Banyak anak SMA/SMK yang mulai melirik jurusan Ekonomi karena peluang kerjanya luas dan ilmunya bisa dipakai di mana saja. Tapi, tahukah kamu kalau jurusan yang berhubungan dengan ekonomi itu ternyata banyak banget lho cabangnya?
Nah, biar nggak bingung milih, yuk kenalan satu-satu sama jurusan yang masih nyambung sama ekonomi di artikel ini. Siapa tahu, salah satunya bisa jadi jurusan impianmu!
Key Takeaways
- Ada banyak jurusan yang berhubungan dengan ekonomi. Beberapa di antaranya adalah Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Syariah, Perbankan, Aktuaria, Manajemen Keuangan, hingga Ekonomi Internasional.
- Prospek kerja lulusan jurusan ekonomi juga luas, mulai dari analis, auditor, konsultan, staf perbankan, financial planner, business development, sampai peran strategis di perusahaan, lembaga keuangan, dan instansi pemerintah.
- Cakrawala University dengan fakultas School of Business and Economics menawarkan jurusan relevan, pembelajaran aplikatif, dan bekal skill kerja untuk kamu agar siap berkarier di bisnis, keuangan, dan ekonomi digital.
Jurusan Utama di Fakultas Ekonomi & Bisnis
Kalau bicara soal jurusan yang berhubungan dengan ekonomi, ada beberapa pilihan utama yang paling sering ditemukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.Jurusan-jurusan ini biasanya jadi fondasi utama untuk mempelajari dunia ekonomi, keuangan, bisnis, dan manajemen secara lebih menyeluruh. Beberapa di antaranya adalah:
1. Ilmu Ekonomi
Kalau kamu ingin memahami bagaimana perekonomian bekerja, Jurusan Ilmu Ekonomi adalah pilihan yang paling relevan. Di jurusan ini, kamu akan belajar tentang cara individu, perusahaan, dan pemerintah mengambil keputusan ekonomi, baik dalam skala kecil maupun besar.
Beberapa mata kuliah yang biasanya dipelajari di jurusan ini antara lain:
- Teori Ekonomi Mikro
- Teori Ekonomi Makro
- Ekonometrika
- Ekonomi Pembangunan
- Ekonomi Internasional
Skill yang bisa kamu pelajari di Jurusan Ilmu Ekonomi meliputi:
- Analisis data dan angka
- Berpikir kritis dan logis
- Memahami tren ekonomi
- Menyusun solusi berbasis data
- Memahami kebijakan publik dan dampaknya terhadap masyarakat maupun bisnis
Gimana dengan prospek kerjanya? Cukup luas, nih! Karena ilmunya bisa dipakai di sektor pemerintahan, lembaga keuangan, hingga perusahaan swasta.
Beberapa pilihan karier yang bisa kamu pertimbangkan adalah:
- Analis ekonomi: Profesi ini bertugas menganalisis data ekonomi, membaca tren pasar, dan membantu perusahaan atau lembaga mengambil keputusan berbasis data. Rata-rata gaji role analyst di Indonesia ada di kisaran Rp5,6 juta per bulan.
- Financial planner: Pekerjaan ini fokus membantu individu atau klien menyusun rencana keuangan, mulai dari pengelolaan pemasukan, investasi, sampai tujuan finansial jangka panjang. Gaji financial planner di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp5,4 juta–Rp6,25 juta per bulan.
- Peneliti atau akademisi: Peneliti biasanya berfokus pada riset, pengolahan data, dan penyusunan kajian, sedangkan akademisi mengajar sekaligus meneliti. Rata-rata gaji researcher di Indonesia sekitar Rp4 juta per bulan, sementara rata-rata gaji dosen sekitar Rp6,4 juta per bulan.
- Konsultan ekonomi atau bisnis: Profesi ini membantu perusahaan atau organisasi menyusun strategi, memecahkan masalah bisnis, dan memberi rekomendasi berbasis analisis. Rata-rata gaji konsultan di Indonesia sekitar Rp4 juta–Rp4,8 juta per bulan.
