Apa yang Dipelajari dari Psikologi Sosial? Ini Materi dan Contohnya

School of Psychology and Education
Tayang 09 January 2026
Diperbarui 09 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Lagi cari tahu apa yang dipelajari dari psikologi sosial? Bidang ini membahas cara manusia berpikir, bersikap, dan bertindak saat berinteraksi dengan orang lain.

Kalau kamu penasaran dengan dinamika pertemanan, opini mayoritas, atau perilaku di lingkungan sosial, yuk simak pembahasannya di bawah ini!

 

Key Takeaways

 

  • Psikologi sosial membantu memahami perilaku manusia dalam konteks sosial. Bidang ini membahas bagaimana pikiran, sikap, dan tindakan seseorang dipengaruhi oleh lingkungan, kelompok, serta interaksi dengan orang lain.
  • Ilmu psikologi sosial relevan dengan kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Mulai dari komunikasi, kerja tim, pengambilan keputusan, sampai manajemen konflik, konsep psikologi sosial banyak diterapkan di berbagai situasi nyata.
  • Melalui Universitas Cakrawala, kamu bisa mempelajari psikologi sosial dan penerapannya secara praktis untuk menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.

 

Apa yang Dipelajari dari Psikologi Sosial?

Secara sederhana, psikologi sosial mempelajari bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang bisa dipengaruhi oleh kehadiran orang lain. Bukan cuma soal interaksi langsung, tapi juga bagaimana norma, opini, dan lingkungan sosial membentuk cara kita bersikap sehari-hari.

Inilah topik utama yang akan dipelajari:

 

1. Pemikiran Sosial (Kognisi Sosial)

Pemikiran sosial membahas bagaimana manusia memproses informasi tentang orang lain dan lingkungan sosialnya. Konsep penting dalam bagian ini adalah atribusi, yaitu cara seseorang menjelaskan penyebab perilaku orang lain.

Misalnya, saat melihat teman terlambat, kita sering langsung menganggap dia malas, tanpa mempertimbangkan faktor situasi. Pendekatan ini banyak dikembangkan dalam kajian psikologi sosial sejak era Kurt Lewin.

Di sini, kamu akan mempelajari:

 

  • Cara terbentuknya kesan pertama
  • Bagaimana kita menilai niat dan kepribadian orang lain
  • Alasan di balik munculnya prasangka dan stereotip
  • Cara pikiran kita menyederhanakan informasi sosial
  • Kesalahan penilaian yang sering terjadi saat menilai orang lain

 

2. Pengaruh Sosial terhadap Perilaku

Bagian ini membahas bagaimana sikap dan perilaku seseorang bisa berubah karena pengaruh orang lain atau lingkungan sosial.

Salah satu penelitian terkenal dilakukan oleh Solomon Asch, yang menunjukkan bahwa tekanan kelompok bisa membuat seseorang mengikuti jawaban yang keliru, meskipun ia sebenarnya tahu jawabannya benar.

Topik yang dipelajari antara lain:

 

  • Konformitas, yaitu kecenderungan mengikuti norma kelompok
  • Persuasi, atau perubahan sikap akibat komunikasi
  • Tekanan sosial dari teman, lingkungan, atau masyarakat
  • Kepatuhan terhadap aturan dan figur otoritas
  • Alasan seseorang tetap mengikuti kelompok meskipun ragu

 


 

Cek juga:

 

 

 


 

3. Interaksi Sosial

Interaksi sosial membahas bagaimana hubungan antar-individu terbentuk dan berkembang. Fokusnya bukan cuma pada apa yang dikatakan, tapi juga bagaimana sikap, emosi, dan respons sosial muncul saat berinteraksi.

Interaksi sosial membantu menjelaskan kenapa satu orang bisa bersikap berbeda saat bersama teman, keluarga, atau orang yang baru dikenal.

Dalam topik ini, kamu akan mempelajari:

 

  • Proses terjadinya interaksi antarindividu
  • Pola komunikasi dalam hubungan sosial
  • Cara orang menyesuaikan perilaku saat berhadapan dengan orang lain
  • Pengaruh situasi sosial terhadap emosi dan tindakan
  • Kesalahpahaman yang sering terjadi dalam komunikasi

 

4. Perilaku Prososial dan Altruisme

 

Apa yang Dipelajari dari Psikologi Sosial

Sumber: Freepik

 

Perilaku prososial membahas tindakan yang bertujuan membantu orang lain. Topik ini menarik karena tidak semua bantuan dilakukan dengan mengharapkan imbalan. Kajian ini menunjukkan bahwa keputusan untuk menolong biasanya dipengaruhi oleh lingkungan sosial, bukan hanya niat pribadi.

