Oleh Universitas Cakrawala
•
29 April 2024
Penerapan ilmu komputer di bidang kesehatan telah membawa perubahan revolusioner di berbagai sektor, termasuk dalam pelayanan kesehatan. Integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem kesehatan telah membawa berbagai manfaat yang signifikan bagi pasien, tenaga medis, dan seluruh ekosistem kesehatan.
Ilmu komputer di bidang kesehatan dalam beberapa dekade terakhir, membawa banyak kemajuan dalam diagnosis, pengobatan, pencegahan, dan penelitian penyakit. Namun saat ini, standar dan mutu layanan kesehatan di Indonesia masih menghadapi tantangan dan perlu peningkatan agar sejajar dengan negara-negara lain.
Fasilitas kesehatan yang memenuhi standar dan perhatian terhadap hasil perawatan pasien masih menjadi isu yang perlu diperhatikan. E-Health, atau layanan elektronik kesehatan, merupakan solusi cerdas yang dapat membantu memperbaiki sistem kesehatan secara progresif.
E-Health melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, produsen obat, dan industri farmasi. Integrasi E-Health dengan SIAK (Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan) sangat penting, baik dalam skala nasional maupun regional. Dengan demikian, sistem kesehatan rakyat dapat dioptimalkan di masa depan.
Rekam medis elektronik (Digital Medical Records) merupakan bagian fundamental dari E-Health. Dengan adanya DMR, informasi medis pasien dapat diakses dengan lebih efisien dan akurat, mempercepat proses diagnosis dan perawatan.
Dalam pengembangan aplikasi E-Health, perhatian terhadap standar DICOM (Digital Imaging and Communications in Medicine) sangatlah penting. Standar ini memungkinkan data hasil pemeriksaan radiologi disimpan dan ditransmisikan dalam format yang konsisten.
Selain masalah penyimpanan dan penyajian data radiologi, cakupan standar DICOM juga semakin berkembang ke arah integrasi instrumen radiologi dengan protokol jaringan komunikasi tertentu. Dengan mengikuti standar DICOM, aplikasi E-Health dapat lebih efisien dan akurat dalam mengelola data medis pasien, terutama dalam konteks pemeriksaan radiologi.
SIK digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan menganalisis data pasien, seperti rekam medis, riwayat kesehatan, dan hasil tes. SIK membantu dokter dan tenaga medis lainnya untuk:
• Mengakses informasi pasien dengan cepat dan mudah
• Melacak kemajuan pasien
• Meningkatkan komunikasi antar tenaga medis
• Meningkatkan kualitas perawatan pasien
• Mengurangi risiko kesalahan medis
Telemedicine memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter melalui video call atau chat online. Hal ini bermanfaat bagi pasien yang:
• Tinggal di daerah terpencil
• Memiliki mobilitas terbatas
• Memiliki kondisi kronis yang membutuhkan pemantauan rutin
• Ingin menghindari perjalanan ke dokter
AI digunakan dalam berbagai aplikasi kesehatan, termasuk:
• Diagnosis penyakit: AI dapat menganalisis gambar medis, seperti rontgen dan MRI, untuk membantu dokter mendiagnosis penyakit dengan lebih akurat.
• Pengembangan obat: AI dapat digunakan untuk menemukan obat baru dan lebih efektif dengan menganalisis data molekuler dan genomik.
• Perawatan pasien yang dipersonalisasi: AI dapat digunakan untuk mengembangkan rencana perawatan yang dipersonalisasi untuk setiap pasien berdasarkan data kesehatan mereka.
• Robot bedah: Robot bedah yang dikendalikan oleh AI dapat melakukan operasi dengan lebih presisi dan minim invasif.
Cek juga:
IoT digunakan untuk menghubungkan perangkat medis ke internet, memungkinkan dokter untuk memantau pasien mereka dari jarak jauh. Hal ini bermanfaat bagi pasien yang:
• Memiliki kondisi kronis yang membutuhkan pemantauan rutin
• Memulihkan diri dari operasi atau penyakit
• Berisiko jatuh atau cedera lainnya
Teknologi pencetakan 3D digunakan untuk membuat model anatomi dan implan medis yang disesuaikan dengan pasien. Hal ini bermanfaat untuk:
• Perencanaan operasi
• Memandu operasi
• Membuat implan yang lebih pas dan nyaman bagi pasien
VR dan AR digunakan untuk melatih tenaga medis, mendidik pasien, dan membantu pasien dalam terapi.
1. Aplikasi pelacakan kesehatan untuk membantu orang memantau aktivitas fisik, pola makan, dan tidur mereka.
2. Perangkat lunak untuk membantu pasien mengelola kondisi kronis mereka.
3. Chatbots untuk menjawab pertanyaan pasien tentang kesehatan mereka.
Penerapan ilmu komputer di bidang kesehatan terus berkembang dan memiliki potensi untuk merevolusi cara kita mendiagnosis, mengobati, dan mencegah penyakit. Terima kasih telah membaca artikel ini!
Jika kamu tertarik untuk mempelajari ilmu komputer lebih lanjut, Cakrawala University adalah pilihan yang tepat. Jurusan ilmu komputer Cakrawala University menawarkan wawasan mendalam tentang teknologi informasi, pemrograman, dan inovasi digital.
Bergabunglah bersama Cakrawala University dan temukan peluang untuk mengembangkan keterampilan kamu dalam dunia komputasi. Jadilah bagian dari generasi yang bersemangat dan berdedikasi untuk menciptakan solusi teknologi yang berdampak positif.
Baca Juga :
Berita Terkait