Kamu sedang mencari kampus tapi khawatir nilai TKA bakal jadi salah satu penentu penerimaan mahasiswa baru?
Tenang, masih ada pilihan kampus yang tidak menggunakan nilai TKA sebagai syarat masuk, kok.
Jadi, kamu tetap punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah tanpa harus bergantung pada hasil TKA.
Lalu, kampus mana saja yang tidak menggunakan nilai TKA? Yuk, simak daftarnya di sini!
Key Takeaways
- Ada berbagai pilihan kampus yang menyediakan jalur masuk tanpa menggunakan nilai TKA, mulai dari PTN, PTS, hingga Politeknik.
- Meskipun nggak menggunakan nilai TKA, beberapa kampus tetap menggunakan nilai rapor, sertifikat prestasi, skor UTBK, atau dokumen lainnya sebagai bagian dari proses seleksi.
- Cakrawala University hadir dengan proses pendaftaran yang mudah dan pembelajaran dekat dengan dunia industri. Lewat Project-Based Learning, kamu bisa mengasah skill lewat proyek nyata hingga mendapatkan pengalaman magang sejak semester awal.
10 Kampus yang Tidak Menggunakan Nilai TKA
Nilai TKA adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Penilaian ini bisa digunakan dalam proses penerimaan mahasiswa baru, salah satunya di jalur SNBP.
Tapi, nggak semua jalur masuk dan kampus menggunakan nilai TKA sebagai bagian dari seleksinya.
Nah, kalau kamu lagi cari universitas yang tidak menggunakan nilai TKA, berikut beberapa pilihannya:
1. Cakrawala University

Sumber: cakrawala.ac.id
Cakrawala University adalah kampus swasta yang tidak menggunakan nilai TKA dalam proses penerimaannya.
Kalau kamu mau kuliah di Cakrawala University, proses pendaftarannya mudah.
Kamu hanya perlu mengisi formulir pendaftaran online, melengkapi berkas yang dibutuhkan seperti ijazah atau rapor, lalu mengikuti evaluasi kompetensi dasar berupa tes.
Tapi, kalau kamu sudah punya pengalaman kerja yang linear dengan jurusan pilihan, Cakrawala University juga menyediakan jalur Non-Tes.
Jadi, kamu bisa memilih jalur masuk yang sesuai dengan pengalaman.
Cakrawala University hadir dengan pembelajaran berbasis industri.
Selama kuliah, kamu nggak cuma bisa belajar lewat teori, tapi juga praktik langsung, seperti studi kasus, mengerjakan proyek nyata, sampai magang di semester awal.
Serunya lagi, ada program penyaluran kerja yang sudah didukung 1.000+ perusahaan mitra sehingga peluang untuk berkarier di industri impian pun terbuka lebar!
2. Universitas Indonesia (UI)
Kalau khawatir dengan nilai TKA tapi mau kuliah di UI, kamu bisa mempertimbangkan jalur SIMAK UI.
SIMAK UI adalah jalur mandiri yang menggunakan ujian tulis sebagai bagian dari proses seleksi.
Untuk tesnya sendiri biasanya terdiri dari kemampuan dasar dan akademik.
Nilai TKA bukan menjadi syarat utama dalam seleksi SIMAK UI.
Meski begitu, hasil TKA bisa menjadi dokumen pelengkap kalau dipersyaratkan.
Cek Juga:
3. Universitas Negeri Malang (UM)
UM juga jadi kampus yang tidak menggunakan nilai TKA, termasuk dalam seleksi SNBP.
Penilaian SNBP UM menggunakan beberapa komponen, seperti nilai rapor seluruh mata pelajaran, nilai rapor pendukung, serta portofolio atau prestasi sesuai ketentuan.
Selain SNBP, UM juga punya berbagai pilihan seleksi mandiri.
Seleksi mandiri tersebut mulai dari jalur tes berbasis komputer, skor UTBK, prestasi, leadership, kemitraan industri, kelas internasional, dan beberapa jalur lainnya.
Tapi, untuk penggunaan nilai TKA di UM, sebaiknya kamu tetap mengecek ketentuan terbaru di tahun pendaftaranmu, ya.
Soalnya, persyaratan dan mekanisme seleksi bisa saja berubah setiap tahun.
4. Universitas Airlangga (UNAIR)
Universitas Airlangga atau UNAIR punya pilihan jalur masuk yang tidak menggunakan nilai TKA, yaitu Seleksi Mandiri Sarjana Non Tes Tulis.
Pada jalur ini, seleksi menggunakan nilai Mandiri dari UTBK Plus, Mandiri Ujian Tulis, atau Mandiri Kemitraan sesuai ketentuan yang berlaku.
Seleksi ini hanya bisa diikuti oleh calon mahasiswa yang belum diterima di jalur SNBP atau Ujian Mandiri lainnya yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga.
Jadi, seleksi UNAIR ini bisa dipertimbangkan kalau kamu mencari jalur masuk PTN tanpa TKA.
5. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ)
Kampus yang tidak menggunakan nilai TKA selanjutnya adalah UPN “Veteran” Jakarta (UPNVJ), khususnya melalui jalur Seleksi Mandiri (SEMA) UPNVJ.
SEMA UPNVJ punya dua pilihan jalur, yaitu jalur akademik dan jalur prestasi.
Kalau kamu ikut jalur akademik, penilaiannya menggunakan hasil UTBK-SNBT dan Tes Literasi Bela Negara.
