Siswa IPA yang suka biologi dan kimia biasanya pengen lanjut ke jurusan yang masih relevan sama pelajaran sekolah. Tapi pas mulai cari referensi, pilihan jurusannya ternyata banyak dan bikin makin bingung.
Nah, di artikel ini kamu bakal nemuin daftar jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia, plus gambaran fokus belajar dan prospek kerjanya biar nggak salah pilih. Yuk, simak daftarnya!
Key Takeaways
- Jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia umumnya fokus ke bidang kesehatan, pangan, lingkungan, teknik, dan riset.
- Contoh jurusan yang relevan antara lain Biokimia, Bioteknologi, Farmasi, Teknik Lingkungan, Ilmu Lingkungan, Kedokteran Teknologi Pangan, hingga Mikrobiologi.
- Universitas Cakrawala menawarkan jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia (terutama di bidang lingkungan) dengan kurikulum siap kerja, proyek magang sejak awal, dosen praktisi, dan koneksi ke 1.000+ perusahaan mitra.
Jurusan "Inti" (Campuran Langsung)
Jurusan “inti” adalah jurusan yang sejak awal perkuliahan menggabungkan materi biologi dan kimia dalam satu bidang studi. Berikut beberapa jurusan yang paling langsung berkaitan dengan biologi dan kimia:
1. Biokimia
Biokimia adalah jurusan yang fokus mempelajari proses kimia di dalam makhluk hidup, seperti kerja enzim, struktur DNA, dan sistem metabolisme tubuh.
Di sini kamu bakal belajar biologi bareng kimia lewat mata kuliah seperti Biomolekul, Metabolisme, Enzimologi, Kimia Organik, dan Kimia Analitik.
Biasanya, lulusan Biokimia banyak dibutuhkan di industri farmasi, pangan, dan riset, misalnya di perusahaan seperti Kalbe Farma, Kimia Farma, Bio Farma, Pfizer Indonesia, Nestlé, dan Indofood, dengan peluang posisi seperti:
- Analis laboratorium
- Staf riset dan pengembangan (R&D)
- Quality Control (QC)
- Asisten peneliti
- Spesialis pengujian mutu
2. Bioteknologi
Bioteknologi adalah jurusan yang memadukan biologi, kimia, dan teknologi untuk menghasilkan produk yang bermanfaat, mulai dari obat, vaksin, hingga produk pangan dan pertanian.
Kamu akan banyak belajar mata kuliah seperti Biologi Molekuler, Mikrobiologi, Biokimia, Kimia Organik, serta Teknik Analisis dan Instrumentasi Bioteknologi.
Di dunia kerja, lulusan Bioteknologi dibutuhkan di industri farmasi, pangan, pertanian, kosmetik, hingga lembaga riset seperti Kalbe Farma, Kalbe Genexine, BPOM, EWINDO, dan BRIN, dengan posisi seperti:
- Staf R&D
- Quality Control (QC)
- Staf produksi bioteknologi
- Asisten peneliti
- Analis bioproses
3. Farmasi
Selanjutnya, ada Farmasi. Jurusan ini yang mempelajari cara pembuatan obat, efek senyawa kimia dalam tubuh manusia, dan bagaimana obat bisa bekerja dengan aman dan efektif.
Mata kuliahnya menggabungkan biologi dan kimia, seperti Farmasetika, Farmakologi, Kimia Medisinal, dan Farmakognosi, plus banyak praktikum di laboratorium.
Lulusan Farmasi banyak dibutuhkan di industri farmasi, rumah sakit, dan laboratorium, misalnya di Kalbe Farma, Kimia Farma, Bio Farma, Novell Pharmaceutical, K24, dan Siloam Hospitals. Posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Analis laboratorium obat
- Quality Control (QC)
- Staf produksi farmasi
- Staf riset dan pengembangan (R&D)
- Tenaga pemasaran dan regulasi obat
Jurusan Bidang Teknik & Lingkungan
Jurusan di bidang teknik dan lingkungan juga banyak yang memadukan ilmu biologi dan kimia dengan penerapan teknis untuk menjaga lingkungan dan menciptakan solusi industri yang aman. Berikut beberapa jurusan yang fokus pada teknik dan lingkungan:
4. Teknik Lingkungan

Sumber: Freepik
Teknik Lingkungan adalah jurusan yang menggabungkan biologi dan kimia untuk menciptakan solusi teknis terhadap masalah lingkungan, mulai dari pengolahan limbah hingga pengelolaan ekosistem.
