Jurusan Psikologi Anak: Info Kuliah, Prospek Kerja, Kampus

School of Psychology and Education
Tayang 09 January 2026
Diperbarui 09 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Rahmawati

Kamu tertarik kuliah di jurusan yang fokus pada perkembangan, perilaku, dan kesejahteraan anak, sekaligus membuka peluang karier di bidang konseling dan psikologi anak? Kalau iya, Jurusan Psikologi Anak bisa jadi jurusan yang menarik untuk kamu pelajari lebih lanjut.

 

Lewat artikel ini, kamu akan mengenal lebih dekat tentang Jurusan Psikologi Anak, mulai dari apa yang dipelajari, keterampilan yang dikembangkan, prospek kerja, hingga jalur pendidikan menuju psikolog anak. Yuk, baca artikel selengkapnya!

 

Key Takeaways

 

  • Jurusan Psikologi Anak merupakan cabang psikologi yang mempelajari perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak dari lahir sampai remaja.
  • Di Indonesia, Psikologi Anak biasanya masuk sebagai peminatan atau konsentrasi di Program Studi Psikologi atau Psikologi Perkembangan.
  • Universitas Cakrawala memiliki Program Studi Psikologi yang mempelajari Psikologi Perkembangan dengan kurikulum praktis dan dibimbing langsung oleh dosen praktisi (psikolog), sehingga mahasiswa siap lebih berkarier secara profesional.

 

Apa Itu Jurusan Psikologi Anak?

 

Jurusan Psikologi Anak adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak dari lahir hingga remaja, memahami cara mereka berpikir, merasa, dan berinteraksi untuk membantu pola asuh dan intervensi yang tepat.

 

Di Indonesia, Psikologi Anak umumnya tidak berdiri sebagai jurusan S1 terpisah, melainkan menjadi bagian dari peminatan atau konsentrasi di bawah rumpun Ilmu Psikologi atau Psikologi Perkembangan.

 

Di Universitas Cakrawala, misalnya, pembelajaran Psikologi Anak dipelajari melalui Program Studi Psikologi yang menggabungkan teori perkembangan dengan penerapan di lingkungan anak dan remaja.

 

Kurikulum di Universitas Cakrawala disusun dengan pendekatan yang praktis dan mudah dipahami. Mahasiswa juga belajar langsung bersama dosen praktisi di bawah supervisi psikolog, jadi pemahaman tentang Psikologi Anak ikut terbangun lewat pengalaman nyata.

 

jurusan psikologi

 


 

Cek juga:

 

 


 

Apa yang Dipelajari di Jurusan Psikologi Anak?

 

Di jurusan Psikologi Anak, kamu akan mempelajari bagaimana anak berkembang secara fisik, kognitif, emosional, dan sosial dari lahir hingga remaja. Pengetahuan ini penting untuk memahami cara anak belajar, berpikir, berinteraksi, dan menghadapi masalah sehari-hari.

 

Untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan tersebut, berikut beberapa mata kuliah dan materi yang dipelajari di Jurusan Psikologi Anak:

 

  • Psikologi Perkembangan Anak & Remaja: Mempelajari perkembangan fisik, kognitif, sosial, emosional, dan bahasa anak dari lahir hingga remaja.
  • Psikologi Anak Usia Dini: Fokus pada karakter, faktor pengaruh, penyimpangan, dan intervensi dini, termasuk penggunaan permainan edukatif.
  • Psikologi Pendidikan Anak: Menggabungkan psikologi dengan pendidikan anak, termasuk cara menilai dan membantu anak belajar di sekolah dasar.
  • Asesmen dan Intervensi Psikologis: Melatih kemampuan menilai masalah psikologis anak dan memberikan intervensi yang tepat.
  • Psikopatologi Anak & Remaja: Mempelajari gangguan mental yang umum pada anak dan remaja, seperti ADHD atau autisme (ASD).
  • Psikologi Keluarga: Mengkaji hubungan orang tua dan anak serta pengaruhnya terhadap perkembangan anak.
  • Psikodiagnostik & Observasi Psikologi: Teknik mengamati perilaku anak secara sistematis untuk menilai perkembangan dan masalah psikologis.
  • Tes Psikologi (Inteligensi & Inventori): Belajar menggunakan alat ukur seperti tes IQ, minat, dan bakat untuk memahami potensi anak.
  • Wawancara Psikologi: Keterampilan berkomunikasi dengan anak dan orang tua secara efektif untuk memperoleh informasi yang akurat.
  • Kesehatan Mental Anak: Mempelajari cara mencegah dan menangani masalah kesehatan mental pada anak agar tumbuh optimal.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Keterampilan yang Didapatkan di Jurusan Psikologi Anak

 

Jurusan Psikologi Anak

Sumber: Freepik

 

