Perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri, Kenali Di Sini!

School of Engineering and Computer Science
Tayang 06 January 2026
Diperbarui 06 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Buat kamu yang lagi bingung milih jurusan teknik, Teknik Mesin dan Teknik Industri sering banget jadi dua pilihan yang kelihatannya mirip. Sama-sama teknik, sama-sama punya peluang kerja luas, tapi ternyata fokus belajarnya beda jauh.

Nah, biar kamu nggak salah langkah, yuk simak penjelasan lengkap tentang perbedaan teknik mesin dan teknik industri di artikel ini sampai tuntas!

 

Key Takeaways

 

  • Teknik Mesin berfokus pada mesin, energi, dan perhitungan teknis, sedangkan Teknik Industri fokus pada sistem kerja, efisiensi proses, dan pengelolaan operasional. Keduanya punya peran penting, tapi arah belajarnya tidak sama.
  • Teknik Mesin lebih banyak praktikum laboratorium, pengujian material, dan hitungan teknis. Sementara itu, Teknik Industri lebih sering menggunakan studi kasus, analisis data, dan perencanaan sistem.
  • Jurusan Teknik Industri di Universitas Cakrawala dirancang berbasis kebutuhan industri, dilengkapi magang dan kerja praktik, serta program penyaluran kerja melalui 1.000+ perusahaan mitra.

 

Apa Itu Teknik Mesin?

Teknik Mesin adalah jurusan yang mempelajari tentang perancangan, pembuatan, pengoperasian, dan perawatan mesin serta sistem mekanik. Di jurusan ini, kamu akan banyak berhadapan dengan mesin, energi, dan komponen teknis yang sering dipakai di dunia industri.

Mahasiswa Teknik Mesin belajar bagaimana sebuah mesin bisa bekerja dengan efisien dan aman. Mulai dari mesin produksi di pabrik, mesin kendaraan, sampai sistem pembangkit energi.

 

Apa Itu Teknik Industri?

Teknik Industri adalah jurusan yang mempelajari cara mengelola dan meningkatkan efisiensi sebuah sistem kerja. Sistem di sini bukan cuma mesin, tapi gabungan antara manusia, proses, teknologi, waktu, dan biaya.

Jadi, fokusnya bukan ke satu mesin, melainkan ke alur kerja secara keseluruhan.

Di Teknik Industri, kamu akan belajar bagaimana sebuah proses produksi atau bisnis bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Contohnya:

 

  • Bagaimana cara mengatur alur produksi supaya tidak boros waktu
  • Bagaimana mengelola persediaan barang
  • Bagaimana meningkatkan produktivitas karyawan tanpa menambah biaya besar.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri

Meskipun sama-sama termasuk jurusan teknik, Teknik Mesin dan Teknik Industri punya pendekatan belajar dan tujuan yang berbeda.

Di bagian ini kita akan bahas satu per satu perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri:

 

Aspek Perbedaan

Teknik Mesin

Teknik Industri

Fokus Keilmuan

Mempelajari mesin, energi, dan sistem mekanik secara teknis dan mendalam

Mempelajari sistem kerja terintegrasi yang melibatkan manusia, mesin, material, dan informasi

Objek yang Dipelajari

Mesin, komponen mekanik, material, dan proses manufaktur

Proses bisnis dan industri, alur kerja, efisiensi sistem, dan pengambilan keputusan

Mata Kuliah Dominan

Fisika teknik, mekanika teknik, termodinamika, elemen mesin, proses manufaktur

Sistem industri, manajemen operasi, perencanaan produksi, statistik, rekayasa proses

Cara Belajar dan Praktik

Banyak praktikum laboratorium, pengujian material, dan perhitungan teknis

Banyak studi kasus, analisis data, simulasi sistem, dan proyek kelompok

Prospek Kerja

Mechanical engineer, maintenance engineer, production engineer, project engineer

Industrial engineer, supply chain analyst, quality engineer, business process analyst

Cocok untuk Tipe Mahasiswa

Suka fisika, hitungan teknis, dan praktik langsung dengan mesin

Suka analisis, manajemen, sistem kerja, dan efisiensi proses

 

1. Perbedaan Fokus Keilmuan

Perbedaan utama antara Teknik Mesin dan Teknik Industri terletak pada fokus keilmuannya. Walaupun sama-sama jurusan teknik, arah pembelajarannya cukup berbeda.

