Suka traveling dan kepikiran kerja di industri pariwisata, tapi bingung harus ambil jurusan apa?
Tenang, pilihan kuliahnya nggak cuma Jurusan Pariwisata, kok.
Ada beberapa jurusan lain yang juga bisa membawamu ke dunia hotel, travel, kuliner, sampai promosi destinasi wisata.
Yuk, cari tahu jurusan yang paling sesuai dengan minat dan karier yang kamu incar!
Key Takeaways
- Jurusan yang berhubungan dengan pariwisata cukup beragam, mulai dari Pariwisata, Manajemen Perhotelan, Tata Boga, Ekowisata, sampai Bahasa dan Sastra Asing.
- Pilih jurusan berdasarkan bidang yang paling kamu minati, seperti travel, hotel, kuliner, wisata alam, atau komunikasi, lalu sesuaikan dengan prospek karier yang kamu incar.
- Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan buat kamu yang ingin berkarier di bidang pariwisata, dengan menawarkan dosen praktisi, proyek industri, dan dukungan CDC sejak awal kuliah.
Apa Saja Jurusan yang Berhubungan dengan Pariwisata?

Sumber: Magnific
Kalau ngomongin jurusan yang berhubungan dengan pariwisata, pilihannya sebenarnya nggak cuma Jurusan Pariwisata.
Industri ini luas banget karena di dalamnya ada hotel, kuliner, perjalanan wisata, event, promosi destinasi, sampai pelayanan wisatawan. Nah, berikut beberapa pilihannya.
1. Pariwisata
Kalau kamu memang ingin terjun langsung ke industri wisata, Jurusan Pariwisata jadi pilihan yang paling relevan.
Jurusan ini mempelajari gimana sebuah destinasi, perjalanan wisata, sampai layanan untuk wisatawan dikelola agar bisa memberikan pengalaman yang menarik.
Beberapa hal yang biasanya dipelajari dan relevan dengan industri pariwisata antara lain:
- Manajemen pariwisata, untuk memahami bagaimana bisnis dan layanan di sektor wisata dikelola.
- Perencanaan perjalanan wisata, mulai dari menyusun itinerary sampai memahami kebutuhan wisatawan.
- Pengelolaan destinasi wisata, termasuk bagaimana suatu daerah dikembangkan menjadi destinasi yang menarik dan berkelanjutan.
- Pemasaran pariwisata, untuk mempelajari cara mempromosikan destinasi, atraksi, maupun layanan wisata.
- Pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism, yang membahas bagaimana kegiatan wisata tetap memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Setelah lulus, pilihan kariernya juga cukup beragam. Kamu bisa bekerja sebagai travel consultant, tour planner, tourism officer, staf pengelola destinasi, hingga tourism marketing.
Peluang kerja seperti ini bisa ditemukan di perusahaan yang bergerak di industri perjalanan dan pariwisata seperti Traveloka, tiket.com, Panorama JTB, Golden Rama Tours & Travel, maupun berbagai perusahaan tour dan travel lainnya.
2. Manajemen Perhotelan
Kalau kamu lebih tertarik dengan dunia hotel, resort, dan pelayanan tamu, Manajemen Perhotelan bisa jadi pilihan yang lebih spesifik.
Hubungannya dengan pariwisata cukup dekat karena akomodasi adalah salah satu bagian penting dari perjalanan wisata.
Di jurusan ini, kamu biasanya akan belajar bagaimana operasional hotel berjalan dari depan sampai belakang, misalnya:
- Front office management, seperti proses reservasi, check-in, check-out, dan pelayanan tamu.
- Housekeeping management, untuk memahami standar kebersihan serta kenyamanan kamar dan area hotel.
- Food and beverage service, yang membahas pelayanan restoran, banquet, dan kebutuhan makanan serta minuman tamu.
- Hospitality service, termasuk cara menangani kebutuhan, keluhan, dan pengalaman tamu.
- Hotel marketing dan sales, untuk mempelajari bagaimana hotel menarik tamu dan meningkatkan tingkat hunian.
Kamu bisa memulai karier sebagai front office officer, guest relation officer, reservation officer, hotel sales, food and beverage staff, hingga berkembang menjadi hotel manager.
Posisi seperti ini bisa kamu temukan di jaringan hotel dan hospitality seperti Marriott International, Accor, Hilton, Hyatt, sampai berbagai resort dan hotel independen di Indonesia.
3. Ilmu Komunikasi
Justru industri pariwisata sangat bergantung pada komunikasi.
Sebuah destinasi bisa saja bagus banget, tetapi kalau nggak tahu cara memperkenalkannya ke wisatawan, orang belum tentu tertarik datang.
Hal yang sama berlaku untuk hotel, event, restoran, sampai perusahaan travel.
Karena itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi punya skill yang cukup relevan terutama untuk sisi promosi, branding, public relations, media, dan pemasaran pariwisata.
Beberapa hal yang bisa kamu pelajari antara lain:
- Public relations, untuk membangun citra positif sebuah brand, hotel, destinasi, atau perusahaan pariwisata.
- Marketing communication, untuk menyusun strategi komunikasi dan promosi kepada calon wisatawan.