Di Universitas Cakrawala, mata kuliah Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan mencakup Biologi Lingkungan, Ekologi, dan Proses Biologi, dengan konsentrasi seperti:
- Rekayasa Pengelolaan Lingkungan
- Energi dan Teknologi Berkelanjutan
- Rekayasa Hijau dan Ekonomi Sirkular
- Sistem dan Kebijakan Keberlanjutan
Di sini, kamu juga bisa ikut project dan pelatihan praktis seperti penyusunan AMDAL, audit lingkungan, dan pelaporan ESG, sambil mempersiapkan karier melalui program magang sejak semester pertama dan jaringan lebih dari 1.000+ perusahaan mitra.
Setelah lulus, peluang kerjanya luas, misalnya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PDAM, PLN, PT Hatfield Indonesia, atau konsultan lingkungan lain, dengan posisi seperti:
- Environmental Consultant
- ESG Specialist
- Insinyur Pengelolaan Limbah
- GreenTech Entrepreneur
- Analis Dampak Lingkungan (AMDAL)
5. Ilmu Lingkungan
Kalau Teknik Lingkungan lebih ke teknis, Ilmu Lingkungan fokus pada analisis pencemaran kimia di ekosistem dan dampaknya terhadap makhluk hidup.
Mata kuliahnya menekankan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam, dan pencemaran, termasuk Ekologi Lingkungan, Kimia Lingkungan, Mikrobiologi Lingkungan, Ekotoksikologi, dan Bioteknologi Lingkungan.
Lulusan Ilmu Lingkungan banyak dibutuhkan di sektor industri, pertambangan, jasa lingkungan, dan NGO, seperti Unilever, PT Hatfield Indonesia, PT ERM Indonesia, YKAN, dan KEHATI. Beberapa posisi yang bisa ditempati antara lain:
- HSE Officer
- Konsultan AMDAL
- Staf PROPER
- Environmental Analyst
- Sustainability Officer
6. Teknik Kimia
Jurusan IPA yang berkaitan dengan biologi dan kimia selanjutnya adalah Teknik Kimia. Yap, jurusan ini memadukan prinsip kimia dan biologi untuk menciptakan proses produksi skala industri, termasuk pembuatan energi, bahan kimia organik, dan produk FMCG.
Mata kuliahnya menggabungkan Kimia Dasar, Kimia Organik, Fisika, Kimia Analitik, serta Bioproses, Mikrobiologi Industri, dan Biorefinery, supaya mahasiswa memahami proses dari bahan mentah hingga produk jadi.
Nah, biasanya lulusan Teknik Kimia banyak dibutuhkan di industri minyak & gas, petrokimia, makanan-minuman, farmasi, dan energi, misalnya di PT Pertamina, Chandra Asri, Petrokimia Gresik, Indofood, Unilever, dan Mayora. Posisi yang bisa ditempati:
- Staf R&D proses industri
- Quality Control (QC)
- Engineer produksi
- Analis bioproses
- Project engineer atau teknisi proses
Cek juga:
- 15 Jurusan yang Berhubungan dengan Biologi, Ada Pilihanmu?
- 15 Universitas dengan Jurusan Teknik Lingkungan, PTN & PTS!
- 13 Universitas dengan Jurusan Ilmu Lingkungan, PTN & PTS
Jurusan Bidang Kesehatan dan Pangan
Jurusan di bidang kesehatan dan pangan memadukan biologi dan kimia untuk menjaga kesehatan manusia, mengembangkan obat, hingga memastikan kualitas makanan dan gizi. Berikut beberapa jurusan yang fokus pada kesehatan dan pangan:
7. Ilmu Gizi
Ilmu Gizi mempelajari zat gizi dalam makanan dan bagaimana tubuh memprosesnya secara biologis untuk menjaga kesehatan.
Mata kuliahnya menggabungkan biologi sel dan kimia nutrisi, seperti Biokimia Gizi, Anatomi Fisiologi Manusia, Ilmu Bahan Makanan, Metabolisme Zat Gizi, dan Mikrobiologi Pangan.
Lulusan Ilmu Gizi dibutuhkan di industri makanan, layanan kesehatan, dan katering, misalnya Indofood, Cimory, Ajinomoto, EdenFarm, Biofarma, dan Siloam Hospitals. Posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Ahli gizi
- Research & Development (R&D)
- Quality Control (QC)
- Konsultan diet
- Staf pengembangan produk pangan
8. Kedokteran Umum
Kedokteran Umum mempelajari struktur, fungsi sel, molekul, dan metabolisme tubuh manusia untuk memahami penyakit dan pengobatan.
Di sini, mata kuliahnya tentu saja berbasis biologi dan kimia, meliputi Anatomi, Fisiologi, Biokimia, Biologi Kedokteran, Histologi, Mikrobiologi, Parasitologi, dan Farmakologi.
