Pernah lihat atlet yang harus menjalani terapi setelah cedera? Atau anggota keluarga yang mengikuti fisioterapi setelah operasi?
Kalau kamu penasaran bagaimana cara menjadi fisioterapis, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengenal mapel pendukung Jurusan Fisioterapi sejak SMA.
Yuk, simak pembahasan di bawah ini yang bakal jelasin secara detail apa aja mapel pendukung jurusan Fisioterapi!
Key Takeaways
- Biologi dan Fisika menjadi mapel pendukung utama Jurusan Fisioterapi. Kedua mata pelajaran ini bantu kamu memahami sistem gerak tubuh, anatomi, hingga teknik rehabilitasi yang dipelajari saat kuliah.
- Jurusan Fisioterapi nggak hanya belajar teori. Selama kuliah, kamu juga akan banyak mengikuti praktikum untuk mempelajari pemeriksaan, terapi latihan, dan penanganan pasien secara langsung.
- Cakrawala University menawarkan kurikulum berbasis industri, magang sejak semester pertama, dan Program Penyaluran Kerja ke 1.000+ mitra perusahaan.
Apa Mapel Pendukung Jurusan Fisioterapi?
Kalau kamu suka belajar tentang tubuh manusia dan penasaran bagaimana seseorang bisa kembali berjalan atau bergerak setelah cedera, Jurusan Fisioterapi layak dipertimbangkan.
Ada dua mata pelajaran pendukung yang bisa jadi bekal penting di jurusan ini, yaitu Biologi dan Fisika. Yuk, kenalan lebih dekat dengan masing-masing jurusan!
1. Biologi
Salah satu hal yang paling sering dilakukan fisioterapis adalah membantu pasien mengembalikan fungsi gerak tubuh.
Nah, supaya bisa melakukan itu, tentu mereka harus paham dulu gimana tubuh manusia bekerja.
Itulah kenapa Biologi menjadi salah satu bekal penting sebelum masuk Jurusan Fisioterapi.
Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan Biologi antara lain:
- Anatomi Manusia, untuk mempelajari struktur tubuh seperti tulang, otot, sendi, dan organ.
- Fisiologi Manusia, yang membahas bagaimana setiap organ dan sistem tubuh bekerja.
- Patologi Dasar, untuk memahami perubahan fungsi tubuh akibat penyakit atau cedera.
- Neuroanatomi, yang mempelajari sistem saraf dan perannya dalam mengendalikan gerakan.
Paham mapel Biologi bisa menjadi modal untuk banyak bidang, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan.
Kalau kamu ingin berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat dari sisi pencegahan dan keberlanjutan, Jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan Cakrawala University layak dipertimbangkan.
Kamu bakal belajar melalui kurikulum berbasis industri, mengikuti magang sejak semester pertama, dan mendapatkan dukungan penyaluran kerja ke 1.000+ mitra perusahaan seperti Waste4Change, Graphic Packaging International, Darya-Varia, dan Midea Group.

2. Fisika
Di jurusan ini, kamu juga akan bertemu konsep-konsep Fisika, terutama yang berkaitan dengan gerakan dan gaya pada tubuh manusia.
Misalnya saat menganalisis cara seseorang berjalan, menjaga keseimbangan, atau menggunakan alat terapi tertentu.
Semua itu melibatkan prinsip Fisika yang nantinya dipelajari lebih lanjut selama kuliah.
Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan Fisika di antaranya:
- Biomekanika, untuk mempelajari gerakan tubuh berdasarkan prinsip gaya, beban, dan keseimbangan.
- Kinesiologi, yang membahas hubungan antara otot, sendi, dan pola gerak manusia.
- Elektroterapi, untuk mempelajari penggunaan alat terapi berbasis arus listrik dalam proses rehabilitasi.
- Fisika Medis Dasar, yang mengenalkan penerapan konsep fisika dalam bidang kesehatan.
Cek juga:
- 10 Jurusan yang Berhubungan dengan Kesehatan dan Kariernya
- 15 Jurusan yang Berhubungan dengan Biologi, Ada Pilihanmu?
Apa yang Akan Dipelajari di Jurusan Fisioterapi?
Kalau kamu kira Jurusan Fisioterapi hanya belajar pijat atau terapi gerak, ternyata cakupannya jauh lebih luas.
Selama kuliah, kamu akan belajar cara kerja tubuh manusia, penyebab gangguan gerak, hingga teknik rehabilitasi yang digunakan untuk membantu proses pemulihan pasien.
Beberapa mata kuliah yang biasanya dipelajari di Jurusan Fisioterapi antara lain:
- Anatomi Manusia, untuk mempelajari struktur tulang, otot, sendi, dan organ tubuh sebagai dasar penanganan pasien.
