Teknik Lingkungan Bisa Kerja di Tambang? Cek Di Sini!

School of Engineering and Computer Science
Tayang 24 November 2025
Diperbarui 24 November 2025
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Banyak orang mengira kalau kerja di tambang itu cuma buat lulusan Teknik Pertambangan atau Teknik Geologi.

Padahal, perusahaan tambang wajib menjaga keseimbangan antara produksi dan kelestarian lingkungan. Nah, di sinilah peran penting lulusan Teknik Lingkungan dibutuhkan.

Yuk, kita bahas bareng apa saja peluang karier, skill, dan jalur yang bisa kamu tempuh kalau tertarik bekerja di industri pertambangan!

 

Key Takeaways

 

  • Lulusan Teknik Lingkungan dibutuhkan untuk mengelola limbah, memantau kualitas lingkungan, dan memastikan kegiatan tambang sesuai regulasi AMDAL dan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
  • Dari posisi Environmental Staff sampai Sustainability Manager, peluang karier terbuka luas di perusahaan besar seperti Freeport, Vale, Adaro, dan Antam, dengan gaji dan jenjang yang kompetitif.
  • Melalui magang sejak semester pertama, kurikulum berbasis industri, dan jaringan 1.000+ mitra perusahaan, mahasiswa Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala dibekali kemampuan teknis dan pengalaman nyata untuk sukses di dunia kerja.

 

Apakah Teknik Lingkungan Bisa Kerja di Tambang?

Jawabannya: ya, bisa banget.

Justru lulusan Teknik Lingkungan adalah salah satu tenaga profesional yang paling dibutuhkan di industri pertambangan modern.

Kegiatan tambang punya potensi besar menimbulkan dampak terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran air dan udara, perubahan kontur tanah, hingga pengelolaan limbah B3. Karena itu, setiap perusahaan tambang wajib memiliki tim lingkungan yang berfokus pada pengendalian dampak dan pemulihan lahan.

Di sinilah lulusan Teknik Lingkungan berperan penting. Mereka bertugas memastikan semua aktivitas tambang berjalan sesuai standar AMDAL dan prinsip ESG. Tugasnya nggak cuma di kantor, tapi juga banyak di lapangan, termasuk:

 

  • Mengawasi proses tambang
  • Memantau kualitas air
  • Memastikan limbah diolah dengan tepat

 

Prospek Karier dan Jenjang Jabatan Teknik Lingkungan di Perusahaan Tambang

 

Teknik Lingkungan Bisa Kerja di Tambang

Sumber: Freepik

 

Ada banyak posisi strategis di balik layar yang berperan penting menjaga agar kegiatan tambang tetap ramah lingkungan dan sesuai regulasi.

Berikut gambaran jenjang karier yang bisa kamu tempuh di industri tambang:

 

  • Environmental Staff / Field Engineer (Level Awal): Posisi ini cocok untuk fresh graduate. Tugas utamanya melakukan pemantauan lingkungan, pengambilan sampel air dan tanah, serta pelaporan hasil observasi lapangan. Biasanya kamu akan ditempatkan di site tambang.
  • Environmental Supervisor / Site Coordinator (Level Menengah): Setelah punya pengalaman 2–3 tahun, kamu bisa naik menjadi koordinator. Di posisi ini, kamu mulai memimpin tim kecil, mengelola dokumen AMDAL, dan memastikan implementasi standar ISO 14001 berjalan di lokasi tambang.
  • Environmental Manager / Sustainability Head (Level Senior): Bertanggung jawab menyusun strategi pengelolaan lingkungan di seluruh area operasi tambang, mulai dari perencanaan, pemantauan, hingga reklamasi lahan pascatambang.
  • ESG Manager / HSE Division Head (Level Strategis): Di level ini, kamu akan berperan dalam kebijakan besar perusahaan, termasuk sustainability report dan program CSR. Posisi ini biasanya diisi oleh profesional dengan pengalaman 8–10 tahun.
  • Environmental Consultant / External Advisor: Selain bekerja langsung di perusahaan tambang, banyak lulusan Teknik Lingkungan juga memilih jalur karier sebagai konsultan. Mereka membantu perusahaan menyiapkan dokumen AMDAL, audit lingkungan, atau sertifikasi keberlanjutan.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Skill dan Kualifikasi yang Dibutuhkan Teknik Lingkungan untuk Kerja di Tambang

Supaya bisa bersaing di industri tambang, kamu perlu menguasai kombinasi antara kemampuan teknis dan keterampilan non-teknis.

