Jurusan DKV Gelarnya Apa? Yuk, Simak di Sini!

School of Communication and Design
Tayang 19 August 2025
Diperbarui 19 August 2025
Waktu Baca 7 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Alifia Kamila

Jurusan DKV atau Desain Komunikasi Visual makin populer di kalangan anak muda yang suka dunia kreatif. Bahkan, DKV sendiri menjadi salah satu jurusan terfavorit di sejumlah universitas, salah satunya di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Walau menarik, kamu perlu tahu dulu gelar apa yang akan kamu peroleh setelah lulus sebelum masuk jurusan DKV. Soalnya, gelar ini bisa berpengaruh besar terhadap peluang kariermu, terutama kalau kamu ingin bekerja di industri kreatif secara profesional.

Di artikel ini, kamu bakal kenal lebih dalam tentang gelar jurusan DKV hingga prospek kerjanya. Yuk, simak penjelasannya sampai akhir!

Apa Itu Jurusan DKV?

DKV sendiri adalah singkatan dari Desain Komunikasi Visual. Sesuai namanya, jurusan ini fokus pada bagaimana kita menyampaikan pesan lewat media visual yang menarik, jelas, dan berdampak.

Jadi, bukan cuma soal estetika atau keindahan gambar, tapi bagaimana gambar, warna, gaya tulisan, dan elemen visual lain bisa menyampaikan informasi secara efektif ke audiens.

Di dunia nyata, DKV berperan besar dalam pencitraan merek atau branding, media promosi, film, game, antarmuka aplikasi (UI interface), hingga konten media sosial.

Apa Gelar Lulusan DKV?

Gelar yang akan kamu dapat setelah lulus dari jurusan DKV tergantung dari jenjang pendidikan yang kamu ambil. Berikut ini adalah beberapa gelar akademik yang umum digunakan di Indonesia:

  1. D3 (Diploma 3): Ahli Madya Desain (A.Md.)
  2. S1 (Sarjana): Sarjana Desain (S.Ds.)
  3. S2 (Magister): Magister Desain (M.Ds.)

Gelar tersebut menunjukkan jenjang keahlian di bidang desain. Untuk program S1, kamu biasanya harus menyelesaikan studi selama 4 tahun dan membuat tugas akhir berupa karya visual atau proyek desain besar.

Gelar S.Ds. saat ini sudah diakui secara nasional dan internasional, apalagi kalau kamu punya portofolio yang solid.

Apa yang Dipelajari di Jurusan DKV?

Kuliah di jurusan DKV bukan sekadar belajar menggambar atau main software desain. Ada banyak mata kuliah menarik yang akan memperluas perspektifmu tentang komunikasi visual.

Berikut ini beberapa contoh mata kuliah yang biasanya kamu pelajari, lengkap dengan penjelasan singkatnya:

  • Dasar-dasar komunikasi visual – Belajar cara menyampaikan pesan lewat elemen visual seperti bentuk, warna, dan komposisi.
  • Tipografi dan layout – Mempelajari cara memilih dan mengatur huruf agar pesan lebih mudah dibaca dan menarik.
  • Psikologi persepsi dan warna – Mengenal bagaimana manusia menangkap visual, dan bagaimana warna memengaruhi emosi dan keputusan.
  • Ilustrasi manual dan digital – Melatih kemampuan menggambar, baik dengan tangan maupun menggunakan tablet dan software.
  • Fotografi dan videografi – Belajar teknik pengambilan gambar dan video untuk keperluan visual storytelling.
  • Desain grafis dan media cetak – Mendesain untuk kebutuhan media seperti poster, brosur, majalah, dan packaging.
  • Animasi 2D dan 3D – Membuat visual bergerak untuk kebutuhan film, iklan, dan konten digital interaktif.
  • UI/UX design – Mempelajari desain antarmuka dan pengalaman pengguna untuk aplikasi dan situs.
  • Branding dan strategi komunikasi visual – Menyusun identitas visual untuk produk atau perusahaan agar mudah dikenali.
  • Motion graphic dan media interaktif – Membuat visual yang bergerak secara dinamis untuk presentasi, video, atau aplikasi digital.

Setiap kampus bisa punya nama atau pendekatan yang sedikit berbeda, tapi intinya kamu akan diasah dari segi estetika, teknis, hingga strategi untuk mengomunikasikan makna lewat visual.

