Kamu pasti sudah sering mendengar istilah Ilustrator, kan? Tapi, sudah tahu belum apa saja yang dilakukan Ilustrator, keterampilan yang dibutuhkan, dan bagaimana peluang kariernya di masa depan? Nah, kalau kamu penasaran, yuk cari tahu bareng-bareng di artikel ini!
Key Takeaways
- Ilustrator adalah orang yang membuat gambar untuk menyampaikan ide, cerita, atau pesan secara visual, baik secara manual maupun digital.
- Tugas ilustrator mencakup membuat sketsa, menyesuaikan gaya gambar dengan brief, hingga menerjemahkan konsep menjadi ilustrasi yang komunikatif.
- Gaji Ilustrator di Indonesia rata-rata berkisar antara Rp 4,9 juta hingga Rp 5,7 juta rupiah per bulan, tergantung pengalaman dan tempat kerja.
Siapa yang Dimaksud Ilustrator?
Ilustrator adalah seseorang yang menciptakan gambar atau ilustrasi untuk menyampaikan pesan, cerita, atau informasi secara visual. Karya ilustrasi ini bisa dibuat secara manual maupun digital, tergantung pada kebutuhan dan media yang digunakan.
Biasanya, Ilustrator banyak dibutuhkan di industri kreatif dan media, seperti buku, majalah, komik, hingga iklan. Mereka tidak hanya harus mahir menggambar, tetapi juga mampu menerjemahkan ide atau arahan menjadi visual yang mudah dipahami.
Apa Saja yang Tugas Ilustrator?
Secara umum, Ilustrator bertugas menerjemahkan ide, cerita, atau pesan menjadi gambar visual yang komunikatif dan menarik. Berikut ini beberapa tugas dan tanggung jawab Ilustrator yang biasa dilakukan di berbagai bidang:
- Memvisualisasikan ide: Mengubah konsep, cerita, atau pesan menjadi ilustrasi yang menarik dan mudah dipahami.
- Membuat ilustrasi digital maupun manual: Menggunakan alat tradisional seperti pensil atau cat, serta software desain seperti Adobe Illustrator atau Procreate.
- Menyesuaikan gaya visual: Menyusun karya sesuai dengan brief dan identitas visual yang diinginkan oleh klien atau proyek.
- Berkomunikasi dengan klien atau tim: Mendiskusikan kebutuhan, revisi, dan arah visual agar hasil ilustrasi sesuai harapan.
- Membuat sketsa awal hingga final artwork: Menyusun draft ilustrasi sebagai tahapan sebelum hasil akhir disetujui.
- Menyelesaikan revisi sesuai masukan: Melakukan perbaikan ilustrasi berdasarkan feedback dari klien atau editor.
- Membangun portofolio ilustrasi: Mengelola dan mempromosikan karya untuk menarik peluang kerja atau klien baru.
Apa Saja Skill Illustrator?
Sumber: Freepik
Untuk bisa menciptakan ilustrasi yang menarik dan komunikatif, seorang Ilustrator perlu menguasai berbagai keterampilan. Nah, ini dia beberapa skill Ilustrator yang penting untuk dikuasai:
- Menguasai teknik menggambar: Kemampuan menggambar manual maupun digital sangat penting untuk menghasilkan ilustrasi yang presisi dan menarik.
- Menggunakan perangkat lunak desain: Ilustrator perlu familiar dengan tools seperti Adobe Illustrator, Photoshop, atau Procreate untuk membuat karya digital.
- Memahami prinsip desain visual: Ilustrator perlu mengerti komposisi, warna, pencahayaan, dan proporsi agar karya terlihat seimbang dan estetis.
- Mampu membuat sketsa dan concept art: Skill ini membantu Ilustrator menyusun ide awal sebelum masuk ke tahap finalisasi ilustrasi.
- Komunikasi yang baik: Berguna untuk memahami brief dari klien dan menjelaskan ide visual secara jelas.
- Kreativitas dan imajinasi: Diperlukan untuk menciptakan visual yang unik, orisinal, dan sesuai dengan konsep.
- Manajemen waktu: Ilustrator sering mengerjakan beberapa proyek, jadi penting untuk bisa mengatur waktu dan tenggat.
