7 Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Jadi Ilustrator, Cek Yuk!

School of Communication and Design
Tayang 16 March 2026
Diperbarui 16 March 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Kamu suka gambar, sering diminta bikinin ilustrasi sama temen, atau bahkan sudah punya style sendiri? Tapi begitu masuk fase memilih jurusan kuliah, kamu mulai bingung: sebenarnya, kalau mau serius jadi ilustrator, harus ambil jurusan apa, ya?

Nah, biar kamu nggak salah arah, ini rekomendasi jurusan yang paling cocok buat calon ilustrator.

 

Key Takeaways

 

  • Nggak hanya satu jurusan saja untuk menjadi ilustrator, kamu bisa mempersiapkan diri dengan kuliah di jurusan DKV, animasi, desain grafis, seni rupa murni, hingga multimedia.
  • Untuk jadi ilustrator profesional, kamu juga perlu mengasah skill seperti digital drawing, pemahaman konsep warna, visual storytelling, serta pembuatan concept art.
  • Program Desain Komunikasi Visual Cakrawala University berfokus pada skill praktis dan portfolio agar kamu siap masuk industri kreatif. 

   

Jurusan Kuliah untuk Ilustrator yang Paling Sesuai

Kalau kamu punya skill gambar atau hobi bikin ilustrasi, ada beberapa pilihan jurusan kuliah yang bisa bantu kamu mengasah keterampilan teknis dan konsep visualmu. Penasaran apa aja jurusan-jurusan tersebut?

 

1. Desain Komunikasi Visual (DKV)

Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah jurusan yang paling umum dipilih oleh calon ilustrator. Di sini kamu belajar cara menyampaikan informasi dan pesan lewat elemen visual seperti ilustrasi, tipografi, warna, dan tata letak.

Selama kuliah di DKV, kamu akan dibekali kombinasi antara kemampuan artistik dan teknis, seperti:

 

  • Teknik ilustrasi manual dan digital
  • Tipografi (seni mengatur huruf agar mudah dibaca dan menarik)
  • Layout dan komposisi visual
  • Branding dan identitas visual
  • Penggunaan software desain seperti Photoshop atau Illustrator
  • Produksi media visual untuk kebutuhan digital maupun cetak

 

Kalau kamu sedang mencari kampus yang menyediakan jurusan ini, Cakrawala University juga memiliki program Desain Komunikasi Visual yang dirancang dengan pendekatan praktis dan relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini.

 

2. Animasi

Kamu pasti kenal film Jumbo, kan? Untuk bisa buat film keren seperti itu, kamu bisa mengambil jurusan animasi. Di sini kamu belajar bagaimana gambar statis berubah jadi visual yang hidup dan punya cerita.

Fokus jurusan animasi adalah membangun karakter, gerakan, dan alur visual. Beberapa materi yang akan kamu pelajari di antaranya:

 

  • Character design (desain karakter)
  • Storyboard (alur visual cerita)
  • Animasi 2D dan/atau 3D
  • Visual storytelling
  • Prinsip dasar gerakan animasi
  • Software animasi seperti After Effects, Toon Boom, atau Blender

 

Prospek kerja: animator, motion designer, 3D artist, storyboard artist, hingga content creator visual untuk industri film, game, dan media digital.

 


 

Cek juga:

 

 


 

3. Desain Grafis

Jurusan desain grafis mempelajari cara pengolahan elemen visual untuk kebutuhan komunikasi visual praktis. Poster, feed instagram yang estetik, atau visual promosi yang eye-catching adalah beberapa contoh karya yang butuh kemampuan desain grafis.

Di jurusan ini, kamu akan banyak mengasah kemampuan visual yang aplikatif, seperti:

 

  • Desain poster dan materi promosi
  • Ilustrasi untuk kebutuhan grafis
  • Tipografi dan layout
  • Branding dasar
  • Pengolahan warna
  • Software desain seperti Adobe Photoshop, Illustrator, atau CorelDRAW


Prospek kerja: graphic designer, visual designer, social media designer, brand designer, hingga creative designer di agency maupun startup.

