10 Prospek Kerja Geografi Lingkungan beserta Gajinya

School of Engineering and Computer Science
Tayang 20 January 2026
Diperbarui 20 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Rahmawati

Banyak calon mahasiswa yang penasaran, lulusan Jurusan Geografi Lingkungan itu bisa kerja apa sih setelah lulus kuliah? Soalnya, nama jurusannya terdengar spesifik, tapi belum semua orang kebayang peluang kerja dan bidang yang bisa dimasuki.

 

Nah, lewat artikel ini, kamu bakal nemuin penjelasan lengkap tentang prospek kerja Jurusan Geografi Lingkungan, mulai dari sektor pemerintahan, swasta, sampai pendidikan dan penelitian. Yuk, baca sampai habis biar kamu makin paham pilihan kariernya!

 

Key Takeaways

 

  • Lulusan Geografi Lingkungan punya peluang kerja luas di sektor pemerintahan, swasta, industri, hingga bidang data dan pemetaan.
  • Prospek karier lulusan Geografi Lingkungan beragam, dari Perencana Wilayah, Konsultan Lingkungan, Project Officer/Surveyor, Ahli GIS, hingga Kartografer.
  • Untuk mendukung karier di bidang lingkungan, Jurusan Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala menyediakan kurikulum berbasis industri, magang sejak semester 1, hingga penyaluran kerja ke perusahaan mitra.

 

Prospek Kerja Lulusan Geografi Lingkungan di Sektor Pemerintahan

 

Lulusan Jurusan Geografi Lingkungan memiliki peluang kerja yang cukup luas di sektor pemerintahan, baik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga ahli yang terlibat dalam perencanaan, analisis, dan pengelolaan lingkungan.

 

Supaya lebih jelas, ini dia prospek kerja lulusan Geografi Lingkungan di sektor pemerintahan yang bisa kamu pertimbangkan nantinya:

 

1. Perencana Wilayah/Tata Kota

 

Pertama, kamu bisa bekerja sebagai Perencana Wilayah/Tata Kota. Profesi ini berperan dalam merancang dan mengarahkan pembangunan wilayah agar tetap nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.

 

Posisi ini dibutuhkan di berbagai instansi pemerintah, seperti Bappenas (Kementerian PPN)Kementerian PUPRKementerian ATR/BPN, hingga Bappeda dan Dinas PU di pemerintah daerah.

 

Jika masuk sebagai PNS, lulusan S1 Geografi Lingkungan umumnya berada di Golongan III dengan gaji pokok sekitar Rp2,7 juta–Rp4,5 juta per bulan, di luar tunjangan kinerja yang besarannya berbeda tiap instansi.

 

Secara umum, berikut tugas yang dijalankan Perencana Wilayah/Tata Kota:

 

  • Menyusun dan mengkaji Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan RDTR
  • Melakukan analisis data spasial dan pemetaan wilayah
  • Mengendalikan pemanfaatan ruang agar sesuai rencana pembangunan
  • Menyusun dokumen perencanaan kawasan berbasis lingkungan
  • Berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan berkelanjutan

 

2. Analis Kebijakan

 

Kalau kamu tertarik dengan analisis dan perumusan kebijakan, posisi Analis Kebijakan juga termasuk dalam daftar pekerjaan untuk sarjana Geografi Lingkungan. Peran ini fokus mengkaji isu lingkungan dan tata ruang agar kebijakan yang dibuat lebih tepat sasaran.

 

Lulusan Geografi Lingkungan dapat bekerja sebagai Analis Kebijakan di instansi seperti KLHKKementerian ATR/BPNESDMBMKGBNPBBadan Informasi Geospasial (BIG), hingga pemerintah daerah.

 

Untuk jalur PNS, gajinya juga berada di Golongan III dengan kisaran gaji pokok Rp2,7 juta–Rp4,5 juta per bulan, ditambah berbagai tunjangan sesuai instansi.

 

Dalam praktiknya, berikut tugas utama Analis Kebijakan dari latar belakang Geografi Lingkungan:

 

  • Mengidentifikasi dan menganalisis isu lingkungan dan tata ruang
  • Mengumpulkan serta mengolah data spasial dan lingkungan
  • Menilai dampak kebijakan terhadap lingkungan dan masyarakat
  • Menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data dan kajian ilmiah
  • Melakukan evaluasi dan pemantauan kebijakan yang sudah diterapkan

 

3. Analis Risiko Bencana

 

Indonesia termasuk wilayah yang rawan bencana, dan di sinilah peran Analis Risiko Bencana jadi sangat penting di sektor pemerintahan. Profesi ini fokus memahami potensi bencana agar dampaknya bisa ditekan sejak awal.