Selain mata kuliah di atas, di jurusan ini kamu juga akan mengembangkan berbagai keterampilan yang penting untuk memahami dan mendampingi anak secara efektif. Nah, ini dia beberapa keterampilan utama yang didapatkan di Jurusan Psikologi Anak:

 

Keterampilan Teknis (Hard Skills)

 

  • Asesmen Psikologis: Menggunakan tes untuk mengukur kecerdasan, minat, bakat, dan kepribadian anak.
  • Identifikasi Masalah: Mengenali gangguan perkembangan, emosional, atau perilaku anak sejak dini.
  • Intervensi: Menerapkan metode terapi dan modifikasi perilaku untuk membantu anak mengatasi masalah.
  • Analisis Data: Memahami hasil observasi dan tes untuk menilai kebutuhan dan perkembangan anak.
  • Pengetahuan Perkembangan Anak: Memahami tahapan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak dari lahir hingga remaja.
  • Perencanaan Terapi & Intervensi: Menyusun rencana penanganan personal, seperti konseling anak atau terapi bermain.
  • Metodologi Riset dan Statistik: Menganalisis data perkembangan anak dan menerapkan hasil penelitian dalam praktik berbasis bukti.

 

Keterampilan Non-Teknis (Soft Skills)

 

  • Empati & Interpersonal: Memahami perasaan anak dan membangun hubungan yang positif.
  • Komunikasi Efektif: Menyampaikan informasi dengan jelas kepada anak, orang tua, dan guru.
  • Berpikir Kritis & Analitis: Menganalisis perilaku dan kebutuhan anak secara objektif.
  • Observasi: Mengamati perilaku anak secara teliti, peka, dan netral.
  • Manajemen Diri: Mengatur emosi dan menyesuaikan pendekatan dalam berbagai situasi.
  • Etika Profesional: Menjaga kerahasiaan dan integritas dalam praktik psikologi anak.
  • Kesabaran dan Resiliensi: Tetap tenang dan fleksibel saat menghadapi perilaku anak yang sulit atau tidak terduga.

 

Gelar Jurusan Psikologi Anak

 

Lulusan S1 jurusan Psikologi, termasuk yang mengambil konsentrasi Psikologi Anak, akan memperoleh gelar Sarjana Psikologi (S.Psi.). Gelar ini menunjukkan kompetensi dasar di bidang psikologi, meski belum spesifik menjadi psikolog anak profesional.

 

Untuk bisa berpraktik sebagai Psikolog Anak, lulusan perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi psikologi setelah lulus S1. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan izin praktik resmi dan kompetensi yang diakui untuk menangani anak secara profesional.

 

Jalur Pendidikan Menjadi Psikolog Anak

 

Menjadi Psikolog Anak tidak bisa hanya mengandalkan gelar S1, karena dibutuhkan kompetensi profesional untuk menangani anak secara tepat. Jalur pendidikannya biasanya melalui beberapa tahap, mulai dari pendidikan dasar hingga program profesi.

 

Berikut gambaran tahapan dan durasi yang umum ditempuh untuk menjadi Psikolog Anak:

 

  • Sarjana Psikologi (S1 - S.Psi.): Mempelajari dasar-dasar psikologi dan perkembangan anak, durasinya sekitar 4 tahun.
  • Magister Profesi Psikologi (S2 - M.Psi., Psikolog): Fokus pada pelatihan klinis dan spesialisasi Psikologi Anak, biasanya ditempuh 2–3 tahun.
  • Jalur Pendidikan Profesi Psikolog (alternatif): Program non-magister yang lebih praktik lapangan, durasinya sekitar 1,5–2 tahun, tergantung universitas.
  • Sertifikasi & Izin Praktik (SIPP): Setelah lulus program profesi, wajib mendaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan mendapatkan izin praktik resmi sebagai Psikolog Anak.
  • Doktor (S3 - Dr.): Opsional untuk riset lanjutan, akademisi, atau pengembangan keilmuan psikologi anak, durasinya ±4–6 tahun setelah S2.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Jurusan Psikologi Anak

 

Jurusan Psikologi Anak

Sumber: Freepik

 

Lulusan Psikologi Anak memiliki peluang kerja yang luas, mulai dari klinik, sekolah, hingga lembaga konseling anak. Gaji dan jenjang karier pun biasanya berbeda tergantung pengalaman, spesialisasi, dan tempat bekerja.