- Kemampuan berpikir visual: Ilustrator harus bisa menerjemahkan ide atau pesan menjadi gambar yang mudah dipahami audiens.
Berapa Gaji Seorang Ilustrator?
Gaji seorang Ilustrator bisa berbeda-beda tergantung pengalaman, jenis pekerjaan, dan tempat bekerja. Namun, rata-rata Ilustrator di Indonesia biasanya mendapat penghasilan sekitar Rp 4.940.000 hingga Rp 5.750.000 per bulan.
Besaran gaji tersebut bisa meningkat jika kamu mengerjakan proyek dari brand besar atau bekerja di kota besar seperti Jakarta. Ilustrator freelance juga punya potensi penghasilan yang tinggi, tergantung jumlah dan jenis klien yang ditangani.
Apa Perbedaan Ilustrator dan Desainer Grafis?
Ilustrator dan Desainer Grafis memang sama-sama bekerja di bidang visual, tapi keduanya punya fokus dan pendekatan yang berbeda. Ilustrator lebih menekankan pada pembuatan gambar/ilustrasi untuk menyampaikan cerita, ide, atau emosi secara artistik.
Sebaliknya, Desainer Grafis bertugas menyusun elemen visual seperti gambar, teks, warna, dan tata letak untuk menyampaikan pesan secara efektif. Karya Ilustrator biasanya bersifat ekspresif, sedangkan desain grafis lebih diarahkan untuk fungsi komunikasi dan komersial.
Apa Perbedaan Ilustrator dan Animator?
Ilustrator dan Animator memiliki output karya yang berbeda. Jika Ilustrator menciptakan gambar statis (diam) untuk menyampaikan pesan atau cerita melalui satu visual, Animator menghasilkan gambar bergerak yang membentuk ilusi gerakan secara berurutan.
Animator biasanya bekerja untuk menghidupkan karakter, adegan, atau objek dalam bentuk animasi, baik 2D maupun 3D. Sebaliknya, Ilustrator lebih fokus pada detail visual, gaya khas, dan pesan yang bisa ditangkap langsung dari satu gambar saja.
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Menggambar dan Desain
Ilustrator Lulusan Apa?
Ilustrator umumnya berasal dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Seni Rupa, atau Desain Grafis. Jurusan-jurusan ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menggambar, berpikir visual, dan menyusun komposisi yang menarik.
Selain itu, ada juga yang berasal dari jurusan Desain Produk atau Seni Rupa dan Desain secara umum. Selama punya skill menggambar yang kuat dan bisa menuangkan ide jadi visual yang komunikatif, peluang untuk jadi Ilustrator tetap terbuka lebar.
Seorang Ilustrator Kerja Dimana?
Sekarang, seorang Ilustrator bisa bekerja di banyak tempat, tergantung jenis ilustrasi yang ditekuni dan kebutuhan industri. Berikut beberapa contoh bidang dan tempat kerja yang bisa jadi peluang karier bagi seorang Ilustrator:
- Perusahaan penerbitan: Ilustrator bisa bekerja di penerbit buku, komik, atau majalah seperti Gramedia dan Elex Media untuk membuat visual cerita atau cover.
- Perusahaan periklanan: Banyak agensi seperti Ogilvy atau Narrada Communications yang butuh Ilustrator untuk bikin konten visual di kampanye iklan.
- Media massa: Media seperti Kompas atau Tempo sering memakai Ilustrator untuk memperkuat isi artikel, cerita pendek, atau editorial.
- Industri animasi dan game: Ilustrator dibutuhkan untuk desain karakter dan konsep visual, misalnya di Agate atau The Little Giantz.
- Startup dan perusahaan kreatif: Banyak startup seperti Zenius atau RuangGuru butuh Ilustrator untuk visual media sosial, website, hingga branding.
- Industri medis dan ilmiah: Ilustrator medis bisa menggambar anatomi tubuh atau proses ilmiah untuk jurnal, buku kedokteran, atau presentasi riset.
- Industri forensik: Di kepolisian atau lembaga hukum, Ilustrator forensik membantu menggambarkan wajah tersangka dari keterangan saksi.
- Industri mainan dan produk anak: Ilustrator juga bisa terlibat dalam desain karakter, kemasan, dan konsep mainan untuk brand seperti LEGO atau Hasbro.