 

Lulusan Geografi Lingkungan bisa bekerja di instansi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi/kabupaten.

 

Jika masuk jalur PNS, gajinya berada di Golongan III dengan kisaran gaji pokok Rp2,7 juta–Rp4,5 juta per bulan, di luar tunjangan sesuai kebijakan instansi.

 

Dalam kesehariannya, berikut tugas utama Analis Risiko Bencana:

 

  • Menganalisis potensi dan jenis bencana di suatu wilayah
  • Mengkaji ancaman, kerentanan, dan kapasitas lingkungan
  • Menyusun peta risiko bencana berbasis data spasial
  • Merancang rekomendasi mitigasi untuk mengurangi dampak bencana
  • Berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam sistem peringatan dini

 

4. Analis Iklim & Lingkungan

 

Bidang iklim dan lingkungan juga membuka prospek kerja lulusan Geografi Lingkungan yang cukup strategis melalui peran Analis Iklim & Lingkungan. Posisi ini berfokus pada hubungan antara kondisi lingkungan, perubahan iklim, dan aktivitas manusia.

 

Peluang kerjanya terbuka di instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta BMKG, termasuk unit pemerintah daerah yang menangani lingkungan hidup. 

 

Untuk jalur PNS, lulusan S1 Geografi Lingkungan berada di Golongan III dengan gaji pokok sekitar Rp2,7 juta–Rp4,5 juta per bulan, belum termasuk tunjangan.

 

Secara umum, berikut tugas yang dijalankan Analis Iklim & Lingkungan:

 

  • Menganalisis data iklim dan kondisi lingkungan
  • Memantau kualitas lingkungan dan sumber daya alam
  • Menyusun rekomendasi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
  • Mengembangkan program pengelolaan lingkungan berkelanjutan
  • Melakukan edukasi dan sosialisasi lingkungan ke masyarakat

 


 

Cek juga:

 

 


 

Prospek Kerja Lulusan Geografi Lingkungan di Sektor Swasta & Industri

 

Jurusan Geografi Lingkungan Kerja Apa

Sumber: Freepik

 

Sektor swasta dan industri juga membuka peluang kerja yang cukup besar bagi lulusan Geografi Lingkungan, terutama dalam pengelolaan dan pengawasan dampak lingkungan perusahaan. Nah, berikut beberapa prospek kerjanya:

 

5. Konsultan Lingkungan

 

Posisi Konsultan Lingkungan cocok buat lulusan Geografi Lingkungan yang ingin membantu perusahaan tetap patuh lingkungan sekaligus mencegah dampak negatif lingkungan dari proyek yang mereka jalankan.

 

Prospek kerjanya terbuka di berbagai perusahaan besar, seperti PT Semen IndonesiaPT PertaminaAsian AgriAgung Podomoro, hingga Freeport Indonesia, dengan gaji rata-rata Rp5,4 juta–Rp24 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan.

 

Secara umum, berikut tugas yang biasanya dijalankan Konsultan Lingkungan:

 

  • Menyusun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan laporan lingkungan
  • Melakukan studi AMDAL untuk proyek konstruksi atau industri
  • Memberikan rekomendasi mitigasi dampak lingkungan dari proyek
  • Memastikan perusahaan mematuhi regulasi lingkungan
  • Berkoordinasi dengan tim internal dan pihak eksternal untuk kelancaran proyek

 

6. Ahli Energi Terbarukan & Keberlanjutan

 

Lulusan Geografi Lingkungan juga bisa bekerja sebagai Ahli Energi Terbarukan & Keberlanjutan, dimana membantu perusahaan menjalankan program CSR dan memastikan operasional bisnis ramah lingkungan.

 

Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahaan yang memanfaatkan energi surya, angin, panas bumi, atau biomassa seperti PLNPertamina Geothermal EnergyMedco Energi, dan perusahaan swasta yang bergerak di energi bersih.

 

Di Indonesia, gaji rata-rata posisi Ahli Energi Terbarukan dan Keberlanjutan biasanya Rp6,3 juta hingga Rp19 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan.

 

Berikut beberapa tugas utama Ahli Energi Terbarukan & Keberlanjutan:

 

  • Merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem energi bersih
  • Menganalisis kelayakan teknis, ekonomi, dan dampak lingkungan
  • Mengelola proyek energi terbarukan dan keberlanjutan perusahaan
  • Menyusun laporan keberlanjutan dan evaluasi efisiensi energi
  • Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan standar lingkungan

 

Kalau tertarik kerja di posisi ini, kamu juga bisa ambil kuliah di jurusan yang lebih sesuai, salah satunya Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan di Universitas Cakrawala.

