Apa Saja Tugas Business Development Executive? Ini Perannya!

School of Economics and Business
Tayang 04 August 2026
Diperbarui 05 August 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Ditulis oleh

Nik Nik Fadlah

Kamu pernah penasaran nggak, siapa sih yang bertugas mencari peluang baru dan membuka jalan bagi perusahaan untuk berkembang? 

Nah, salah satu yang punya peran penting tersebut adalah Business Development Executive.

Business Development Executive jadi profesi yang nggak cuma menawarkan produk atau mencari klien baru aja. Tapi ada sejumlah tugas lain yang juga dikerjakan. 

Kira-kira, apa aja tugas Business Development Executive dalam kesehariannya? Yuk, cari tahu di sini!

 

Key Takeaways

 

  • Tugas Business Development Executive termasuk mencari peluang kerja sama baru, menyusun strategi pengembangan bisnis, melakukan penjualan dan pemasaran, sampai negosiasi.
  • Ada sejumlah skill yang bisa kamu asah dari sekarang untuk berkarier jadi Business Development Executive, mulai dari kemampuan komunikasi, analisis dan riset, serta pemahaman bisnis. 
  • Cakrawala University hadir dengan jurusan Manajemen yang bisa membantumu mempersiapkan karier di bidang pengembangan bisnis. Lewat skema Career-Ready Program, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga bisa mengembangkan portofolio lewat proyek nyata yang relevan dengan industri.

 

Apa Saja Tugas Business Development Executive?

 

Apa Saja Tugas Business Development Executive

Sumber: Magnific

 

Tugas Business Development Executive (BDE) meliputi mencari peluang dan kemitraan baru, riset dan analisis pasar, sampai mengembangkan bisnis. Berikut penjelasan lengkapnya:

 

1. Mencari Peluang dan Kerja Sama Baru

Supaya perusahaan bisa terus berkembang, tugas utama seorang Business Development Executive adalah mencari peluang dan kemitraan baru.

Prosesnya bisa dimulai dengan menemukan calon klien atau partner yang potensial.

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Mencari prospek klien atau partner bisnis baru.
  • Melakukan riset pasar dan analisis kompetitor.
  • Mengidentifikasi tren serta kebutuhan pasar.
  • Menghubungi calon klien melalui email, telepon, maupun media sosial.

 

2. Menyusun Strategi Pengembangan Bisnis

Pernah nggak kamu kepikiran gimana caranya sebuah perusahaan bisa masuk ke market baru atau mendapatkan lebih banyak pelanggan? 

Nah, kalau kerja jadi Business Development Executive, kamu berperan untuk menyusun strategi pengembangan bisnis untuk mencapai hal tersebut.

Tujuannya nggak terlepas untuk menemukan peluang dan mendorong pertumbuhan perusahaan.

Dalam menyusun strategi, Business Development Executive bisa menggunakan OKR (Objectives and Key Results) sebagai acuan. 

OKR membantu menentukan tujuan yang mau dicapai sekaligus hasil yang menjadi ukurannya.

Misalnya, objective-nya adalah meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan key results berupa mendapatkan 50 leads baru atau menjalin kerja sama dengan 10 partner.

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Mengidentifikasi peluang pasar dan bisnis baru.
  • Menyusun strategi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.
  • Mencari cara untuk memperluas jangkauan pasar.
  • Berkolaborasi dengan tim terkait untuk menjalankan strategi bisnis.

 

Kalau mau berkarier sebagai Business Development Executive, jurusan Manajemen Cakrawala University jadi tempat yang bisa membantumu mengasah skill secara maksimal. 

Selama kuliah, kamu bisa belajar lewat proyek nyata, seperti business plan, simulasi pengelolaan bisnis, hingga menyusun strategi pemasaran.

Kamu juga bisa mendapatkan insight langsung dari praktisi berpengalaman atau Guest Lecturer dari perusahaan besar, seperti PwC, MD Corp, dan Traveloka. Menarik banget, kan?

Mau mengembangkan portofolio selama kuliah? Bisa banget karena kamu berkesempatan untuk ikut magang di semester awal.

Nggak ketinggalan, ada juga program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 perusahaan mitra.

Jadi, peluang untuk membangun karier setelah lulus di perusahaan, seperti Maybank FinanceDarya-Varia, ataupun Lion Parcel terbuka lebar!

 

Banner-Manajemen

 

3. Melakukan Penjualan dan Pemasaran

Business Development Executive juga berkaitan sama penjualan dan pemasaran.

Terutama dalam hal memperkenalkan produk atau layanan kepada calon klien dan membuka peluang kerja sama baru.

 

  • Menawarkan produk atau layanan kepada calon klien.
  • Menjelaskan manfaat produk sesuai kebutuhan pelanggan.
  • Membuat penawaran atau proposal bisnis.
  • Melakukan follow-up untuk menjaga peluang penjualan.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

4. Membangun Relasi dan Menjaga Hubungan Bisnis

Kalau sudah mendapatkan partner baru bukan berarti tugasmu sudah selesai, lo!