Sementara itu, jalur prestasi menggunakan kriteria kelulusan jalur akademik ditambah dengan prestasi akademik atau nonakademik.
6. Universitas Brawijaya (UB)
Mau kuliah di UB tapi mencari jalur masuk yang nggak menggunakan nilai TKA? Kamu bisa mempertimbangkan seleksi mandiri UB!
UB punya beberapa pilihan jalur mandiri dengan kriteria penilaian yang berbeda, mulai dari jalur prestasi dan rapor hingga jalur nilai UTBK.
Selain itu, ada juga jalur internasional yang proses seleksinya menggunakan nilai rapor, tes Bahasa Inggris berbasis komputer, dan wawancara.
7. Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS)
UDINUS menyediakan jalur reguler yang terdiri dari jalur Bebas Tes dan Computer Based Test (CBT).
Kalau memilih jalur Bebas Tes, proses seleksinya menggunakan nilai SKL, nilai ijazah, atau skor UTBK.
Sementara itu, jalur CBT menggunakan tes berbasis komputer sebagai bagian dari seleksi.
Dengan pilihan ini, kamu bisa menentukan jalur masuk dengan lebih fleksibel.
8. Universitas Prasetiya Mulya
Universitas Prasetiya Mulya juga punya pilihan jalur Non-Tes berbasis UTBK.
Kalau memilih jalur ini, kamu bakal diseleksi berdasarkan skor UTBK, yang mencakup Tes Potensi Skolastik, Tes Literasi, dan Penalaran Matematika.
Jalur ini bisa dipilih untuk berbagai program studi atau konsentrasi di bidang bisnis dan ekonomi, STEM, maupun hukum.
9. Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
Kemudian, ada UMN yang punya pilihan jalur akademik dan reguler kalau kamu nggak mau menggunakan nilai TKA.
Lewat jalur akademik, kamu bisa masuk UMN tanpa mengikuti tes karena proses seleksinya dilakukan berdasarkan evaluasi dari panitia penerimaan mahasiswa baru.
Sementara itu, jalur reguler menggunakan ujian dengan materi tes seputar Bahasa Inggris, Matematika, Psikotes, dan tes gambar khusus untuk Fakultas Seni & Desain.
10. Politeknik Astra
Politeknik Astra juga punya pilihan seleksi tanpa menggunakan nilai TKA, terutama untuk jalur UTBK.
Lewat jalur ini, kamu cukup menggunakan nilai UTBK untuk mengikuti seleksi tanpa perlu mengikuti tes tambahan.
Tapi perlu diingat, jalur UTBK ini dibuka pada periode atau batch tertentu. Jadi, pastikan kamu selalu mengecek informasi terbaru dari Politeknik Astra, ya!
Cek Juga:
- 10 Universitas Swasta yang Bisa Masuk Tanpa Tes
- 20 Jurusan yang Dibutuhkan di Masa Depan, Jangan Salah Pilih!
FAQ
1. Apakah jika nilai TKA kurang tidak lulus?
Nggak. Nilai TKA yang kurang nggak berarti kamu pasti nggak lulus sekolah atau nggak bisa melanjutkan kuliah.
Kelulusan sekolah ditentukan berdasarkan ketentuan satuan pendidikan.
Sedangkan penerimaan mahasiswa baru mengikuti persyaratan dan mekanisme seleksi dari masing-masing jalur.
2. Apakah nilai TKA berpengaruh ke SNBT?
Jawabannya nggak. SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar seleksi, bukan nilai TKA.
Jadi, meskipun nilai TKA kamu kurang bagus, hal tersebut tidak menentukan kelulusan di SNBT.
Adapun yang perlu kamu persiapkan adalah mengikuti UTBK dan mendapatkan skor sebaik mungkin sesuai target kampus dan program studi yang dipilih.
3. Apakah nilai TKA wajib?
TKA nggak wajib diikuti oleh semua siswa.
Tes ini dapat diikuti sesuai ketentuan dan kebutuhan.
Tapi, pada jalur atau proses pendidikan tertentu, hasil TKA bisa menjadi salah satu persyaratan, jadi sebaiknya cek ketentuan jalur yang mau kamu pilih, ya.
Yuk, Mulai Langkahmu Kuliah di Kampus Siap Kerja Cakrawala University!
Nah, itu dia sejumlah kampus yang punya jalur masuk tanpa menggunakan nilai TKA dalam proses seleksinya.
Kalau kamu mencari kampus yang nggak menggunakan nilai TKA sekaligus mau mempersiapkan skill untuk dunia kerja, Cakrawala University bisa jadi pilihan!
Lewat skema Career-Ready Program, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung mengasah kemampuan melalui praktik.
Materinya juga dirancang agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Nggak cuma itu, kamu juga bisa mendapatkan berbagai fasilitas pendukung karier:
- Program penyaluran kerja, didukung lebih dari 1.000 mitra perusahaan.
- Magang sejak semester pertama, membangun portofolio lebih awal.
- Sistem pembelajaran E-Learning, terintegrasi langsung dengan konten dan materi, serta didukung oleh teknologi modern.
- Siap terjun langsung ke industri, dengan sistem 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik.
- Kurikulum berbasis industri, pengetahuannya dirancang agar selalu up to date dengan kebutuhan industri.
- Dosen praktisi profesional, kesempatan belajar langsung dengan tenaga pengajar yang punya pengalaman bertahun-tahun di industri.
Tunggu apa lagi? Yuk, segera konsultasikan rencana studimu dengan tim admisi kami di sini sekarang juga!