Lulusan Kedokteran Umum sangat dibutuhkan di rumah sakit, klinik perusahaan, dan instansi pemerintah, misalnya Siloam Hospitals, Mitra Keluarga, Klinik Anugerah, BPOM, dan TNI/Polri. Beberapa posisi yang bisa ditempati antara lain:
- Dokter umum
- Klinik perusahaan
- Dokter estetika
- Resident medical officer
- Peneliti medis
9. Kedokteran Hewan
Kedokteran Hewan mempelajari struktur, fungsi, dan proses molekuler tubuh hewan untuk memahami penyakit dan pengobatannya.
Mata kuliahnya berbasis biologi dan kimia, seperti Biokimia Veteriner, Anatomi, Fisiologi, Histologi, Mikrobiologi, Parasitologi, Imunologi, dan Farmakologi.
Soal peluang kerja, lulusan Kedokteran Hewan dibutuhkan di klinik hewan, perusahaan peternakan, industri pakan, karantina, kebun binatang, dan instansi pemerintah, misalnya PT Indojaya Agrinusa atau NarooPet Group. Beberapa posisi yang bisa dijalani:
- Dokter hewan
- Analis kesehatan hewan
- Staf R&D pakan atau vaksin
- Konsultan peternakan
- Petugas karantina hewan
10. Teknologi Pangan

Sumber: Freepik
Jurusan IPA selain kedokteran yang berhubungan dengan biologi dan kimia salah satunya adalah Teknologi Pangan, yang fokus pada analisis komponen pangan, mikrobiologi, dan teknologi pengolahan.
Mata kuliahnya mencakup Kimia Pangan, Mikrobiologi Pangan, Biokimia, Kimia Organik, Analisis Pangan, Teknologi Fermentasi, serta Keamanan dan Sanitasi Pangan.
Lulusan Teknologi Pangan banyak dibutuhkan di industri makanan, minuman, FMCG, bahan tambahan pangan, serta lembaga penelitian, misalnya Indofood, Mayora, Danone, Nestlé, dan Unilever. Posisi yang bisa ditempati antara lain:
- Quality Control/Assurance (QC/QA)
- Research & Development (R&D)
- Production Supervisor
- Packaging Specialist
- Analis mikrobiologi pangan
Jurusan Bidang Spesifik Lainnya
Beberapa jurusan memang punya fokus yang lebih spesifik tapi tetap terkait biologi dan kimia, misalnya mikrobiologi, forensik, atau ilmu kelautan. Ini dia beberapa pilihan jurusan spesifik yang bisa dipertimbangkan:
11. Mikrobiologi
Jurusan Mikrobiologi mempelajari mikroorganisme yang sering digunakan dalam proses kimia industri, mulai dari fermentasi hingga produksi enzim dan antibiotik.
Mata kuliahnya menggabungkan Biologi Selular, Biokimia, Kimia Organik, Mikrobiologi Umum, Fisiologi Mikroba, Genetika Mikroba, Virologi, Bakteriologi, Mikologi, dan Teknologi Fermentasi.
Lulusan Mikrobiologi banyak dibutuhkan di industri farmasi, makanan & minuman, kosmetik, serta laboratorium penelitian, misalnya PT Bio Axion Healthindo, PT Saraswanti Indo Genetech, PT Selatox Bio Pharma, dan Novell Pharmaceutical Laboratories.
Posisi yang bisa dijalani antara lain:
- Quality Control (QC)
- Analis laboratorium
- Research & Development (R&D)
- Spesialis mikrobiologi industri
- Supervisor produksi biotek
12. Forensik
Forensik menggunakan analisis kimia dan biologi untuk mengungkap kasus hukum, mulai dari identifikasi korban hingga bukti racun di TKP.
Mata kuliahnya fokus pada Toksikologi Forensik, Biologi Molekuler/DNA Forensik, Kimia Analitik, Antropologi Forensik, dan Patologi, supaya lulusan siap bekerja dengan bukti biologis dan kimia secara akurat.
Lulusan Forensik dibutuhkan di Puslabfor Polri, RS Polri, Bea Cukai, laboratorium forensik swasta, lembaga investigasi, serta perusahaan perbankan/teknologi untuk analisis keamanan. Beberapa posisi yang bisa ditempati antara lain:
- Teknisi laboratorium forensik
- Kriminolog
- Analis toksikologi
- Ahli DNA forensik
- Investigator bukti kimia & biologis
13. Ilmu Kelautan (Oseanografi)
Terakhir, ada Ilmu Kelautan. Jurusan ini mempelajari ekosistem laut dengan pendekatan biologi dan kimia, termasuk biota laut dan komposisi kimia air laut.
Mata kuliahnya mengintegrasikan Oseanografi Biologi, Oseanografi Kimia, Kimia Air Laut, Biologi Laut, dan Ekologi Perairan, supaya kamu paham interaksi organisme laut, siklus unsur kimia, dan kualitas lingkungan laut.
