Macam-Macam Ukuran Pemusatan Data yang Harus kamu Tahu

Oleh Universitas Cakrawala

08 March 2024

Article Image

Dalam belajar statistika, pemahaman tentang ukuran pemusatan data merupakan pondasi yang penting. Ada tiga ukuran pemusatan data yang umumnya dipelajari, yaitu mean, median, dan modus.

 

Ini Dia Macam-macam Pemusatan Data yang Wajib Kamu Ketahui

Ukuran pemusatan data adalah indikator yang menggambarkan titik pusat dari kumpulan data yang telah diurutkan. Biasanya, data diurutkan dari yang terkecil hingga yang terbesar. Kemudian, nilai-nilai yang menandakan pusat data dihitung, yaitu mean, median, dan modus. Berikut adalah penjelasan mengenai mean, median, dan modus dalam data.

 

1. Mean

Anda mungkin sudah sangat familiar dengan konsep menentukan nilai rata-rata dari sejumlah data. Nilai rata-rata ini dikenal juga sebagai mean. Anda dapat menghitung rata-rata dari satu set data tunggal, data yang dikelompokkan, atau data dengan frekuensi tertentu. Prosesnya dimulai dengan mengurutkan data yang diterima dan kemudian menjumlahkannya. Total jumlah ini kemudian dibagi dengan jumlah data yang ada.

 

Dalam konteks ini, terdapat dua jenis nilai rata-rata yang biasanya digunakan, yaitu untuk populasi dan sampel. Nilai rata-rata populasi sering disebut sebagai parameter, sementara nilai rata-rata sampel disebut statistik. Secara umum, mengetahui nilai rata-rata populasi bisa menjadi sulit, terutama jika data yang dimiliki cukup besar. Oleh karena itu, seringkali digunakan teknik sampling.

 

2. Median

Median adalah nilai yang berada persis di tengah data. Untuk mencarinya, data harus disusun secara berurutan dari yang terkecil hingga yang terbesar. Dalam menemukan median, penting juga untuk mempertimbangkan apakah jumlah data tersebut ganjil atau genap. Hal ini krusial karena metode perhitungannya akan bervariasi tergantung pada sifat ganjil atau genapnya jumlah data.

 


 

Cek juga:

 

 


 

3. Modus

Selain mean atau rata-rata, modus juga merupakan salah satu ukuran pemusatan data yang umum digunakan. Ukuran ini bertujuan untuk menemukan nilai yang paling sering muncul dalam data. Berbeda dengan pencarian median, pencarian modus tidak memerlukan pengurutan data dari yang terkecil ke yang terbesar. Cukup dengan mengamati data dan mengidentifikasi nilai yang paling sering muncul.

 

Anda dapat langsung menghitung frekuensi kemunculan setiap nilai. Sebagai contoh, dalam kumpulan data 2, 2, 1, 5, 3, 2, 1, 3, 3, 1, 3, 1, 4, 3, dapat dilihat bahwa angka tiga adalah yang paling sering muncul.

 

4. Varians

Varians adalah sebuah pengukuran yang menunjukkan seberapa jauh data tersebar dari nilai rata-ratanya. Semakin kecil varians, semakin rapat data di sekitar nilai rata-ratanya, sedangkan semakin besar varians, semakin luas penyebaran data dari nilai rata-rata. Varians termasuk dalam kategori ukuran dispersi atau variasi, dan digunakan untuk menggambarkan seberapa bervariasinya data kuantitatif.

 

Dalam notasi, varians biasanya disimbolkan dengan σ² (dibaca sebagai sigma kuadrat) untuk populasi dan s² untuk sampel. Konsep varian memiliki peran yang sangat penting dalam bidang statistik, digunakan dalam berbagai konteks seperti statistik deskriptif, inferensi statistik, pengujian hipotesis, penilaian kecocokan, serta dalam proses pengambilan sampel. Varian juga merupakan kuadrat dari simpangan baku atau standar deviasi, momen pusat kedua dari distribusi data, dan kovariansi variabel acak dengan dirinya sendiri. Varians sering kali direpresentasikan sebagai σ², s², atau Var(X).

 

5. Standar Deviasi

Standar deviasi adalah sebuah pengukuran alternatif terhadap sebaran data sehubungan dengan nilai rata-ratanya. Jika Anda menggunakan varians, nilai yang dihasilkan cenderung besar, yang kurang mampu menggambarkan sebaran data sebenarnya terhadap rata-rata.

 

Untuk mendapatkan ukuran yang lebih mudah dipahami, simpangan baku menjadi pilihan yang lebih sesuai. Simpangan baku menghasilkan nilai yang lebih kecil dan mampu menjelaskan bagaimana sebaran data berkaitan dengan rata-rata. Simpangan baku juga dikenal sebagai standar deviasi.

 

Setelah memahami konsep dasar statistika seperti ukuran pemusatan data, variasi, dan sebaran data, Anda akan semakin siap memasuki dunia ilmu data yang penuh tantangan. Namun, untuk mengasah kemampuan dan menjelajahi lebih dalam, mengapa tidak melangkah lebih jauh dengan bergabung di Cakrawala University? 

 

Jurusan Data Science di Cakrawala University menawarkan pelatihan yang komprehensif dan panduan yang mendalam untuk mempersiapkan Anda menghadapi berbagai tantangan dunia nyata dalam bidang ini. Segera temukan potensi Anda dan gapailah kesempatan untuk berkontribusi di bidang yang sedang berkembang pesat ini bersama kami di Cakrawala University!

 

Baca Juga :

Link Banner

Share

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.