teori, tapi juga praktik langsung lewat program magang sejak semester pertama.

 

 

Dosen-dosennya juga berasal dari praktisi bisnis dan keuangan yang aktif di industri, jadi kamu bisa belajar dari pengalaman nyata.

 

6. Siapkan Mental dan Konsistensi Belajar

Kuliah ekonomi menuntut ketelitian dan pemahaman konsep jangka panjang. Kamu perlu sabar, fokus, dan punya komitmen buat terus belajar.

Kalau kamu udah punya dasar yang kuat sejak SMA, masa kuliah bakal terasa jauh lebih ringan dan seru.

 

Nilai Rapor Minimal untuk Masuk Fakultas Ekonomi

Buat kamu yang pengin masuk jurusan ekonomi lewat jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), nilai rapor jadi hal penting banget. Karena di jalur ini, kampus nggak pakai tes tulis, penilaian utama datang dari nilai rapor dan prestasi selama sekolah.

Secara umum, kampus dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang populer seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Airlangga (Unair) biasanya menetapkan standar nilai rapor yang cukup tinggi.

Nilai rata-rata minimal untuk bisa bersaing di jalur SNBP jurusan ekonomi biasanya ada di kisaran 87–90 ke atas, tergantung ketatnya persaingan dan kuota penerimaan.

Tapi jangan khawatir kalau nilai kamu belum setinggi itu. Banyak kampus lain yang tetap membuka peluang lewat jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) atau jalur mandiri, di mana penilaiannya lebih fokus ke hasil ujian atau kemampuan logika dan numerik kamu.

Berikut gambaran umum nilai rapor yang biasanya diperhatikan kampus saat seleksi:

 

  • Matematika: Nilai minimal 85 untuk menunjukkan kemampuan logika dan hitungan.
  • Ekonomi: Nilai 85 ke atas jadi nilai tambah besar, terutama bagi anak IPS.
  • Bahasa Inggris: Nilai stabil di atas 80 menunjukkan kamu siap membaca literatur ekonomi internasional.
  • Nilai Rata-rata Umum: Idealnya 85–90 agar peluang diterima lebih besar, terutama di kampus negeri favorit.

 

Selain nilai rapor, kampus juga mempertimbangkan konsistensi nilai dan prestasi non-akademik seperti lomba, sertifikat ekonomi, atau pengalaman organisasi di sekolah. Jadi, jangan cuma fokus di satu semester. Nilai stabil dari kelas 10 sampai 12 jauh lebih berpengaruh.

 

Kemampuan yang Diperlukan di Jurusan Ekonomi

 

Syarat Masuk Jurusan Ekonomi

Sumber: Freepik

 

Ini memang banyak hitungannya, tapi lebih dari itu, kamu juga harus bisa berpikir logis dan peka terhadap kondisi sosial dan ekonomi di sekitar.

Berikut beberapa kemampuan yang sebaiknya kamu kuasai sejak sekarang:

 

  • Kemampuan Analisis dan Berpikir Logis: Jurusan Ekonomi banyak membahas cara membuat keputusan berdasarkan data dan fakta. Kamu harus terbiasa menganalisis masalah dari berbagai sudut pandang dan menarik kesimpulan yang rasional.
  • Dasar Matematika dan Statistika: Matematika di sini bukan sekadar rumus, tapi alat buat memahami hal-hal seperti inflasi, harga pasar, dan pertumbuhan ekonomi. Konsep seperti ekonomi mikro dan ekonomi makro juga banyak pakai data dan perhitungan sederhana.
  • Pemahaman Terhadap Isu Sosial dan Ekonomi: Kamu harus tahu apa yang sedang terjadi di dunia, baik ekonomi nasional maupun global. Misalnya, gimana pengaruh harga BBM terhadap daya beli masyarakat, atau bagaimana kebijakan moneter Bank Indonesia bisa memengaruhi pasar.
  • Kemampuan Komunikasi dan Kerja Sama: Ekonom nggak kerja sendirian. Kamu akan sering berdiskusi dan kerja tim, apalagi saat ngerjain proyek riset atau analisis pasar. Jadi, kemampuan ngomong dan menyampaikan ide dengan jelas itu penting banget.
  • Kemampuan Adaptasi dengan Teknologi: Dunia ekonomi modern nggak lepas dari teknologi. Kamu akan sering berhadapan dengan software analisis data seperti Excel, SPSS, atau bahkan tools seperti Power BI dan Tableau di dunia kerja nanti.

