Jurusan Agribisnis Belajar Apa Saja? Ini Mata Kuliahnya!

Majorpedia
•
Tayang 23 October 2026
•
Diperbarui 23 October 2026
•
Waktu Baca 6 minutes
•

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Nik Nik Fadlah

Sektor pertanian punya peluang bisnis yang luas, mulai dari usaha pangan hingga distribusi hasil panen. 

Nggak heran, kalau bidang ini butuh orang yang paham cara mengelola bisnis dan melihat peluang pasar.

Nah, kalau kamu tertarik mendalami bidang ini, jurusan Agribisnis bisa jadi pilihan yang menarik.

Lalu, jurusan Agribisnis belajar apa saja selama kuliah? Yuk, simak pembahasannya!

 

Key Takeaways

 

  • Jurusan Agribisnis mempelajari sejumlah materi, mulai dari ilmu pertanian, ekonomi dan manajemen bisnis, teknologi agribisnis, analisis data, sampai manajemen rantai pasok. 
  • Agribisnis jadi jurusan yang cocok buat kamu kalau tertarik dengan dunia pertanian sekaligus mau belajar cara mengelola bisnisnya.
  • Kuliah di Cakrawala University membuka kesempatanmu untuk magang di semester awal dan ada program penyaluran kerja dengan dukungan 1.000+ perusahaan mitra.

 

Jurusan Agribisnis Belajar Apa Saja?

Jurusan Agribisnis nggak cuma mempelajari pertanian, tapi juga cara mengelola dan mengembangkan bisnis di sektor pangan. Berikut mata kuliahnya:

 

1. Pengantar Ilmu Pertanian

Pengantar Ilmu Pertanian jadi salah satu mata kuliah dasar yang bakal kamu temui di jurusan Agribisnis.

Lewat mata kuliah ini, kamu bakal mengenal dunia pertanian, mulai dari proses menghasilkan produk pertanian hingga perannya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Materi yang dipelajari:

 

  • Dasar-dasar ilmu pertanian.
  • Proses produksi pertanian.
  • Jenis tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.
  • Faktor lingkungan yang memengaruhi pertanian.
  • Peran pertanian dalam perekonomian.

 

2. Ekonomi dan Manajemen Bisnis Pertanian 

Di mata kuliah ini, kamu bakal belajar cara mengelola bisnis di bidang pertanian sekaligus memahami faktor ekonomi yang memengaruhinya.

Kamu juga bakal mempelajari cara mengatur modal, menghitung keuntungan, dan menentukan strategi supaya usaha bisa berkembang.

Materi yang dipelajari:

 

  • Dasar-dasar ekonomi pertanian.
  • Cara mengelola usaha agribisnis.
  • Pengelolaan modal dan biaya produksi.
  • Perhitungan keuntungan usaha.
  • Strategi mengembangkan bisnis pertanian.

 

Kalau kamu mau mempelajari agribisnis dari sisi pengelolaan usaha, Cakrawala University bisa jadi pilihan yang pas!

Nantinya, kamu bakal belajar Business Strategy & Entrepreneurship, mulai dari menyusun strategi bisnis, merencanakan pertumbuhan usaha, hingga mencari pendanaan.

Nggak cuma belajar teori, kamu juga bisa mengembangkan ide bisnis jadi usaha nyata, startup, atau proyek digital lewat fasilitas E-Lab dengan pendampingan mentor. 

Ilmu tersebut bisa jadi bekal kalau kamu mau membangun atau mengembangkan bisnis di sektor pertanian, lo. 

 

3. Ilmu Pertanian dan Teknologi Agribisnis

Mata kuliah ini mengajakmu mengenal perkembangan teknologi yang digunakan dalam kegiatan pertanian. 

Jadi, kamu bakal memahami bagaimana teknologi bisa membuat proses produksi lebih efektif dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Materi yang dipelajari:

 

  • Dasar-dasar ilmu dan sistem pertanian.
  • Teknologi budidaya tanaman.
  • Sistem produksi tanaman pangan dan hortikultura.
  • Teknologi pengolahan pascapanen.
  • Inovasi teknologi pertanian.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

4. Kebijakan dan Pembangunan Pertanian 

Kalau mata kuliah ini mempelajari berbagai kebijakan yang memengaruhi perkembangan pertanian dan bisnis agribisnis di Indonesia.

Nggak cuma itu, kamu juga bakal memahami gimana, sih, kebijakan pemerintah bisa berdampak pada petani, harga bahan pangan, hingga peluang usaha di sektor pertanian.

Materi yang dipelajari:

 

  • Kebijakan pemerintah di bidang pertanian.
  • Pembangunan ekonomi pedesaan.
  • Kebijakan harga produk pertanian.
  • Subsidi dan dukungan untuk petani.
  • Ketahanan pangan.

 

5. Analisis Data dan Keterampilan Kuantitatif 

Sesuai dengan namanya, di mata kuliah ini kamu bakal belajar mengolah angka dan data untuk memahami kondisi bisnis pertanian. 

