Apakah Pilihan 1 dan 2 SNBT Berpengaruh? Simak Faktanya!

Umum
Tayang 09 March 2026
Diperbarui 09 March 2026
Waktu Baca 9 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Sebenarnya pilihan 1 dan 2 di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes itu berpengaruh nggak sih ke peluang lolos? Banyak banget siswa kelas 12 yang masih bingung soal ini, apalagi takut salah urut jurusan dan akhirnya gagal masuk PTN impian.

Soalnya, strategi memilih program studi di SNBT memang nggak bisa asal. Supaya kamu nggak cuma nebak-nebak dan bisa menyusun strategi yang lebih matang, yuk kita bahas tuntas cara kerja sistemnya dan pengaruh pilihan 1 dan 2 dalam SNBT!

 

Key Takeaways

 

  • Pilihan 1 dan 2 di SNBT memang berpengaruh karena diproses berdasarkan prioritas. Sistem di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes akan mengevaluasi pilihan 1 terlebih dahulu, baru kemudian pilihan 2 jika tidak lolos.
  • Skor tetap menjadi faktor utama, tapi strategi menentukan urutan sangat penting. Kamu perlu mempertimbangkan daya tampung, jumlah peminat, serta hasil try out sebelum mengunci pilihan.
  • Jangan hanya fokus lolos SNBT, tapi juga pilih kampus yang siap menyiapkan kariermu. Kampus dengan kurikulum berbasis industri, magang sejak semester pertama, jaringan mitra luas, dan dosen praktisi seperti di Cakrawala University bisa jadi langkah strategis untuk masa depanmu.

 

Apa Itu Pilihan 1 dan 2 dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes?

Sebelum bahas apakah urutannya berpengaruh atau tidak, kamu perlu paham dulu sistem dasarnya.

Dalam SNBT yang diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal dua program studi (prodi). Pilihan tersebut bisa:

 

  • Di PTN yang sama, atau
  • Di dua PTN yang berbeda

 

Kamu juga bebas menentukan jurusan lintas bidang karena sistem SNBT tidak lagi menggunakan tes mata pelajaran spesifik seperti era SBMPTN. Hal yang perlu diperhatikan adalah urutan pilihan yaitu:

 

  • Pilihan 1: Program studi prioritas utama kamu.
  • Pilihan 2: Alternatif jika tidak lolos di pilihan pertama.

 

Sistem seleksi akan memproses berdasarkan urutan ini. Artinya, bukan sekadar daftar dua jurusan, tapi ada mekanisme prioritas yang berjalan di belakang layar.

 

Apakah Pilihan 1 dan 2 Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Berpengaruh?

Jawaban singkatnya: ya, berpengaruh.

Dalam sistem SNBT, urutan pilihan program studi memang memiliki pengaruh karena seleksi dilakukan berdasarkan prioritas pilihan.

Begini cara kerjanya secara sederhana:

 

  • Sistem akan mengevaluasi kamu terlebih dahulu di pilihan 1.
  • Jika skor kamu tidak cukup untuk lolos di pilihan 1, barulah sistem mempertimbangkan kamu di pilihan 2.
  • Jika lolos di pilihan 1, maka pilihan 2 otomatis tidak diproses lagi.

 

Namun, hal perlu diluruskan yaitu, urutan pilihan tidak mengurangi skor kamu. Skor tetap sama. Namun, karena sistem memproses pilihan pertama lebih dulu, maka strategi penempatan jurusan menjadi penting.

Artinya, pilihan 1 sebaiknya adalah jurusan yang benar-benar kamu incar dan masih realistis dengan kemampuanmu. Sedangkan pilihan 2 bisa menjadi opsi cadangan yang tetap kamu minati, bukan sekadar “asal isi”.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Bagaimana Sistem Seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Bekerja?

Sistem ini dikelola secara nasional oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, sehingga prosesnya terpusat dan transparan berdasarkan data.

Supaya lebih paham, kita bahas tahap demi tahap:

 

1. Tahap Pemeringkatan Skor

Setelah seluruh peserta menyelesaikan ujian, sistem akan mengolah hasil tes dan menghasilkan skor akhir masing-masing peserta.

Skor inilah yang menjadi dasar utama seleksi. Tidak ada campur tangan nilai rapor, TKA, atau faktor lain. Semua peserta diperingkatkan secara nasional berdasarkan hasil tes mereka. Karena menggunakan sistem ranking, selisih skor kecil saja bisa menentukan hasil akhir. Itulah kenapa latihan dan strategi pengerjaan soal sangat penting.

Hal yang perlu kamu pahami:

 

  • Semakin tinggi skor, semakin besar peluang kamu masuk ke jurusan dengan tingkat persaingan tinggi.
  • Tidak ada sistem lulus/tidak lulus berdasarkan angka minimum tertentu.
  • Semua tergantung pada posisi skor kamu dibanding peserta lain.

