Mapel Pendukung Jurusan Agribisnis, Apa Saja?

Majorpedia
Tayang 16 September 2026
Diperbarui 16 September 2026
Waktu Baca 6 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Kalau kamu suka dunia bisnis tapi juga tertarik dengan sektor pertanian dan pangan, Jurusan Agribisnis bisa jadi salah satu pilihan yang menarik.

Nah, beberapa mapel di SMA ternyata punya kaitan cukup erat sama materi yang akan kamu temui selama kuliah.

Lalu, apa saja mapel pendukung Jurusan Agribisnis dan bagaimana kaitannya dengan materi kuliah? Yuk, kita bahas satu per satu!

 

Key Takeaways

 

  • Biologi, Ekonomi, dan Matematika menjadi mapel pendukung Jurusan Agribisnis karena membantu memahami proses pertanian, kondisi pasar, hingga perhitungan dalam pengelolaan usaha. 
  • Kuliah Agribisnis tidak hanya belajar tentang pertanian, tetapi juga mempelajari manajemen bisnis, pemasaran, keuangan, rantai pasok, hingga pengembangan usaha di sektor pertanian dan pangan. 
  • Menentukan jurusan kuliah sejak awal perlu didukung dengan pemahaman minat dan potensi diri. Cakrawala University hadirkan berbagai pilihan program studi yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja.

 

Apa Mapel Pendukung Jurusan Agribisnis?

Mapel pendukung untuk masuk Jurusan Agribisnis bisa berbeda tergantung kurikulum dan jurusan yang kamu ambil di SMA.

Secara umum, mapel yang paling berkaitan dengan Agribisnis adalah Biologi, Ekonomi, dan Matematika.

Berikut rinciannya:

 

Kurikulum

Jurusan SMA

Mapel Pendukung

Kurikulum Merdeka

Semua

Biologi/Ekonomi

Kurikulum 2013

IPA

Biologi/Matematika

Kurikulum 2013

IPS

Ekonomi/Biologi

Kurikulum 2013

Bahasa

Biologi/Matematika

 

Kenapa justru tiga mata pelajaran ini yang banyak berkaitan dengan Agribisnis? Ini penjelasannya!

 

1. Biologi

Walaupun namanya Agribisnis, kamu tetap akan cukup dekat dengan dunia pertanian.

Makanya, pemahaman Biologi akan bantu kamu mengenal tanaman, lingkungan, proses pertumbuhan, sampai faktor-faktor yang bisa memengaruhi hasil pertanian.

Bekal ini penting supaya kamu nggak cuma melihat hasil pertanian sebagai produk yang dijual, tapi juga paham gimana produk tersebut dihasilkan sejak awal.

Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan Biologi antara lain:

 

  • Dasar-Dasar Ilmu Pertanian, untuk mengenal sistem pertanian, tanaman, dan faktor yang memengaruhi hasil produksi.
  • Budidaya Pertanian, yang membahas proses produksi tanaman dari tahap awal hingga panen.
  • Ekologi Pertanian, untuk memahami hubungan antara kegiatan pertanian dan lingkungan.
  • Teknologi Hasil Pertanian, yang mempelajari bagaimana hasil pertanian ditangani setelah proses produksi.

 

2. Ekonomi

Nah, kalau yang satu ini justru sangat dekat dengan bagian bisnisnya.

Di Agribisnis, kamu akan belajar kalau hasil pertanian nggak berhenti setelah dipanen.

Produk masih harus dijual, dipasarkan, dihitung biayanya, sampai dianalisis apakah usahanya menguntungkan atau nggak.

Makanya, dasar Ekonomi dari SMA akan bantu kamu memahami hal seperti harga, permintaan, penawaran, biaya produksi, dan kondisi pasar.

Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan Ekonomi antara lain:

 

  • Ekonomi Pertanian, untuk memahami bagaimana prinsip ekonomi diterapkan dalam sektor pertanian.
  • Manajemen Agribisnis, yang membahas cara mengelola usaha di bidang pertanian.
  • Pemasaran Agribisnis, untuk mempelajari strategi pemasaran dan distribusi produk pertanian.
  • Analisis Usahatani, yang membantu menghitung biaya, pendapatan, dan keuntungan usaha.
  • Ekonomi Mikro dan Makro, untuk memahami pasar, konsumen, produsen, dan kondisi ekonomi secara lebih luas.

 

3. Matematika

Matematika juga tetap kepakai di Jurusan Agribisnis, terutama saat mulai berhadapan dengan angka dan data.

Misalnya untuk menghitung biaya produksi, keuntungan, kebutuhan modal, hasil penjualan, sampai membaca data pasar.

Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan Matematika antara lain:

 

  • Statistika, untuk mengolah dan membaca data penelitian maupun data pasar.
  • Matematika Ekonomi, yang membahas perhitungan dalam kegiatan ekonomi.
  • Analisis Usahatani, untuk menghitung biaya, pendapatan, dan keuntungan.
  • Manajemen Keuangan Agribisnis, yang berkaitan dengan pengelolaan uang dan kondisi keuangan usaha.
  • Metode Penelitian, yang biasanya melibatkan pengolahan dan analisis data.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Apa yang Akan Dipelajari di Jurusan Agribisnis?

