Arsitek jadi salah satu profesi yang menarik untuk dijalani, terutama kalau kamu suka menggambar, desain, dan merancang berbagai bangunan.
Tapi, nggak sedikit juga yang masih bingung, kalau mau jadi Arsitek ambil jurusan apa? Apakah harus masuk jurusan Arsitektur atau ada program studi kuliah lain yang juga bisa mendukung karier di bidang ini.
Nah, kalau kamu punya cita-cita menjadi arsitek, penting untuk mengetahui pilihan jurusan yang tepat sejak awal supaya persiapannya lebih matang. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Key Takeaways
- Arsitek jadi profesi yang cocok buat kamu kalau suka menggambar dan desain. Profesi ini sering dianggap keren karena punya peran penting dalam menciptakan bangunan yang estetik, nyaman, dan fungsional.
- Nggak cuma Arsitektur, untuk jadi seorang Arsitek kamu juga bisa kuliah di jurusan lain, seperti Teknik Sipil, Desain Interior, DKV, sampai Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Tapi tetap penting untuk selalu mengasah skill tambahan.
- Cakrawala University jadi pilihan kampus yang tepat untuk mengasah skill mu lewat teori dan praktik sekaligus. Kamu bisa mengembangkan portofolio sejak dini lewat magang di semester awal sehingga pas lulus nanti bisa lebih siap untuk berkarier di industri impian.
Kalau Mau Jadi Arsitek Ambil Jurusan Apa?

Sumber: Magnific
Sebenarnya, untuk menjadi Arsitek kamu nggak cuma bisa mengambil jurusan Arsitektur aja, lo. Soalnya, ada banyak program studi (prodi) lain yang juga bisa dipilih.
Di bawah ini, sejumlah jurusan untuk berkarier menjadi Arsitek:
1. Arsitektur
Prodi pertama untuk menjadi Arsitek pastinya adalah Arsitektur.
Jurusan Arsitektur adalah bidang yang mempelajari cara merancang, mendesain, dan merencanakan bangunan serta ruang agar nyaman, aman, fungsional, dan memiliki nilai estetika.
Kalau belajar di jurusan ini, materi yang kamu pelajari nggak terbatas soal menggambar desain bangunan aja, tapi juga memahami struktur, material, konstruksi, sampai hubungan bangunan dengan lingkungan sekitarnya.
Mata kuliah jurusan Arsitektur:
- Studio Perancangan Arsitektur
- Dasar-Dasar Arsitektur
- Menggambar Teknik dan Arsitektur
- Sejarah dan Teori Arsitektur
- Struktur dan Konstruksi Bangunan
- Fisika Bangunan
- Material Bangunan
- Perancangan Interior.
Cek Juga:
- 9 Jurusan yang Berhubungan dengan Desain dan Prospek Kerjanya
- Daftar Mapel Pendukung Arsitektur SNBP yang Wajib Dikuasai
2. Teknik Sipil
Lulusan Teknik Sipil punya pemahaman yang kuat tentang konstruksi dan struktur bangunan.
Jadi, kamu yang berencana ambil jurusan ini tetap bisa bekerja di bidang yang berkaitan dengan pembangunan dan desain.
Jurusan Teknik Sipil sendiri adalah program studi yang mempelajari perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan berbagai infrastruktur dan konstruksi.
Nggak cuma bangunan, kamu juga bakal belajar banyak tentang jalan raya, jembatan, bendungan, pelabuhan, sampai sistem transportasi.
Mata kuliah jurusan Teknik Sipil:
- Matematika Teknik
- Fisika Teknik
- Gambar Teknik
- Struktur Beton Bertulang
- Struktur Baja
- Mekanika Tanah
- Hidrologi
- Teknik Pondasi.
3. Desain Interior
Kalau kamu tertarik untuk merancang tata ruang dan estetika bagian dalam bangunan, Desain Interior jadi jurusan yang cocok banget buat dipilih!