 

Di sini, kurikulumnya berbasis industri dan diajarkan langsung oleh dosen praktisi, sehingga kamu tidak cuma paham teori tapi juga siap menghadapi tantangan nyata di lapangan.

 

Menariknya, ada program magang sejak semester pertama dan penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra, termasuk di sektor energi dan sustainability.

 

Dengan begitu, lulus dari jurusan ini, kamu lebih siap bersaing di posisi Ahli Energi Terbarukan & Keberlanjutan maupun karier lain di bidang lingkungan.

 

7. Project Officer / Surveyor

 

Lulusan Geografi Lingkungan juga bisa berperan sebagai Project Officer / Surveyor, memastikan proyek konstruksi berjalan lancar dan sesuai rencana. Posisi ini memanfaatkan skill analisis lingkungan dan pemetaan untuk mendukung keberlanjutan proyek.

 

Prospek kerjanya terbuka di berbagai perusahaan konstruksi, pertambangan, energi, properti, dan konsultan survei, seperti PT Surveyor IndonesiaSucofindoThiessAstra (Quantity Surveyor)PT Geoservices, serta perusahaan geoteknik lainnya.

 

Di Indonesia, gaji rata-rata posisi ini berkisar Rp4,5 juta hingga Rp9,6 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan.

 

Berikut tugas yang dijalankan Project Officer / Surveyor:

 

  • Melakukan survei lapangan untuk proyek pembangunan atau konservasi
  • Menganalisis data geospasial dan melakukan pemetaan wilayah
  • Memastikan kesesuaian lahan dengan rencana proyek dan regulasi lingkungan
  • Mengelola risiko lingkungan dan koordinasi dengan tim serta stakeholder
  • Menyusun laporan dan evaluasi akhir proyek menggunakan teknologi GPS, GIS, dan peralatan survei lainnya

 

Prospek Kerja Lulusan Geografi Lingkungan di Sektor Data, Teknologi & Pemetaan

 

Jurusan Geografi Lingkungan Kerja Apa

Sumber: Canva

 

Lulusan Geografi Lingkungan juga punya peluang kerja yang luas di bidang data, teknologi, dan pemetaan, terutama dalam analisis data spasial dan pengelolaan informasi lingkungan. 

 

Berikut prospek kerja lulusan Geografi Lingkungan di sektor data, teknologi, dan pemetaan yang bisa kamu pertimbangkan:

 

8. Ahli GIS (Sistem Informasi Geografis)

 

Lulusan Geografi Lingkungan bisa berperan sebagai Ahli GIS, mengolah data spasial seperti peta topografi, penggunaan lahan, jaringan jalan, dan sumber daya alam untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor properti, perkebunan, energi, dan lingkungan. 

 

Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahaan seperti ThiessAFRYHitachi EnergySiemens EnergyAlam Sutera RealtySJ GroupGoTo Group, dan Amartha Financial, untuk membantu merancang proyek, menilai kelayakan lahan, dan memantau sumber daya.

 

Soal penghasilan, gaji rata-rata di posisi Ahli GIS berkisar antara Rp7,4 juta hingga Rp10,6 juta per bulan.

 

Adapun, berikut beberapa tugas utama Ahli GIS:

 

  • Mengumpulkan, mengelola, dan memverifikasi data spasial
  • Menganalisis data untuk menghasilkan peta tematik dan laporan
  • Mengembangkan aplikasi dan sistem informasi geografis
  • Memelihara standarisasi data dan sistem GIS perusahaan
  • Menyajikan visualisasi data untuk mendukung pengambilan keputusan

 

9. Data Analyst Lingkungan

 

Sebagai Data Analyst Lingkungan, lulusan Geografi Lingkungan bertugas menganalisis berbagai data lingkungan, seperti kualitas air, udara, limbah, dan keanekaragaman hayati, untuk membantu perusahaan dan pemerintah membuat keputusan strategis.

 

Posisi ini dibutuhkan di sektor sumber daya alam, energi, manufaktur, konsultan lingkungan, dan lembaga pemerintah, contohnya ExxonMobilChevron, dan PT Freeport Indonesia.

 

Gaji rata-rata Data Analyst Lingkungan berkisar Rp5 juta–Rp10 juta per bulan untuk entry-level, dan bisa mencapai Rp15 juta–Rp20 juta per bulan untuk posisi menengah hingga senior.