 

2. Evaluasi Pilihan Pertama

Setelah pemeringkatan selesai, sistem akan melihat pilihan program studi yang kamu isi saat pendaftaran.

Langkah pertama adalah memproses pilihan 1. Di tahap ini, kamu akan diseleksi bersama seluruh peserta lain yang juga memilih program studi tersebut sebagai pilihan mereka.

Prosesnya seperti ini:

 

  • Sistem melihat daya tampung program studi.
  • Mengurutkan peserta berdasarkan skor tertinggi.
  • Mengambil peserta sesuai kuota yang tersedia.

 

Jika skor kamu berada dalam rentang kuota tersebut, maka kamu langsung dinyatakan lolos di pilihan pertama. Karena diproses lebih dulu, pilihan 1 memang menjadi prioritas utama. Artinya, kamu harus benar-benar mempertimbangkan jurusan yang ditempatkan di posisi ini.

 

3. Evaluasi Pilihan Kedua

Kalau skor kamu belum cukup untuk lolos di pilihan 1, bukan berarti langsung gagal total.

Sistem akan melanjutkan proses ke pilihan 2. Di sini, kamu kembali bersaing dengan peserta lain yang memilih program studi tersebut. Hal penting yang perlu diluruskan:

 

  • Skor kamu tidak berkurang karena gagal di pilihan 1.
  • Tidak ada penalti atau pengurangan peluang.
  • Kamu tetap dinilai murni berdasarkan skor dan kuota daya tampung.

 

Namun, karena pilihan 2 diproses setelah pilihan 1, kamu tetap harus menyusunnya dengan strategi yang matang. Jangan sampai pilihan 2 hanya jadi “asal isi”, padahal sebenarnya bisa jadi peluang realistis untuk lolos.

 

Strategi Menentukan Pilihan 1 dan 2 dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes

Karena urutan pilihan memang berpengaruh dalam sistem seleksi, kamu nggak bisa asal taruh jurusan. Perlu strategi yang matang supaya peluang lolos tetap maksimal, tanpa mengorbankan minat dan rencana kariermu.

Berikut strategi yang bisa kamu terapkan:

 

  • Jadikan Pilihan 1 sebagai target utama yang realistis: Pilihan pertama sebaiknya adalah jurusan yang benar-benar kamu incar. Tapi ingat, tetap realistis dengan kemampuan dan prediksi skor kamu. Jangan hanya karena gengsi atau ikut-ikutan teman.
  • Gunakan Pilihan 2 sebagai opsi aman (backup plan): Pilihan kedua bukan formalitas. Justru ini penyelamat kalau kamu belum lolos di pilihan pertama. Pilih jurusan yang masih kamu minati dan peluangnya lebih rasional berdasarkan daya tampung dan jumlah peminat.
  • Analisis daya tampung dan jumlah peminat: Cek data resmi tahun sebelumnya. Bandingkan rasio peminat dan daya tampung. Jurusan dengan peminat sangat tinggi tentu membutuhkan skor yang lebih kompetitif.
  • Sesuaikan dengan hasil try out dan evaluasi diri: Jangan hanya feeling. Gunakan data skor try out untuk memperkirakan posisi kamu. Kalau hasilnya masih jauh dari jurusan impian yang sangat kompetitif, mungkin perlu strategi penempatan ulang.
  • Jangan asal pilih karena tren: Banyak siswa memilih jurusan yang sedang populer tanpa benar-benar memahami prospek dan tantangannya. Padahal, kamu akan menjalani kuliah minimal 4 tahun di jurusan tersebut.
  • Pikirkan rencana karier jangka panjang: SNBT itu gerbang masuk kuliah, tapi kuliah adalah gerbang ke dunia kerja. Pilih jurusan yang sesuai dengan potensi dan bidang yang ingin kamu tekuni ke depan.

 

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memilih Prodi di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes

Supaya strategi kamu matang, hindari beberapa kesalahan umum berikut ini:

 

  • Terlalu percaya passing grade tidak resmi: Banyak siswa menjadikan angka passing grade dari internet sebagai patokan mutlak. Padahal, SNBT menggunakan sistem ranking, bukan angka minimum resmi.
  • Tidak riset daya tampung dan jumlah peminat: Memilih jurusan tanpa melihat rasio peminat dan kuota bisa membuat peluang makin kecil tanpa disadari.
  • Menaruh jurusan impian di pilihan 2 karena takut gagal: Ada yang berpikir pilihan 1 terlalu berisiko, lalu memindahkan jurusan impian ke pilihan 2. Padahal, sistem tetap memproses berdasarkan prioritas, bukan tingkat kesulitan.
  • Mengisi pilihan 2 asal-asalan: Banyak yang menganggap pilihan 2 hanya formalitas. Akibatnya, ketika lolos di pilihan 2, justru merasa tidak cocok dengan jurusannya.
  • Ikut-ikutan teman tanpa mempertimbangkan minat sendiri: Strategi SNBT itu personal. Skor, minat, dan kemampuan tiap orang berbeda.
  • Tidak mempertimbangkan rencana karier jangka panjang: Fokus hanya pada “yang penting lolos PTN”, tanpa memikirkan kesiapan skill dan prospek kerja setelah lulus.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Frequently Ask Questions (FAQ)

1. Apakah peluang lolos di pilihan 2 lebih kecil dibanding pilihan 1?

Tidak selalu lebih kecil, tetapi mekanismenya berbeda.