- Pegawai instansi pemerintah: Role yang dekat dengan fungsi analisis dan keuangan umumnya berada mulai dari sekitar Rp4,9 juta per bulan untuk level staf, di luar variasi tunjangan dan instansi.
2. Manajemen
Di jurusan ini, kamu akan belajar cara mengelola berbagai sumber daya dalam perusahaan, mulai dari manusia, keuangan, operasional, hingga strategi bisnis supaya tujuan bisa tercapai.
Di jurusan Manajemen Cakrawala University, pembelajaran dirancang berbasis industri.
Mahasiswa mempelajari manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran (termasuk digital), strategi bisnis, hingga pengambilan keputusan berbasis data dan teknologi. Materi disusun agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, masa studi di Jurusan Manajemen Cakrawala University dirancang 3 tahun kuliah dan 1 tahun kerja praktik.
Di tahun terakhir, mahasiswa terjun langsung ke industri untuk membangun pengalaman dan portofolio kerja. Ini membantu mahasiswa lebih siap saat lulus dan tidak kaget menghadapi dunia profesional.
Selama perkuliahan kamu akan memiliki skill:
- Kemampuan leadership dan koordinasi tim
- Problem solving dalam konteks bisnis
- Pengambilan keputusan
- Komunikasi dan negosiasi
- Perencanaan strategi
- Manajemen operasional dan sumber daya
Karena pembahasannya cukup luas, jurusan ini sering dianggap fleksibel dan bisa dipakai di banyak industri, mulai dari perusahaan konvensional sampai startup. Prospek kerjanya mencakup:
- Manajer operasional: Posisi ini bertugas memastikan kegiatan operasional perusahaan berjalan efektif dan efisien. Gaji operations manager di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp8,5 juta–Rp11,5 juta per bulan.
- Business consultant: Role ini cocok buat lulusan Manajemen yang suka analisis dan pemecahan masalah. Kisaran gaji business consultant yang muncul pada data Jobstreet berada di sekitar Rp5,3 juta per bulan.
- Brand manager: Pekerjaan ini bertugas membangun citra brand, menyusun strategi pemasaran, dan memastikan komunikasi brand tetap konsisten di pasar. Gaji brand manager di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp11,5 juta–Rp14,5 juta per bulan.
3. Akuntansi
Nah, kalau kamu suka hal-hal yang berhubungan dengan angka, logika, dan ketelitian, jurusan Akuntansi bisa jadi pilihan yang pas banget. Jurusan ini juga erat kaitannya dengan ekonomi karena semua aktivitas ekonomi pasti butuh pencatatan yang akurat.
Kalau kamu lagi cari jurusan akuntansi yang nggak cuma teori tapi juga siap kerja, Jurusan Akuntansi Cakrawala University bisa jadi pilihan yang pas. Jurusan Akuntansi di kampus ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia keuangan modern yang sudah serba digital.
Menariknya lagi, lulusan Akuntansi Cakrawala University mendapat dukungan penuh lewat program penyaluran kerja ke lebih dari 1.000 mitra industri di berbagai bidang, mulai dari perbankan, konsultan, manufaktur, FMCG, hingga startup teknologi.
Skill yang bisa kamu pelajari di Jurusan Akuntansi meliputi:
- Menyusun dan menganalisis laporan keuangan
- Membaca kondisi keuangan bisnis
- Ketelitian dalam pencatatan dan pemeriksaan data
- Memahami perpajakan dan kepatuhan keuangan
- Menggunakan sistem informasi akuntansi
- Membantu pengambilan keputusan bisnis berbasis data keuangan
Prospek kerja lulusan Akuntansi juga luas karena hampir semua perusahaan membutuhkan fungsi keuangan, audit, dan perpajakan. Beberapa pilihan karier yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Akuntan publik: Profesi ini bertugas memeriksa, menyusun, dan mengevaluasi laporan keuangan klien, biasanya melalui kantor akuntan publik. Kisaran gaji accountant/auditor di Indonesia umumnya berada di sekitar Rp4,8 juta–Rp7,25 juta per bulan.
