Banyak calon mahasiswa yang penasaran, sebenarnya UKT golongan 5 untuk siapa. Kamu juga nggak nih?
Soalnya, besaran UKT di setiap kampus bisa berbeda-beda tergantung kondisi ekonomi dan kebijakan perguruan tinggi.
Semakin tinggi golongan UKT, biasanya biaya kuliah yang harus dibayarkan juga semakin besar.
Lalu, sebenarnya, UKT golongan 5 untuk siapa? Simak jawabannya dalam artikel ini, ya!
Key Takeaways
- UKT golongan 5 biasanya diperuntukkan bagi mahasiswa dengan kondisi ekonomi keluarga menengah hingga menengah ke atas. Tapi, besarannya bisa berbeda-beda pada setiap kampus.
- Golongan UKT ditentukan oleh sejumlah faktor, mulai dari penghasilan orang tua, jumlah tanggungan keluarga, kondisi tempat tinggal, dan lain sebagainya.
- Kuliah di Cakrawala University nggak menerapkan uang pangkal, uang gedung, maupun biaya SKS sampai lulus. Kamu juga bisa mendapatkan kesempatan magang sejak semester awal, program penyaluran kerja, dan kurikulum berbasis industri untuk membantu mengembangkan skill yang dibutuhkan di dunia kerja.
UKT Golongan 5 untuk Siapa?
Umumnya, UKT golongan 5 ditujukan untuk kamu yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah sampai menengah atas, tergantung kebijakan masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Untuk golongan 5, total penghasilan kotor orang tua atau wali berkisar antara Rp5 juta sampai Rp10 juta per bulannya.
Tapi, besaran penghasilan tersebut nggak mutlak, ya. Setiap kampus punya nominal yang berbeda karena ditentukan oleh kebijakan kampus dan program studinya.
Kalau kamu merasa nominal tersebut terlalu berat, bisa mengajukan banding, kok.
Cek Juga:
- Pembayaran Kuliah Apa Saja? Cek Sebelum Daftar!
- Golongan UKT Berdasarkan Apa? Ketahui Faktor Penentunya!
Apa Perbedaan Golongan UKT?
UKT itu terdiri dari beberapa golongan. Apa bedanya?
Perbedaan golongan UKT sendiri terletak pada besaran biaya kuliah yang harus dibayarkan.
Biar kamu lebih paham, berikut macam-macam contoh golongan UKT:
- UKT 0: Ditujukkan untuk penerima beasiswa penuh sehingga mahasiswa dibebaskan biaya pada semester tertentu.
- UKT 1: Ditujukan untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan biaya UKT paling rendah dan mendapat subsidi besar dari pemerintah. Kisaran nominal per semester Rp0–Rp500.000.
- UKT 2: Untuk mahasiswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Nominal UKT masih cukup terjangkau, sekitar Rp500.000–Rp2.000.000.
- UKT 3: Biasanya untuk keluarga ekonomi menengah dengan biaya kuliah yang lebih menyesuaikan kemampuan finansial. Kisarannya Rp2.000.000–Rp3.500.000.
- UKT 4: Ditujukan untuk mahasiswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sudah cukup mapan. Nominalnya berkisar antara Rp3.500.000–Rp5.000.000.
- UKT 5 dan seterusnya: Umumnya diperuntukkan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi menengah sampai menengah ke atas sehingga nominal UKT bisa lebih tinggi. Kisaran per bulannya Rp5.000.000–Rp15.000.000+.
UKT memang jadi salah satu hal yang sering dipertimbangkan sebelum kuliah. Makanya, penting banget buat cari tahu sistem biayanya dari awal supaya kamu bisa lebih tenang selama menjalani perkuliahan.
Cakrawala University juga menerapkan sistem penggolongan biaya kuliah seperti UKT.
Tapi, kalau kuliah di Cakrawala University kamu nggak perlu bayar uang pangkal, uang gedung, maupun biaya SKS sampai lulus.
Jadi, kamu bisa lebih fokus belajar tanpa khawatir ada tambahan biaya di tengah perkuliahan!
Kenapa Ada Pembagian Golongan UKT?
Tujuan utama adanya pembagian golongan UKT nggak terlepas supaya sistem pembiayaannya bisa lebih adil dan merata untuk setiap mahasiswa.
Di bawah ini tujuan utama pembagian UKT:
- Membuat biaya kuliah lebih adil: Mahasiswa membayar UKT sesuai kondisi ekonomi keluarganya sehingga tidak disamaratakan.
- Membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu: Mahasiswa dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah bisa mendapatkan golongan UKT yang lebih rendah.
- Memberikan subsidi pendidikan lebih tepat sasaran: Sistem UKT membantu kampus menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang membutuhkan.
- Mengurangi beban biaya kuliah mahasiswa: Dengan sistem golongan, biaya kuliah diharapkan tidak terlalu memberatkan mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
- Menyesuaikan kemampuan finansial orang tua: Penentuan golongan biasanya dilihat dari penghasilan orang tua, jumlah tanggungan, hingga kondisi tempat tinggal.
Faktor Penentu Golongan UKT
Dalam prosesnya, golongan UKT nggak ditentukan begitu aja.
Pasalnya, ada sejumlah faktor yang sering menjadi bahan pertimbangan kampus:
- Penghasilan orang tua: Semakin besar penghasilan orang tua, golongan UKT juga akan semakin tinggi.
