Buat kamu yang pengen kuliah jurusan gabungan fisika dan biologi tapi masih bingung mau fokus ke apa, tenang ada banyak kok pilihan jurusan yang bisa disesuaikan dengan minat dan tujuan kariermu.
Setiap jurusan ini tentunya punya skill dan peluang kerja berbeda, mulai dari riset laboratorium, teknologi kesehatan, sampai analisis lingkungan. Nah, biar nggak makin penasaran, yuk kenali jurusan-jurusannya biar kamu gampang pilih yang pas!
Key Takeaways
- Jurusan yang menggabungkan fisika dan biologi biasanya mempelajari sistem hidup, kesehatan, dan lingkungan dengan prinsip fisika dan biologi.
- Contoh jurusannya termasuk Biofisika, Teknik Biomedis, Fisika Medis, Neuroscience, Biomekanika, Teknik Lingkungan, hingga Teknik Kimia dan Oseanografi.
- Universitas Cakrawala menawarkan pengalaman kuliah siap kerja dengan kurikulum berbasis praktik, kesempatan magang sejak semester pertama, dosen praktisi, dan jaringan industri luas yang mendukung pengembangan karier mahasiswa.
12 Daftar Jurusan yang Berhubungan dengan Fisika dan Biologi
Ada beberapa jurusan interdisipliner yang secara khusus menggabungkan prinsip-prinsip fisika dan biologi untuk memecahkan masalah kompleks dalam sains dan teknologi.
Berikut 12 jurusan yang berhubungan dengan fisika dan biologi beserta fokus belajar dan prospek kerjanya yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Biofisika
Biofisika adalah jurusan yang mempelajari sistem biologis dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika, mulai dari mekanika, termodinamika, hingga optik. Jurusan ini bantu memahami cara kerja molekul protein, sel, organ, bahkan sampai interaksi di ekosistem.
Mata kuliahnya biasanya menggabungkan biologi dan fisika, seperti Biologi Molekuler, Fisika Modern, Bioinformatika, hingga Eksperimen Laboratorium. Kombinasi ini membuat lulusannya punya kemampuan analisis dan eksperimen yang kuat.
Lulusan Biofisika punya peluang kerja luas, mulai dari lembaga riset hingga industri bioteknologi, seperti BRIN, Kalbe Farma, Bio Farma, dan Pfizer. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Peneliti laboratorium biologi atau bioteknologi
- Analis data biologis (bioinformatika)
- Konsultan riset di industri farmasi
- Dosen atau asisten penelitian di universitas
- Spesialis pengembangan teknologi kesehatan
2. Teknik Biomedis
Teknik Biomedis fokus pada penerapan prinsip rekayasa dan fisika untuk dunia kesehatan dan biologi. Jurusan ini berperan dalam merancang dan mengembangkan alat medis, mulai dari MRI, sensor kesehatan, hingga prostetik robotik.
Mata kuliah yang dipelajari biasanya meliputi Fisika Kedokteran, Biomekanika, Elektronika Medis, dan Rekayasa Biomedis. Dengan kombinasi teori dan praktik ini, lulusannya bisa langsung terjun ke pengembangan teknologi kesehatan.
Prospek kerja Teknik Biomedis sangat menarik, terutama di rumah sakit, perusahaan alat kesehatan, dan laboratorium riset, seperti RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, Siemens Healthineers, Philips Healthcare, Bio Farma, dan universitas sebagai dosen atau peneliti.
Posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Engineer atau spesialis alat medis
- Riset & pengembangan teknologi kesehatan
- Analis laboratorium klinik atau biomedik
- Konsultan teknologi rumah sakit
- Dosen atau instruktur di jurusan biomedis
3. Fisika Medis
Sesuai namanya, Fisika Medis adalah jurusan yang mempelajari penerapan prinsip fisika dalam dunia medis atau kedokteran, terutama untuk diagnosis dan terapi penyakit.
Jurusan ini fokus pada penggunaan radiasi, seperti sinar-X dan radioterapi, untuk mendeteksi dan mengobati berbagai penyakit, termasuk kanker.
Nah, buat yang penasaran apa saja mata kuliahnya, biasanya mencakup Fisika Dasar, Radiologi, Dosimetri, dan Teknologi Medis.