- Auditor internal: Posisi ini cukup penting di perusahaan besar karena berkaitan langsung dengan tata kelola dan kepatuhan. Gaji internal auditor di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp4,75 juta–Rp7,5 juta per bulan.
- Konsultan pajak: Pekerjaan ini membantu individu atau perusahaan mengelola kewajiban pajak, menyusun perencanaan pajak, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Gajinya di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp4,5 juta–Rp6,49 juta per bulan.
- Analisis laporan keuangan: Posisi ini berfokus membaca, mengolah, dan menafsirkan data keuangan untuk membantu perusahaan mengambil keputusan bisnis. Kisaran gaji role yang beririsan dengan financial analyst/accounting analyst berada di sekitar Rp6,5 juta–Rp11,75 juta per bulan.
4. Ekonomi Islam/Syariah
Ada juga Jurusan Ekonomi Syariah, yaitu jurusan yang mempelajari sistem ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Jadi, transaksi, pengelolaan keuangan, sampai kebijakan bisnis yang dipelajari harus sesuai dengan hukum syariah.
Jurusan ini cocok buat kamu yang tertarik pada ekonomi, keuangan, dan nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis.
Selama kuliah, kamu akan mempelajari beberapa topik penting seperti:
- Perbankan syariah
- Keuangan mikro Islam
- Zakat dan wakaf
- Akad dan transaksi syariah
- Etika bisnis dalam Islam
Nantinya setelah lulus, kamu akan memiliki skill mencakup:
- Memahami sistem ekonomi berbasis syariah
- Menganalisis produk dan layanan keuangan syariah
- Memahami akad, kepatuhan, dan etika bisnis Islam
- Mengelola data dan laporan keuangan dasar
- Menilai transaksi agar sesuai prinsip syariah
- Berpikir kritis dalam melihat kebutuhan ekonomi umat dan industri halal
Jurusan ini makin relevan karena industri keuangan syariah terus berkembang di Indonesia. Prospek kerjanya meliputi:
- Analis keuangan syariah: Profesi ini bertugas menganalisis kondisi keuangan, produk, atau kinerja lembaga keuangan berbasis syariah. Gajinya berada di kisaran Rp10,25 juta–Rp13,25 juta per bulan.
- Staff bank syariah: Lulusan Ekonomi Syariah juga banyak masuk ke peran operasional perbankan seperti officer, relationship staff, customer service, atau teller di bank syariah. Gaji teller di Indonesia berada di kisaran Rp4,1 juta–Rp5,06 juta per bulan, sementara banking officer umumnya sekitar Rp5 juta–Rp6,8 juta per bulan.
- Konsultan ekonomi islam: Pekerjaan ini membantu lembaga atau bisnis menyusun strategi, produk, atau kebijakan yang sesuai prinsip ekonomi Islam. Kisaran gajinya cukup bervariasi, tetapi data Jobstreet menunjukkan angka sekitar Rp7 juta–Rp15 juta per bulan, tergantung kota dan pengalaman.
- Auditor syariah: Auditor syariah bertugas memastikan aktivitas, produk, dan laporan lembaga keuangan berjalan sesuai prinsip syariah dan standar audit yang berlaku. Gaji auditor di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp4,85 juta–Rp7,25 juta per bulan.
Cek juga:
Jurusan Spesialisasi dan Terapan
Selain jurusan utama, ada juga jurusan spesialisasi dan terapan yang pembahasannya lebih fokus ke bidang tertentu. Pilihan ini cocok buat kamu yang sudah punya minat lebih spesifik, misalnya di sektor perbankan, ekonomi syariah, aktuaria, atau bisnis berbasis digital. Apa saja jurusan tersebut?
5. Bisnis Digital
Selanjutnya ada Bisnis Digital, jurusan yang lagi banyak diminati karena relevan banget dengan perkembangan ekonomi modern. Di sini, kamu belajar cara menjalankan bisnis berbasis teknologi dan memahami strategi ekonomi di era digital.
Kamu bakal ketemu mata kuliah seperti Digital Marketing, E-Commerce, Analisis Data Konsumen, Inovasi Bisnis, dan Manajemen Produk Digital. Semua pelajaran ini bikin kamu paham cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis.