- Jumlah tanggungan keluarga: Banyaknya anggota keluarga yang masih menjadi tanggungan juga memengaruhi penentuan UKT.
- Kondisi rumah tempat tinggal: Kampus biasanya melihat status rumah, luas bangunan, hingga kondisi tempat tinggal.
- Tagihan listrik dan air: Besaran tagihan bulanan dapat menjadi gambaran kemampuan ekonomi keluarga.
- Kepemilikan kendaraan atau aset: Kendaraan, tanah, atau aset lain juga bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan golongan UKT.
- Data pendukung lainnya: Beberapa kampus juga meminta dokumen tambahan, seperti slip gaji, foto rumah, hingga kartu keluarga untuk proses verifikasi.
Cara Mengetahui Golongan UKT

Sumber: Magnific
Kalau beda-beda, bisa nggak sih kita tahu golongan UKT sebelum proses belajar dimulai?
Jawabannya bisa. biasanya golongan UKT bakal diumumkan sebelum perkuliahan resmi dilaksanakan.
Di bawah ini cara mengetahui golongan UKT:
- Mengisi data ekonomi saat daftar ulang: Kamu bakal diminta mengisi informasi terkait penghasilan orang tua, jumlah tanggungan keluarga, hingga kondisi tempat tinggal.
- Mengunggah dokumen pendukung: Kampus umumnya meminta dokumen, seperti slip gaji, kartu keluarga, tagihan listrik, atau foto rumah untuk proses verifikasi.
- Cek portal atau sistem kampus: Setelah diverifikasi, hasil golongan UKT biasanya diumumkan melalui portal mahasiswa atau website resmi kampus.
- Melihat rincian biaya kuliah: Nominal UKT yang muncul pada tagihan pembayaran sudah menunjukkan golongan UKT kamu.
- Menghubungi pihak kampus: Kalau masih bingung atau merasa ada kesalahan penentuan UKT, kamu bisa menghubungi bagian akademik atau keuangan kampus.
- Menghitung penghasilan bersih orang tua: Kamu bisa menjumlahkan seluruh pendapatan dari berbagai sumber, lalu dikurangi pengeluaran rutin keluarga setiap bulannya.
Cek Juga:
- UKT Dibayar Kapan? Ini Jadwal & Aturannya untuk Maba!
- Apa Bedanya Uang Pangkal dan UKT? Simak Penjelasannya!
FAQ
1. Apakah penghasilan orang tua berpengaruh pada UKT?
Ya, penghasilan orang tua menjadi salah satu faktor utama dalam penentuan golongan UKT.
Semakin besar penghasilan orang tua, golongan UKT yang didapat juga bakal semakin tinggi.
Tapi, kampus nggak cuma melihat penghasilan aja. Penentuan UKT juga mempertimbangkan faktor lain.
2. Penghasilan Rp10 juta masuk UKT golongan berapa?
Penghasilan orang tua sekitar Rp10 juta per bulan biasanya masuk ke UKT golongan menengah hingga menengah atas, seperti golongan 4, 5, atau bahkan lebih tinggi tergantung aturan dan kebijakan kampus.
3. Apa bedanya UKT golongan 4 dan 5?
Perbedaan UKT golongan 4 dan 5 ada di besaran biaya kuliah dan kondisi ekonomi keluarga.
UKT golongan 5 umumnya lebih tinggi dibanding golongan 4 karena diberikan untuk mahasiswa dengan kemampuan ekonomi keluarga yang lebih besar.
Kuliah Nyaman Tanpa Uang Pangkal di Cakrawala University!
Jadi, sudah tahu, kan, UKT golongan 5 itu untuk siapa?
Kalau kamu mau kuliah di kampus dengan sistem pembayaran yang jelas dan transparan, Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Selama kuliah di Cakrawala University, kamu nggak perlu memikirkan biaya tambahan seperti uang pangkal, uang gedung, maupun biaya SKS sampai lulus karena biaya tersebut memang nggak diterapkan. Jadi, pengeluaran kuliah lebih jelas dari awal.
Nggak cuma itu, kamu juga bisa mendapatkan sistem pendidikan dengan Career-Ready Program.
Artinya, materi perkuliahannya dirancang selalu relevan dengan kebutuhan industri lewat kombinasi teori dan praktik yang seimbang sehingga bikin kamu lebih siap menghadapi dunia kerja.
Terdapat juga fasilitas pendukung karier yang juga bisa kamu dapatkan, lo, seperti:
- Program penyaluran kerja, didukung oleh 1.000+ mitra perusahaan.
- Magang sejak semester pertama, membantumu mempersiapkan portfolio lebih matang.
- Kurikulum berbasis industri, pembelajarannya dirancang relevan dengan dunia industri, dengan kombinasi teori dan praktik yang seimbang.
- Program 3 tahun + 1 tahun, di mana 3 tahun pertama fokus pada teori, sementara tahun terakhir memberi kesempatan untuk magang atau mengerjakan proyek langsung dengan perusahaan mitra.
- Sistem pembelajaran berbasis teknologi, konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
- Dosen praktisi berpengalaman, belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.
Jangan sampai melewatkan kesempatan ini, ya. Daftarkan diri sekarang juga atau konsultasi di sini untuk memulai kuliahmu bersama Cakrawala University!