- Fashion dan tekstil: Banyak brand fashion yang memakai Ilustrator untuk membuat motif, pola, atau desain eksklusif untuk koleksi pakaian.
- Freelance: Banyak ilustrator bekerja mandiri dan menawarkan jasa mereka lewat platform seperti Fiverr, Upwork, atau Instagram.
Baca Juga: Jurusan DKV: Definisi, Mata Kuliah, Skill, dan Prospek
Siapa Saja Ilustrator di Indonesia?
Indonesia punya banyak Ilustrator berbakat yang karyanya dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri. Berikut beberapa nama Ilustrator Indonesia dengan gaya unik dan karya yang populer:
- Emmanuelle Elizabeth: Ilustrator Indonesia yang ikut membuat poster film Turning Red dari Disney-Pixar.
- Ario Anindito: Pernah menggambar komik Star Wars dan proyek Marvel, gaya gambarnya khas ala komik luar negeri.
- Dion MBD: Ilustrator dengan warna-warna pastel yang adem, gayanya mirip animasi Jepang seperti karya Makoto Shinkai.
- Griselda Sastrawinata: Pernah terlibat dalam tim kreatif Disney untuk film Frozen 2 dan Wish
- Nurfadli Mursyid (Tahilalats): Kreator komik "Tahilalats" yang sering lewat di Instagram dan LINE Webtoon.
- Naela Ali: Ilustrator dengan gaya watercolor yang lembut, juga menulis buku dan punya brand sendiri.
- Martcellia Liunic: Ilustrator dengan gaya imut dan penuh warna, dikenal lewat brand-nya Liunic on Things.
Baca Juga: UI/UX Designer: Tugas, Skill, Jurusan Kuliah, dan Jenjang Karier
FAQ
1. Apakah ilustrator masih diminati?
Ya, profesi ilustrator masih banyak diminati, terutama karena kebutuhan visual makin tinggi di media sosial, dunia hiburan, dan industri kreatif. Banyak brand, penerbit, dan agensi juga terus mencari Ilustrator untuk proyek desain, konten digital, hingga ilustrasi komersial.
2. Apa yang dibutuhkan untuk menjadi ilustrator?
Seorang ilustrator butuh skill menggambar, pemahaman tentang warna dan komposisi, serta kemampuan mengolah ide jadi visual menarik. Selain itu, alat gambar (manual atau digital) dan portofolio yang rapi juga penting untuk menunjukkan gaya dan kemampuan kita.
3. Bagaimana cara menjadi ilustrator tanpa pengalaman?
Kamu bisa mulai dengan belajar dasar menggambar, eksplorasi gaya sendiri, dan rajin posting karya di media sosial atau platform seperti Behance. Dari situ, lama-lama kamu bisa bangun portofolio sendiri dan mulai menerima proyek kecil sebagai awal karier.
Tertarik Menjadi Ilustrator Andal? Persiapkan di Universitas Cakrawala Sekarang Juga!
Dari pembahasan di atas, kamu sudah tahu kalau profesi Ilustrator butuh kreativitas, ketekunan, dan pemahaman visual yang kuat. Karier ini cocok buat kamu yang suka menuangkan ide ke dalam bentuk gambar yang punya nilai cerita dan estetika.
Nah, supaya siap terjun ke dunia ilustrasi, kamu perlu kuliah di jurusan yang mendukung pengembangan skill visual dan portofolio. Salah satu pilihannya adalah Jurusan DKV Universitas Cakrawala yang punya pendekatan relevan dengan dunia kerja kreatif.
Di sini, kamu akan belajar dari dosen-dosen praktisi berpengalaman yang aktif di dunia ilustrasi, desain, hingga seni visual kontemporer.
Universitas Cakrawala juga punya Program 1 Tahun Fokus, yaitu kuliah 3 tahun ditambah 1 tahun magang atau proyek bareng mitra industri seperti agensi, penerbit, atau brand nasional.
Tidak hanya itu, ada juga Program Penyaluran Kerja ke 840+ perusahaan mitra, yang bikin peluang karier sebagai Ilustrator semakin terbuka lebar.
Yuk, wujudkan cita-citamu jadi Ilustrator profesional bareng Universitas Cakrawala! Kamu bisa langsung daftar atau konsultasi gratis di sini!
Referensi