Kalau kuliah di S1 Bisnis Digital Cakrawala University, kamu bisa lho dapat pengalaman kunjungan industri, misalnya visitasi ke kantor Meta Indonesia.
Jadi, bisa sekaligus membangun networking ke perusahaan ternama yang jadi modal kuat meniti karier sebagai:
- Digital business analyst: Profesi ini bertugas menganalisis data bisnis, perilaku pengguna, dan performa produk atau layanan digital untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat. Gajinya di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp6,5 juta–Rp9,5 juta per bulan.
- E-commerce strategist: Pekerjaan ini fokus pada strategi penjualan digital, pengelolaan toko online, optimasi performa produk, dan peningkatan konversi di platform e-commerce. Dari beberapa estimasi gaji di Jobstreet, e-commerce specialist berada di kisaran sekitar Rp5,3 juta–Rp8 juta per bulan, tergantung industri dan perusahaan.
- Business development executive: Posisi ini bertugas mencari peluang pertumbuhan bisnis, menjalin kerja sama, membuka pasar baru, dan membantu perusahaan memperluas jangkauan bisnisnya. Gajinya berada di kisaran Rp6 juta–Rp9 juta per bulan.
- Digital marketing consultant: Profesi ini membantu bisnis menyusun strategi pemasaran digital, mulai dari kanal promosi, kampanye, optimasi performa, sampai evaluasi hasil. Gajinya berada di kisaran Rp5,63 juta–Rp7,38 juta per bulan.
6. Perbankan/Ekonomi Keuangan & Perbankan
Jurusan Perbankan termasuk salah satu jurusan yang berhubungan langsung dengan ekonomi, terutama dari sisi keuangan dan layanan publik.
Di sini kamu belajar soal sistem keuangan, manajemen risiko, kebijakan moneter, layanan perbankan digital, sampai regulasi yang mengatur transaksi keuangan. Ilmunya padat tapi seru karena kamu jadi paham gimana uang berputar dan ngaruh ke ekonomi nasional.
Selain belajar teori, kamu juga bakal dibekali skill praktis buat menghadapi dunia perbankan modern, mulai dari negosiasi, pelayanan nasabah, sampai teknologi keuangan. Lulus dari jurusan ini, kamu punya banyak pilihan karier di sektor keuangan, seperti:
- Teller atau customer service bank: Posisi ini berhubungan langsung dengan nasabah, mulai dari melayani transaksi, memberikan informasi produk, sampai membantu kebutuhan administrasi perbankan. Gajinya sekitar Rp4,1 juta–Rp5,06 juta per bulan.
- Account officer: Bertugas mencari nasabah, menjaga relasi, menawarkan produk keuangan, dan di beberapa lembaga juga terlibat dalam analisis pembiayaan atau kredit. Gajinya sekitar Rp5,4 juta–Rp6,65 juta per bulan.
- Analisis kredit: Profesi ini bertugas menilai kelayakan kredit, membaca profil risiko calon debitur, dan membantu bank mengambil keputusan pembiayaan yang lebih aman. Gaji credit analyst di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp4,8 juta–Rp7 juta per bulan.
- Staf OJK atau Bank Indonesia: Lulusan Perbankan juga punya peluang masuk ke lembaga regulator dan otoritas keuangan seperti OJK atau Bank Indonesia, terutama pada fungsi analisis, pengawasan, riset, atau administrasi kebijakan.
7. Aktuaria
Nah, buat kamu yang suka matematika tapi juga tertarik sama ekonomi dan risiko keuangan, jurusan Aktuaria adalah paket lengkapnya. Jurusan ini menggabungkan ilmu statistik, ekonomi, dan keuangan untuk memprediksi hal-hal yang berisiko terjadi di masa depan.
Mata kuliahnya bisa jadi cukup kompleks, karena kamu akan belajar Aktuaria Keuangan, Probabilitas, Matematika Keuangan, Ekonomi Makro & Mikro, sampai Analisis Risiko. Tapi tenang karena lulusannya termasuk yang bergaji tinggi dan sangat dibutuhkan.