Keduanya bisa kamu pelajari secara langsung di jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan Universitas Cakrawala, yang kurikulumnya sudah dirancang berbasis industri pertambangan dan energi.

Berikut skill dan kualifikasi penting yang perlu kamu kuasai:

 

Hard Skill (Kemampuan Teknis)

 

  • Audit Lingkungan dan AMDAL: Kemampuan untuk menyusun dan menilai dokumen AMDAL menjadi dasar penting dalam setiap proyek tambang. Kamu akan belajar memahami metode kajian dampak dan regulasi yang berlaku.
  • Reklamasi dan Rekayasa Lingkungan Tambang: Menguasai teknik rehabilitasi lahan pascatambang, revegetasi, serta desain area hijau agar ekosistem bisa pulih kembali setelah aktivitas pertambangan selesai.
  • Pengelolaan Air Asam Tambang (AAT): Salah satu isu besar di tambang adalah pencemaran air. Kamu akan belajar menganalisis, merancang, dan menerapkan sistem pengolahan air tambang yang efisien.
  • Manajemen Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun): Menangani limbah padat dan cair hasil operasi tambang agar tidak mencemari tanah atau sumber air di sekitar area tambang.
  • Pemodelan Lingkungan dan GIS (Geographic Information System): Menggunakan software seperti AutoCAD, ArcGIS, dan EPANET untuk membuat peta kawasan tambang, memantau perubahan lahan, dan memodelkan sistem pengelolaan lingkungan.

 

Soft Skill (Kemampuan Non-teknis)

 

  • Problem Solving dan Analisis Kritis: Dibutuhkan untuk menangani masalah lingkungan yang kompleks, seperti tumpahan bahan kimia atau perubahan kualitas air tanah.
  • Kepemimpinan dan Manajemen Proyek: Industri tambang melibatkan banyak tim di lapangan, jadi kemampuan memimpin dan mengatur waktu sangat penting.
  • Komunikasi Lintas Tim: Kamu akan sering bekerja sama dengan tim teknik, HSE, hingga CSR. Jadi, kemampuan menjelaskan data lingkungan secara jelas ke berbagai pihak sangat dibutuhkan.
  • Adaptif dan Tahan Tekanan: Bekerja di tambang berarti kamu harus siap dengan kondisi lapangan yang menantang dan perubahan sistem kerja yang cepat.

 

Perusahaan Tambang di Indonesia yang Sering Merekrut Lulusan Teknik Lingkungan

Industri pertambangan di Indonesia semakin fokus pada keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan. Karena itu, lulusan Teknik Lingkungan punya peluang besar untuk berkarier di berbagai perusahaan tambang nasional maupun multinasional.

Inilah berbagai perusahaan yang rutin membuka peluang bagi lulusan Teknik Lingkungan:

 