Jurusan Desain Interior adalah prodi yang mempelajari cara merancang dan menata ruang di dalam bangunan supaya lebih nyaman, fungsional, dan menarik secara visual.
Belajar di jurusan ini nggak cuma soal memilih warna cat atau furnitur, tapi nantinya kamu juga bakal diajak mendalami hal-hal yang berkaitan sama tata ruang, pencahayaan, material, ergonomi, sampai kebutuhan pengguna dalam sebuah ruangan.
Mata kuliah jurusan Desain Interior:
- Dasar-Dasar Desain Interior
- Menggambar Desain
- Studio Perancangan Interior
- Sejarah Desain dan Arsitektur
- Ergonomi dan Antropometri
- Material Interior
- Pencahayaan dan Akustik
- Furnitur dan Dekorasi Interior.
4. Desain Komunikasi Visual (DKV)
Lulusan DKV memiliki beberapa kemampuan yang berguna di bidang arsitektur, seperti kreativitas, visualisasi desain, menggambar, dan kemampuan menggunakan software desain.
Makannya, kuliah di jurusan ini juga membuka kesempatan untuk berkarier jadi Arsitek, asalkan kamu tetap mengasah skill lainnya, ya.
DKV atau Desain Komunikasi Visual adalah jurusan yang mempelajari cara menyampaikan pesan dan informasi melalui elemen visual.
Kalau kuliah di jurusan ini kamu bakal belajar soal bagaimana menggabungkan desain, kreativitas, dan strategi komunikasi supaya sebuah pesan bisa tersampaikan dengan efektif dan menarik.
Mata kuliah jurusan DKV:
- Dasar-Dasar Desain
- Tipografi
- Ilustrasi
- UI/UX Design
- Desain Grafis
- Branding dan Identitas Visual
- Animasi.
Kuliah di jurusan DKV Cakrawala University bakalan seru banget. Soalnya kurikulumnya berfokus pada kebutuhan industri sehingga kamu bakal mendapatkan pengetahuan relevan lewat teori dan praktik.
Nggak cuma itu, Cakrawala University juga punya fasilitas IP Incubator, program yang bisa membantumu mengembangkan ide jadi Intellectual Property (IP) yang punya nilai komersial.
Lewat fasilitas tersebut, karya seperti ilustrasi, karakter, maskot, komik, desain merchandise, atau konsep brand nggak cuma berhenti jadi tugas kuliah, tapi juga bisa berkembang jadi aset kreatif yang punya nilai jual. Keren banget nggak sih?
Cek Juga:
5. Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK)
Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota atau PWK adalah program studi yang mempelajari cara merencanakan, mengembangkan, dan mengelola suatu wilayah atau kota agar lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.
Di jurusan yang juga dikenal dengan nama Teknik Planologi ini kamu nggak cuma belajar soal desain bangunan, tapi juga melihat gambaran yang lebih luas, seperti tata kota, kawasan permukiman, transportasi, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik.
Mata kuliah jurusan PWK:
- Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota
- Tata Guna Lahan
- Perencanaan Transportasi
- Sistem Informasi Geografis (SIG)
- Perencanaan Permukiman
- Perencanaan Infrastruktur Wilayah
- Perencanaan Lingkungan
- Pengembangan Wilayah.
Apa Saja Skill yang Harus Dimiliki Arsitek?
Untuk menjadi arsitek, nggak cukup hanya jago menggambar aja.
Profesi ini juga membutuhkan kombinasi kreativitas, kemampuan teknis, dan keterampilan komunikasi supaya bisa menghasilkan desain bangunan yang menarik sekaligus fungsional.
Nah, berikut beberapa kemampuan yang perlu dimiliki seorang Arsitek:
- Kreativitas dan kemampuan desain: Arsitek harus mampu menghasilkan ide-ide desain yang unik, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan klien.
- Kemampuan menggambar: Meski saat ini banyak menggunakan software, kemampuan membuat sketsa dan membaca gambar teknik tetap penting untuk membantu proses perancangan dan komunikasi desain.