Ilmu aktuaria sendiri sering dipakai di industri asuransi, dana pensiun, investasi, dan juga perusahaan yang butuh manajemen risiko. Jadi nggak heran kalau jurusan ini makin diminati dan termasuk dalam jurusan yang berhubungan erat dengan ekonomi dan finansial.
Setelah lulus, kamu bisa memilih jalur karier, seperti:
- Aktuaris: Tugasnya meliputi menghitung risiko, membuat proyeksi keuangan, membantu penetapan premi, dan menilai dampak finansial dari berbagai kemungkinan di masa depan. Estimasi gajinya sekitar Rp7 juta–Rp10 juta per bulan.
- Analis risiko: Profesi ini bertugas mengidentifikasi, mengukur, dan mengevaluasi risiko yang mungkin dihadapi perusahaan, terutama di sektor keuangan, perbankan, dan pembiayaan. Gajinya di kisaran Rp7,5 juta–Rp8,5 juta per bulan.
- Manajer keuangan: Lulusan Aktuaria juga bisa berkembang ke fungsi keuangan yang lebih strategis, terutama kalau sudah punya pengalaman dan pemahaman kuat soal risiko serta pengelolaan keuangan. Untuk role ini, gaji di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp14 juta–Rp17 juta per bulan.
8. Administrasi Bisnis/Niaga
Jurusan Administrasi Bisnis atau Administrasi Niaga adalah jurusan yang mempelajari bagaimana kegiatan bisnis dijalankan dari sisi pengelolaan, operasional, pelayanan, sampai strategi pengembangan usaha.
Selama kuliah kamu akan mempelajari topik tentang pengantar bisnis dan administrasi, manajemen operasional, komunikasi bisnis, pemasaran, dan administrasi keuangan & pelayanan pelanggan.
Sehingga nantinya kamu bisa berkarier menjadi:
- Business analyst: Bertugas membaca kebutuhan bisnis, mengevaluasi proses kerja, dan memberi masukan agar bisnis berjalan lebih efektif. Gajinya di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp6,5 juta–Rp9,5 juta per bulan.
- Sales executive: Lulusan Administrasi Bisnis/Niaga juga cukup sering masuk ke fungsi penjualan karena mereka belajar komunikasi bisnis, negosiasi, dan pelayanan klien. Gajinya sekitar Rp7,5 juta–Rp10,5 juta per bulan.
- Operation supervisor: Profesi ini berfokus pada pengawasan jalannya operasional harian agar lebih efisien dan sesuai target. Kisaran gajinya adalah Rp12,5 juta–Rp15,8 juta per bulan.
9. Manajemen Keuangan
Jurusan Manajemen Keuangan adalah jurusan yang mempelajari cara mengelola keuangan perusahaan maupun individu agar lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Jurusan ini masih sangat dekat dengan ekonomi karena membahas pengambilan keputusan keuangan, pengelolaan aset, investasi, risiko, sampai perencanaan keuangan dalam konteks bisnis.
Apa yang akan dipelajari selama masa kuliah? Beberapa di antaranya manajemen keuangan, analisis laporan keuangan, investasi dan pasar modal, manajemen risiko, dan perencanaan keuangan.
Nanti setelah lulus, kamu akan memiliki beberapa skill utama yang mencakup:
- Menyusun dan menganalisis strategi keuangan
- Membaca kondisi keuangan bisnis
- Mengelola anggaran dan arus kas
- Memahami investasi dan risiko
- Mengambil keputusan berbasis data finansial
- Berpikir analitis dan detail
Lalu, gimana dengan prospek kerja lulusan manajemen keuangan? Cukup fleksibel karena bisa masuk ke perusahaan swasta, lembaga keuangan, sektor investasi, sampai fungsi keuangan internal perusahaan. Beberapa posisi yang menjanjikan:
- Investment analyst: Fokus menganalisis peluang investasi, membaca performa aset, dan memberi rekomendasi terkait keputusan penempatan dana. Gaji di Indonesia kisaran Rp12 juta–Rp18 juta per bulan.
