10 Tugas Digital Marketer dan Skill yang Harus Dimiliki

School of Economics and Business
Tayang 20 August 2026
Diperbarui 20 August 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Ditulis oleh

Nik Nik Fadlah

Di balik konten yang menarik, iklan digital yang sering muncul di media sosial, atau website brand yang mudah ditemukan di Google, ada strategi yang dirancang oleh Digital Marketer.

Digital Marketer sendiri punya peran penting dalam membantu bisnis menjangkau pelanggan, meningkatkan brand awareness, sampai mencapai target pemasaran melalui berbagai strategi.

Lalu, apa aja tugas Digital Marketer dalam menjalankan perannya? Yuk, cari tahu selengkapnya!

 

Key Takeaways

 

  • Digital Marketer bertugas untuk merancang strategi pemasaran digital, membuat dan mengelola konten, mengoptimalkan website dengan SEO, menjalankan kampanye dan iklan digital, sampai menganalisis performa pemasaran.
  • Kalau mau berkarier jadi Digital Marketer, persiapannya bisa dimulai dari sekarang. Mulai dari mempelajari dasar-dasar digital marketing, menguasai skill yang dibutuhkan, membangun portofolio, sampai mencari pengalaman lewat magang atau freelance.
  • Jurusan Bisnis Digital Cakrawala University bakal membekalimu dengan ilmu digital marketing sejak semester 1. Lewat skema Career-Ready Program, kamu bisa mendapatkan pengalaman langsung melalui proyek nyata sampai magang di semester awal.

 

Apa Tugas Digital Marketer?

 

Apa Tugas Digital Marketer

Sumber: Magnific

 

Tugas Digital Marketer nggak cuma sebatas membuat konten, tapi juga mencakup berbagai aktivitas lain untuk membantu bisnis berkembang di dunia digital. 

Mulai dari menyusun strategi pemasaran, mengelola konten, mengoptimalkan website, hingga menganalisis performa kampanye, semuanya dilakukan oleh Digital Marketer. 

Nah berikut penjelasan masing-masing tugas:

 

1. Perencanaan dan Pengembangan Strategi Pemasaran Digital

Tugas utama seorang Digital Marketer adalah merencanakan strategi sebelum kampanye dijalankan. 

Tahap digital marketing ini meliputi:

 

  • Melakukan analisis kompetitor: Dalam pelaksanaan digital marketing, Digital Marketer perlu melihat strategi yang digunakan oleh kompetitor, mulai dari jenis konten, platform yang digunakan, sampai cara mereka berinteraksi dengan audiens. 
  • Menentukan target audiens: Memahami siapa calon pelanggan, mulai dari kebutuhan, minat, hingga kebiasaan mereka agar strategi pemasaran bisa lebih tepat sasaran.
  • Membuat rencana kampanye digital: Menentukan tujuan kampanye, platform yang digunakan, jenis konten, hingga anggaran yang dibutuhkan.

 

2. Pembuatan dan Pengelolaan Konten

Digital Marketer juga bertugas untuk mengelola dan membuat konten yang sesuai dengan target audiens, lewat tahapan:

 

  • Membuat ide dan strategi konten: Menentukan topik yang relevan dengan kebutuhan audiens agar konten lebih menarik dan memberikan manfaat.
  • Mengelola konten melalui CMS (Content Management System): Dalam digital marketing, prosesnya juga termasuk mengatur, mengunggah, dan memperbarui konten di website menggunakan platform seperti CMS supaya informasi bisnis tetap mudah diakses.
  • Bekerja sama dengan tim kreatif: Berkolaborasi dengan Content Writer, tim Designer, atau Video Editor untuk menghasilkan konten yang menarik.

 

3. Optimasi Website dengan SEO

Supaya website lebih mudah ditemukan di Google, Digital Marketer juga melakukan berbagai strategi SEO, seperti:

 

  • Melakukan analisis kata kunci: Mencari keyword yang sering digunakan audiens agar konten bisa muncul di hasil pencarian yang tepat dalam proses digital marketing.
  • Membuat konten yang SEO-friendly: Menyusun artikel atau halaman website yang relevan dengan kebutuhan pengguna sekaligus mendukung peringkat website.
  • Menganalisis data website: Melihat performa website, seperti jumlah pengunjung, halaman yang sering dikunjungi, dan perilaku pengguna untuk menentukan strategi berikutnya.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

4. Analisis Data Website Digital Marketing

Setelah menjalankan strategi, pastinya kamu mau tahu, kan, apakah semua yang dilakukan sudah berhasil atau belum?