 

Nah, biar kamu makin punya gambaran jelas, ini dia beberapa prospek kerja dan kisaran gaji lulusan Jurusan Psikologi Anak yang bisa jadi pertimbanganmu:

 

  • Psikolog Anak / Psikolog Klinis Anak: Mendiagnosis dan memberikan terapi untuk masalah emosional, perilaku, dan perkembangan anak di klinik, rumah sakit (contoh: RS Hermina, RS Pondok Indah), atau praktik mandiri.
  • Terapis Anak Berkebutuhan Khusus (ABK): Membantu perkembangan anak dengan disabilitas di sekolah inklusif atau pusat terapi khusus.
  • Guru Bimbingan Konseling (BK) / Konsultan Pendidikan: Memberikan bimbingan akademik dan personal kepada siswa di sekolah.
  • Konselor / Pekerja Sosial di Lembaga Anak: Bekerja di panti asuhan, lembaga perlindungan anak, atau yayasan yang menangani anak jalanan dan korban kekerasan (contoh: Yayasan Sayap Ibu, LSM Perlindungan Anak).
  • Pengembang Kurikulum & Program Pendidikan Anak: Merancang program belajar yang sesuai dengan tahapan psikologis anak.
  • Peneliti / Asisten Psikologi: Melakukan riset terkait perilaku, perkembangan, dan intervensi anak di lembaga penelitian atau universitas.
  • Dosen Psikologi Anak: Mengajar dan melakukan penelitian di perguruan tinggi, sekaligus membimbing mahasiswa.
  • Spesialis Hubungan Pelanggan / Customer Relations: Memanfaatkan pemahaman psikologi untuk membangun interaksi yang baik dengan pelanggan dan orang tua.
  • HRD / Rekruter: Menganalisis perilaku dan potensi karyawan, termasuk posisi asesor yang memerlukan kemampuan psikologi anak untuk program edukasi atau pelatihan anak.

 

Gaji lulusan Jurusan Psikologi Anak bervariasi tergantung pengalaman dan posisi kerja. Psikolog Anak misalnya, di awal karier gajinya mulai dari sekitar Rp 6,8 juta - Rp 9,8 juta per bulan, dan bisa lebih tinggi (Rp 15 juta+) jika sudah berpengalaman atau memiliki praktik mandiri dengan izin resmi.

 

Untuk lulusan S1 yang bekerja sebagai konselor, guru BK, atau posisi lain di sekolah dan lembaga anak, gajinya biasanya berkisar antara Rp 3,6 juta - Rp 6,6 juta per bulan.

 

Bagaimana Cara Mempersiapkan Diri untuk Masuk Jurusan Psikologi Anak?

 

Supaya siap menghadapi perkuliahan di Jurusan Psikologi Anak, ada beberapa langkah yang bisa mulai kamu lakukan dari sekarang. Persiapan ini mencakup pengembangan minat, kemampuan akademik, dan pengalaman awal.

 

Ini dia beberapa cara mempersiapkan diri untuk masuk Jurusan Psikologi Anak:

 

  • Kuasai Mata Pelajaran Pendukung: Perkuat pemahaman di Biologi, Sosiologi, Sastra, dan Bahasa Inggris karena Psikologi Anak banyak terkait sains perilaku dan literatur internasional.
  • Asah Kemampuan Analisis & Empati: Banyak membaca, observasi perilaku, dan latih diri peka terhadap emosi anak dan orang lain.
  • Tingkatkan Kemampuan Menulis: Latih menulis esai dan laporan karena penilaian akademik di Psikologi sering berbasis tulisan.
  • Literasi Psikologi: Baca buku atau artikel tentang perkembangan anak, perilaku manusia, isu psikologi terkini, dan metode penelitian dasar.
  • Pahami Jalur Masuk Kuliah: Cek apakah Psikologi masuk rumpun Soshum atau Saintek dan persiapkan UTBK atau seleksi mandiri sesuai jalur kampus.
  • Riset Universitas: Cari tahu persyaratan tiap kampus, termasuk mata kuliah dasar dan peminatan Psikologi Anak yang tersedia.
  • Kunjungi Kampus / Profesional: Bicara dengan mahasiswa, dosen Psikologi, atau psikolog anak untuk mendapatkan gambaran nyata tentang jurusan ini.
  • Fokus di Semester Awal: Kuasai dasar-dasar Psikologi dan statistika karena riset dan asesmen anak banyak menggunakan data kuantitatif.
  • Cari Pengalaman Lapangan: Ikut magang atau kegiatan sukarela di bidang anak untuk memahami praktik nyata Psikologi Anak.
  • Pertimbangkan Spesialisasi Pascasarjana: Psikologi Anak biasanya jadi peminatan di jenjang Magister (S2) atau Doktoral (S3) setelah lulus S1 Psikologi.

 

Universitas Terbaik dengan Jurusan Psikologi Anak di Indonesia

 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, di Indonesia tidak ada jurusan S1 khusus bernama “Psikologi Anak”. Fokus tersebut biasanya ada sebagai peminatan atau konsentrasi di dalam Program Studi Psikologi umum.