- Finance manager: Posisi ini bertanggung jawab mengawasi strategi keuangan, anggaran, arus kas, dan stabilitas keuangan perusahaan. Gaji di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp14 juta–Rp17 juta per bulan.
- Financial consultant: Profesi ini membantu klien atau perusahaan menyusun solusi keuangan, baik untuk pengelolaan dana, produk keuangan, maupun strategi finansial yang lebih efisien. Gajinya sekitar Rp6,25 juta–Rp9,25 juta per bulan.
10. Ekonomi Internasional
Jurusan Ekonomi Internasional mempelajari hubungan ekonomi antarnegara, mulai dari perdagangan internasional, investasi global, nilai tukar, sampai kebijakan ekonomi yang memengaruhi pasar dunia.
Jurusan ini masih sangat dekat dengan ekonomi karena membahas bagaimana arus barang, jasa, modal, dan kebijakan global bisa berdampak ke ekonomi nasional maupun bisnis.
Jurusan ini cocok buat kamu yang tertarik pada isu ekonomi global, perdagangan internasional, dan hubungan antarnegara dalam dunia bisnis. Prospek kerjanya cukup luas, seperti:
- Staff ekspor impor: Profesi ini bertugas mengurus proses pengiriman barang antarnegara, dokumen perdagangan, koordinasi dengan bea cukai, dan kelancaran distribusi internasional. Estimasi gajinya sekitar Rp5 juta–Rp7,5 juta per bulan.
- Analisis pasar internasional: Pekerjaan ini berfokus pada riset pasar, membaca tren permintaan, perilaku konsumen, dan peluang bisnis di pasar global. Gajinya di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp5 juta–Rp6,75 juta per bulan.
- Trade marketing: Jalur ini cocok untuk lulusan yang tertarik menghubungkan strategi bisnis dengan pasar lintas wilayah atau lintas negara. Sebagai gambaran, gajinya sekitar Rp7,25 juta–Rp10,25 juta per bulan.
11. Ekonomi Publik
Jurusan Ekonomi Publik adalah jurusan yang mempelajari peran pemerintah dalam mengatur perekonomian, terutama lewat kebijakan fiskal, anggaran negara, subsidi, pajak, dan penyediaan layanan publik.
Jurusan ini masih sangat dekat dengan ekonomi karena fokusnya ada pada bagaimana kebijakan publik memengaruhi kesejahteraan masyarakat, distribusi sumber daya, dan stabilitas ekonomi.
Prospek kerjanya cukup luas, mulai dari lembaga pemerintah, lembaga riset, konsultan kebijakan, sampai perusahaan yang butuh analisis regulasi dan public affairs.
- Policy analyst: Profesi ini bertugas menganalisis kebijakan publik, mengevaluasi dampaknya, lalu memberi masukan untuk perbaikan kebijakan atau regulasi. Role ini umumnya memiliki gaji sekitar Rp5,7 juta–Rp8,5 juta per bulan.
- Peneliti ekonomi: Jalur ini cocok untuk lulusan yang suka riset, pengolahan data, dan analisis isu sosial-ekonomi. Untuk gajinya, sekitar Rp4,81 juta–Rp6,44 juta per bulan.
- Government relations atau public affairs: Lulusan Ekonomi Publik juga bisa masuk ke fungsi yang berhubungan dengan regulasi, hubungan kelembagaan, dan komunikasi kebijakan antara perusahaan dengan pemerintah.
12. Ekonomi Sumber Daya Alam & Lingkungan
Jurusan Ekonomi Sumber Daya Alam & Lingkungan mempelajari bagaimana sumber daya alam dimanfaatkan, dikelola, dan dilestarikan secara efisien tanpa mengabaikan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Jurusan ini dekat dengan ekonomi karena membahas hubungan antara pertumbuhan ekonomi, eksploitasi sumber daya, kebijakan publik, dan keberlanjutan. Jadi, kamu tidak cuma belajar soal lingkungan, tapi juga soal keputusan ekonomi di balik pengelolaan hutan, energi, tambang, air, dan berbagai sumber daya lainnya.