Hubungan yang sudah terjalin juga perlu dijaga supaya kerja sama tetap berjalan dengan baik dan punya peluang untuk berkembang dalam jangka panjang.

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Menjalin komunikasi dengan klien dan partner.
  • Memahami kebutuhan serta kendala partner.
  • Menjaga hubungan bisnis tetap positif.
  • Mencari peluang untuk mengembangkan kerja sama yang sudah berjalan.

 

5. Negosiasi dengan Klien dan Partner

Dalam prosesnya, Business Development Executive juga perlu untuk melakukan negosiasi. 

Negosiasi yang dilakukan bisa dalam hal, harga, benefit, sampai bentuk kerja sama yang mau dijalankan kedua belah pihak. 

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Membahas harga, target, dan benefit dengan partner.
  • Menyesuaikan penawaran berdasarkan kebutuhan kedua pihak.
  • Mencari kesepakatan yang menguntungkan perusahaan dan partner.
  • Memastikan hasil negosiasi sesuai dengan tujuan bisnis.

 

6. Pelaporan dan Analisis

Setiap peluang dan kerja sama yang dijalankan perlu dipantau hasilnya. Kenapa sih ini penting banget dilakukan?

Tujuannya nggak terlepas untuk mengetahui sejauh mana peluang dan strategi bisnis yang dijalankan memberikan hasil. 

Nah, dari data tersebut, kamu bisa melihat pencapaian target, menemukan kendala, dan menentukan strategi berikutnya dengan lebih tepat.

Supaya hasilnya bisa terpantau dengan baik, KPI (Key Performance Indicator) biasanya digunakan untuk melihat apakah target yang sudah ditentukan berhasil tercapai.

Sebagai contoh, Business Development Executive bisa memantau jumlah leadsconversion rate, jumlah partner baru, sampai revenue yang dihasilkan dari kerja sama.

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Membuat laporan mengenai perkembangan klien dan partner.
  • Memantau pencapaian target bisnis.
  • Menganalisis hasil penjualan dan kerja sama.
  • Menyusun evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan dan strategi berikutnya.

 

7. Presentasi dan Proposal Bisnis

Kalau menemukan peluang kerja sama, kamu perlu menyampaikan ide dan penawaran dengan cara yang menarik.

Makanya, kemampuan membuat proposal dan presentasi pun jadi bagian dari pekerjaan Business Development Executive.

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Menyusun proposal kerja sama.
  • Membuat materi presentasi untuk calon klien.
  • Mempresentasikan produk, ide, atau bentuk kerja sama.
  • Menjelaskan manfaat kerja sama secara jelas dan mudah dipahami.

 

8. Berkoordinasi dengan Tim Internal

Dalam menjalankan peran sebagai Business Development Executive, kamu nggak sendirian.

Tapi juga perlu bekerja sama dengan tim lain, seperti Sales, Marketing, Finance, sampai Product supaya target bisnis bisa tercapai. 

Contoh tanggung jawab Business Development Executive:

 

  • Menyampaikan informasi terkait kebutuhan klien kepada tim terkait.
  • Berkoordinasi dalam menyiapkan penawaran atau presentasi.
  • Memastikan kebutuhan partner bisa ditindaklanjuti dengan baik.
  • Berkolaborasi untuk mencapai target bisnis perusahaan.

 

Apa Keterampilan yang Dibutuhkan Business Development Executive?

 

Apa Keterampilan yang Dibutuhkan Business Development Executive

Sumber: Magnific

 

Kalau mau jadi Business Development Executive, kamu bisa mengasah sejumlah skill penting yang dibutuhkan, seperti komunikasi, analitis, sampai keterampilan bisnis dari sekarang:

 

Kemampuan Komunikasi dan Relasi

 

  • Komunikasi efektif: Mampu menyampaikan informasi, ide, dan penawaran bisnis dengan jelas kepada klien maupun partner.
  • Networking: Mampu memperluas koneksi serta menemukan peluang lewat jaringan profesional.
  • Relationship building: Mampu membangun hubungan yang positif dan menjaga komunikasi dengan klien atau partner.
  • Presentasi dan pitching: Mampu mempresentasikan produk, layanan, atau proposal bisnis secara menarik dan meyakinkan.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

Kemampuan Analisis dan Pengembangan Strategi

 

  • Riset pasar: Mampu mencari informasi tentang tren industri, kompetitor, dan kebutuhan target pelanggan.
  • Analisis data: Mampu membaca data penjualan, performa bisnis, dan hasil strategi untuk menentukan langkah berikutnya.
  • Strategic thinking: Mampu melihat peluang bisnis dan menyusun strategi yang mendukung pertumbuhan perusahaan.
  • Problem solving: Mampu menganalisis kendala dan menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

 

Keterampilan Bisnis dan Eksekusi

 

  • Negosiasi: Mampu mendiskusikan harga, benefit, dan kebutuhan bisnis untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan.
  • Business acumen: Memahami model bisnis, sumber pendapatan, target pasar, dan faktor yang memengaruhi perkembangan perusahaan.
  • Product knowledge: Memahami produk atau layanan secara mendalam agar bisa menjelaskan manfaat dan keunggulannya kepada calon klien.
  • Follow-up dan manajemen waktu: Mampu mengatur prospek, jadwal meeting, serta tindak lanjut agar peluang bisnis tetap berjalan.