  • PT Freeport Indonesia: Fokus pada pengelolaan air asam tambang, pengawasan tailing, dan reklamasi area pascatambang di Papua.
  • PT Vale Indonesia Tbk: Membutuhkan ahli lingkungan untuk konservasi air, pengurangan emisi karbon, dan revegetasi tambang nikel.
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA): BUMN yang kini aktif mengembangkan proyek green mining dan energi terbarukan dari batubara.
  • PT Antam Tbk (Aneka Tambang): Lulusan Teknik Lingkungan dibutuhkan untuk pengelolaan limbah B3 dan pemantauan kualitas udara di tambang emas dan nikel.
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk: Fokus pada pengelolaan lingkungan di tambang batubara dan restorasi lahan bekas tambang.
  • PT Kaltim Prima Coal (KPC): Perusahaan tambang besar di Kalimantan Timur yang memiliki divisi khusus untuk audit lingkungan dan manajemen limbah.
  • PT Pamapersada Nusantara (PAMA): Kontraktor tambang yang rutin merekrut lulusan Teknik Lingkungan untuk posisi HSE dan Environmental Engineer.
  • PT Timah Tbk: Berfokus pada tambang timah dan program reklamasi pesisir di Bangka Belitung, dengan posisi untuk ahli AMDAL dan rehabilitasi lahan.
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM): Membuka posisi untuk pengawasan kualitas air, udara, dan sustainability reporting.
  • PT Medco Energi Mining Internasional: Bergerak di sektor energi dan tambang mineral, dengan kebutuhan besar terhadap tenaga ahli lingkungan untuk mendukung transisi energi bersih.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Jalur Karier Teknik Lingkungan di Tambang untuk Fresh Graduate

Perusahaan tambang besar, baik BUMN maupun swasta, biasanya menyediakan program pengembangan karier khusus untuk fresh graduate.

Inilah jalur karier yang umumnya bisa kamu tempuh:

 

  • Magang / Graduate Trainee: Langkah awal untuk mengenal dunia kerja tambang. Kamu akan dilibatkan dalam proyek lingkungan, pemantauan air, dan audit internal. Beberapa perusahaan seperti Adaro, Vale, dan Freeport rutin membuka program trainee untuk lulusan baru.
  • Environmental Staff / Field Engineer: Setelah magang, kamu bisa naik menjadi staf lapangan yang bertanggung jawab mengumpulkan data, mengambil sampel, dan membuat laporan kualitas lingkungan di area tambang.
  • Project Engineer / Site Analyst: Dengan pengalaman 1–2 tahun, kamu mulai terlibat dalam proyek spesifik seperti sistem pengelolaan limbah cair, pengendalian air asam tambang, atau reklamasi lahan pascatambang.
  • Supervisor / Site Coordinator: Setelah berpengalaman, kamu bisa memimpin tim kecil yang menangani audit lingkungan dan pelaksanaan program keberlanjutan di lokasi tambang.
  • Environmental Manager / Sustainability Specialist: Di posisi ini, kamu sudah bertanggung jawab penuh terhadap kebijakan dan implementasi sistem ESG, serta penyusunan laporan keberlanjutan perusahaan.
  • Konsultan atau Auditor Lingkungan: Selain bekerja langsung di tambang, banyak lulusan Teknik Lingkungan juga berkarier sebagai konsultan eksternal yang membantu perusahaan dalam penyusunan AMDAL, audit lingkungan, dan sertifikasi ISO 14001.

 

Sertifikasi Keahlian yang Menunjang Karier Teknik Lingkungan di Tambang

 

Teknik Lingkungan Bisa Kerja di Tambang

Sumber: Freepik

 

Selain kemampuan teknis dan pengalaman lapangan, punya sertifikasi profesional bisa jadi nilai tambah besar buat kamu yang ingin berkarier di sektor pertambangan.

Inilah beberapa sertifikasi yang relevan dan diakui oleh industri tambang di Indonesia:

 

  • Ahli Teknik Lingkungan (ATL) – Persatuan Insinyur Indonesia (PII): Sertifikasi nasional yang membuktikan kompetensi insinyur di bidang pengelolaan dan audit lingkungan.
  • SMKP Minerba (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan): Diterbitkan oleh Kementerian ESDM, sertifikasi ini membekali kamu dengan kemampuan mengelola aspek keselamatan dan lingkungan di sektor pertambangan mineral dan batubara.
  • ISO 14001: Environmental Management Systems: Standar internasional yang menunjukkan kemampuan mengembangkan sistem manajemen lingkungan perusahaan sesuai regulasi global. Sangat penting untuk kamu yang ingin naik ke level manajerial.
  • NEBOSH Environmental Management Certificate: Sertifikasi internasional yang banyak diakui perusahaan tambang multinasional. Fokusnya pada pengendalian risiko lingkungan dan penerapan best practice keberlanjutan di lapangan.
  • GIS & Remote Sensing Certification: Berguna buat kamu yang ingin mendalami pemetaan tambang, analisis perubahan lahan, dan pemodelan sistem lingkungan berbasis data spasial.