 

4. Seni Rupa (Seni Murni)

Kalau kamu tipe yang suka menggambar sebagai bentuk ekspresi diri dan ingin tahu lebih tentang teknik artistik secara serius, Seni Rupa (Seni Murni) bisa jadi pilihan yang tepat.

Agak beda dengan DKV yang fokusnya komunikasi visual untuk kebutuhan industri, jurusan ini lebih menekankan pada eksplorasi seni dan penguatan karakter artistik pribadi.

Di jurusan ini, fokus belajarnya adalah teknik dasar seni yang mendalam, seperti:

 

  • Menggambar manual (drawing)
  • Melukis dengan berbagai medium
  • Studi warna dan komposisi artistik
  • Eksplorasi gaya visual personal
  • Sejarah dan teori seni

 

Prospek kerja: seniman profesional, art educator, kurator galeri, art director (setelah pengalaman), hingga pelaku industri kreatif berbasis karya seni.

 

5. Multimedia

Jurusan multimedia cocok untuk kamu yang nggak mau stuck di satu format visual aja. Di sini, kamu nggak hanya belajar gambar, tapi juga bagaimana visual dikombinasikan dengan audio, video, dan interaktivitas.

Apalagi sekarang era konten digital, banyak ilustrator yang juga terlibat dalam produksi konten untuk media sosial, website, sampai campaign digital. Nah, jurusan multimedia membekali kamu dengan skill yang lebih lintas platform.

Beberapa materi yang nanti kamu pelajari adalah:

 

  • Desain grafis digital
  • Ilustrasi untuk konten multimedia
  • Editing video dasar
  • Motion graphic
  • Produksi konten interaktif
  • Software kreatif seperti Photoshop, After Effects, Premiere Pro, atau tools sejenis

 

Prospek kerja: multimedia designer, video editor, motion designer, content creator, hingga digital content specialist di brand, agency, atau startup.

 

6. Game Design/Game Art

Hampir semua elemen game butuh visual. Mulai dari karakter, environment (latar dunia), item, sampai UI asset. Makanya, banyak ilustrator profesional yang berkarier di studio game.

Di jurusan ini, kamu akan belajar menggabungkan ilustrasi dengan kebutuhan produksi game, seperti:

 

  • Character design untuk game
  • Environment dan world-building
  • Concept art
  • Dasar pipeline produksi game
  • UI asset game
  • Software seperti Photoshop, Blender, Unity, atau tools sejenis

 

Prospek kerja: game artist, concept artist, environment artist, UI artist game, hingga visual developer di industri game dan interactive media.

 


 

Cek juga:

 

 


 

7. Film dan Televisi

Apa hubungannya ilustrator dengan jurusan film? Mungkin nggak langsung berkaitan, tapi industri film sangat membutuhkan ilustrator, terutama untuk tahap pra-produksi.

Sebelum film dibuat, banyak visual harus dirancang dulu lewat storyboard dan concept art. Nah, saat itulah ilustrator dibutuhkan.

Di jurusan ini, kamu akan belajar proses produksi visual dari awal sampai akhir, seperti:

 

  • Dasar-dasar sinematografi
  • Storyboarding (visual urutan adegan)
  • Penulisan naskah visual
  • Produksi film dan video
  • Visual storytelling
  • Editing video

 

Prospek kerja: storyboard artist, video editor, creative production, concept artist film, hingga tim kreatif di production house seperti Visinema Studios, Caravan Studio, atau Anami Films.

 

Skill Wajib yang Harus Dimiliki Calon Ilustrator

Di dunia kerja kreatif, yang paling bikin kamu dilirik klien atau recruiter adalah skill dan portofolio. Makanya, perlu melatih skill-skill penting berikut supaya kamu nggak kalah saing dengan ilustrator lainnya.

