Mau Jadi Notaris? Ini Jurusan Kuliah yang Tepat!

Rekomendasi Jurusan
Tayang 08 September 2025
Diperbarui 08 September 2025
Waktu Baca 7 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Alifia Kamila

Pernah bertanya-tanya bagaimana seseorang bisa resmi menangani akta dan dokumen hukum? Profesi notaris menjawab kebutuhan itu.

Artikel ini akan membantu kamu memahami jalur pendidikan, skill yang dibutuhkan, peluang kerja, dan perkiraan pendapatan profesi notaris. Kalau kamu ingin meraih karier di bidang ini secara profesional, simak artikel berikut untuk memulai langkah menjadi notaris!

 

Apa Itu Profesi Notaris?

Notaris adalah tenaga profesional yang berwenang membuat dan mengesahkan akta otentik, termasuk kontrak, perjanjian jual beli, dan dokumen resmi lainnya. Mereka menjamin dokumen tersebut sah secara hukum dan memiliki kekuatan legal.

Selain membuat dokumen, notaris juga berperan sebagai penasihat hukum untuk transaksi dan kontrak. Mereka memastikan setiap pihak memahami hak dan kewajibannya sebelum menandatangani akta.

Profesi ini berbeda dari pengacara atau hakim karena notaris fokus pada pembuatan dokumen hukum dan pengesahan formal, bukan menangani perkara di pengadilan. Peran mereka sangat penting dalam bisnis, properti, dan urusan hukum sehari-hari.

 

Harus Kuliah Jurusan Apa agar Jadi Notaris?

Untuk menjadi notaris, langkah pertama adalah menempuh S1 Hukum. Jurusan ini memberikan dasar pengetahuan hukum yang lengkap, mulai dari hukum perdata hingga hukum bisnis. Lama studi S1 biasanya 4 tahun.

Setelah S1, calon notaris wajib melanjutkan ke S2 Kenotariatan. Program ini fokus pada ilmu kenotariatan, hukum perdata lanjutan, dan prosedur pembuatan akta. Lama studi S2 sekitar 2 tahun, tergantung universitas.

Selain akademik, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, dan ketelitian. Skill ini penting untuk menghadapi kasus nyata saat praktik notaris nantinya.

 

Bagaimana Tahapan untuk Jadi Notaris?

Setelah menyelesaikan S2 Kenotariatan, calon notaris mengikuti program profesi notaris atau magang di kantor notaris senior. Tahap ini meliputi bimbingan praktik, teknik pembuatan akta, dan pemahaman prosedur hukum.

Tahap berikutnya adalah ujian sertifikasi profesi notaris. Lulus ujian ini berarti calon notaris resmi mendapatkan izin praktik, sehingga sah secara hukum untuk membuat dan mengesahkan dokumen.

Secara total, dari S1 hingga mendapatkan izin profesi notaris, dibutuhkan sekitar 6 - 7 tahun pendidikan dan pelatihan, termasuk magang dan ujian sertifikasi.

 

Belajar Apa Saja untuk Jadi Notaris?

Selama S1 Hukum, mahasiswa belajar dasar-dasar hukum seperti hukum perdata, hukum dagang, hukum acara perdata, dan etika profesi. Materi ini menjadi bekal penting untuk memahami kontrak dan dokumen resmi.

Saat melanjutkan ke S2 Kenotariatan, fokus belajar beralih ke teknik pembuatan akta otentik, hukum waris, hukum perusahaan, dan prosedur pengesahan dokumen. Praktik langsung di kantor notaris juga menjadi bagian penting.

Kombinasi S1 dan S2 membuat calon notaris memahami hukum dan praktik kenotariatan secara menyeluruh. Ini mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di lapangan dan memastikan dokumen sah secara hukum.

Baca Juga: Jurusan Hukum Apa Saja? Ini 12 Peminatannya

 

Apa Skill yang Harus Dimiliki Notaris?

 

Untuk Menjadi Notaris Harus Kuliah Jurusan Apa - Skill yang harus dimiliki

Sumber: Freepik

 

Selain ilmu hukum, notaris juga harus memiliki keterampilan khusus. Skill ini membantu mereka bekerja efisien dan menghindari kesalahan hukum.

Kemampuan komunikasi, analisis, dan manajemen dokumen menjadi sangat penting dalam praktik sehari-hari.

Beberapa skill penting antara lain:

  • Ketelitian – Memastikan semua dokumen dan prosedur sesuai hukum.
  • Komunikasi Efektif – Menjelaskan prosedur dan dokumen dengan jelas kepada klien.
  • Analisis Hukum – Menilai kontrak dan dokumen untuk mencegah risiko hukum.
  • Manajemen Waktu – Mengatur jadwal konsultasi, pembuatan akta, dan administrasi kantor.
  • Etika Profesional – Menjaga kerahasiaan klien dan mematuhi kode etik notaris.