Nah, di sinilah pentingnya melakukan analisis data website. Tahapan yang bisa dilakukan, antara lain:

 

  • Memantau traffic website: Melihat jumlah pengunjung, halaman yang sering dikunjungi, dan perilaku pengguna.
  • Menganalisis performa website: Mengetahui bagian website yang sudah berjalan baik dan yang masih perlu diperbaiki.
  • Menggunakan data untuk membuat strategi: Mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis agar pemasaran lebih efektif.

 

5. Perencanaan dan Pelaksanaan Kampanye Digital

Tugas lain yang dijalankan seorang Digital Marketer adalah merencanakan sekaligus melaksanakan kampanye secara digital. 

Ini jadi langkah yang penting banget buat dilakukan supaya bisnis bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. 

Kalau bekerja jadi Digital Marketer, kamu akan merencanakan kampanye digital lewat tahapan berikut:

 

  • Menentukan konsep kampanye: Membuat ide pemasaran yang menarik dan sesuai dengan target audiens.
  • Menjalankan kampanye di berbagai platform: Mengimplementasikan strategi melalui media sosial, websiteemail, maupun iklan digital.
  • Memantau hasil kampanye: Melihat apakah kampanye berhasil mencapai target yang sudah ditentukan.

 

Kalau kamu tertarik mendalami dunia digital marketingjurusan Bisnis Digital Cakrawala University bisa jadi pilihan yang tepat untuk mempersiapkan kariermu di bidang ini.

Lewat kurikulum dengan konsentrasi Digital Marketing, kamu sudah bisa belajar berbagai strategi pemasaran digital sejak semester 1.

Pembelajarannya meliputi Meta Ads, Google Ads, SEO, Content Marketing, Social Commerce, hingga Marketplace Strategy.

Nggak cuma belajar teori, Cakrawala University juga menggunakan sistem project based learning

Jadi, kamu bisa terlibat langsung dalam proyek nyata dan mempelajari real business case yang terjadi di industri.

Serunya lagi, kamu juga punya kesempatan untuk mengembangkan pengalaman kerja lewat program magang sejak semester awal di berbagai top company, seperti teman-teman berikut:

 

  • Sindia Sari Tumanggur: Intern Lead Marketing di Darya-Varia
  • Dita Herdillah: Digital Marketing Intern di Lion Group
  • Luna Ramadhanti: Content Creator di PT Skulen
  • Ayu Mahesti: KOL Specialist di Linguo.

 

banner bisnis digital

 

6. Analisis Performa Kampanye

Setelah strategi dijalankan, Digital Marketer perlu melihat hasilnya melalui data.

Kamu bisa menganalisis kampanye dengan cara:

 

  • Mengukur keberhasilan kampanye: Melihat metrik, seperti trafficengagement, leads, hingga penjualan.
  • Mencari strategi yang efektif: Mengetahui aktivitas marketing yang memberikan hasil terbaik.
  • Melakukan evaluasi: Menggunakan hasil analisis untuk memperbaiki strategi berikutnya.

 

7. Mengelola Media Sosial

Pernah penasaran nggak kenapa ada konten brand yang bisa bikin kamu tertarik untuk follow, like, bahkan membeli produknya? 

Nah, salah satu alasannya karena strategi konten yang dibuat sudah tepat.

Digital Marketer bisa melakukan hal tersebut dengan cara:

 

  • Membuat kalender konten: Menyusun jadwal posting agar konten lebih terarah dan konsisten.
  • Berinteraksi dengan audiens: Membalas komentar, pesan, dan membangun komunikasi dengan followers.
  • Memantau performa media sosial: Melihat hasil konten berdasarkan engagement, jangkauan, dan respons audiens.

 

8. Menjalankan Iklan Berbayar (PPC) Digital Marketing

Nggak cuma mengandalkan strategi organik, kamu yang bekerja jadi Digital Marketer juga bakal menjalankan iklan berbayar untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan.