- Fisiologi Manusia, yang membahas cara kerja setiap sistem tubuh agar kamu memahami proses gerak secara menyeluruh.
- Biomekanika, untuk mempelajari prinsip gerakan tubuh, keseimbangan, serta pengaruh gaya terhadap aktivitas manusia.
- Kinesiologi, yang membahas cara kerja otot dan sendi saat tubuh melakukan berbagai gerakan.
- Patologi, untuk memahami perubahan fungsi tubuh akibat penyakit, cedera, atau gangguan tertentu.
- Terapi Latihan, yang mempelajari berbagai teknik latihan untuk membantu meningkatkan fungsi gerak pasien.
- Elektroterapi, yang membahas penggunaan alat terapi berbasis listrik, panas, maupun gelombang ultrasonik dalam proses rehabilitasi.
- Fisioterapi Muskuloskeletal, yang berfokus pada penanganan gangguan pada tulang, otot, ligamen, dan sendi.
Cek juga:
- Apakah Jurusan Fisioterapi Banyak Peminatnya? Ini Faktanya!
- 20 Jurusan IPA yang Sedikit Peminat tapi Peluang Kerja Besar
Tips Mempersiapkan Diri Masuk Jurusan Fisioterapi
Kalau Jurusan Fisioterapi sudah jadi incaranmu, nggak ada salahnya mulai mempersiapkan diri sejak masih SMA.
Nggak perlu buru-buru menguasai semuanya, yang penting kamu mulai membangun bekal yang akan berguna saat kuliah nanti.
- Perkuat pemahaman Biologi dan Fisika. Kedua mapel ini jadi dasar untuk paham anatomi tubuh, sistem gerak, hingga berbagai metode terapi.
- Pelajari tubuh manusia di luar materi sekolah. Kamu bisa mulai membaca artikel, menonton video edukasi, atau cari tahu gimana otot, tulang, dan sendi bekerja.
- Biasakan aktif berolahraga. Selain menjaga kebugaran, olahraga juga membantumu lebih memahami cara tubuh bergerak dan fungsi setiap bagian tubuh.
- Asah kemampuan komunikasi dan empati. Seorang fisioterapis akan banyak berinteraksi dengan pasien dari berbagai usia dan kondisi.
- Cari kampus yang memberikan banyak pengalaman praktik. Pilih kampus yang menyediakan praktikum, fasilitas pendukung, dan kesempatan belajar dari dunia profesional agar kamu lebih siap saat memasuki dunia kerja.
Cek juga:
- 15 Universitas dengan Jurusan Teknik Lingkungan, PTN & PTS
- S1 Jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan
FAQ
1. Apakah Jurusan Fisioterapi banyak praktikum?
Iya. Selain belajar teori di kelas, mahasiswa Fisioterapi juga akan sering mengikuti praktikum untuk mempelajari teknik pemeriksaan, terapi latihan, hingga penggunaan alat fisioterapi sesuai prosedur.
2. Apakah Jurusan Fisioterapi harus hafal anatomi tubuh?
Nggak harus hafal sejak awal. Selama kuliah, kamu akan mempelajari anatomi tubuh secara bertahap melalui teori dan praktikum. Yang terpenting adalah punya minat belajar dan memahami konsep dasarnya.
3. Lulusan Jurusan Fisioterapi bisa kerja di mana?
Lulusan Jurusan Fisioterapi memiliki peluang karier di rumah sakit, klinik fisioterapi, pusat rehabilitasi, klinik olahraga, panti rehabilitasi, hingga membuka praktik fisioterapi secara mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.
Sudah Menentukan Jurusan Kuliah? Siapkan Bersama Cakrawala University Aja!
Kalau kamu tertarik dengan dunia kesehatan, ada banyak pilihan jurusan yang bisa disesuaikan dengan minatmu.
Nggak semuanya harus berfokus pada penanganan pasien secara langsung.
Ada juga bidang yang berperan menjaga kesehatan melalui pengelolaan lingkungan, keselamatan kerja, dan penerapan prinsip keberlanjutan.
Salah satunya adalah Jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan Cakrawala University.
Di sini, kamu akan mempelajari pengelolaan lingkungan, K3, sustainability, hingga berbagai solusi rekayasa yang dibutuhkan di dunia industri.
Keunggulan yang bisa kamu dapatkan di Cakrawala University:
- Program Penyaluran Kerja ke 1.000+ mitra perusahaan.
- Magang sejak semester pertama agar pengalaman kerja bisa dibangun lebih awal.
- Kurikulum berbasis industri yang mengikuti kebutuhan dunia kerja.
- Dosen praktisi yang membagikan pengalaman langsung dari dunia profesional.
Masih bingung menentukan jurusan yang paling sesuai? Yuk, konsultasikan minat dan rencana kuliahmu gratis bersama tim Cakrawala University!