Profesi digital marketing menjadi salah satu yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan di era digital.
Namun, sebenarnya apa saja sih tugas yang dikerjakan setiap hari?
Yuk, kenali tanggung jawab seorang digital marketer lewat pembahasan berikut!
Key Takeaways
- Tugas digital marketer sangat beragam, mulai dari mengelola media sosial, menjalankan iklan digital, SEO, email marketing, hingga menganalisis hasil campaign.
- Digital marketer perlu menguasai kemampuan analisis data, copywriting, SEO, komunikasi, kreativitas, dan problem solving agar strategi berjalan optimal.
- Bekal menjadi digital marketer bisa dimulai dari bangku kuliah. Di Jurusan Bisnis Digital Cakrawala University, kamu akan belajar langsung lewat project dan pengalaman industri.
Apa Saja Tugas Utama dari Digital Marketing?

Sumber: Magnific
Supaya sebuah strategi digital marketing bisa memberikan hasil yang maksimal, ada banyak hal yang perlu dikerjakan.
Berikut beberapa tugas utama yang biasanya dilakukan oleh digital marketer.
1. Manajemen Media Sosial
Sekarang hampir semua bisnis punya akun media sosial, mulai dari UMKM sampai perusahaan besar.
Tapi, punya akun saja nggak cukup. Akun tersebut juga perlu dikelola supaya bisa menarik perhatian audiens sekaligus membangun kepercayaan terhadap brand.
Nah, dalam digital marketing, tugas mengelola media sosial biasanya mencakup:
- Menyusun strategi konten untuk setiap platform media sosial.
- Membuat kalender konten dan menentukan jadwal publikasi.
- Mengelola akun media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, LinkedIn, atau X.
2. Pembuatan Konten
Sekarang semua aktivitas digital marketing melibatkan konten.
Mulai dari artikel di website, upload di media sosial, email promosi, sampai short video, semuanya dibuat supaya pesan bisa sampai ke customer.
Karena itu, digital marketer juga perlu memastikan konten punya tujuan yang jelas dan sesuai sama target audiens.
Beberapa tugas yang dilakukan dalam pembuatan konten antara lain:
- Mencari ide dan merencanakan konsep konten.
- Menyusun content brief untuk kebutuhan desain atau produksi video.
- Mengevaluasi performa konten sebagai bahan penyusunan strategi berikutnya.
Cek juga:
- Jurusan Digital Marketing: Mata Kuliah, Prospek, Skill yang Didapat
- 12 Universitas yang Ada Jurusan Digital Marketing
3. Optimasi Search Engine
Nggak semua website bisa langsung muncul di halaman pertama Google, lho. Supaya lebih mudah ditemukan calon customer, dibutuhkan strategi SEO yang tepat.
Karena itu, salah satu tugas digital marketer adalah mengoptimalkan website supaya memiliki peluang mendapatkan peringkat yang lebih baik di search engine.
Pekerjaan yang dilakukan biasanya mencakup:
- Melakukan riset keyword sesuai perilaku pencarian pengguna.
- Memantau performa website melalui Google Search Console dan Google Analytics.
- Berkolaborasi dengan content writer dan web developer.
Kalau kamu tertarik mempelajari strategi pemasaran digital secara lebih mendalam, Jurusan Bisnis Digital Cakrawala University bisa jadi pilihan yang tepat.
Di sini, kamu juga dapat kesempatan magang sejak semester pertama. Beberapa contoh mahasiswa Jurusan Bisnis Digital yang sudah berhasil magang antara lain:
- Sindia Sari Tumanggor – Social Media Specialist di Blibli
- Dita Herdillah – Digital Marketing Intern di Lion Group
- Ratu Bilqis – Community Specialist di Dibilabs
- Orentscia Januiver – Promosi Off Air Event di TVOne
Selain peluang magang, Cakrawala University juga punya program penyaluran kerja ke 1000+ perusahaan mitra.
Yang nggak kalah menarik, ada program inkubasi bisnis gratis buat seluruh mahasiswa.
Lewat inkubator ini, kamu bakal dibimbing langsung tentang manajemen, pemasaran, inovasi, dan finansial oleh mentor untuk mengembangkan ide bisnis jadi usaha nyata.

4. Manajemen Paid Marketing
Belum tentu semua promosi di internet bisa menjangkau banyak orang secara organik.
Dalam beberapa kondisi, perusahaan perlu memasang paid ads agar produk atau layanannya bisa tampil di hadapan target audiens yang tepat.
Strategi inilah yang jadi salah satu tanggung jawab digital marketer.
Tugas dalam manajemen paid marketing meliputi:
- Menyusun strategi kampanye iklan sesuai tujuan bisnis.
- Mengelola iklan di berbagai platform, seperti Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
- Menentukan anggaran dan mengatur alokasi biaya iklan.
- Memantau performa iklan melalui metrik seperti CTR, CPC, CPA, dan konversi.
5. Manajemen Email Marketing
Meski sudah ada media sosial dan berbagai platform digital lainnya, email masih jadi salah satu kanal pemasaran yang efektif.
Banyak perusahaan memanfaatkannya untuk membagikan promo, informasi terbaru, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan agar tetap loyal.
Cakupan tugas email marketing antara lain:
- Menyusun strategi email marketing sesuai tujuan kampanye.
- Menyusun segmentasi penerima berdasarkan karakteristik pelanggan.
- Memantau performa email melalui open rate, click-through rate, dan conversion rate.
- Melakukan A/B testing pada subject email maupun isi pesan.
6. Analisis Data dan Pelaporan
Setiap strategi digital marketing perlu dievaluasi untuk mengetahui apakah hasilnya sudah sesuai target atau masih perlu diperbaiki.