 

Apa Tools yang Digunakan Business Development Executive?

Untuk menunjang pekerjaannya, Business Development Executive biasanya menggunakan berbagai tools

Setiap tools punya fungsi yang berbeda, mulai dari mencari prospek, mengelola data klien, sampai memantau performa bisnis:

 

  • HubSpot: Membantu mengelola leads dan memantau tahapan calon klien dalam sales pipeline.
  • Salesforce: Digunakan untuk mengelola data pelanggan sekaligus memantau aktivitas dan peluang penjualan.
  • Zoho CRM: Membantu mencatat interaksi dengan calon klien dan mengatur proses follow-up.
  • LinkedIn Sales Navigator: Membantu menemukan calon klien atau partner yang sesuai berdasarkan industri, jabatan, maupun perusahaan.
  • Google Analytics: Memberikan insight tentang traffic dan perilaku pengunjung website yang bisa menjadi bahan riset bisnis.
  • Microsoft Excel/Google Sheets: Digunakan untuk mengolah data leads, membuat laporan, dan memantau pencapaian target.
  • Zoom/Google Meet: Memudahkan komunikasi dan meeting dengan calon klien atau partner secara online.

 

FAQ

1. Apa bedanya Marketing dan Business Development?

Marketing lebih fokus pada membangun awareness dan menarik calon pelanggan.

Sedangkan Business Development berfokus pada mencari peluang bisnis, membangun relasi, dan membuka peluang pertumbuhan baru bagi perusahaan. 

Meski fokusnya berbeda, tapi keduanya saling berkaitan dan sering bekerja sama.

 

2. Apakah pekerjaan Business Development Executive cocok untuk fresh graduate?

Cocok, kok. Fresh graduate bisa memulai karier sebagai Business Development Executive selama punya skill dasar.

Kemampuan dasar tersebut, seperti komunikasi, negosiasi, networking, riset pasar, dan problem solving. Pengalamanmu bisa terus diasah setelah mulai bekerja.

 

3. Business Development Executive bisa kerja di mana saja?

Business Development Executive bisa bekerja di berbagai industri, seperti teknologi, perbankan, finteche-commerce, manufaktur, FMCG, properti, hingga bidang hospitality.

Pilihan industrinya cukup luas karena banyak perusahaan butuh peran untuk mengembangkan bisnis dan mencari peluang baru.

 

Yuk, Mulai Asah Skill Bisnis untuk Kariermu Bersama Cakrawala University!

Nah, itulah tugas yang dilakukan seorang Business Development Executive. 

Untuk bisa berkarier di bidang ini, kamu bisa mulai mengasah skill dari sekarang.

Makanya, penting banget untuk memilih lingkungan belajar yang mendukung perkembangan skill dan kesiapan kerja.

Jurusan Manajemen Cakrawala University bisa jadi pilihan kalau kamu mau belajar nggak cuma lewat teori, tapi juga praktik langsung lewat studi kasus sampai berbagai proyek nyata

Kenapa harus Cakrawala University?

 

  • Program Penyaluran Kerja: Mahasiswa punya akses ke lebih dari 1.000 perusahaan dan lembaga mitra untuk memperluas peluang karier setelah lulus.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mempersiapkan skill lebih matang sejak awal.
  • Siap Terjun Langsung ke Industri: Dengan skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik, kamu berkesempatan untuk mengembangkan portofolio lewat magang atau proyek di perusahaan. 
  • Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
  • Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.

 

Yakin mau melewatkan kesempatan ini? Yuk, daftar sekarang, atau hubungi tim admisi kami di sini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait perkuliahan!

Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Nik Nik Fadlah

Nik Nik Fadlah adalah SEO Content Writer yang berfokus pada strategi organic growth melalui riset keyword, analisis search intent, dan optimasi on-page. Ia berpengalaman mengembangkan konten edukasi, finansial, properti, dan lifestyle dengan pendekatan SEO terukur untuk meningkatkan visibility, ranking, dan conversion secara organik.

Reviewer Expert

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM adalah dosen Finance dan Bisnis Digital di Cakrawala University, dengan pengalaman sebagai praktisi penasihat investasi di pasar modal sejak tahun 2017. Beliau menyelesaikan gelar Magister Manajemen (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D.) di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada bidang finance. Dwi Winarno juga telah meraih berbagai prestasi di dunia pasar modal, di antaranya sebagai juara Indosat Stock Trading Competition 2017 dan CIMB ASEAN Stock Challenge 2016.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.