- Penguasaan software desain: Kamu juga perlu menguasai berbagai software pendukung, seperti AutoCAD, SketchUp, Revit, ArchiCAD, sampai Lumion untuk membuat gambar kerja dan visualisasi desain.
- Pemahaman struktur dan konstruksi bangunan: Desain yang bagus juga harus aman untuk dibangun. Makannya, penting juga untuk memahami dasar-dasar struktur bangunan, material konstruksi, dan proses pembangunan.
- Kemampuan problem solving: Arsitek harus mampu menemukan solusi yang tepat untuk setiap permasalahan.
Cek Juga:
- 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Menggambar dan Desain
- Data Architect: Definisi, Skill, Jurusan yang Cocok
FAQ
1. Apakah S1 bisa menjadi Arsitek?
Bisa, kok. Kalau kamu mau menjadi arsitek, langkah yang paling umum adalah mengambil jenjang S1.
Tapi kamu juga perlu memperdalam pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan portofolio yang relevan di bidang arsitektur.
Semakin sesuai jurusan yang diambil dengan bidang arsitektur, jalur untuk berkarier sebagai arsitek pun bakal lebih mudah.
2. Apakah kuliah Arsitek sulit?
Bisa dibilang cukup menantang, tapi bukan berarti sulit untuk dijalani.
Selama kuliah, kamu nggak cuma belajar teori di kelas, tapi juga bakal sering mengerjakan proyek desain, membuat gambar rancangan, presentasi, hingga revisi tugas.
Selain itu, kamu juga bakal belajar menggunakan berbagai software desain dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan bangunan, seperti struktur, material, dan konstruksi.
Meskipun ada tantangannya, kuliah Arsitektur tetap bisa dijalani asalkan kamu mau belajar dan terus mempertajam kemampuan.
3. Lulusan Arsitek bisa kerja di mana?
Peluang kerja lulusan Arsitektur cukup luas karena kemampuan yang dipelajari nggak cuma dibutuhkan di bidang desain bangunan, tapi juga di industri konstruksi, properti, sampai kreatif.
Setelah lulus nanti, kamu bisa berkarier di bidang:
- Konsultan Arsitektur
- Perusahaan Konstruksi
- Developer Properti
- Konsultan Perencanaan Kota dan Kawasan
- Perusahaan Desain Interior
- Instansi Pemerintah
- Perusahaan Manajemen Proyek
- Industri Kreatif
- Membuka Jasa Desain Sendiri.
Yuk, Mulai Wujudkan Studi dan Karier Impianmu Bersama Cakrawala University!
Jadi, sudah tahu kan kalau kamu mau jadi Arsitek bisa ambil jurusan apa?
Untuk menjadi arsitek, pilihannya memang nggak terbatas hanya pada satu jurusan aja. Ada beberapa prodi yang bisa menjadi jalan menuju karier di bidang ini, tergantung minat dan tujuanmu.
Selain memilih jurusan yang tepat, pastikan juga kamu mempertimbangkan kampusnya, ya. Soalnya, lingkungan perkuliahan dan kurikulumnya bakal berpengaruh pada perkembangan skill dan pengalamanmu selama kuliah.
Kalau kamu mau kuliah di kampus yang bisa mempersiapkan skillmu benar-benar matang supaya bisa berkarier di industri impian, Cakrawala University jawabannya!
Kenapa harus Cakrawala University?
- Program penyaluran kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra.
- Magang sejak semester awal: Kamu bisa mengasah kemampuan sejak awal dan mempersiapkan portofolio agar lebih maksimal.
- Skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik: Lebih siap terjun ke dunia profesional setelah lulus lewat kurikulum berbasis industri.
- Sistem pembelajaran e-learning: Terintegrasi langsung dengan konten dan materi, serta didukung oleh teknologi modern.
- Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari tenaga pengajar yang ahli di bidangnya.
Sudah siap untuk belajar di Cakrawala University? Daftarkan dirimu sekarang juga, atau kalau mau tanya-tanya dulu jangan ragu untuk berkonsultasi di sini, ya!