Teknik Mesin berfokus pada aspek teknis dan mekanik. Mahasiswa akan mempelajari:

 

  • Cara kerja mesin
  • Aliran energi
  • Hubungan antara gaya, panas, dan gerak

 

Fokusnya ada pada bagaimana sebuah mesin dirancang, dibuat, dioperasikan, dan dirawat agar bisa bekerja secara optimal. Karena itu, jurusan ini sangat lekat dengan fisika dan perhitungan teknik.

Sementara itu, Teknik Industri lebih menitikberatkan pada sistem dan efisiensi kerja. Hal yang dipelajari bukan hanya mesin, tetapi juga bagaimana manusia, proses, teknologi, waktu, dan biaya bisa diatur agar sebuah sistem berjalan efektif.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam suatu organisasi atau perusahaan.

 

2. Perbedaan Mata Kuliah

 

Perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri

Sumber: Freepik

 

Perbedaan fokus keilmuan tersebut sangat tercermin dari mata kuliah yang dipelajari di masing-masing jurusan.

Mata kuliah di Teknik Mesin cenderung menuntut pemahaman konsep fisika yang kuat, logika teknik yang baik, serta kemampuan berhitung yang cukup intens. Di sini, kamu akan belajar hal yang berkaitan dengan:

 

  • Fisika Teknik, untuk memahami penerapan hukum fisika dalam sistem mekanik
  • Mekanika Teknik, yang membahas gaya, tekanan, dan keseimbangan pada struktur dan mesin
  • Termodinamika, yang mempelajari energi, panas, dan kerja pada mesin
  • Konstruksi dan Elemen Mesin, untuk memahami komponen mesin dan cara merancangnya
  • Proses Manufaktur, yang membahas teknik pembuatan produk di industri

 

Di sisi lain, Hitungan tetap ada di Teknik Industri, tetapi lebih sering digunakan untuk analisis, evaluasi, dan optimasi sistem, bukan perhitungan teknis mesin secara mendalam.

Jurusan ini memiliki mata kuliah yang lebih beragam dan berkaitan dengan:

 

  • Sistem Industri, untuk memahami alur dan keterkaitan proses dalam sebuah organisasi
  • Manajemen Operasi, yang fokus pada pengelolaan kegiatan produksi dan layanan
  • Perencanaan dan Pengendalian Produksi, agar proses produksi berjalan tepat waktu dan efisien
  • Statistika dan Analisis Data, untuk membantu analisis masalah dan pengambilan keputusan
  • Rekayasa Sistem dan Proses Bisnis, yang membahas perancangan dan perbaikan sistem kerja

 

3. Perbedaan Gelar

Perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri juga terlihat dari gelar akademik yang didapat setelah lulus.

Lulusan Teknik Mesin umumnya memperoleh gelar Sarjana Teknik (S.T.).

Dengan gelar ini, lulusan Teknik Mesin sering diposisikan sebagai engineer yang terlibat langsung dalam perancangan, pengoperasian, atau perawatan mesin di industri.

Sementara itu, lulusan Teknik Industri juga mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T.), tetapi dengan kompetensi yang berbeda. Walaupun gelarnya sama, lulusan Teknik Industri lebih diarahkan untuk mengelola sistem kerja, proses produksi, dan efisiensi organisasi.

Jadi, meskipun gelarnya sama-sama S.T., fokus keahlian dan peran di dunia kerja antara Teknik Mesin dan Teknik Industri bisa sangat berbeda.

 

4. Perbedaan Cara Belajar dan Praktik

Cara belajar di Teknik Mesin dan Teknik Industri juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan, terutama dari jenis praktik dan tugas yang dikerjakan.

Di Teknik Mesin, proses pembelajaran banyak diisi dengan praktikum laboratorium dan perhitungan teknis. Selain itu, tugas-tugas di Teknik Mesin umumnya berupa soal hitungan, analisis teknis, serta perancangan komponen mesin yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman fisika yang kuat.

Mahasiswa sering melakukan:

 

  • Pengujian material untuk mengetahui kekuatan dan karakteristik bahan
  • Simulasi kerja mesin guna memahami cara kerja sistem mekanik
  • Praktik menggunakan alat dan mesin tertentu di laboratorium atau workshop

 

Sebaliknya, di Teknik Industri, cara belajarnya lebih banyak menggunakan studi kasus, diskusi, dan analisis sistem. Praktik tetap ada, tetapi biasanya berupa simulasi sistem, pengolahan dan analisis data, serta proyek kelompok yang melibatkan pemecahan masalah nyata di dunia industri.