Di bagian ini, kamu akan mempelajari:

 

  • Pengertian perilaku prososial dan altruisme
  • Alasan seseorang mau membantu orang lain
  • Pengaruh empati dan norma sosial dalam perilaku menolong
  • Faktor situasional yang membuat orang mau atau enggan membantu
  • Fenomena “bystander effect” dalam situasi darurat

 

5. Dinamika Kelompok

Dinamika kelompok mempelajari bagaimana individu berperilaku saat berada dalam kelompok. Fokusnya adalah interaksi antaranggota dan pengaruh kelompok terhadap keputusan individu.

Salah satu studi terkenal tentang konflik kelompok dilakukan oleh Muzafer Sherif, yang menunjukkan bahwa persaingan bisa memicu konflik, sementara tujuan bersama dapat membangun kerja sama.

Dalam topik ini, kamu akan mempelajari:

 

  • Cara kelompok memengaruhi perilaku anggotanya
  • Kerja sama dan pembagian peran dalam tim
  • Kepemimpinan dan pengaruh pemimpin
  • Persaingan serta konflik antar kelompok
  • Identitas kelompok dan rasa “kami” vs “mereka”

 

6. Agresi dan Perilaku Kekerasan

Topik ini membahas perilaku yang bertujuan menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun verbal. Dalam psikologi sosial, agresi dilihat sebagai hasil interaksi antara individu dan lingkungan sosial.

Studi tentang agresi membantu memahami kenapa konflik bisa muncul dalam kelompok dan bagaimana perilaku kekerasan dapat dicegah lewat pendekatan sosial.

Hal-hal yang dipelajari antara lain:

 

  • Pengertian agresi dalam konteks sosial
  • Faktor pemicu agresi, seperti emosi, tekanan sosial, dan lingkungan
  • Pengaruh norma sosial terhadap perilaku agresif
  • Peran kelompok dalam memperkuat atau menekan agresi
  • Cara lingkungan sosial membentuk respons terhadap konflik

 

7. Daya Tarik Interpersonal

Daya tarik interpersonal membahas alasan seseorang bisa tertarik, nyaman, atau ingin dekat dengan orang lain. Topik ini tidak hanya soal hubungan romantis, tapi juga pertemanan dan relasi sosial.

Kajian ini menjelaskan bahwa ketertarikan tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh pola sosial tertentu.

Di bagian ini, kamu akan mempelajari:

 

  • Faktor yang memengaruhi ketertarikan antar-individu
  • Peran kesamaan sikap, minat, dan nilai
  • Pengaruh kedekatan dan frekuensi pertemuan
  • Pentingnya komunikasi dalam membangun hubungan
  • Proses terbentuknya persahabatan dan hubungan sosial

 

8. Dinamika Kelompok

Dinamika kelompok membahas bagaimana individu berpikir dan bertindak saat menjadi bagian dari kelompok. Fokusnya adalah hubungan antaranggota dan pengaruh kelompok terhadap keputusan individu.

Penelitian klasik oleh Muzafer Sherif menunjukkan, konflik antar kelompok bisa muncul karena persaingan, tetapi dapat dikurangi dengan tujuan bersama.

Topik yang dipelajari meliputi:

 

  • Cara kelompok membentuk norma dan aturan tidak tertulis
  • Peran individu dalam kelompok
  • Gaya kepemimpinan dan pengaruhnya
  • Kerja sama serta pengambilan keputusan kelompok
  • Konflik dan persaingan antar kelompok

 

Kenapa Kita Perlu Mempelajari Psikologi Sosial?

Psikologi sosial bukan cuma teori, tapi ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajarinya, kita jadi lebih paham alasan di balik perilaku manusia saat berinteraksi dengan orang lain.

Pemahaman ini berguna dalam berbagai situasi, mulai dari pertemanan, kerja kelompok, sampai menghadapi tekanan sosial di lingkungan sekitar.