Kombinasi teori fisika dan praktik medis inilah yang membuat lulusannya siap bekerja di rumah sakit, laboratorium diagnostik, atau perusahaan alat kesehatan seperti GE Healthcare, Siemens Healthineers, dan Philips. Posisi yang bisa ditekuni antara lain:
- Medical Physicist
- Radiotherapy Specialist
- Clinical Application Specialist
- Sales Engineer alat radiologi
- Technical Specialist atau Quality Control
4. Neuroscience
Selanjutnya, ada Jurusan Neuroscience. Jurusan ini mempelajari sistem saraf, mulai dari struktur otak hingga cara sel saraf berkomunikasi untuk membentuk pikiran, perilaku, dan fungsi tubuh.
Meskipun fokusnya banyak ke biologi dan neurobiologi, mata kuliah yang dipelajari masih bersinggungan dengan fisika, seperti Biomekanika Saraf, Neurofisiologi Eksperimental, dan Metode Pengukuran Aktivitas Otak.
Lulusan bisa bekerja di startup kesehatan mental atau platform telemedicine seperti Halodoc dan Alodokter, serta perusahaan manufaktur alat medis seperti GE Healthcare, Siemens Healthineers, dan Philips. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Digital Mental Health Specialist
- Behavioral Analyst
- Sales Engineer EEG/MRI
- Clinical Application Specialist
- Teknisi Neuro-diagnostik
Cek juga:
- 15 Universitas dengan Jurusan Teknik Lingkungan, PTN & PTS
- 13 Universitas Swasta yang Ada Jurusan Teknik Lingkungan
5. Biomekanika & Kinesiologi
Biomekanika & Kinesiologi adalah jurusan yang mempelajari gerak tubuh manusia dengan menggabungkan prinsip fisika dan biologi. Jurusan ini fokus pada analisis gerak, keseimbangan, serta fungsi otot dan sendi.
Di sini, kamu akan mempelajari mata kuliah seperti Anatomi, Fisiologi, Biomekanika, dan Kinesiologi Eksperimental. Meski jurusannya kurang populer di Indonesia, pengetahuan gabungan fisika dan biologi di sini membuat lulusan siap bekerja di berbagai bidang.
Yap, lulusan bisa bekerja di rumah sakit, pusat rehabilitasi, laboratorium riset olahraga, atau perusahaan teknologi kesehatan seperti RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, Philips Healthcare, dan startup alat bantu olahraga. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Spesialis Rehabilitasi dan Terapi Fisik
- Biomechanist atau Peneliti Gerak
- Konsultan Kesehatan & Performa Atlet
- Teknisi Alat Kesehatan & Prostetik
- Trainer atau Instruktur Rehabilitasi
6. Teknik Lingkungan

Sumber: Freepik
Teknik Lingkungan adalah jurusan yang menggabungkan biologi, ilmu teknik, kimia, dan fisika untuk menciptakan solusi teknis terhadap masalah lingkungan, mulai dari pengolahan limbah hingga pengelolaan ekosistem.
Di Jurusan Teknik Lingkungan dan Rekayasa Buatan Universitas Cakrawala misalnya, mata kuliahnya mencakup Fisika Dasar, Biologi Lingkungan, Mekanika Fluida Lingkungan, Termodinamika dan Energi Bersih, serta Pengelolaan Limbah, dengan konsentrasi seperti:
- Rekayasa Pengelolaan Lingkungan
- Energi & Teknologi Berkelanjutan
- Rekayasa Hijau dan Ekonomi Sirkular
- Sistem dan Kebijakan Keberlanjutan
Yang berbeda, di sini mahasiswa juga bisa ikut project dan pelatihan seperti penyusunan AMDAL, audit lingkungan, dan pelaporan ESG, sambil memulai magang sejak semester 1 dan mendapat akses penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra setelah lulus nanti.
Peluang kerja Teknik Lingkungan cukup luas, mulai dari pemerintah hingga industri swasta, misalnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PDAM, PLN, PT Hatfield Indonesia, atau konsultan lingkungan lainnya. Beberapa posisinya:
- Environmental Consultant
- ESG Specialist
- Insinyur Pengelolaan Limbah
- GreenTech Entrepreneur
- Analis Dampak Lingkungan (AMDAL)
7. Bioinformatika
Bioinformatika adalah jurusan yang menggabungkan biologi, fisika, dan ilmu komputer untuk menganalisis data biologis dalam jumlah besar, seperti pemetaan DNA dan prediksi struktur protein.