Kemampuan ini berguna banget, terutama kalau kamu mau mengetahui tren penjualan, menghitung keuntungan, atau menentukan strategi bisnis berdasarkan data.

Materi yang dipelajari:

 

  • Dasar-dasar statistika.
  • Cara mengumpulkan dan mengolah data.
  • Analisis data produksi dan penjualan.
  • Penyajian data dalam tabel dan grafik.
  • Perhitungan biaya dan keuntungan.

 

6. Pemasaran Agribisnis

Punya produk pertanian yang bagus aja belum cukup kalau belum tahu cara memasarkannya.

Makanya, mata kuliah ini bakal ngajarin kamu strategi supaya produk bisa dikenal dan menarik minat konsumen.

Materi yang dipelajari:

 

  • Riset pasar produk pertanian.
  • Perilaku dan kebutuhan konsumen.
  • Cara menentukan harga jual.
  • Strategi promosi produk.
  • Distribusi hasil pertanian.

 

7. Akuntansi dan Keuangan Agribisnis

Mengelola bisnis juga berarti harus bisa mengatur keuangan dengan baik. 

Lewat mata kuliah ini, kamu bakal belajar mencatat transaksi, menghitung biaya usaha, dan mengetahui apakah bisnis yang dijalankan menghasilkan keuntungan.

Materi yang dipelajari:

 

  • Pencatatan transaksi keuangan.
  • Perhitungan biaya produksi.
  • Penyusunan laporan keuangan.
  • Pengelolaan arus kas.
  • Penyusunan anggaran usaha.

 

8. Kewirausahaan Agribisnis

Kalau tertarik membangun usaha sendiri, mata kuliah ini bakal relevan buat kamu. 

Kamu bakal belajar menemukan ide bisnis, melihat peluang pasar, dan menyusun rencana untuk menjalankan usaha di bidang pertanian maupun pangan.

Materi yang dipelajari:

 

  • Cara menemukan peluang usaha.
  • Pengembangan ide dan inovasi produk.
  • Penyusunan rencana bisnis.
  • Penentuan target pasar.
  • Pengelolaan modal usaha.

 

9. Ekonomi Produksi Pertanian

Ekonomi Produksi Pertanian ngebahas cara menghasilkan produk pertanian dengan penggunaan sumber daya yang tepat. 

Kamu bakal belajar menghitung biaya produksi, memahami hasil yang diperoleh, dan mencari cara supaya kegiatan produksi lebih efisien.

Materi yang dipelajari:

 

  • Faktor-faktor produksi pertanian.
  • Hubungan antara input dan hasil produksi.
  • Perhitungan biaya produksi.
  • Analisis produktivitas usaha.
  • Efisiensi penggunaan sumber daya.

 

10. Manajemen Rantai Pasok Agribisnis

Kamu pernah bertanya-tanya nggak, gimana, sih, hasil panen petani bisa sampai ke supermarket atau pasar? 

Nah, Proses tersebut berkaitan dengan rantai pasok. 

Di mata kuliah ini, kamu bakal mempelajari perjalanan produk dari pemasok hingga sampai ke tangan konsumen.

Materi yang dipelajari:

 

  • Pengadaan bahan baku pertanian.
  • Pengelolaan persediaan produk.
  • Penyimpanan dan penanganan hasil panen.
  • Transportasi dan distribusi produk.
  • Cara membuat proses distribusi lebih efisien. 

 

Apa Saja Prospek Kerja Lulusan Jurusan Agribisnis?

Prospek karier lulusan jurusan Agribisnis luas banget. Kamu bisa bekerja di perusahaan pertanian, industri pangan, hingga bisnis distribusi dan pemasaran produk pertanian.

Di bawah ini, peluang kerja jurusan Agribisnis dan kisaran gajinya:

 

  • Manajer Agribisnis atau Perkebunan: Mengelola operasional pertanian, produksi, anggaran, dan tim kerja. Kisaran gaji Rp5.000.000–Rp8.000.000 per bulan.
  • Staf Pemasaran Produk Pertanian: Menyusun strategi promosi sampai menawarkan produk. Penghasilannya Rp3.500.000–Rp6.000.000 per bulan.
  • Pengusaha Agribisnis: Membangun usaha seperti penjualan hasil panen, bisnis bibit tanaman, atau pengolahan pangan. Penghasilan bergantung pada omzet dan keuntungan usaha.
  • Supplier Produk Pertanian: Memasok sayur, buah, beras, atau hasil perkebunan ke restoran, supermarket, dan distributor. Penghasilan bergantung pada volume pasokan dan margin keuntungan.
  • Konsultan Pertanian: Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pengelolaan bisnis pertanian. Gajinya Rp4.000.000–Rp7.000.000 per bulan.
  • Peneliti Pertanian: Mengumpulkan dan menganalisis data untuk mendukung pengembangan sektor pertanian. Penghasilannya Rp3.500.000–Rp6.000.000 per bulan.
  • Pegawai Negeri Sipil (PNS): Bekerja di instansi yang berkaitan dengan pertanian, ketahanan pangan, atau pemberdayaan petani. Gaji pokok golongan awal lulusan S1 sekitar Rp2.700.000–Rp4.500.000 per bulan, belum termasuk tunjangan.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