Beberapa alasan kenapa psikologi sosial penting untuk dipelajari antara lain:

 

  • Membantu memahami cara berpikir dan bersikap orang lain
  • Membuat kita lebih sadar terhadap pengaruh lingkungan sosial
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi dan empati
  • Membantu menghadapi perbedaan pendapat dan konflik sosial
  • Melatih cara mengambil keputusan yang lebih objektif

 

Apa yang Menjadi Fokus Utama dalam Studi Psikologi Sosial?

Dalam studi psikologi sosial, fokus pembahasannya tidak hanya pada perilaku yang terlihat, tetapi juga proses mental dan konteks sosial yang melatarbelakanginya.

Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dalam kajian ini antara lain:

 

  • Cara individu memandang diri sendiri dan orang lain, termasuk keyakinan, penilaian sosial, serta sikap yang terbentuk dari pengalaman dan lingkungan
  • Tekanan dan pengaruh dari lingkungan sosial, seperti peran kelompok, komunikasi persuasif, serta bagaimana norma budaya memengaruhi perilaku
  • Pola hubungan sosial, yang mencakup interaksi antarindividu dan kelompok, prasangka, ketertarikan interpersonal, konflik, serta perilaku saling membantu
  • Perilaku individu saat berada dalam kelompok, termasuk dinamika kerja sama, peran kepemimpinan, serta munculnya konflik dan persaingan
  • Fenomena sosial modern, seperti pengaruh media digital, perubahan pola interaksi akibat teknologi, polarisasi sosial, ketimpangan, hingga peran kecerdasan buatan dalam kehidupan sosial

 

Penerapan Praktis Psikologi Sosial

Psikologi sosial itu nggak berhenti di teori. Ilmunya sering banget kepakai dalam situasi sehari-hari, meskipun kita nggak selalu sadar. Mulai dari cara kita bersikap ke orang lain sampai keputusan yang diambil dalam kelompok, semuanya bisa dijelaskan lewat psikologi sosial.

Beberapa contoh penerapannya antara lain:

 

  • Di lingkungan pertemanan dan sekolah: Kenapa seseorang gampang ikut pendapat teman? Atau kenapa ada yang berubah sikap saat masuk ke kelompok tertentu? Ini berkaitan dengan pengaruh sosial dan konformitas. Konsep ini membantu memahami dinamika pergaulan dan tekanan dari lingkungan sekitar.
  • Dalam kerja tim dan organisasi: Psikologi sosial sering digunakan untuk melihat cara orang bekerja sama, mengambil keputusan, dan merespons pemimpin. Pendekatan ini berkembang dari pemikiran Kurt Lewin, yang menekankan pentingnya lingkungan dalam membentuk perilaku kelompok.
  • Di media sosial: Fenomena ikut tren, perdebatan di kolom komentar, sampai polarisasi opini bisa dijelaskan lewat psikologi sosial. Menurut kajian dari American Psychological Association, interaksi digital bisa memperkuat pengaruh kelompok dan membentuk cara berpikir pengguna.
  • Dalam kehidupan bermasyarakat: Psikologi sosial juga dipakai untuk memahami kenapa orang mau membantu sesama, ikut kegiatan sosial, atau justru terlibat konflik. Ilmu ini sering jadi dasar kampanye sosial dan edukasi publik supaya perilaku masyarakat bisa berubah ke arah yang lebih positif.

 

Psikologi Sosial Dipelajari di Jurusan Apa?

 

Apa yang Dipelajari dari Psikologi Sosial

Sumber: Freepik

 

Secara umum, psikologi sosial dipelajari melalui jurusan S1 Psikologi.

Di jurusan ini, kamu akan belajar bagaimana perilaku manusia terbentuk, dipengaruhi lingkungan sosial, dan berdampak pada cara berinteraksi di berbagai konteks, mulai dari pendidikan, dunia kerja, sampai masyarakat luas.

Psikologi sosial biasanya menjadi bagian penting dari mata kuliah dasar hingga lanjutan karena ilmunya relevan dengan banyak bidang.

Salah satu pilihan untuk mempelajari psikologi secara aplikatif adalah jurusan Psikologi di Universitas Cakrawala. Program ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang makin membutuhkan pemahaman mendalam tentang perilaku manusia, terutama di bidang pendidikan, organisasi, layanan masyarakat, bisnis, dan teknologi.

Kurikulumnya disusun berbasis outcome dan modular, dengan pendekatan multidisipliner yang fleksibel, relevan, dan holistik, dirancang agar lulusan siap menghadapi kebutuhan industri.