- Social media dan digital content, seperti membuat konten untuk mempromosikan destinasi, event, atau layanan wisata.
- Branding, termasuk bagaimana menciptakan identitas dan positioning suatu destinasi atau bisnis.
- Event communication, yang berguna dalam promosi festival, exhibition, conference, maupun berbagai acara pariwisata.
Kamu bisa masuk ke industri pariwisata sebagai public relations officer, social media specialist, marketing communication specialist, digital marketer, sampai event specialist.
Posisi seperti ini bisa ditemukan di perusahaan seperti Traveloka, tiket.com, Accor, maupun perusahaan event dan hospitality lainnya.
Kalau kamu tertarik dengan dunia content, social media, dan industri kreator, Ilmu Komunikasi di Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Lewat Influencer Lab, kamu bisa langsung praktik membuat konten, membangun personal branding, memahami audience, hingga menjalankan digital campaign.
Kamu juga bakal dapat Creator Commercial Exposure untuk memahami brand collaboration, monetization, dan nilai bisnis sebuah personal brand. Jadi, nggak cuma belajar teori, kamu juga bisa membangun portfolio sejak kuliah.
4. Tata Boga
Jurusan Tata Boga juga punya hubungan yang cukup dekat dengan pariwisata. Soalnya, makanan sering jadi bagian penting dari pengalaman wisata.
Bahkan, ada orang yang sengaja datang ke suatu kota atau negara cuma buat nyobain makanan khasnya.
Beberapa hal yang biasanya dipelajari dan relevan dengan industri pariwisata antara lain:
- Teknik pengolahan makanan, mulai dari makanan Indonesia sampai berbagai jenis masakan internasional.
- Pastry dan bakery, untuk mempelajari pembuatan roti, kue, dessert, dan produk pastry lainnya.
- Higiene dan sanitasi makanan, supaya makanan yang disajikan tetap aman dan sesuai standar.
- Menu planning, termasuk menyusun menu sesuai konsep restoran, kebutuhan konsumen, dan biaya produksi.
- Bisnis kuliner, untuk memahami dasar pengelolaan restoran, catering, maupun usaha makanan lainnya.
Setelah lulus, kamu bisa berkarier sebagai chef, pastry chef, food and beverage staff, kitchen supervisor, restaurant staff, sampai mengembangkan bisnis kuliner sendiri.
Cek juga:
- 10 Jurusan Kuliah untuk Lulusan SMK Pariwisata & Prospeknya
- 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Traveling dan Jalan-Jalan
5. Administrasi Hotel
Sekilas mungkin mirip dengan Manajemen Perhotelan, tetapi Administrasi Hotel biasanya lebih banyak bahas gimana kegiatan administrasi sebuah hotel berjalan dengan rapi.
Kenapa masih berhubungan dengan pariwisata?
Karena hotel nggak cuma membutuhkan orang yang melayani tamu secara langsung.
Ada juga proses reservasi, pencatatan data tamu, pengelolaan dokumen, sampai koordinasi antarbagian supaya operasional hotel berjalan lancar.
Beberapa hal yang bisa kamu pelajari antara lain:
- Administrasi front office, seperti pencatatan reservasi, data tamu, check-in, dan check-out.
- Reservation system, untuk memahami proses pemesanan kamar dan pengelolaan ketersediaan kamar.
- Administrasi keuangan hotel, termasuk pencatatan transaksi dan pembayaran tamu.
- Administrasi housekeeping, seperti pencatatan kondisi kamar dan koordinasi kebutuhan operasional.
- Pelayanan pelanggan, untuk memahami cara berkomunikasi dan menangani kebutuhan tamu.
- Hotel information system, yaitu penggunaan sistem atau software untuk membantu pengelolaan operasional hotel.
Prospek kariernya bisa mengarah ke posisi seperti reservation officer, front office administrator, hotel administrative staff, atau guest service officer.
6. Ekowisata
Kalau kamu suka traveling tetapi juga punya ketertarikan dengan alam dan lingkungan, Ekowisata bisa jadi jurusan yang menarik untuk dipertimbangkan.
Ekowisata atau ecotourism membahas kegiatan wisata yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat lokal.
Jadi, tujuannya bukan cuma mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan, tetapi juga memastikan aktivitas pariwisata nggak merusak alam dan tetap memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.
Beberapa hal yang biasanya dipelajari dan relevan dengan pariwisata antara lain:
- Pengelolaan ekowisata, untuk memahami bagaimana kawasan wisata alam dapat dikembangkan secara bertanggung jawab.
- Konservasi sumber daya alam, termasuk perlindungan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
- Sustainable tourism, yang membahas konsep pariwisata berkelanjutan dari sisi lingkungan, sosial, dan ekonomi.
- Community-based tourism, untuk mempelajari bagaimana masyarakat lokal bisa ikut terlibat dalam pengembangan pariwisata.
- Interpretasi wisata alam, yaitu bagaimana informasi tentang alam, budaya, atau konservasi disampaikan kepada pengunjung.