Mahasiswa sering diminta untuk:

 

  • Menganalisis alur kerja dalam suatu proses atau organisasi
  • Menghitung efisiensi proses produksi dan penggunaan sumber daya
  • Merancang sistem kerja agar lebih efektif dan optimal

 

5. Perbedaan Prospek Kerja

Meski sama-sama berasal dari rumpun teknik, Teknik Mesin dan Teknik Industri mengarahkan lulusannya ke jalur karier yang berbeda. Teknik Mesin umumnya berkutat pada aspek teknis dan operasional mesin, sedangkan Teknik Industri lebih fokus pada pengelolaan sistem kerja dan efisiensi proses. Berikut gambaran prospek kerja masing-masing jurusan beserta contoh perusahaan yang relevan.

Lulusan Teknik Mesin umumnya berkarier sebagai:

 

  • Mechanical engineer: Berperan dalam merancang, menganalisis, dan mengembangkan sistem mesin serta komponen mekanik. Posisi ini banyak dibutuhkan di perusahaan alat berat dan otomotif seperti Komatsu Indonesia dan Hino Motors Manufacturing Indonesia.
  • Maintenance engineer: Bertugas memastikan mesin dan peralatan produksi selalu dalam kondisi optimal agar operasional tidak terganggu. Profesi ini banyak ditemui di perusahaan manufaktur dan industri makanan seperti Indofood CBP.
  • Production engineer: Mengawasi jalannya proses produksi serta melakukan perbaikan agar output sesuai target dan standar kualitas. Karier ini tersedia di perusahaan industri dasar seperti Astra Otoparts.
  • Project engineer: Terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proyek industri atau fasilitas produksi. Posisi ini banyak dibutuhkan di perusahaan rekayasa dan konstruksi industri seperti Pembangunan Perumahan.
  • Engineer sektor energi: Menangani sistem mekanik di pembangkit listrik atau fasilitas energi lainnya. Lulusan Teknik Mesin dapat berkarier di perusahaan seperti Pertamina Power Indonesia.

 

Sementara itu, lulusan Teknik Industri memiliki peluang karier yang lebih luas dan fleksibel, di antaranya:

 

  • Industrial engineer: Bertanggung jawab meningkatkan efisiensi sistem kerja dan proses produksi secara menyeluruh. Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahaan manufaktur global seperti Unilever Indonesia.
  • Supply chain planner: Mengelola alur distribusi, persediaan, dan logistik agar barang sampai ke konsumen tepat waktu. Karier ini tersedia di perusahaan logistik dan ritel besar seperti Alfamart.
  • Quality assurance engineer: Memastikan kualitas produk dan proses kerja sesuai standar perusahaan dan regulasi. Posisi ini umum ditemui di perusahaan farmasi dan manufaktur seperti Kalbe Farma.
  • Business process analyst: Menganalisis dan menyempurnakan proses bisnis agar lebih efektif dan kompetitif. Profesi ini banyak dibutuhkan di perusahaan teknologi dan digital seperti Gojek.
  • Operation management staff: Mengelola kegiatan operasional harian agar berjalan efisien dan sesuai target perusahaan. Posisi ini tersedia di berbagai sektor jasa dan industri, termasuk perusahaan transportasi seperti Garuda Indonesia.

 

Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?

 

Perbedaan Teknik Mesin dan Teknik Industri

Sumber: Freepik

 

Setelah memahami perbedaan fokus keilmuan, cara belajar, hingga prospek kerja, sekarang saatnya kamu menentukan pilihan: Teknik Mesin atau Teknik Industri?

Kalau kamu:

 

  • Suka fisika
  • Tertarik dengan cara kerja mesin
  • Nyaman dengan hitungan teknis

 

Teknik Mesin bisa menjadi jurusan yang tepat. Jurusan ini cocok untuk kamu yang senang praktik langsung, bekerja dengan mesin, serta terlibat dalam proses produksi dan operasional di industri.

Sebaliknya, kalau kamu lebih tertarik:

 

  • Mengelola sistem kerja
  • Menganalisis proses
  • Meningkatkan efisiensi

 

Maka Teknik Industri layak dipertimbangkan. Jurusan ini menggabungkan ilmu teknik, manajemen, dan ekonomi untuk merancang serta mengoptimalkan sistem yang melibatkan manusia, mesin, material, dan informasi. Kamu akan mempelajari perencanaan produksi, logistik, manajemen mutu, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Buat kamu yang ingin kuliah Teknik Industri dengan orientasi siap kerja, program Teknik Industri di Universitas Cakrawala dirancang dengan masa studi 3 tahun kuliah dan 1 tahun kerja praktik.