 

Berikut adalah universitas terbaik di Indonesia yang memiliki program Psikologi dengan reputasi kuat di bidang perkembangan anak dan pendidikan:

 

  • Universitas Cakrawala
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Airlangga (UNAIR)
  • Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  • Universitas Sebelas Maret (UNS)
  • Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
  • Universitas Islam Indonesia (UII)
  • Unika Atma Jaya
  • Universitas Tarumanagara (UNTAR)
  • Universitas Sanata Dharma (USD)

 

FAQ

1. Apakah Jurusan Psikologi Anak Itu Sulit?

 

Jurusan Psikologi Anak menuntut ketekunan karena banyak mempelajari teori perkembangan, metode asesmen, dan psikodiagnostik. Namun, kalau kamu suka belajar perilaku anak, observasi, dan praktik langsung, jurusan ini bisa terasa menarik dan menyenangkan.

 

2. Jurusan Psikologi Anak vs Pendidikan Anak Usia Dini, Mana yang Cocok?

 

Psikologi Anak fokus memahami perkembangan, emosi, dan perilaku anak dari sisi psikologis. Sedangkan Pendidikan Anak Usia Dini lebih ke cara mengajar dan mengembangkan anak melalui kegiatan belajar.

 

Pilih sesuai minatmu:

 

  • Kalau kamu suka riset dan pola pikir anak, Psikologi Anak mungkin cocok
  • Kalau kamu suka mengajar dan membimbing anak sehari-hari, PAUD lebih tepat.

 

3. Jurusan Psikologi Anak Cocok untuk Orang Seperti Apa?

 

Secara garis besar, jurusan Psikologi Anak cocok untuk orang yang sabar, empati, tertarik pada perilaku dan perkembangan anak, serta suka membantu anak menghadapi masalah emosional, sosial, atau belajar.

 

4. Apa Bedanya Psikologi Anak dan Psikologi Perkembangan?

 

Psikologi Anak fokus pada tahapan perkembangan anak dari lahir hingga remaja. Psikologi Perkembangan lebih luas, mempelajari perubahan manusia sepanjang hidup, termasuk masa dewasa dan lansia.

 

5. Kenapa Harus Memilih Jurusan Psikologi Anak Sebagai Pilihan Studi?

 

Berikut beberapa alasan utama kenapa kamu harus memilih jurusan Psikologi Anak:

 

  • Memahami Anak Lebih Baik: Kamu belajar tentang pola pertumbuhan, emosi, dan cara berpikir anak.
  • Membantu Anak dan Keluarga: Membekali kemampuan menangani masalah perilaku dan emosional anak.
  • Ilmu yang Aplikatif & Variatif: Pengetahuan ini bisa diterapkan di pendidikan, penelitian, maupun industri.
  • Prospek Karier Luas: Lulusan bisa bekerja sebagai psikolog anak, konselor, atau di bidang HRD.
  • Mengembangkan Diri: Membantu memahami diri sendiri dan orang lain lebih baik.
  • Keterampilan Penting: Melatih observasi, analisis data, komunikasi, dan berpikir kritis.
  • Panggilan Jiwa: Memberikan kesempatan berkontribusi pada kualitas hidup anak dan generasi penerus.

 

Tertarik Belajar dan Berkarier di Bidang Psikologi Anak? Persiapkan di Universitas Cakrawala Sekarang!

 

Jadi, itulah gambaran lengkap tentang Jurusan Psikologi Anak, mulai dari apa yang dipelajari, keterampilan yang didapat, prospek kerja, hingga gaji yang bisa diraih.

 

Kalau kamu ingin mendalami Psikologi Anak dan siap menjadi profesional yang memahami kebutuhan serta perkembangan anak, Program Studi Psikologi di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan tepat!

 

Di sini, Psikologi Anak dipelajari secara mendalam melalui kurikulum yang menggabungkan teori perkembangan, asesmen psikologis, dan praktik langsung bersama anak dan remaja.

 

Berikut beberapa hal yang membuat kuliah di Universitas Cakrawala berbeda dari kampus lain:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1.000+ lembaga pendidikan, klinik, dan organisasi anak untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung dirancang supaya lulusan siap menghadapi dunia profesional.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung praktik di lingkungan anak, sekolah, atau lembaga konseling, sehingga siap kerja setelah lulus.
  • Kurikulum Berbasis Praktisi: Materi disusun bersama psikolog dan konselor profesional agar relevan dengan kebutuhan anak dan keluarga.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari psikolog yang berpengalaman di bidang Psikologi Anak dan perkembangan remaja.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tanya-tanya gratis di sini atau langsung daftar sekarang untuk mulai perjalanan akademikmu di jurusan Psikologi Universitas Cakrawala!

 

Referensi

  1. Gaji Psikolog di Indonesia (December, 2025) [Buka]
  2. Gaji Konselor di Indonesia (December, 2025) [Buka]
Banner Picture

Kategori:

School of Psychology and Education

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.