 

Berikut beberapa tugas utama Data Analyst Lingkungan:

 

  • Mengumpulkan dan membersihkan data lingkungan dari berbagai sumber
  • Menganalisis tren dan pola untuk membuat prediksi atau rekomendasi
  • Menyajikan hasil analisis dalam laporan atau visualisasi yang mudah dipahami
  • Membantu perusahaan atau pemerintah dalam pengambilan keputusan berbasis data
  • Memantau indikator lingkungan dan menyarankan tindakan mitigasi atau perbaikan

 

10. Kartografer

 

Next, lulusan Geografi Lingkungan bisa bekerja sebagai Kartografer, yaitu orang yang membuat peta secara akurat dan mudah dipahami untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perencanaan pembangunan hingga mitigasi bencana.

 

Profesi ini memanfaatkan data geografis dan teknologi GIS untuk menghasilkan visualisasi yang informatif dan berguna bagi pengambilan keputusan.

 

Prospek kerjanya terbuka di perusahaan pertambangan seperti PT Aneka Tambang Tbk dan Freeport Indonesia, sektor perkebunan seperti PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART), perusahaan konsultasi geospasial seperti Dinar Geoinstrument.

 

Kalau penasaran soal penghasilan, rata-rata gaji Kartografer di Indonesia mulai dari Rp4,7 juta–Rp6,3 juta per bulan, dan bisa naik seiring pengalaman dan skill yang dimiliki.

 

Secara umum, berikut tugas utama Kartografer:

 

  • Membuat peta akurat dari data geografis yang dikumpulkan
  • Mendesain simbol, layout, dan elemen visual peta
  • Melakukan survei lapangan untuk validasi data
  • Mengolah data menggunakan perangkat lunak GIS dan teknologi canggih
  • Mereproduksi peta untuk navigasi, perencanaan pembangunan, hingga mitigasi bencana

 


 

Cek juga:

 

 


 

Skill yang Dibutuhkan Lulusan Geografi Lingkungan

 

Untuk bisa sukses di berbagai prospek kerja, ada beberapa skill penting yang harus dimiliki lulusan Geografi Lingkungan, mulai dari kemampuan analisis hingga penguasaan teknologi pemetaan.

 

Berikut skill yang dibutuhkan lulusan Geografi Lingkungan agar siap menghadapi dunia kerja:

 

  • Sistem Informasi Geografis (SIG) & Penginderaan Jauh: Mahir menggunakan software seperti ArcGIS atau QGIS untuk menganalisis, memvisualisasikan, dan mengelola data spasial.
  • Pemetaan (Kartografi): Mampu membuat dan membaca peta, citra, serta visualisasi data untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan.
  • Analisis Spasial & Statistik: Bisa menganalisis pola keruangan, hubungan antar komponen, dan merancang survei data geospasial.
  • Analisis Lingkungan & AMDAL: Memahami ekosistem, dampak lingkungan, dan mampu melakukan analisis biaya-manfaat sumber daya alam.
  • Mitigasi & Manajemen Bencana: Mampu mengidentifikasi zona rawan, menganalisis kerentanan, dan merancang langkah mitigasi.
  • Riset & Pemecahan Masalah: Terampil merumuskan masalah, merancang penelitian, dan menyajikan data untuk solusi inovatif.
  • Komunikasi Efektif: Mampu menyampaikan temuan secara jelas, baik lisan, tulisan, maupun visual.
  • Kerja Tim & Manajemen Proyek: Bisa bekerja kolaboratif, mengatur tugas, dan memenuhi tenggat waktu proyek.
  • Kemandirian & Etika Profesional: Memiliki tanggung jawab profesional, empati terhadap lingkungan, dan komitmen belajar sepanjang karier.

 

Sertifikasi Profesional yang Mendukung Karier Lulusan Geografi Lingkungan

 

Supaya prospek kerja lulusan Geografi Lingkungan makin luas dan peluang karier lebih kuat, beberapa sertifikasi profesional bisa sangat membantu. Berikut sertifikasi profesional yang mendukung karier lulusan Geografi Lingkungan yang bisa kamu pertimbangkan:

 