 

Baca juga: S1 Teknik Lingkungan Kelas Karyawan - Universitas Cakrawala

 

FAQ

1. Bagaimana perbandingan gaji Teknik Lingkungan di sektor tambang vs sektor migas?

Secara umum, gaji di sektor tambang sedikit lebih tinggi untuk level awal karena faktor lokasi dan kondisi kerja di lapangan.

Fresh graduate Teknik Lingkungan di perusahaan tambang besar seperti Freeport, Adaro, atau Vale bisa mendapatkan gaji sekitar Rp8–12 juta per bulan, belum termasuk tunjangan site dan bonus.

Sementara di sektor migas, kisarannya ada di Rp7–11 juta per bulan, tapi biasanya kompensasinya lebih tinggi di level senior karena banyak proyek luar negeri atau offshore.

 

2. Apa saja industri selain pertambangan yang menjadi target utama lulusan Teknik Lingkungan?

Selain tambang, lulusan Teknik Lingkungan juga banyak dibutuhkan di:

 

  • Sektor energi terbarukan, seperti perusahaan listrik, panas bumi, dan panel surya.
  • BUMN, terutama di bidang konstruksi, air, dan pengelolaan limbah.
  • Konsultan lingkungan, yang menangani proyek AMDAL dan sustainability report.
  • Lembaga pemerintah atau NGO, seperti KLHK, ESDM, atau UNDP, yang fokus pada isu keberlanjutan dan perubahan iklim.

 

3. Teknik Lingkungan vs Teknik Pertambangan, apa beda fokusnya?

Meskipun sering bekerja di industri yang sama, fokus keduanya berbeda.

 

  • Teknik Pertambangan berfokus pada eksplorasi, pengeboran, dan produksi mineral.
  • Teknik Lingkungan berfokus pada pengelolaan dampak tambang, seperti limbah, air asam tambang, reklamasi lahan, dan keberlanjutan lingkungan.

 

Keduanya saling melengkapi, tambang nggak bisa jalan tanpa kontribusi dari ahli lingkungan.

 

Saatnya Jadi Ahli Lingkungan yang Dibutuhkan Industri Tambang Indonesia!

Kerja di industri tambang bukan cuma soal eksplorasi mineral, tapi juga tentang menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan kelestarian lingkungan. Untuk itulah peran lulusan Teknik Lingkungan di sini sangat penting.

Kalau kamu tertarik bekerja di sektor tambang, energi, atau keberlanjutan, jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang tepat. Di sini, kamu nggak cuma belajar teori tentang pengelolaan limbah atau AMDAL, tapi juga langsung terjun ke dunia industri sejak semester pertama lewat program magang.

Berikut keunggulan yang akan kamu dapatkan:

 

  • Program Penyaluran Kerja: peluang karier di lebih dari 1.000 mitra industri.
  • Magang Sejak Semester Pertama: pengalaman langsung di dunia kerja sejak awal kuliah.
  • Kurikulum Berbasis Industri: materi kuliah disusun bersama praktisi agar sesuai kebutuhan pasar kerja.
  • Dosen Praktisi: belajar langsung dari profesional yang aktif di bidang lingkungan dan keberlanjutan.

 

Yuk, mulai langkah pertamamu menuju masa depan yang berdampak. Tanya-tanya dulu atau langsung daftar sekarang di Universitas Cakrawala, dan wujudkan impianmu menjadi ahli lingkungan profesional di dunia pertambangan!

Banner Picture

Kategori:

School of Engineering and Computer Science

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun mennulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.