Tugas yang kamu lakukan, antara lain:

 

  • Membuat kampanye iklan: Merancang kampanye iklan agar bisa menjangkau target audiens yang tepat. Mulai dari menentukan tujuan iklan, memilih target pelanggan, hingga menentukan platform yang paling sesuai untuk digunakan.
  • Mengelola iklan digital: Menjalankan iklan melalui berbagai platform, seperti Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
  • Mengoptimalkan budget iklan: Digital Marketer perlu memantau performa iklan dan menganalisis hasilnya supaya anggaran yang digunakan bisa memberikan hasil maksimal, seperti meningkatkan trafficleads, atau penjualan.

 

9. Mengelola Customer Relationship Management (CRM)

Digital Marketer nggak hanya bertugas menarik pelanggan baru, tapi juga menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada. 

Beberapa hal yang dilakukan meliputi:

 

  • Mengelola database pelanggan: Mengumpulkan dan mengatur data pelanggan, seperti informasi kontak, riwayat pembelian, hingga preferensi mereka. 
  • Membuat strategi komunikasi: Menyusun pesan pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, seperti email promosi, informasi produk terbaru, atau penawaran khusus agar komunikasi terasa lebih relevan.
  • Meningkatkan loyalitas pelanggan: Membantu bisnis mempertahankan pelanggan melalui berbagai strategi, seperti memberikan pengalaman yang lebih personal, membuat program khusus, atau menjaga interaksi dengan pelanggan.

 

10. Evaluasi dan Optimasi Strategi

Terakhir, Digital Marketer juga bertugas untuk melakukan evaluasi terhadap strategi yang sudah dijalankan. 

Hal ini penting banget supaya kamu bisa mengetahui apa yang sudah berhasil dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

Langkah-langkah yang dilakukan, seperti:

 

  • Mengidentifikasi strategi yang berhasil: Melihat aktivitas marketing yang memberikan hasil terbaik.
  • Melakukan perbaikan strategi: Mengoptimalkan konten, iklan, maupun kampanye berdasarkan data.
  • Menyusun strategi berikutnya: Menggunakan hasil evaluasi sebagai acuan untuk pemasaran selanjutnya.

 

Apa Keterampilan yang Dibutuhkan Digital Marketer?

Ada sejumlah keterampilan yang sebaiknya kamu miliki kalau mau berkarier jadi Digital Marketer.

Keterampilan tersebut di antaranya:

 

Hard Skill 

 

  • SEO: Memahami cara mengoptimalkan website dan konten agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google.
  • Content Marketing: Mampu membuat strategi konten yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan target audiens.
  • Social Media Marketing: Mengelola media sosial, membuat strategi konten, hingga menganalisis performa postingan.
  • Digital Advertising (PPC): Memahami cara menjalankan dan mengoptimalkan iklan berbayar, seperti Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
  • Data Analytics: Mampu membaca dan menganalisis data untuk mengetahui performa kampanye pemasaran.
  • Copywriting: Mampu membuat tulisan yang menarik dan persuasif untuk konten, iklan, email marketing, maupun media sosial.
  • Email Marketing: Memahami cara membuat strategi komunikasi melalui email untuk membangun hubungan dengan pelanggan.

 

Soft Skill

 

  • Komunikasi: Mampu menyampaikan ide dengan jelas dan bekerja sama dengan berbagai tim.
  • Kreativitas: Mampu menciptakan ide baru untuk membuat konten dan strategi pemasaran yang menarik.
  • Kemampuan Analisis: Mampu memahami data, menemukan masalah, dan menentukan strategi yang tepat.
  • Adaptasi: Cepat mengikuti perkembangan tren, teknologi, dan perubahan platform digital.
  • Manajemen Waktu: Mampu mengatur berbagai tugas dan kampanye agar berjalan sesuai target.
  • Problem Solving: Mampu mencari solusi saat menghadapi tantangan dalam strategi pemasaran.
  • Kerja Sama Tim: Mampu berkolaborasi dengan tim kreatif, sales, hingga pengembangan produk untuk mencapai tujuan bisnis.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

Cara Berkarier Menjadi Digital Marketer

 

Cara Berkarier Menjadi Digital Marketer

Sumber: Magnific

 

Gimana, tertarik berkarier sebagai Digital Marketer?

Kalau iya, kamu nggak harus langsung jago dari awal, kok.

Paling penting, kamu mulai membangun kemampuan dan pengalaman secara bertahap. 