Baca Juga: 10 Jurusan DKV di Jakarta, Kurikulumnya Beragam!

Apa Saja Prospek Kerja Lulusan DKV?

 

Jurusan DKV Gelarnya Apa - Prospek Kerja

Sumber: Freepik

Lulusan DKV punya prospek kerja yang sangat luas. Dunia saat ini nyatanya menjadi kian visual dan digital, sehingga tenaga ahli desain sangat dibutuhkan di berbagai sektor. 

Dari dunia periklanan, media, startup, hingga merek besar, semuanya butuh sentuhan kreatif dari desainer visual. Kalau kamu lulusan DKV, berikut beberapa pilihan profesi yang bisa kamu jalani:

1. Desainer Grafis

Desainer Grafis adalah salah satu profesi paling populer di kalangan lulusan DKV. Pekerjaan ini berfokus pada pembuatan visual statis untuk kebutuhan komunikasi seperti poster, logo, katalog, kemasan produk, hingga infografis.

Sebagai Desainer Grafis, kamu bisa bekerja di agensi periklanan, perusahaan swasta, pemerintahan, hingga jadi freelancer yang punya klien di mana-mana. Pendapatannya sendiri bersikar Rp5 - Rp8 juta per bulan tergantung skill dan pengalaman.

Kira-kira, gambaran tugas utama Desainer Grafis meliputi:

  • Membuat konsep visual berdasarkan arahan (brief) klien.
  • Mendesain materi promosi cetak dan digital.
  • Memilih warna, gaya tulisan, dan elemen visual yang sesuai.
  • Menyusun layout dan tata letak yang menarik.
  • Berkolaborasi dengan tim pemasaran dan kreatif.

2. Art Director

Art director bertanggung jawab atas arah visual dalam sebuah proyek kreatif. Memimpin tim desainer, fotografer, dan videografer untuk mewujudkan ide visual sesuai dengan identitas merek atau pesan yang ingin disampaikan merupakan tanggung jawab sehari-harinya.

Posisi ini biasanya dicapai setelah punya pengalaman beberapa tahun di bidang desain. Gaji yang didapatkan oleh Art Director rata-rata Rp8 - Rp15 juta per bulannya, dan masih bisa lebih tinggi kalau kamu bekerja di korporasi atau agensi besar!

Sebagai Art Director, tanggung jawab yang dimiliki adalah:

  • Menentukan konsep visual utama dalam proyek.
  • Memberi arahan kepada tim kreatif dan desain.
  • Mengawasi kualitas output desain dari awal sampai akhir.
  • Memastikan kesesuaian desain dengan strategi merek.
  • Menjaga konsistensi visual dalam berbagai platform.

3. Illustrator

Kalau kamu suka menggambar dan punya gaya ilustrasi yang khas, profesi Illlustrator bisa jadi jalan karier yang menjanjikan. Illustrator dibutuhkan di industri penerbitan, media, game, iklan, bahkan fesyen.

Kamu bisa bekerja in-house di perusahaan media, jadi Illustrator buku anak, membuat komik, atau menjual karya ilustrasimu lewat platform seperti Instagram atau marketplace. Meski beragam, kira-kira pendapatan per bulannya di angka Rp4 - Rp8 juta, loh!

Berikut beberapa contoh pekerjaan sehari-hari Illustrator:

  • Membuat ilustrasi sesuai kebutuhan proyek.
  • Menggunakan teknik manual atau digital.
  • Mengembangkan gaya visual yang unik.
  • Menyesuaikan karya dengan karakter merek.
  • Menyusun portofolio dan menjalin relasi dengan klien.

4. Animator

Animator menciptakan gerakan pada objek visual untuk kebutuhan video, film, game, atau konten digital lainnya. Bidang ini terus berkembang, terutama di industri animasi lokal dan global yang makin tumbuh.

Profesi Animator sangat cocok bagi kamu yang tertarik dengan storytelling, karakter visual, dan teknik animasi 2D maupun 3D. Animator bisa bekerja di studio animasi, rumah produksi, agensi digital, hingga membuat proyek animasi independen. Sebagai Animator, kamu bisa mengantongi gaji sekitar Rp6 - Rp10 juta per bulannya.