  • Sertifikasi Analis GIS (BNSP): Mengakui keahlian dalam penggunaan software GIS seperti ArcGIS dan QGIS untuk analisis dan visualisasi data spasial, sangat dibutuhkan untuk perencanaan kota, mitigasi bencana, dan pengelolaan lingkungan.
  • Sertifikasi Esri (ArcGIS): Fokus pada platform GIS populer, meningkatkan kemampuan teknis untuk membuat peta tematik, analisis spasial, dan pengolahan data geospasial.
  • Sertifikasi Remote Sensing (Penginderaan Jauh): Terampil menggunakan citra satelit atau drone untuk pemantauan lingkungan, perencanaan wilayah, dan penelitian ekosistem.
  • ASPRS Certification Program: Sertifikasi dari American Society of Photogrammetry and Remote Sensing yang menunjukkan keahlian di bidang penginderaan jauh dan fotogrametri.
  • ISO 14001 & Auditor/Manajer Internal: Menunjukkan kemampuan dalam menerapkan dan mengaudit Sistem Manajemen Lingkungan (SML) untuk perusahaan atau proyek berbasis keberlanjutan.
  • ISSP Sustainability Associate / Certified Sustainability Professional: Menegaskan kompetensi dalam prinsip dan praktik keberlanjutan, termasuk manajemen sumber daya, energi bersih, dan program CSR perusahaan.

 

FAQ

1. Jurusan Geografi Lingkungan Belajar Apa?

 

Jurusan Geografi Lingkungan mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungan, termasuk pengelolaan sumber daya alam, pemetaan wilayah, mitigasi bencana, perubahan iklim, dan analisis lingkungan.

 

Dari jurusan ini, kamu juga akan belajar menggunakan software GIS, analisis data spasial, serta melakukan riset lapangan untuk memahami kondisi lingkungan secara langsung.

 

2. Berapa Gaji Lulusan Geografi Lingkungan?

 

Gaji lulusan Geografi Lingkungan bervariasi tergantung posisi dan sektor kerja. Untuk PNS atau ASN, gaji awal Golongan III biasanya sekitar Rp2,7 juta – Rp4,5 juta per bulan, sedangkan di sektor swasta atau industri, mulai dari Rp4,5 juta hingga Rp10 juta per bulan, bahkan lebih untuk pengalaman dan perusahaan besar.

 

3. Apakah Lulusan Geografi Lingkungan Bisa Kerja di BUMN?

 

Bisa banget! Banyak BUMN yang membutuhkan tenaga lulusan Geografi Lingkungan, misalnya PT Pertamina, PT Semen Indonesia, PT Freeport Indonesia, dan PT Surveyor Indonesia.

 

Lulusan bisa bekerja sebagai konsultan lingkungan, analis data, surveyor, atau ahli GIS untuk mendukung proyek pembangunan, energi, atau pengelolaan sumber daya alam.

 

Persiapkan Kariermu di Bidang Geografi Lingkungan Hanya di Kampus Siap Kerja Cakrawala University!

 

Sekarang kamu sudah tahu berbagai prospek kerja lulusan Geografi Lingkungan, beserta gaji dan skill yang dibutuhkan. Semua ini bisa jadi panduan supaya kamu lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.

 

Kalau kamu ingin mendalami bidang lingkungan dan siap membangun karier di sektor perencanaan, energi terbarukan, atau analisis data lingkungan, Jurusan Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala jadi pilihan tepat!

 

Banner Teknik Lingkungan

 

Di sini, ilmu dipelajari secara mendalam dengan kurikulum yang menggabungkan teori, praktik lapangan, dan penggunaan teknologi modern untuk pengelolaan lingkungan, pemetaan, dan sustainability.

 

Berikut keunggulan Universitas Cakrawala:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Kampus terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra, termasuk di sektor lingkungan, energi, dan pengelolaan wilayah untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum praktis dan proyek lapangan dirancang supaya lulusan langsung siap bersaing di dunia profesional.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa bisa langsung praktik di industri lingkungan atau proyek pengelolaan sumber daya alam.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi lingkungan agar sesuai kebutuhan dunia kerja terkini.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional berpengalaman di bidang pengelolaan lingkungan dan energi terbarukan.

 

Yuk, tanya-tanya gratis di sini atau langsung daftar untuk mulai perjalanan kuliah di Jurusan Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala. Siapkan dirimu jadi lulusan siap kerja dan kompeten sekarang juga!

 

Referensi

  1. Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 [Buka]
  2. Environmental Consultant Jakarta, Indonesia [Buka]
  3. Sustainability Specialist Jakarta, Indonesia [Buka]
  4. Surveyor: Average Salary & Pay Trends 2026 [Buka]
  5. Gis Specialist Jakarta, Indonesia - Average Pay 2026 [Buka]
  6. Cartographer West Java - Average Pay 2026 [Buka]
Banner Picture

Kategori:

School of Engineering and Computer Science

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.