Selama kuliah, kamu akan mengembangkan keterampilan praktis, seperti:

 

  • asesmen psikologis (di bawah supervisi psikolog),
  • analisis data SDM,
  • konseling dasar,
  • penyusunan laporan perkembangan individu,
  • komunikasi interpersonal dan public speaking,
  • fasilitasi pelatihan, coaching, dan sesi pengembangan diri.

 

Menariknya, lulusan Psikologi dari Universitas Cakrawala juga didukung program penyaluran kerja ke industri melalui jaringan 1.000+ perusahaan mitra, sehingga peluang masuk dunia kerja setelah lulus jadi lebih terbuka.

 

jurusan psikologi

 


 

Cek juga:

 

 


 

Frequently Ask Questions (FAQ)

1. Apa bedanya psikologi sosial dengan psikologi umum?

Perbedaan utamanya terletak pada fokus kajiannya.

Psikologi umum membahas perilaku manusia secara luas, termasuk aspek biologis, emosi, dan proses mental individu.

Sementara itu, psikologi sosial lebih menyoroti bagaimana perilaku, sikap, dan cara berpikir seseorang dipengaruhi oleh orang lain, kelompok, serta lingkungan sosial. Jadi, psikologi sosial lebih fokus pada interaksi dan dinamika sosial.

 

2. Apakah psikologi sosial hanya mempelajari teori?

Tidak. Psikologi sosial memang memiliki dasar teori yang kuat, tetapi juga banyak membahas penelitian, eksperimen, dan studi kasus nyata.

Konsep-konsepnya sering digunakan untuk memahami fenomena sehari-hari seperti tekanan kelompok, komunikasi, kerja tim, hingga perilaku di media sosial. Jadi, ilmunya sangat aplikatif dan dekat dengan kehidupan.

 

3. Apakah psikologi sosial relevan dengan dunia kerja?

Sangat relevan. Psikologi sosial berperan besar dalam memahami kerja tim, kepemimpinan, budaya organisasi, dan komunikasi di tempat kerja.

Banyak perusahaan menggunakan prinsip psikologi sosial untuk meningkatkan kinerja karyawan, mengelola konflik, dan membangun lingkungan kerja yang sehat.

 

4. Apakah psikologi sosial sulit dipelajari?

Tingkat kesulitannya relatif dan tergantung minat masing-masing. Karena banyak konsep psikologi sosial berangkat dari situasi yang sering kita temui sehari-hari, materinya cenderung lebih mudah dipahami.

Tantangannya biasanya ada pada analisis teori dan penelitian, bukan pada hafalan semata.

 

5. Apa manfaat utama mempelajari psikologi sosial?

Manfaat utamanya adalah kemampuan memahami perilaku manusia secara lebih objektif.

Dengan psikologi sosial, kita jadi lebih peka terhadap pengaruh lingkungan, lebih baik dalam berkomunikasi, serta lebih bijak dalam mengambil keputusan yang melibatkan orang lain.

 

Belajar Psikologi Sosial, Siapkan Karier Sejak Sekarang!

Dari pembahasan di atas, bisa dilihat kalau psikologi sosial membantu kita memahami satu hal penting: perilaku manusia selalu dipengaruhi oleh lingkungan dan interaksi dengan orang lain. Pemahaman ini jadi bekal penting, apalagi di dunia kerja yang menuntut kemampuan komunikasi, kerja tim, dan empati.

Kalau kamu tertarik mendalami perilaku manusia sekaligus ingin punya peluang karier yang lebih luas, Jurusan Psikologi di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan. Di sini, kamu tidak hanya belajar teori psikologi sosial, tapi juga dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Beberapa keunggulan yang bisa kamu dapatkan:

 

  • Program penyaluran kerja dengan dukungan jaringan 1.000+ mitra industri dari berbagai sektor
  • Magang sejak semester pertama, jadi pengalaman dan portofolio bisa dibangun lebih awal
  • Kurikulum berbasis industri, termasuk kajian perilaku manusia dan penerapan psikologi sosial di dunia kerja
  • Dosen praktisi, dengan pengalaman bertahun-tahun di lapangan, sehingga pembelajaran lebih aplikatif

 

Yuk, mulai langkahmu memahami perilaku manusia sekaligus menyiapkan masa depan kariermu. Kamu bisa konsultasi gratis atau langsung daftar dan jadi bagian dari generasi yang siap bersaing di dunia kerja!

Banner Picture

Kategori:

School of Psychology and Education

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun menulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.