Kamu bakal belajar gimana sebuah produk pertanian dikelola dari proses produksi sampai akhirnya dijual ke pasar.

Beberapa hal yang biasanya dipelajari di Jurusan Agribisnis antara lain:

 

  • Dasar-Dasar Ilmu Pertanian: Membahas sektor pertanian, proses produksi, dan berbagai sumber daya yang digunakan.
  • Ekonomi Pertanian: Mempelajari harga, produksi, dan aktivitas ekonomi dalam sektor pertanian.
  • Manajemen Agribisnis: Belajar mengelola usaha pertanian dari perencanaan sampai evaluasi.
  • Pemasaran Agribisnis: Membahas cara memasarkan dan mendistribusikan produk pertanian.
  • Analisis Usahatani: Mempelajari cara menghitung biaya, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usaha.
  • Manajemen Keuangan: Belajar mengatur keuangan agar bisnis bisa berjalan dengan baik.
  • Statistika: Digunakan untuk membaca dan mengolah data.
  • Kewirausahaan Agribisnis: Membahas cara melihat dan mengembangkan peluang bisnis di sektor pertanian.
  • Rantai Pasok Agribisnis: Mempelajari perjalanan produk dari produsen sampai ke konsumen.
  • Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian: Membahas cara menyampaikan informasi dan inovasi kepada pelaku di sektor pertanian.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Tips Mempersiapkan Diri Masuk Jurusan Agribisnis

Kalau kamu tertarik masuk Agribisnis, ada beberapa hal sederhana yang bisa mulai kamu persiapkan dari sekarang.

 

  • Perkuat dasar Ekonomi: Coba pahami lagi konsep harga, permintaan, penawaran, biaya, dan keuntungan.
  • Jangan abaikan Biologi: Dasar tentang tanaman dan lingkungan tetap penting karena Agribisnis berkaitan erat dengan sektor pertanian.
  • Biasakan mengolah angka: Nantinya kamu akan cukup sering bertemu data, statistika, dan perhitungan usaha.
  • Mulai ikuti perkembangan dunia pertanian: Kamu bisa baca soal agritech, industri pangan, ketahanan pangan, sampai tren bisnis pertanian.
  • Belajar melihat produk dari sisi bisnis: Coba perhatikan bagaimana suatu produk pertanian diproduksi, dikemas, dipasarkan, lalu dijual.
  • Latih kemampuan komunikasi: Di dunia Agribisnis, kamu bisa berhubungan dengan banyak pihak, mulai dari petani, perusahaan, distributor, sampai konsumen.
  • Asah kemampuan problem-solving: Karena masalah di sektor pertanian nggak cuma soal produksi, tapi juga harga, distribusi, pasar, bahkan kondisi lingkungan.

 

FAQ

1. Apa bedanya Agribisnis dan Agroteknologi?

Agribisnis lebih banyak membahas pengelolaan bisnis dan ekonomi di sektor pertanian, sedangkan Agroteknologi lebih fokus pada aspek teknis budidaya tanaman, produksi, dan teknologi pertanian.

2. Jurusan Agribisnis cocok untuk orang seperti apa?

Jurusan ini cocok untuk kamu yang tertarik dengan dunia pertanian tapi juga suka bisnis, ekonomi, pemasaran, atau ingin mengembangkan usaha di sektor pangan dan pertanian.

3. Apakah lulusan Agribisnis hanya bisa bekerja di bidang pertanian? 

Nggak. Lulusan Agribisnis juga bisa masuk ke bidang pemasaran, perbankan, perusahaan pangan, distribusi, supply chain, konsultan, hingga membangun bisnis sendiri.

 

Mau Kuliah di Universitas yang Bikin Langsung Siap Kerja? Gabung di Cakrawala University Sekarang!

Apapun jurusan yang kamu ambil, yang lebih penting adalah paham minat, kemampuan, dan jenis karier yang ingin kamu jalani setelah lulus nanti.

Nah, kalau kamu mencari kampus dengan pendekatan berbasis industri, Cakrawala University bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. 

Apalagi, ada beberapa hal yang bikin kuliah di Cakrawala University beda dari kampus lain:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1000+ perusahaan untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum berbasis proyek dan praktik langsung supaya mahasiswa siap menghadapi kebutuhan industri yang dinamis.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung terjun ke dunia industri sejak awal perkuliahan.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun bersama praktisi dan profesional agar selalu relevan dengan tren terbaru.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari para ahli dan pelaku industri yang berpengalaman di dunia kerja.

 

Jadi, tunggu apalagi? Kamu bisa tanya-tanya gratis untuk mulai langkah pertamamu menuju karier yang kamu impikan!

Banner Picture

Kategori:

Majorpedia

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.