 

Notaris Bisa Kerja di Mana Saja?

Profesi notaris menawarkan fleksibilitas dan peluang kerja luas, baik di sektor publik maupun privat. Selain membuka kantor sendiri, notaris juga dapat bergabung dengan perusahaan, lembaga pemerintah, atau firma hukum.

Beberapa tempat kerja antara lain:

  • Kantor Notaris – Membuat dan mengesahkan akta hukum untuk individu maupun perusahaan.
  • Perusahaan Swasta – Menangani dokumen hukum internal, kontrak, dan perjanjian bisnis.
  • Instansi Pemerintah – Terlibat dalam administrasi hukum, kepemilikan aset, dan dokumen publik.
  • Firma Hukum – Memberikan jasa legal support dan pembuatan dokumen resmi.
  • Praktik Mandiri – Menyediakan layanan notaris secara personal atau untuk perusahaan.

 

Berapa Pendapatan Notaris?

Pendapatan notaris bervariasi tergantung pengalaman, lokasi, dan jenis praktik. Rata-rata pendapatan untuk profesi ini mencapai Rp12 juta per bulannya.

Notaris yang memiliki kantor mandiri atau bekerja di firma hukum besar bisa mendapatkan penghasilan lebih tinggi, berkisar Rp15 - Rp30 juta per bulan, ditambah fee dari pembuatan akta tertentu.

Selain gaji pokok, notaris juga bisa memperoleh pendapatan tambahan dari konsultasi hukum, penyusunan kontrak, atau layanan notariat lainnya, yang membuat profesi ini menarik secara finansial.

 

FAQ

1. Apakah hanya jurusan IPS yang bisa jadi notaris?

Semua jurusan SMA bisa menjadi notaris, baik IPS maupun IPA. Yang penting adalah masuk S1 Hukum, karena semua materi hukum dasar akan dipelajari di sana.

Lulusan dari berbagai jurusan perlu menyesuaikan diri dengan materi hukum saat kuliah, tapi dengan motivasi dan fokus, mereka tetap bisa mengejar karier notaris profesional.

2. Apakah notaris bisa menangani klien internasional?

Notaris bisa menangani dokumen untuk klien internasional, terutama yang berkaitan dengan kontrak bisnis atau properti lintas negara. Namun, mereka harus memahami peraturan hukum internasional dan prosedur legalisasi dokumen.

Selain itu, kerja sama dengan konsultan hukum internasional sering diperlukan untuk memastikan akta sah di kedua negara.

3. Apakah notaris harus bergabung dengan asosiasi profesi?

Tidak wajib, tapi bergabung dengan asosiasi notaris memberikan keuntungan seperti akses pelatihan lanjutan, update regulasi, dan jaringan profesional.

Asosiasi juga membantu menegakkan standar etika dan memfasilitasi konsultasi antar notaris untuk praktik yang lebih profesional.

Baca Juga: 12 Prospek Kerja Huku, Gajinya Menjanjikan!

 

Raih Pendidikan Berkualitas di Cakrawala University!

Memilih universitas yang tepat akan menentukan kesiapanmu menghadapi dunia kerja. Di Cakrawala University, kurikulum dirancang berbasis industri sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan aplikatif.

Dosen di Cakrawala adalah dosen praktisi berpengalaman, bukan hanya mengajar teori tapi juga membagikan pengalaman nyata di lapangan. Hal ini membuat proses belajar lebih hidup dan mudah dipahami.

Mahasiswa juga mengikuti Program 1 Tahun Fokus, yakni 3 tahun belajar di kelas dan 1 tahun magang intensif. Program ini memastikan setiap mahasiswa memiliki keterampilan praktis yang siap pakai setelah lulus.

Selain itu, ada Program Penyaluran Kerja yang membantu mahasiswa menemukan peluang magang dan karier sesuai bidangnya. Dengan dukungan ini, transisi dari kuliah ke dunia kerja jadi lebih lancar.

Cakrawala University juga bekerja sama dengan 840+ mitra industri, membuka banyak kesempatan magang maupun kerja, sehingga pengalaman mahasiswa tidak hanya di kelas tapi juga langsung di lapangan.

Mulai langkahmu menuju karier profesional sekarang. Daftar langsung atau konsultasi gratis di sini untuk memanfaatkan fasilitas unggulan yang mendukung pembelajaran dan pengalaman kerja nyata!

 

Referensi 

  1. Notary Public Salary in Indonesia [Buka]
Banner Picture

Kategori:

Rekomendasi Jurusan

Cakrawala

Share

Penulis

Alifia Kamila

Alifia adalah seorang lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang menaruh minat mendalam di bidang kepenulisan. Sebagai SEO Content Writer Cakrawala University, Alifia menulis berbagai konten berkaitan dengan pendidikan, karier, dan pengembangan diri.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.