Sistem SNBT memproses pilihan 1 terlebih dahulu. Jika kamu tidak lolos di pilihan 1, barulah sistem mempertimbangkan pilihan 2. Jadi secara urutan memang pilihan 1 lebih diprioritaskan.

Kalau skor kamu memenuhi kuota di pilihan 2, kamu tetap bisa lolos meskipun gagal di pilihan 1. Tidak ada pengurangan nilai hanya karena berada di pilihan kedua.

Namun, peluang tetap ditentukan oleh:

 

  • Skor kamu
  • Daya tampung program studi
  • Jumlah dan kualitas pesaing

 

2. Kalau skor tinggi, apakah pasti lolos di pilihan 1?

Belum tentu. Skor tinggi itu relatif, yang menentukan adalah posisi skor kamu dibandingkan peserta lain di jurusan yang sama. Karena sistemnya berbasis ranking nasional, bukan angka minimum tetap, maka tidak ada jaminan mutlak meskipun skor tergolong tinggi.

Contohnya:

 

  • Jika jurusan memiliki daya tampung 50 kursi dan kamu berada di peringkat 45, peluang besar lolos.
  • Tapi jika kamu di peringkat 70, meskipun skornya tinggi secara umum, tetap tidak masuk kuota.

 

3. Apakah boleh memilih dua jurusan di PTN yang sama?

Boleh. Dalam sistem SNBT, kamu diperbolehkan memilih dua program studi di satu PTN yang sama. Namun tetap perhatikan daya tampung dan tingkat persaingan masing-masing jurusan.

Strategi ini biasanya digunakan jika:

 

  • Kamu memang menargetkan satu kampus tertentu.
  • Ingin meningkatkan peluang dengan memilih satu jurusan kompetitif dan satu yang lebih realistis di kampus yang sama.

 

4. Apakah boleh memilih dua PTN yang berbeda?

Boleh.

Kamu bisa memilih dua program studi di dua PTN yang berbeda. Banyak siswa menggunakan strategi ini untuk memperluas peluang lolos. Strategi ini bisa membantu menyeimbangkan antara ambisi dan peluang realistis.

Misalnya:

 

  • Pilihan 1 di PTN dengan persaingan tinggi.
  • Pilihan 2 di PTN dengan tingkat persaingan yang lebih rasional.

 

5. Apakah bisa mengubah urutan pilihan setelah finalisasi pendaftaran?

Tidak bisa. Setelah kamu menyelesaikan proses pendaftaran dan melakukan finalisasi, urutan pilihan tidak dapat diubah lagi. Sistem akan memproses sesuai data yang sudah dikunci.

Satu keputusan kecil dalam urutan pilihan bisa berdampak pada hasil akhir, jadi pastikan kamu menyusunnya dengan matang.

Karena itu, pastikan kamu:

 

  • Sudah benar-benar yakin dengan urutan pilihan.
  • Sudah mempertimbangkan strategi dan peluang.
  • Tidak terburu-buru saat klik finalisasi.

 

Susun Strategi dengan Matang, Jangan Asal Pilih!

Kalau kamu salah menyusun urutan SNBT, peluang bisa berubah. Namun ingat, tujuan akhir bukan cuma lolos SNBT atau sekadar masuk PTN. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana kamu mempersiapkan diri untuk dunia kerja setelah lulus nanti.

Karena itu, memilih kampus yang benar-benar menyiapkan mahasiswanya menjadi nilai tambah besar. Cakrawala University hadir sebagai Kampus Siap Kerja yang fokus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan aplikatif melalui:

 

  • Program Penyaluran Kerja dengan jaringan lebih dari 1.000 mitra industri, membuka akses karier lebih luas setelah lulus.
  • Magang Sejak Semester Pertama, agar mahasiswa sudah punya pengalaman kerja nyata sejak awal kuliah.
  • Kurikulum Berbasis Industri, yang selalu diperbarui mengikuti kebutuhan dunia kerja.
  • Dosen Praktisi, berpengalaman bertahun-tahun di industri sehingga pembelajaran lebih relevan dan tidak hanya teori.

 

Jadi, sambil kamu menyusun strategi pilihan 1 dan 2 SNBT, jangan lupa juga menyusun strategi masa depanmu. Daftar sekarang atau tanya gratis dan mulai langkahmu bersama Cakrawala University!

Banner Picture

Kategori:

Umum

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun menulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.