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan dari sekarang:

 

  • Belajar dasar-dasar digital marketing: Mulai memahami konsep penting, seperti SEO, Content Marketing, Social Media Marketing, iklan digital, hingga analisis data.
  • Kuasai skill yang dibutuhkan Digital Marketer: Tingkatkan kemampuan teknis, seperti SEO, Google Ads, Meta Ads, copywriting, dan data analytics, serta soft skill, seperti komunikasi dan kreativitas.
  • Bangun portofolio digital marketing: Buat contoh proyek, seperti mengelola media sosial, membuat konten, menulis artikel, atau menjalankan kampanye sederhana untuk menunjukkan kemampuanmu.
  • Cari pengalaman lewat magang atau freelance: Terlibat langsung dalam proyek pemasaran digital bisa membantumu memahami cara kerja Digital Marketer di dunia nyata.
  • Bangun networking: Perluas koneksi dengan bergabung di komunitas atau mengikuti kegiatan industri untuk mendapatkan insight dan peluang baru.
  • Tentukan bidang spesialisasi: Setelah punya pengalaman, kamu bisa fokus ke bidang tertentu, seperti SEO Specialist, Social Media Specialist, Content Marketing Specialist, Performance Marketing Specialist, KOL Specialist, atau CRM Specialist.

 

FAQ

1. S1 Digital Marketing gelarnya apa?

Lulusan program studi S1 yang berfokus pada pemasaran digital, contohnya seperti Bisnis Digital bakal mendapatkan gelar S.Bns. (Sarjana Bisnis). 

Tapi ada juga kampus yang memberikan gelar S.M. (Sarjana Manajemen). Jadi, gelar yang didapat bisa berbeda, tergantung kebijakan masing-masing kampus.

 

2. Berapa gaji Digital Marketer?

Gaji Digital Marketer berbeda-beda, tergantung posisi, pengalaman, dan perusahaan tempat bekerja. 

Untuk fresh graduate, kisarannya sekitar Rp5 juta–Rp8 juta per bulan, lalu bisa terus meningkat seiring bertambahnya pengalaman dan skill.

 

3. Apakah Digital Marketer memiliki prospek karier yang bagus?

Ya, prospek karier Digital Marketer sangat bagus. 

Soalnya, hampir semua bisnis memanfaatkan pemasaran digital sehingga kebutuhan akan profesi ini terus meningkat di berbagai industri.

 

Raih Karier Impian di Bidang Digital Marketing Bersama Cakrawala University!

Itulah berbagai tugas yang dijalankan oleh seorang Digital Marketer. 

Kalau profesi ini terdengar menarik buat kamu, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan kariernya.

Di jurusan Bisnis Digital Cakrawala University, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga mendalami berbagai bidang, mulai dari digital marketing, fintech, sampai e-commerce.

Biar makin siap terjun ke dunia kerja, kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas E-Lab untuk mengembangkan ide bisnis, startup, atau proyek digital dengan bimbingan mentor.

Nggak cuma itu, masih ada banyak fasilitas pendukung karier yang juga bisa kamu dapatkan:

 

  • Program penyaluran kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra.
  • Magang sejak semester awal: Kamu bisa mengasah kemampuan sejak awal dan mempersiapkan portofolio agar lebih maksimal.
  • Skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik: Lebih siap terjun ke dunia profesional setelah lulus lewat kurikulum berbasis industri.
  • Sistem pembelajaran e-learning: Terintegrasi langsung dengan konten dan materi, serta didukung oleh teknologi modern.
  • Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari tenaga pengajar yang ahli di bidangnya. 

 

Tunggu apa lagi? Yuk, mulai langkahmu di dunia digital marketing bersama Cakrawala University dengan menghubungi tim admisi kami di sini!

Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Nik Nik Fadlah

Nik Nik Fadlah adalah SEO Content Writer yang berfokus pada strategi organic growth melalui riset keyword, analisis search intent, dan optimasi on-page. Ia berpengalaman mengembangkan konten edukasi, finansial, properti, dan lifestyle dengan pendekatan SEO terukur untuk meningkatkan visibility, ranking, dan conversion secara organik.

Reviewer Expert

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM adalah dosen Finance dan Bisnis Digital di Cakrawala University, dengan pengalaman sebagai praktisi penasihat investasi di pasar modal sejak tahun 2017. Beliau menyelesaikan gelar Magister Manajemen (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D.) di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada bidang finance. Dwi Winarno juga telah meraih berbagai prestasi di dunia pasar modal, di antaranya sebagai juara Indosat Stock Trading Competition 2017 dan CIMB ASEAN Stock Challenge 2016.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.