Selain pembelajaran yang bersifat praktis dan kontekstual, mahasiswa juga didukung Program Penyaluran Kerja yang membantu persiapan karier dan membuka peluang kerja melalui 1.000+ perusahaan mitra industri.

Supaya makin yakin, coba tanyakan ke diri sendiri:

 

  • Aku lebih tertarik bekerja langsung dengan mesin atau mengelola sistem kerja?
  • Aku lebih nyaman praktikum teknis atau analisis proses dan data?
  • Aku ingin berperan sebagai engineer teknis atau pengambil keputusan strategis?

 

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantumu menentukan jurusan yang paling sesuai dengan minat, gaya belajar, dan rencana karier ke depan.

 

Banner-Industri

 


 

Cek juga:

 

 


 

FAQ 

1. Apakah Teknik Industri harus jago matematika dan statistik?

Teknik Industri memang menggunakan matematika dan statistik, tapi tidak seberat dan sedalam hitungan teknis di Teknik Mesin.

Matematika dan statistik di Teknik Industri lebih sering dipakai untuk analisis data, perhitungan efisiensi, dan pengambilan keputusan, bukan untuk menghitung kerja mesin atau gaya fisika secara detail.

Jadi, kalau kamu cukup nyaman dengan angka dan logika, Teknik Industri masih sangat memungkinkan.

 

2. Teknik Mesin apakah selalu kerjanya di pabrik?

Tidak selalu. Walaupun banyak lulusan Teknik Mesin bekerja di pabrik atau industri manufaktur, peluang kerjanya tidak terbatas di sana.

Lulusan Teknik Mesin juga bisa bekerja di bidang energi, konstruksi, perencanaan proyek, hingga perusahaan jasa teknik. Bahkan, ada juga yang berkarier di bidang manajemen teknis atau konsultan setelah memiliki pengalaman kerja.

 

3. Apakah lulusan Teknik Industri bisa bekerja di bidang manajemen atau bisnis?

Bisa, dan justru ini salah satu keunggulan Teknik Industri.

Karena mempelajari manajemen, sistem kerja, dan ekonomi, lulusan Teknik Industri banyak bekerja di posisi yang berkaitan dengan manajemen operasional, perencanaan bisnis, supply chain, hingga analis proses.

Dengan latar belakang teknik, lulusan Teknik Industri punya nilai tambah karena mampu menggabungkan analisis data dengan pemahaman bisnis.

 

4. Teknik Mesin atau Teknik Industri, mana yang lebih cocok untuk anak IPA SMA?

Keduanya sama-sama cocok untuk anak IPA, tapi tergantung minat dan gaya belajarnya.

 

  • Kalau kamu suka fisika, hitungan, dan praktik teknis, Teknik Mesin bisa jadi pilihan yang tepat.
  • Kalau kamu lebih suka analisis, pengelolaan sistem, dan ingin peluang karier yang fleksibel, Teknik Industri lebih cocok.

 

Sudah Tahu Pilihannya? Saatnya Tentukan Jurusan dan Kampus yang Tepat!

Teknik Mesin cocok untuk kamu yang ingin terjun ke dunia teknis dan mesin, sedangkan Teknik Industri pas untuk kamu yang ingin berperan dalam pengelolaan sistem, proses, dan efisiensi kerja.

Namun, memilih jurusan saja belum cukup. Lingkungan kampus juga punya peran besar dalam menentukan kesiapanmu setelah lulus. Kampus dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, pembelajaran yang aplikatif, serta kesempatan praktik dan magang sejak dini akan membantumu lebih siap menghadapi dunia kerja.

Di sinilah Universitas Cakrawala hadir melalui jurusan Teknik Industri dengan pendekatan kampus siap kerja, di antaranya:

 

  • Program penyaluran kerja dengan jaringan lebih dari 1.000 mitra industri
  • Magang sejak awal masa kuliah untuk membangun pengalaman dan portofolio
  • Kurikulum berbasis industri yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja
  • Dosen praktisi berpengalaman yang memahami kebutuhan nyata di lapangan

 

Kalau kamu ingin kuliah Teknik Industri dengan bekal keterampilan yang relevan dan peluang karier yang jelas, yuk mulai cari tahu lebih lanjut atau langsung daftar, dan siapkan langkah awal menuju masa depanmu sekarang juga

Banner Picture

Kategori:

School of Engineering and Computer Science

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun menulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.