Kalau mau jadi jaksa, apakah harus mengambil Hukum Pidana? Belum tentu.
Kamu yang memilih Hukum Bisnis juga masih punya peluang berkarier sebagai jaksa, kok.
Tapi, gimana caranya? Nah, kita bakal jelasin secara lengkap syarat dan skill yang dibutuhkan di sini. Yuk, simak sampai selesai, ya!
Key Takeaways
- Lulusan Hukum Bisnis bisa jadi jaksa kalau berasal dari program pendidikan hukum yang memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan dalam rekrutmen Kejaksaan.
- Menjadi jaksa tidak cukup hanya punya gelar S.H. karena juga harus memenuhi persyaratan dan mengikuti jalur seleksi hingga pendidikan dan pelatihan pembentukan jaksa.
- Di Cakrawala University, mahasiswa nggak cuma belajar teori hukum, tapi juga langsung terjun ke dunia profesional lewat program magang sejak semester awal, kurikulum berbasis industri, dan penyaluran kerja ke lebih dari 1.000 mitra industri.
Apakah Hukum Bisnis Bisa Jadi Jaksa?

Sumber: Magnific
Jawabannya, bisa, kok.
Lulusan Hukum Bisnis tetap punya peluang jadi jaksa selama kamu berasal dari program S1 Hukum atau S1 Ilmu Hukum.
Jadi, kalau Hukum Bisnis yang kamu ambil adalah konsentrasi atau peminatan dari jurusan Ilmu Hukum, jalur untuk daftar sebagai calon jaksa tetap terbuka.
Tapi, lulus kuliah hukum aja belum cukup.
Kamu tetap harus ikut seleksi CPNS Kejaksaan, memenuhi persyaratan yang ditentukan, jadi PNS di lingkungan Kejaksaan, lalu ikut pendidikan dan pelatihan pembentukan jaksa.
Syarat Umum Pendaftaran Calon Jaksa
Nah, sekarang tinggal cek, nih apakah kamu memenuhi syarat dasarnya.
Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, ada beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi.
Secara umum, syaratnya meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
- Memiliki ijazah minimal Sarjana Hukum
- Berusia paling rendah 23 tahun dan paling tinggi 30 tahun
- Sehat jasmani dan rohani
- Memiliki integritas, berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela
- Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)
- Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan jaksa

Cara Menjadi Jaksa Bagi Lulusan Hukum Bisnis
Kalau kamu lulusan Hukum Bisnis dan ingin jadi jaksa, jalurnya sama seperti lulusan Ilmu Hukum lainnya. Berikut tahapan yang perlu kamu lewati:
- Lulus S1 Hukum atau Ilmu Hukum: Pastikan program yang kamu ambil menghasilkan kualifikasi Sarjana Hukum (S.H.) dan sesuai sama persyaratan formasi Kejaksaan.
- Mendaftar Seleksi CPNS Kejaksaan: Mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya formasi untuk calon jaksa atau Jaksa Ahli Pertama.
- Menjadi PNS di Lingkungan Kejaksaan: Kalau berhasil lolos seluruh tahapan seleksi, kamu akan lebih dulu berstatus PNS di lingkungan Kejaksaan.
- Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ): Mengikuti dan lulus Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) sebagai salah satu tahapan wajib sebelum resmi diangkat menjadi jaksa.
Cek juga:
- Jurusan Hukum Bisnis Kerja Apa? Simak Gaji Lulusannya!
- 13 Universitas Jurusan Hukum Bisnis di Indonesia
Konsentrasi Hukum Bisnis Cakrawala University
Lulusan hukum nggak cuma punya jalur karier konvensional seperti jaksa, lho!
Perkembangan bisnis dan teknologi juga membuka kebutuhan legal specialist dengan keahlian yang lebih spesifik.
Makanya, S1 Ilmu Hukum Bisnis Cakrawala University menawarkan 3 konsentrasi utama yang bisa kamu pilih sesuai minat dan tujuan karier. Konsentrasi tersebut mencakup:
- Cyber Law: Cocok buat kamu yang tertarik dengan dunia teknologi, keamanan data, kejahatan siber, dan berbagai persoalan hukum di ruang digital.
- Startup & VC Law: Kalau kamu tertarik dengan dunia startup, investasi, bisnis, serta proses legal di balik pendanaan dan pengembangan perusahaan.
- Fintech Law: Belajar tentang keuangan digital, seperti e-wallet, fintech, investasi online, hingga regulasi layanan keuangan berbasis teknologi.