Mata kuliahnya mencakup Biologi Molekuler, Statistika, Pemrograman Komputer, dan Analisis Data Biologis. Kombinasi ini bikin lulusannya siap bekerja di laboratorium riset, perusahaan farmasi, atau startup teknologi kesehatan seperti Bio Farma, Kalbe Farma, dan Halodoc.
Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Bioinformatician
- Data Analyst untuk biologi atau kesehatan
- Riset & Pengembangan di industri farmasi
- Konsultan riset bioteknologi
- Peneliti laboratorium
8. Bioteknologi
Jurusan yang berhubungan dengan fisika dan biologi selanjutnya adalah Bioteknologi. Fokus dalam jurusan ini memanfaatkan sistem biologi dan organisme untuk mengembangkan produk teknologi, mulai dari obat, vaksin, hingga tanaman unggul.
Di sini, pemahaman tentang proses biologis dan fisik sangat krusial agar produk yang dihasilkan efektif dan aman. Adapun, untuk menunjang itu kamu bakal mempelajari mata kuliah seperti Genetika, Biologi Molekuler, Mikrobiologi, Biokimia, dan Teknik Bioproses.
Nantinya, lulusan Bioteknologi bisa langsung terjun ke industri farmasi, pertanian, makanan & minuman, atau lembaga riset, seperti Kalbe Farma, Bio Farma, Bayer, dan Universitas sebagai peneliti atau dosen. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Riset & Pengembangan (R&D)
- Quality Control (QC)
- Manajer Produksi
- Biostatistik atau Data Analyst
- Wirausaha produk bioteknologi
Cek juga:
9. Teknik Nuklir
Jurusan Teknik Nuklir fokus pada pemanfaatan energi nuklir, tidak cuma untuk industri tapi juga bidang kesehatan. Di Indonesia, jurusan ini punya peminatan Radiologi Diagnostik dan Radioterapi, yang menekankan interaksi radiasi dengan sel hidup dan anatomi manusia.
Di bangku kuliah, mahasiswa akan mempelajari beberapa mata kuliah seperti Fisika Nuklir, Radiobiologi, Dosimetri, dan Teknologi Radiasi.
Lulusan Teknik Nuklir punya banyak pilihan karier, bisa bekerja di rumah sakit, laboratorium radiologi, atau lembaga penelitian nuklir seperti BATAN dan RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo. Posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Spesialis Radiologi atau Radioterapi
- Medical Physicist
- Analis Radiasi
- Peneliti Nuklir
- Teknisi Alat Radiologi
10. Teknik Kimia
Jurusan Teknik Kimia menekankan penerapan prinsip fisika pada proses kimia dan biologi, mulai dari pengolahan bahan hingga pengembangan bioenergi dan bioproses.
Jurusan ini memungkinkan lulusannya mengubah bahan biologis menjadi produk bermanfaat, seperti obat atau bahan bakar.
Mahasiswa akan belajar mata kuliah Termodinamika, Proses Bioproses, Rekayasa Reaksi Kimia, dan Biokimia Terapan.
Kombinasi ini membekali mereka untuk bekerja di industri farmasi, bioenergi, makanan & minuman, atau lembaga penelitian, misalnya Kalbe Farma, Bio Farma, Pertamina, dan PT Indofood. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Process Engineer
- Riset & Pengembangan (R&D)
- Quality Control (QC)
- Manajer Produksi
- Bioprocess Specialist
11. Pendidikan IPA
Jurusan Pendidikan IPA menggabungkan Fisika, Biologi, dan Kimia agar lulusannya siap mengajar sains di sekolah. Fokusnya bukan cuma memahami ilmu, tapi juga cara menyampaikannya agar murid mudah paham.
Di bangku kuliah, mahasiswa akan mempelajari mata kuliah Fisika Dasar, Biologi Umum, Kimia Organik, serta Metodologi Pengajaran IPA. Kombinasi ini membuat kamu bisa menguasai konten sains sekaligus teknik mengajar yang efektif.