Peluangnya bisa ditemukan di perusahaan maupun organisasi seperti Plataran Indonesia, pengelola taman wisata alam, organisasi konservasi seperti WWF Indonesia, hingga instansi yang mengelola destinasi dan kawasan konservasi.
7. Bahasa dan Sastra Asing
Bahasa dan Sastra Asing juga bisa jadi pilihan yang relevan dengan industri pariwisata.
Karena pariwisata adalah industri yang mempertemukan orang dari berbagai latar belakang. Makanya, skill bahasa asing bisa membantu kamu berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara sekaligus memahami budaya mereka.
Nggak harus selalu Bahasa Inggris juga, lho. Bahasa seperti Mandarin, Jepang, Korea, Prancis, atau bahasa asing lainnya juga bisa berguna tergantung pasar wisatawan.
Beberapa hal yang biasanya dipelajari antara lain:
- Kemampuan berbahasa asing, seperti speaking, listening, reading, dan writing.
- Conversation, untuk membangun kemampuan berkomunikasi dalam situasi sehari-hari maupun profesional.
- Cross-cultural communication, supaya kamu bisa memahami perbedaan cara berkomunikasi antarbudaya.
- Penerjemahan, untuk menerjemahkan informasi dari satu bahasa ke bahasa lainnya.
- Budaya dan masyarakat, untuk memahami konteks budaya dari negara yang bahasanya sedang dipelajari.
- Komunikasi profesional, yang bisa digunakan saat berinteraksi dengan tamu, klien, atau wisatawan internasional.
Skill tersebut bisa membuka peluang karier sebagai tour guide, guest relation officer, travel consultant, interpreter, sampai staf pelayanan wisatawan internasional.
Cek juga:
- 18 Prospek Kerja Ilmu Komunikasi, Cek Gaji & Tugasnya!
- 25 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Terbaik
- S1 Ilmu Komunikasi
Tips Memilih Jurusan yang Berhubungan dengan Pariwisata
Biar nggak salah pilih, kamu perlu menyesuaikannya dengan minat, kemampuan, dan jenis pekerjaan yang ingin kamu tekuni nanti.
- Kenali bidang pariwisata yang paling kamu suka. Misalnya, kamu lebih tertarik ke travel, hotel, kuliner, komunikasi, atau wisata alam.
- Cek mata kuliah dan fokus pembelajarannya. Pastikan isi kuliahnya sesuai dengan minat dan skill yang ingin kamu kuasai.
- Sesuaikan dengan prospek karier yang kamu incar. Pilih jurusan yang paling dekat dengan pekerjaan yang kamu inginkan nanti.
- Perhatikan porsi praktiknya. Jurusan dengan praktik, proyek, atau internship bisa membantu kamu lebih siap masuk industri.
- Pertimbangkan skill tambahannya. Bahasa asing, komunikasi, digital marketing, dan pelayanan pelanggan bisa jadi nilai plus di industri pariwisata.
FAQ
1. Apakah kuliah di bidang pariwisata banyak praktiknya?
Umumnya, iya. Selain belajar teori, mahasiswa biasanya juga mendapat praktik, proyek, kunjungan industri, sampai internship agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
2. Apakah lulusan jurusan yang berhubungan dengan pariwisata bisa kerja di luar negeri?
Bisa, terutama di bidang hotel, resort, travel, kapal pesiar, dan hospitality. Kemampuan bahasa asing, pengalaman kerja, serta sertifikasi tertentu bisa menjadi nilai tambah saat melamar.
3. Apakah harus kuliah Pariwisata untuk bekerja di industri pariwisata?
Nggak selalu. Lulusan Ilmu Komunikasi, Tata Boga, Bahasa Asing, hingga Manajemen Perhotelan juga punya peluang masuk ke industri pariwisata sesuai bidang dan skill yang dimiliki.
Mulai Karier di Industri Pariwisata Bersama Cakrawala University!
Tertarik berkarier di industri pariwisata dari sisi promosi, branding, media, atau komunikasi?
Memilih jurusan yang relevan bisa jadi langkah awal untuk membangun skill yang dibutuhkan di industri ini.
Di Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University, kamu akan mempelajari bagaimana komunikasi digunakan untuk membangun brand, hingga menyampaikan pesan yang menarik kepada audiens.
Skill ini bisa kamu gunakan di berbagai industri, termasuk hotel, travel, event, hospitality, hingga pengelola destinasi wisata.
Supaya lebih siap menghadapi dunia kerja, Cakrawala University juga menyediakan berbagai program pendukung, seperti:
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mulai mengenal dunia kerja dan membangun pengalaman profesional lebih awal.
- Program Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri untuk membuka peluang karier setelah lulus.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi pembelajaran dirancang agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari pengajar yang punya pengalaman profesional di bidangnya.
- Project-Based Learning: Mengembangkan skill lewat proyek nyata yang juga bisa menjadi bagian dari portofoliomu.
Kalau kamu tertarik berkarier sebagai public relations specialist, marketing communication specialist, atau profesi komunikasi lainnya di industri pariwisata, Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan yang relevan.
Yuk, konsultasikan pilihan kuliahmu dengan tim Admission Cakrawala University dan mulai persiapkan kariermu dari sekarang!