Sistem pembelajarannya pun menggunakan kurikulum berbasis industri sehingga materi yang dipelajari dirancang agar tetap relevan dengan dunia kerja saat ini.
Nggak cuma itu, Cakrawala University juga punya program magang sejak semester pertama dan program penyaluran kerja yang didukung lebih dari 1.000 perusahaan mitra.
Jadi, peluang untuk membangun karier di perusahaan ternama, seperti Permata Bank, Maybank Finance, Bursa Efek Indonesia (IDX), atau Adira Finance terbuka lebih luas.
Skill yang Perlu Dipersiapkan Kalau Mau Jadi Jaksa
Kalau kamu mau jadi jaksa, jangan cuma fokus ke nilai kuliah.
Ada beberapa skill penting yang juga perlu diasah karena nantinya kamu akan banyak menganalisis kasus, menyusun argumen, dan berhadapan dengan proses hukum.
- Kemampuan Analisis dan Legal Reasoning: Mampu membaca fakta, paham masalah hukum, lalu menghubungkannya dengan aturan yang sesuai untuk membangun argumentasi yang logis.
- Public Speaking dan Argumentasi: Kemampuan berbicara jelas dan meyakinkan karena jaksa perlu menyampaikan pendapat, tuntutan, dan argumentasi hukum dalam persidangan.
- Legal Research: Terbiasa mencari dan memahami undang-undang, peraturan, yurisprudensi, hingga putusan pengadilan sebagai dasar menganalisis perkara.
- Kemampuan Menulis Dokumen Hukum: Mampu menyusun tulisan dan dokumen hukum secara runtut, jelas, serta berbasis fakta dan dasar hukum yang tepat.
- Ketelitian dan Integritas: Butuh ketelitian tinggi agar tidak melewatkan detail penting. Selain itu, jaksa juga dituntut jujur, objektif, dan menjaga etika profesi.
Cek juga:
- Jurusan Kuliah Wajib Kalau Kamu Mau Jadi Jaksa
- 12 Fakultas Hukum Swasta Terbaik di Indonesia!
- S1 Jurusan Ilmu Hukum
FAQ
1. Apakah jaksa sama dengan pengacara?
Berbeda. Jaksa merupakan aparat penegak hukum yang bekerja di bawah Kejaksaan Republik Indonesia, sedangkan pengacara atau advokat memberikan jasa hukum kepada klien secara profesional.
2. Apakah harus mengambil konsentrasi Hukum Pidana untuk jadi jaksa?
Tidak harus. Konsentrasi Hukum Pidana memang relevan, tetapi yang paling penting adalah program studi dan ijazahmu memenuhi kualifikasi pendidikan yang ditetapkan dalam seleksi Kejaksaan.
3. Selain jadi jaksa, lulusan Hukum Bisnis bisa kerja apa?
Peluangnya cukup luas, mulai dari corporate lawyer, legal officer, legal consultant, compliance officer, hingga bekerja di bidang perbankan, perusahaan teknologi, atau lembaga pemerintahan.
Wujudkan Impian Jadi Sarjana Hukum Siap Kerja!
Jadi, kuliah Hukum Bisnis nggak otomatis menutup jalan untuk menjadi jaksa.
Yang jauh lebih penting adalah memastikan kamu menempuh program S1 bidang hukum yang memenuhi kualifikasi, lalu mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur seleksi Kejaksaan.
Jurusan Ilmu Hukum di Cakrawala University hadir dengan pendekatan yang berbeda dari fakultas hukum swasta lainnya.
Kamu tidak hanya belajar teori hukum seperti hukum perdata, hukum pidana, dan hukum internasional, tapi juga dibekali dengan mata kuliah relevan seperti hukum bisnis digital dan hukum teknologi.
Kenapa memilih jurusan Ilmu Hukum Cakrawala University?
- Program Penyaluran Kerja: mahasiswa bisa meraih kesuksesan karier dengan fasilitas persiapan dan akses ke lebih dari 1000 perusahaan mitra. Dengan begitu, peluang karier terbuka lebar.
- Magang Sejak Semester Pertama: kesempatan membangun pengalaman kerja nyata dan jaringan profesional sejak awal kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: materi selalu diperbarui mengikuti perkembangan hukum dan kebutuhan industri modern.
- Dosen Praktisi: belajar dari tenaga pengajar yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia hukum.
Jadi, kalau kamu ingin kuliah hukum dengan bekal nyata untuk masa depan, Cakrawala University adalah jawabannya.
Yuk, mulai langkah pertama menuju karier cemerlangmu. Konsultasi gratis atau langsung daftar sekarang di kampus siap kerja ini!