Tapi, gimana dengan prospek kariernya? Tenang, cukup luas kok. Beberapa di antaranya:
- ESG analyst: Profesi ini berfokus pada analisis data keberlanjutan, emisi, target ESG, dan dampak operasional perusahaan terhadap lingkungan. Gaji posisi ini di Indonesia di kisaran Rp6,5 juta–Rp9,5 juta per bulan.
- Environmental consultant: Pekerjaan ini membantu perusahaan atau proyek menilai dampak lingkungan, kepatuhan regulasi, dan strategi pengelolaan lingkungan. Secara nasional gajinya berada di kisaran Rp3,85 juta–Rp6,85 juta per bulan.
- Analis kebijakan lingkungan atau pembangunan: Profesi ini bertugas membaca dampak ekonomi dari regulasi lingkungan, energi, atau pemanfaatan sumber daya, lalu menyusun rekomendasi kebijakan. Gajinya sekitar Rp5,7 juta–Rp8,5 juta per bulan, tergantung sektor dan instansi.
Cek juga:
- 10 Universitas dengan Jurusan Finance di Indonesia, PTN dan PTS!
- 15 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Bank & Peluangnya
Daftar Universitas dengan Jurusan Ekonomi
Sekarang kamu sudah tahu apa saja jurusan yang berhubungan dengan ekonomi. Lalu, mana saja ya universitas yang menyediakan program studi terkait ekonomi? Beberapa kampus di Indonesia berikut punya fakultas, jurusan, dan keunggulan masing-masing yang bisa kamu sesuaikan dengan minat serta tujuan kariermu.
1. Cakrawala University

Sumber: cakrawala.ac.id
Salah satu universitas yang punya jurusan berkaitan dengan ekonomi adalah Cakrawala University. Kampus ini memiliki fakultas School of Business and Economics, sehingga pembelajarannya memang fokus pada dunia bisnis, ekonomi, dan kebutuhan industri saat ini.
Beberapa program studi yang berhubungan dengan ekonomi antara lain:
- Jurusan Bisnis Digital (S1)
- Jurusan Keuangan dan Investasi (S1)
- Jurusan Manajemen (S1)
- Jurusan Akuntansi (S1)
Pilihan jurusan ini cocok untuk kamu yang ingin belajar ekonomi dari sisi yang lebih aplikatif, bukan hanya teori. Kamu bisa memilih fokus sesuai minat karier, baik di bidang bisnis digital, pengelolaan keuangan, manajemen perusahaan, maupun akuntansi.
Selain itu, ada program magang yang bisa dimulai sejak semester awal, dengan pilihan tempat magang yang luas. Dengan pengalaman ini, mahasiswa bisa membangun CV dan portofolio kerja sebelum wisuda.
Menariknya, Cakrawala University punya Career Development Center yang memfasilitasi akses penyaluran kerja ke 1000+ perusahaan mitra, mulai dari startup sampai perusahaan besar seperti Astra Financial, BNI, Blue Bird, Mekari, 99 Group, dan Zettabyte.
Cek juga:
2. Universitas Islam Indonesia
Universitas Islam Indonesia (UII) punya Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE UII) dengan jurusan yang relevan untuk bidang ekonomi, termasuk Ilmu Ekonomi. FBE UII cukup baik karena menggunakan pendekatan critical thinking, dan pembelajaran yang dikaitkan dengan persoalan sosial-ekonomi terkini.
Program studi atau jurusan yang berhubungan dengan ekonomi di UII antara lain:
- Akuntansi
- Manajemen
- Ilmu ekonomi (ekonomi pembangunan)
3. Universitas Indonesia
Universitas Indonesia (UI) punya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UI) yang termasuk salah satu fakultas ekonomi paling lama di Indonesia. Program ini juga tercatat memiliki Akreditasi Unggul. Jadi, nggak heran sebagai salah satu rekomendasi kampus dengan reputasi akademik kuat di bidang ekonomi.