Karena itu, digital marketer juga bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan mengolah data dari berbagai channel agar keputusan yang diambil lebih tepat.
Beberapa tugas yang biasanya dilakukan meliputi:
- Menganalisis performa kampanye berdasarkan KPI yang telah ditentukan.
- Mengidentifikasi tren, peluang, dan kendala dari hasil analisis data.
- Menggunakan tools analitik, seperti Google Analytics, Looker Studio, atau platform analitik lainnya.
- Memberikan rekomendasi strategi berdasarkan hasil evaluasi kampanye.
Cek juga:
- 10 Prospek Kerja Jurusan Digital Marketing, Menjanjikan Banget!
- 15 Kampus Jurusan Bisnis Digital di Indonesia, Lengkap!
7. Manajemen Influencer Marketing
Belakangan ini, banyak brand memilih bekerja sama dengan influencer untuk memperkenalkan produk mereka.
Kenapa? Karena rekomendasi dari seorang kreator sering kali terasa lebih dekat dan dipercaya oleh audiens.
Makanya, digital marketer juga berperan memastikan kolaborasi dengan influencer berjalan sesuai tujuan kampanye.
Tugas dalam influencer marketing meliputi:
- Menentukan influencer yang sesuai dengan target audiens dan karakter brand.
- Menyusun konsep kampanye dan brief konten.
- Menganalisis hasil kampanye berdasarkan reach, engagement, dan konversi.
- Mengevaluasi efektivitas kerja sama sebagai bahan kampanye berikutnya.
Cek juga:
8. Optimasi Tingkat Konversi
Mendatangkan banyak pengunjung ke website saja belum tentu menghasilkan penjualan atau leads.
Itulah mengapa digital marketer juga perlu cari tahu apa yang membuat pengunjung akhirnya membeli produk, mengisi formulir, atau mendaftar layanan.
Proses meningkatkan peluang terjadinya konversi inilah yang dikenal sebagai Conversion Rate Optimization (CRO).
Beberapa tugas yang dilakukan dalam optimasi tingkat konversi, yaitu:
- Menganalisis perilaku pengunjung di website atau landing page.
- Mengidentifikasi faktor yang menghambat terjadinya konversi.
- Melakukan A/B testing pada halaman, tombol CTA, atau formulir.
- Mengoptimalkan tampilan dan pengalaman pengguna (user experience).
Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Digital Marketer
Profesi ini membutuhkan berbagai skill agar strategi pemasaran yang dijalankan bisa mencapai target dan memberikan hasil yang maksimal.
Nah, berikut beberapa skill yang penting dimiliki oleh seorang digital marketer.
- Kemampuan analisis data untuk membaca performa campaign dan mengambil keputusan berdasarkan data.
- Copywriting agar mampu membuat caption, artikel, email, atau iklan yang menarik perhatian audiens.
- SEO (Search Engine Optimization) untuk mengoptimalkan website agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari.
- Manajemen media sosial guna mengelola konten, membangun interaksi, dan meningkatkan engagement.
- Kreativitas dalam menciptakan ide kampanye maupun konten yang relevan dengan target audiens.
- Kemampuan komunikasi agar dapat bekerja sama dengan tim, klien, maupun pihak lain secara efektif.
- Problem solving untuk menemukan solusi saat strategi pemasaran belum memberikan hasil yang diharapkan.
- Kemampuan beradaptasi karena tren digital marketing, algoritma, dan teknologi terus berkembang.
FAQ
1. Apakah digital marketing harus bisa desain grafis?
Tidak harus. Meski kemampuan desain bisa menjadi nilai tambah, banyak digital marketer yang bekerja sama dengan tim desain atau content creator untuk membuat materi visual.
2. Jurusan apa yang cocok untuk menjadi digital marketer?
Kamu bisa memilih jurusan yang berkaitan dengan pemasaran dan bisnis, seperti Bisnis Digital, Manajemen, Ilmu Komunikasi, atau Sistem Informasi. Saat ini, banyak kampus juga menawarkan kurikulum yang fokus pada digital marketing dan teknologi bisnis.
3. Apakah digital marketing cocok untuk pemula?
Ya. Bidang ini cocok dipelajari oleh pemula karena banyak materi dasar yang bisa dipelajari secara bertahap, mulai dari content marketing, SEO, media sosial, hingga digital advertising.
Bangun Masa Depan Cerah di Era Digital Bersama Cakrawala University!
Melihat tren dunia kerja dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, bisa dibilang kalau Jurusan Bisnis Digital termasuk salah satu jurusan paling menjanjikan untuk masa depan.
Kamu akan belajar banyak hal mulai dari digital marketing, data analytics, sampai strategi bisnis online, skill yang saat ini paling dibutuhkan di hampir semua sektor industri.
Kalau kamu ingin kuliah di jurusan yang relevan, fleksibel, dan langsung siap kerja, jurusan Bisnis Digital Cakrawala University bisa jadi pilihan terbaik.
Di sini, kamu akan dibimbing lewat program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri digital masa kini.
Kenapa harus di Cakrawala University?
- Program Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1000+ mitra industri digital nasional dan internasional, membuka peluang kerja bahkan sebelum kamu lulus.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu langsung terjun ke dunia kerja nyata dan dapat pengalaman berharga sejak awal kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bareng praktisi agar selalu sesuai dengan tren terbaru dunia digital dan kebutuhan bisnis global.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional berpengalaman di industri terkait
Yuk, mulai perjalananmu di Jurusan Bisnis Digital Cakrawala University, tempat di mana kreativitas, teknologi, dan strategi bisnis bertemu. Tanya-tanya gratis atau langsung daftar di sini!