Apa aja sih tugas Animator? Berikut daftarnya:

  • Membuat storyboard dan konsep animasi.
  • Mengolah gambar menjadi gerakan dinamis.
  • Menggunakan software animasi seperti After Effects atau Blender.
  • Menambahkan efek suara dan visual yang menarik.
  • Berkolaborasi dengan sutradara dan tim produksi.

5. UI/UX Designer

UI/UX Designer merancang antarmuka dan pengalaman pengguna dalam aplikasi, situs, atau sistem digital. Profesi ini sangat diminati di dunia startup dan teknologi, karena produk digital membutuhkan desain yang intuitif dan nyaman digunakan.

UI (user interface) fokus pada tampilan visual, sementara UX (user experience) menyangkut alur interaksi dan kepuasan pengguna. Gaji UI/UX Designer di Indonesia bisa berkisar di Rp6 - Rp12 juta per bulan, semakin tinggi nominalnya kalau kamu punya banyak pengalaman.

Kamu bakal ngerjain hal-hal ini sebagai UI/UX Designer:

  • Mendesain tampilan aplikasi dan situs dengan menarik.
  • Membuat wireframe dan prototype.
  • Melakukan riset pengguna untuk memahami kebutuhan mereka.
  • Menguji desain untuk memastikan fungsionalitas.
  • Bekerja sama dengan Developer dan Product Manager.

6. Brand Consultant

Brand Consultant membantu perusahaan menyusun identitas visual yang kuat dan berkesan. Pekerjaan ini melibatkan banyak riset, strategi, dan tentu saja desain visual yang mendukung pesan merek.

Kamu bisa bekerja di agensi merek atau membuka jasa konsultasi sendiri. Penghasilan Brand Consultant biasanya cukup tinggi karena menyangkut strategi jangka panjang sebuah perusahaan. Kamu bisa menerima pendapatan sampai Rp10 juta per bulannya apabila menekuni profesi ini.

Sebagai Brand Consultant, kamu akan:

  • Menganalisis kebutuhan dan karakter brand klien.
  • Merancang identitas visual seperti logo dan warna.
  • Menyusun pedoman visual (brand guideline).
  • Memberi saran strategi komunikasi visual.
  • Melakukan evaluasi brand dan rebranding jika dibutuhkan.

Baca Juga: Lulusan SMK DKV Bisa Kerja Apa? Cek 10 Peluang dan Gajinya!

Wujudkan Karier Kreatifmu Bareng Cakrawala University!

Lulusan Desain Komunikasi Visual punya peluang luas untuk berkarier di berbagai bidang industri kreatif. Dukungan dari lingkungan kampus yang kondusif juga bikin langkah menuju profesi impian jadi lebih mudah dan terarah.

Di Cakrawala University, kamu bisa menempuh pendidikan dengan kurikulum berbasis industri, serta belajar langsung dari para dosen praktisi berpengalaman.

Ada juga Program 1 Tahun Fokus, di mana kamu akan belajar teori selama 3 tahun, lalu dilanjutkan dengan 1 tahun magang atau proyek nyata bersama perusahaan mitra.

Peluang kerja pun makin terbuka lebar berkat Program Penyaluran Kerja yang telah bekerja sama dengan 840+ mitra.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera daftar di Cakrawala University atau konsultasikan pilihanmu lebih lanjut sekarang juga di sini!

Referensi

  1. SNBP: Apa Saja Jurusan Terfavorit di UI, UGM, ITB, dan UNAIR? [Buka]
  2. Salary: Graphic Designer Indonesia 2025 Pay [Buka]
  3. Salary: Art Director in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
  4. Salary: Illustrator in Indonesia 2025 [Buka]
  5. Salary: Animator in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
  6. Salary: Ui Ux Designer in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
  7. Salary: Brand Consultant in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
Banner Picture

Kategori:

School of Communication and Design

Cakrawala

Share

Penulis

Alifia Kamila

Alifia adalah seorang lulusan Bahasa dan Sastra Inggris yang menaruh minat mendalam di bidang kepenulisan. Sebagai SEO Content Writer Cakrawala University, Alifia menulis berbagai konten berkaitan dengan pendidikan, karier, dan pengembangan diri.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Barat, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.