Jurusan yang dimiliki UI yang berkaitan dengan ekonomi adalah:
- Akuntansi
- Manajemen
- Ilmu ekonomi
- Bisnis islam
- Ilmu ekonomi islam
4. Universitas Gadjah Mada
Universitas Gadjah Mada (UGM) juga bisa jadi pilihan untuk mahasiswa yang tertarik pada bidang ekonomi lewat Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB UGM). Fakultas ini memiliki departemen Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi.
Selain program studi untuk S1, UGM juga menawarkan program yang cocok untuk sekolah vokasi (D4), mencakup:
- Akuntansi sektor publik
- Manajemen dan penilaian properti
- Perbankan
5. Universitas Katolik Parahyangan
Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) juga layak masuk daftar universitas dengan jurusan ekonomi karena punya Fakultas Ekonomi. Untuk jalur ekonominya, UNPAR punya Program Studi Sarjana Ekonomi yang disebut memiliki Akreditasi Unggul dan menekankan lulusan yang analitis, kritis, responsif, dan inovatif.
Program studi yang ada dan berhubungan dengan ekonomi di antaranya:
- Akuntansi
- Manajemen
- Ekonomi pembangunan
FAQ
1. Apakah jurusan ekonomi hanya cocok untuk anak IPS?
Nggak juga. Memang banyak jurusan yang berhubungan dengan ekonomi identik dengan anak IPS, tetapi pada praktiknya beberapa jurusan juga cocok untuk siswa yang kuat di logika, angka, dan analisis.
Misalnya, Aktuaria, Akuntansi, Manajemen Keuangan, dan Ilmu Ekonomi juga sangat membutuhkan kemampuan berpikir sistematis dan numerik. Jadi, yang paling penting bukan cuma latar belakang jurusan saat sekolah, tapi juga minat dan kemampuan yang kamu punya.
2. Apakah jurusan ekonomi harus jago matematika?
Nggak selalu, tapi kamu tetap perlu nyaman dengan angka, data, dan logika. Beberapa jurusan seperti Aktuaria, Akuntansi, Ilmu Ekonomi, dan Manajemen Keuangan memang lebih dekat dengan hitungan dan analisis data.
Sementara jurusan seperti Manajemen, Bisnis Digital, atau Administrasi Bisnis biasanya nggak seberat itu dalam matematika, walaupun tetap ada materi yang berhubungan dengan data, keuangan, dan analisis bisnis.
3. Apakah jurusan ekonomi harus hafalan?
Nggak, kok. Jurusan yang berhubungan dengan ekonomi bukan cuma soal hafalan, tapi juga banyak melibatkan logika, analisis, pemecahan masalah, dan pemahaman data. Beberapa jurusan bahkan cukup kuat di hitungan, seperti Akuntansi, Aktuaria, dan Manajemen Keuangan.
Saatnya Kuliah di Jurusan Impianmu, Hanya di Kampus Siap Kerja Cakrawala University!
Itu dia pembahasan lengkap tentang berbagai jurusan yang berhubungan dengan ekonomi dan peluang kariernya di masa depan. Sekarang kamu sudah tahu kan, kalau bidang ekonomi itu luas banget dan bisa membuka banyak jalan karier.
Kalau kamu tertarik kuliah di jurusan Ekonomi atau bidang lain yang siap kerja, Cakrawala University bisa jadi pilihan terbaik untuk memulai langkahmu.
Program studi di Cakrawala University dirancang buat membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan pengalaman langsung di dunia industri. Jadi, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga siap bersaing di dunia kerja begitu lulus nanti.
Kenapa harus Cakrawala University?
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Akses ke lebih dari 1000 perusahaan mitra dan lembaga profesional untuk memperluas peluang karier.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dibuat agar lulusan langsung siap bersaing di berbagai bidang, seperti ekonomi, bisnis, dan industri kreatif.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kesempatan membangun pengalaman kerja dan jaringan profesional sejak awal kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah selalu diperbarui sesuai kebutuhan dunia kerja dan tren ekonomi terbaru.
- Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional dan industri ekonomi.
Yuk, wujudkan karier impianmu di bidang ekonomi dan bisnis bareng Cakrawala University! Daftar sekarang atau konsultasi gratis di sini untuk tahu info dan fasilitas lengkapnya!