Lulusan Ilmu Kelautan dibutuhkan di BUMN maritim, perusahaan energi, industri perikanan, konsultan lingkungan, dan NGO konservasi, misalnya PT Pelni, Delos Aqua, EcoNusa, dan Mega Marine Pride. Posisi yang bisa ditempati antara lain:
- Farm Manager perikanan
- Staf GIS (Geographic Information System)
- Fleet Superintendent
- Quality Control lingkungan laut
- Analis kelautan
Cek juga:
- 8 Rekomendasi Jurusan yang Berhubungan dengan Kimia
- Info Beasiswa Cakrawala University Tahun Ajaran 2025/2026
Tips Memilih Jurusan Biologi dan Kimia yang Tepat yang Tepat
Memilih jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia memang nggak mudah, apalagi banyak pilihan dengan fokus dan prospek kerja yang berbeda-beda. Biar lebih gampang menentukan, ini dia beberapa tips penting yang bisa kamu pakai:
- Identifikasi Minat Khusus: Tentukan apakah kamu lebih tertarik mempelajari mekanisme kehidupan secara mendalam (biologi) atau struktur dan reaksi materi (kimia).
- Pertimbangkan Kombinasi Ilmu: Pilih jurusan yang menjembatani biologi dan kimia, misal Biokimia untuk reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup atau Farmasi untuk pengembangan obat.
- Fokus Aplikasi (Industri vs. Riset): Kalau suka praktik di industri, pilih Teknologi Pangan atau Teknik Lingkungan; kalau tertarik riset, Biologi Molekuler atau Bioteknologi lebih pas.
- Evaluasi Prospek Karier: Pertimbangkan jalur karier seperti dokter, farmasis, peneliti, analis laboratorium, atau ahli lingkungan yang punya peluang luas.
- Sesuaikan dengan Kemampuan Diri: Perhatikan kemampuan analitis dan ketelitian, apalagi untuk jurusan yang banyak praktikum dan penelitian di laboratorium.
- Cek Kurikulum dan Mata Kuliah: Pastikan mata kuliah utama sesuai minat supaya belajar lebih fokus dan menyenangkan.
- Manfaatkan Informasi Kampus: Ikuti open house, kuliah umum, atau konsultasi akademik supaya lebih paham jurusan sebelum memutuskan.
Frequently Ask Questions (FAQ)
1. Apakah mungkin mengambil jurusan biologi dan kimia sekaligus?
Biasanya sulit mengambil dua jurusan sekaligus secara penuh karena tiap jurusan punya kurikulum padat. Tapi kamu bisa pilih jurusan yang menggabungkan keduanya, supaya tetap belajar biologi dan kimia sekaligus.
2. Lebih baik mengambil kimia atau biologi terlebih dahulu?
Sebaiknya mulai dari yang paling kamu kuasai atau paling kamu sukai, karena dasar itu penting. Misal, kalau kamu lebih nyaman dengan reaksi dan senyawa, mulai dari kimia, tapi kalau kamu suka makhluk hidup, mulai dari biologi.
3. Apa saja prospek karir di bidang biologi dan kimia?
Prospeknya luas banget! Bisa jadi peneliti, analis laboratorium, ahli bioteknologi, farmasis, dokter, ahli gizi, atau konsultan lingkungan, tergantung jurusan yang kamu pilih dan minat kerja praktis atau riset.
Saatnya Kuliah dan Raih Karier Impian di Bidang Biologi dan Kimia bersama Universitas Cakrawala!
Sekarang kamu sudah tahu kan berbagai pilihan jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia, lengkap dengan fokus belajar dan prospek kerjanya. Semua info ini bisa jadi panduan supaya kamu nggak salah pilih jurusan dan siap meraih karier impian.
Kalau kamu ingin belajar biologi dan kimia secara mendalam sekaligus siap menghadapi tantangan industri atau riset, terutama di bidang lingkungan, Jurusan Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala bisa jadi tempatnya!

Berikut beberapa hal yang bikin kuliah di jurusan ini berbeda dari kampus lain:
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan dan konsultan lingkungan, mulai dari industri, energi, hingga sektor pemerintahan/NGO.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktikum dirancang supaya kamu siap menghadapi tantangan di bidang lingkungan dan keberlanjutan.
- Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung terlibat proyek pengelolaan lingkungan dan energi terbarukan, jadi lebih siap kerja setelah lulus.
- Kurikulum Berbasis Industri & Keberlanjutan: Materi disusun bersama praktisi lingkungan dan sustainability agar relevan dengan kebutuhan industri modern.
- Dosen Praktisi & Peneliti: Belajar langsung dari profesional yang berpengalaman di bidang rekayasa lingkungan, audit AMDAL, dan pelaporan ESG.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tanya-tanya gratis atau langsung daftar di sini sekarang untuk mulai perjalananmu di jurusan yang berhubungan dengan biologi dan kimia Universitas Cakrawala!