Beberapa skill tersebut antara lain:

 

  • Digital drawing: mampu membuat ilustrasi menggunakan software digital seperti Adobe Illustrator, Photoshop, atau Procreate sesuai kebutuhan industri.
  • Prinsip desain: Memahami keseimbangan, hirarki visual, kontras, dan ritme agar karya komunikatif.
  • Komposisi visual: Mampu menata elemen dalam gambar supaya fokus utama jelas dan enak dilihat.
  • Pemahaman warna: Menggunakan color harmony, kontras, dan mood warna untuk memperkuat pesan visual.
  • Visual storytelling: menyampaikan emosi, pesan, atau alur cerita melalui pose karakter, ekspresi, dan suasana visual.
  • Pembuatan concept art: Mampu mengembangkan ide visual seperti karakter, environment, atau aset dari tahap eksplorasi hingga siap produksi.

 

Tips Memilih Kampus untuk Berkarir Sebagai Ilustrator

Memilih jurusan saja belum cukup, kampus tempat kamu belajar juga sangat berpengaruh pada perkembangan skill dan portfolio. Supaya nggak salah pilih, perhatikan beberapa hal ini sebelum menentukan kampus.

 

  • Cek kurikulum dan porsi praktik: Prioritaskan kampus yang punya porsi praktik lebih besar daripada teori. Semakin sering praktik, semakin cepat portfolio kamu berkembang.
  • Perhatikan dukungan membuat portofolio: Pilih kampus yang mendorong mahasiswa agar aktif membangun portofolio sejak awal.
  • Lihat koneksi industri: Kampus yang punya relasi dengan startup, agensi kreatif, atau studio akan membuka lebih banyak peluang magang dan kerja.
  • Pastikan fasilitas dan ekosistem kreatif mendukung: Lingkungan belajar juga penting untuk perkembangan kreatif. Idealnya kampus memiliki studio kreatif, komunitas desain/ilustrasi, event atau kompetisi kreatif

 

Banner-DKV

 

FAQ

1. Lebih baik pilih DKV atau Seni Rupa kalau ingin jadi ilustrator profesional?

Kalau targetmu masuk industri kreatif seperti startup, agensi, atau brand digital, DKV biasanya lebih relevan. Sedangkan Seni Rupa lebih cocok untuk kamu yang ingin fokus pada eksplorasi artistik dan gaya personal.

 

2. Kapan waktu terbaik mulai membangun portfolio ilustrasi?

Semakin cepat semakin baik. Bahkan sejak SMA atau awal kuliah karena portfolio yang matang butuh waktu dan konsistensi. Kamu juga bisa:

 

  • Upload karya ke platform seperti Behance, Dribbble, atau ArtStation
  • Ikut challenge gambar (misalnya Inktober atau daily drawing)
  • Buat project personal seperti desain karakter, cover buku, atau maskot brand
  • Dokumentasikan proses kerja, bukan hanya hasil akhir

 

3. Apakah ilustrator punya peluang kerja remote atau internasional?

Punya, karena banyak proyek ilustrasi dikerjakan secara remote, terutama di industri game, publishing, dan konten digital global. Ilustrator Indonesia bahkan banyak yang bekerja lewat platform seperti Upwork, Fiverr, dan ArtStation, atau direkrut studio game serta startup digital dari luar negeri selama portfolio kuat dan profesional.

 

Mau Jadi Ilustrator Andal? Siapkan Pendidikan dan Skill Kamu Sekarang Juga!

Jago gambar nggak cukup untuk menjadi ilustrator profesional. Kamu juga perlu memilih jalur kuliah yang tepat dan membangun skill serta portofolio yang memang dibutuhkan industri.  Salah satu pilihannya adalah Jurusan DKV Cakrawala University yang punya pendekatan relevan dengan dunia kerja kreatif.

Kenapa memilih Cakrawala University?

 

  • Program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 mitra industri dari berbagai sektor
  • Magang sejak semester pertama, sehingga pengalaman dan portofolio bisa dibangun lebih awal
  • Kurikulum berbasis industri yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja
  • Dosen praktisi berpengalaman, sehingga pembelajaran lebih aplikatif dan relevan

 

Yuk, wujudkan cita-citamu jadi Ilustrator profesional bareng Cakrawala University! Kamu bisa langsung daftar atau konsultasi gratis di sini!

Banner Picture

Kategori:

School of Communication and Design

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.