Lulusan Pendidikan IPA bisa bekerja di sekolah, bimbingan belajar, atau lembaga pendidikan populer seperti Ruangguru, Zenius, dan sekolah negeri maupun swasta. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Guru IPA
- Instruktur Laboratorium Sains
- Curriculum Developer
- Tutor bimbingan belajar
- Dosen atau Asisten Peneliti Pendidikan
12. Ilmu Kelautan atau Oseanografi
Ilmu Kelautan mempelajari fenomena fisik laut, seperti arus, gelombang, dan pasang surut, sekaligus dampaknya terhadap ekosistem biologi laut. Jurusan ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia sebagai negara maritim.
Mata kuliahnya biasanya mencakup Fisika Laut, Ekologi Laut, Hidrografi, dan Biologi Kelautan. Dengan kombinasi biologi dan fisika ini, lulusannya bisa melakukan riset, konservasi, hingga pengelolaan sumber daya laut.
Lulusan Ilmu Kelautan bisa bekerja di institusi pemerintah, lembaga riset, dan perusahaan terkait kelautan seperti BRIN, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, PT Pertamina, dan startup teknologi maritim. Beberapa posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Peneliti Laut dan Ekosistem
- Spesialis Hidrografi atau Oseanografi
- Konsultan Lingkungan Laut
- Ahli Konservasi Laut
- Manajer Proyek Maritim
Frequently Ask Questions (FAQ)
1. Bidang apa yang menggabungkan biologi dan fisika?
Bidang yang menggabungkan biologi dan fisika biasanya disebut biofisika atau biomedis, tapi juga muncul di jurusan seperti teknik biomedis, neuroscience, biomekanika, bioinformatika, dan teknik lingkungan.
Intinya, bidang ini pakai prinsip fisika untuk memahami atau mengembangkan sistem dan proses biologis, mulai dari sel hingga tubuh manusia.
2. Mana yang lebih sulit, fisika atau biologi?
Sebenarnya nggak bisa dibilang satu lebih sulit dari yang lain, karena keduanya punya tantangan masing-masing. Fisika butuh logika dan perhitungan matematis, sedangkan biologi lebih banyak hafalan dan pemahaman konsep makhluk hidup. Pilihan terbaik tergantung minat dan gaya belajar kamu.
3. Pekerjaan apa saja yang bisa saya dapatkan dengan latar belakang fisika dan biologi?
Dengan latar belakang fisika dan biologi, kamu bisa masuk banyak bidang, mulai dari penelitian, kesehatan, teknologi, hingga lingkungan. Contohnya:
- Peneliti laboratorium (biologi, biofisika, bioteknologi)
- Medical physicist atau spesialis radiologi
- Engineer alat medis atau biomedical engineer
- Data analyst bioinformatika
- Konsultan lingkungan atau spesialis energi terbarukan
- Dosen, guru IPA, atau instruktur sains
Pilih Jurusan dan Kampus yang Bikin Siap Kerja Hanya di Universitas Cakrawala!
Itulah daftar lengkap jurusan yang berhubungan dengan fisika dan biologi, lengkap dengan gambaran mata kuliah dan prospek kerjanya. Semua ini bisa jadi panduan buat kamu yang pengen kuliah tapi masih bingung jurusan mana yang sesuai minat dan tujuan karier.
Kalau kamu ingin mendalami jurusan yang menggabungkan fisika dan biologi sekaligus siap menghadapi dunia kerja, Universitas Cakrawala punya program yang tepat!

Di sini, jurusan seperti Teknik Lingkungan, dipelajari dengan kurikulum yang gabungkan teori sains, eksperimen laboratorium, dan praktik industri.
Beberapa hal yang bikin kuliah di Universitas Cakrawala beda dari kampus lain:
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Kampus terhubung dengan 1.000+ perusahaan untuk memperluas peluang karier.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung dirancang supaya lulusan bisa bersaing di dunia profesional.
- Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung praktik di laboratorium dan proyek industri, sehingga siap kerja setelah lulus.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi sains dan teknologi agar relevan dengan kebutuhan industri terkini.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional yang berpengalaman di bidangnya.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tanya-tanya gratis di sini atau langsung daftar sekarang untuk tahu lebih banyak tentang program kuliah di Universitas Cakrawala.
Siapkan dirimu jadi generasi profesional yang menguasai fisika dan biologi sekaligus siap bersaing di dunia kerja!