Perbedaan Jurusan Agribisnis dan Pertanian

Perbedaan utama jurusan Agribisnis dan Pertanian (murni) terletak pada fokus pembelajarannya. Berikut perbandingan kedua program studi:

 

Aspek

Jurusan Agribisnis

Jurusan Pertanian (Murni)

Fokus utama

Pengelolaan bisnis dan ekonomi di sektor pertanian

Budidaya tanaman dan proses produksi pertanian

Materi kuliah

Ekonomi pertanian, manajemen bisnis, pemasaran, keuangan, dan rantai pasok

Ilmu tanah, fisiologi tanaman, budidaya, hama dan penyakit tanaman, serta teknologi pertanian

Kegiatan praktik

Analisis pasar, perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, dan strategi pemasaran produk pertanian

Praktik budidaya, pengujian tanah, pemeliharaan tanaman, dan pengamatan pertumbuhan tanaman

Keterampilan yang dikembangkan

Manajemen, analisis bisnis, pemasaran, dan kewirausahaan

Teknik budidaya, analisis tanaman, pemecahan masalah pertanian, dan pengelolaan lahan

Prospek kerja

Analis Bisnis, Manajer Agribisnis, Pengusaha, dan Staf Rantai Pasok

Agronom, Ahli Budidaya Tanaman, Peneliti Pertanian, Penyuluh Pertanian, dan Konsultan Budidaya

Cocok untuk siapa?

Kamu yang tertarik dengan bisnis, pemasaran, dan pengelolaan usaha pertanian

Kamu yang tertarik dengan tanaman, budidaya, penelitian, dan proses produksi pertanian

 

FAQ

1. Apa itu jurusan Agribisnis?

Agribisnis adalah jurusan yang mempelajari cara mengelola bisnis di sektor pertanian, mulai dari proses produksi, pemasaran hasil panen, sampai distribusi produk ke konsumen.

 

2. S1 Agribisnis gelarnya apa? 

Lulusan S1 Agribisnis umumnya mendapatkan gelar S.P. (Sarjana Pertanian) atau S.Agr. (Sarjana Agribisnis), tergantung kebijakan perguruan tinggi. 

Di beberapa kampus, lulusan Agribisnis juga bisa memperoleh gelar S.E. (Sarjana Ekonomi) sesuai rumpun ilmu dan ketentuan program studinya.

 

3. Apakah jurusan Agribisnis banyak matematika?

Ada mata kuliah yang berhubungan dengan matematika, tapi kamu nggak perlu membayangkan harus mengerjakan rumus yang rumit terus-menerus. 

Matematika di jurusan Agribisnis biasanya digunakan untuk menghitung biaya produksi, keuntungan usaha, menganalisis data penjualan, hingga memperkirakan permintaan pasar.

 

Mau Kuliah Siap Kerja? Cakrawala University Pilihannya!

Sekarang, kamu udah tahu, kan, jurusan Agribisnis belajar apa saja? 

Setelah tahu materi kuliahnya, jangan lupa pertimbangkan kampus yang sesuai dengan kebutuhanmu, ya!

Kalau tertarik mengembangkan bisnis di sektor pertanian atau lainnya, Cakrawala University juga masih relevan.

Cakrawala University punya berbagai keunggulan yang bisa jadi bekal untuk menghadapi dunia kerja:

 

  • Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra: Jaringan industri yang luas untuk mendukung perjalananmu menuju dunia kerja.
  • Magang sejak semester awal: Kesempatan mendapatkan pengalaman kerja lebih awal sekaligus membangun portofolio selama kuliah.
  • Pembelajaran berbasis praktik: Belajar melalui studi kasus dan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
  • Kurikulum berbasis industri: Materi pembelajaran dirancang dekat dengan kebutuhan dunia kerja agar kamu lebih siap memasuki dunia profesional.
  • Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari pengajar atau guest lecturer yang punya pengalaman di dunia industri dan bidang relevan.

 

Yuk, daftar sekarang atau konsultasi dengan tim admisi kami di sini untuk tahu informasi lebih lanjut terkait perkuliahan!

Banner Picture

Kategori:

Majorpedia

Cakrawala

Share

Penulis

Nik Nik Fadlah

Nik Nik Fadlah adalah SEO Content Writer yang berfokus pada strategi organic growth melalui riset keyword, analisis search intent, dan optimasi on-page. Ia berpengalaman mengembangkan konten edukasi, finansial, properti, dan lifestyle dengan pendekatan SEO terukur untuk meningkatkan visibility, ranking, dan conversion secara organik.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.