 

Baca juga: 12 Jurusan Kuliah yang Berhubungan dengan Ekonomi

 

Frequently Ask Questions (FAQ)

1. Bagaimana peluang masuk jurusan Ekonomi dengan nilai pas-pasan?

Peluang tetap ada, kok. Banyak kampus membuka jalur SNBT atau mandiri yang lebih menilai kemampuan logika, numerik, dan hasil ujian dibanding nilai rapor. Kalau kamu rajin latihan soal, paham konsep dasar ekonomi, dan punya motivasi kuat, peluangmu tetap besar.

Beberapa kampus swasta juga menilai potensi dan minat, bukan hanya nilai semata.

 

2. Apakah anak IPA bisa masuk jurusan Ekonomi?

Bisa banget. Banyak anak IPA yang justru sukses di jurusan ini karena terbiasa dengan hitungan dan analisis. Kamu cuma perlu menyesuaikan diri dengan teori sosial dan ekonomi dasar di awal perkuliahan.

Banyak kampus di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis menerima siswa IPA asal memenuhi syarat nilai Matematika dan Bahasa Inggris.

 

3. Apa saja syarat masuk jurusan Ekonomi untuk siswa dari jurusan IPS?

Siswa IPS umumnya lebih siap karena sudah belajar dasar ekonomi dan akuntansi di sekolah. Tapi kamu tetap perlu menjaga nilai rapor, terutama di pelajaran Ekonomi, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Di jalur SNBP, kampus biasanya melihat konsistensi nilai dari semester 1 sampai 5.

 

4. Jurusan Ekonomi vs Manajemen, mana yang lebih ketat persaingannya?

Keduanya sama-sama populer, tapi tingkat persaingannya bisa berbeda di tiap kampus.

 

  • Biasanya Jurusan Manajemen punya peminat lebih banyak karena cakupannya luas (bisnis, HR, marketing).
  • sedangkan Ekonomi lebih fokus ke analisis kebijakan dan teori ekonomi. Tapi soal ketatnya persaingan, tergantung jumlah pendaftar dan kuota tiap universitas.

 

5. Berapa syarat skor UTBK untuk jurusan Ekonomi?

Setiap kampus punya standar skor UTBK-SNBT berbeda. Untuk kampus negeri favorit seperti Universitas Indonesia (UI), UGM, dan UNAIR, skor minimalnya biasanya di kisaran 630–680.

Sementara kampus lain mungkin menetapkan skor di rentang 550–600. Tapi ingat, skor tinggi aja nggak cukup, konsistensi nilai rapor dan kesiapan tes juga berpengaruh besar.

 

Mulai Langkahmu Menuju Dunia Ekonomi dan Bisnis Profesional!

Dunia ekonomi terus berkembang, dan setiap perusahaan, dari startup sampai lembaga pemerintahan, butuh orang yang paham cara mengelola sumber daya dan membuat keputusan berbasis data.

Untuk kamu yang ingin kuliah dengan pendekatan praktis dan siap kerja, School of Business and Economics Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan tepat. Di sini, kamu akan langsung praktik lewat proyek bisnis, riset keuangan, dan program magang sejak semester pertama.

Di sini, kamu akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk:

 

  • Program Penyaluran Kerja: peluang karier di lebih dari 1.000 mitra industri.
  • Magang Sejak Semester Pertama: pengalaman langsung di dunia kerja sejak awal kuliah.
  • Kurikulum Berbasis Industri: materi kuliah disusun bersama praktisi agar sesuai kebutuhan pasar kerja.
  • Dosen Praktisi: belajar langsung dari profesional yang aktif di bidang terkait.

 

Jadi, kalau kamu ingin kuliah yang bukan cuma ngasih teori tapi juga pengalaman nyata, sekarang saatnya ambil langkah pertama. Tanya gratis atau daftar sekarang, dan mulai perjalananmu menuju karier di bidang ekonomi dan bisnis masa depan!

Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun mennulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Reviewer Expert

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM adalah Kepala Program Studi Finance di Universitas Cakrawala, dengan pengalaman sebagai praktisi penasihat investasi di pasar modal sejak tahun 2017. Beliau menyelesaikan gelar Magister Manajemen (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D.) di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada bidang finance. Dwi Winarno juga telah meraih berbagai prestasi di dunia pasar modal, di antaranya sebagai juara Indosat Stock Trading Competition 2017 dan CIMB ASEAN Stock Challenge 2016.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.