Jurusan Kriminologi IPA atau IPS? Cek Biar Nggak Salah!

Majorpedia
Tayang 24 June 2026
Diperbarui 25 June 2026
Waktu Baca 7 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Nik Nik Fadlah

Jurusan Kriminologi sering jadi pilihan buat yang tertarik untuk mengungkap alasan di balik terjadinya sebuah kejahatan. 

Nggak cuma mempelajari pelaku kriminal, jurusan ini juga membahas pengaruh lingkungan sosial, penegakan hukum, sampai berbagai strategi pencegahan kejahatan. 

Cakupan ilmunya bisa dibilang cukup luas. Makannya, nggak heran kalau banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya jurusan Kriminologi masuk rumpun IPA atau IPS? Yuk, simak jawabannya!

 

Key Takeaways

 

  • Jurusan Kriminologi termasuk IPS karena lebih banyak mempelajari perilaku manusia dan sistem hukum. Tapi kamu yang berasal dari jurusan IPA juga bisa masuk dan belajar di program studi ini. 
  • Ada banyak peluang karier yang bisa dipilih untuk lulusan jurusan Kriminologi, mulai dari Analis Kriminal, Peneliti Sosial, Staf Lembaga Pemerintah, Jurnalis, sampai Analis Kebijakan Publik. 
  • Kuliah di Cakrawala University bisa membantumu mempersiapkan karier sejak kuliah lewat program magang sejak semester awal, proyek nyata, sampai fasilitas penyaluran kerja yang sudah didukung lebih dari 1.000 perusahaan ternama.

 

Jurusan Kriminologi IPA atau IPS?

Jurusan Kriminologi umumnya masuk ke rumpun IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) atau Soshum.

Kenapa? Soalnya, jurusan ini lebih banyak membahas perilaku manusia, masalah sosial, kejahatan, serta sistem hukum yang berlaku di masyarakat. 

Selama kuliah, kamu bakal mempelajari bagaimana kejahatan bisa terjadi, faktor apa aja yang memengaruhinya, serta cara mencegah dan menanganinya.

Kalau kamu lulusan SMA IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau Saintek mau masuk dan belajar di jurusan ini, bisa banget, kok.  

Meski lebih dekat dengan ilmu sosial, jurusan ini juga menggunakan metode penelitian dan analisis data dalam proses pembelajarannya yang erat kaitannya sama ranah IPA. 

 


 

Cek Juga:

 

 


 

Apa Saja Mata Kuliah di Jurusan Kriminologi?

Kalau kuliah di jurusan Kriminologi, kamu bakal mempelajari berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan kejahatan, hukum, dan perilaku manusia. 

Beberapa mata kuliah yang bakal ditemui, antara lain:

 

  • Pengantar Kriminologi: Mempelajari konsep dasar kriminologi, jenis-jenis kejahatan, serta faktor yang memengaruhi terjadinya tindak kriminal.
  • Teori Kriminologi: Membahas berbagai teori yang digunakan untuk menjelaskan penyebab seseorang melakukan tindak kejahatan.
  • Sosiologi Kriminalitas: Mengkaji hubungan antara kondisi sosial masyarakat dengan munculnya tindakan kriminal.
  • Psikologi Kriminal: Mempelajari perilaku, pola pikir, dan motivasi pelaku kejahatan dari sudut pandang psikologi.
  • Sistem Peradilan Pidana: Mempelajari proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan hingga persidangan.
  • Kejahatan Siber (Cyber Crime): Membahas berbagai bentuk kejahatan yang terjadi di dunia digital, seperti peretasan dan penipuan online.
  • Hak Asasi Manusia (HAM): Mempelajari hak-hak dasar manusia serta kaitannya dengan penegakan hukum dan keadilan.
  • Kebijakan Penanggulangan Kejahatan: Membahas strategi dan kebijakan yang digunakan untuk mencegah serta mengurangi tingkat kriminalitas.

 

Apa Saja Skill yang Didapat dari Jurusan Kriminologi?

Ada banyak skill atau kemampuan yang bisa kamu dapatkan kalau kuliah di jurusan Kriminologi. Berikut di antaranya:

 

  • Kemampuan analisis: Mampu menganalisis penyebab, pola, dan dampak suatu tindak kejahatan dari berbagai sudut pandang.
  • Berpikir kritis: Terbiasa melihat suatu masalah secara objektif dan mencari solusi berdasarkan data serta fakta yang ada.
  • Kemampuan riset: Mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data untuk memahami berbagai fenomena sosial dan kriminal.
  • Problem solving: Mampu mengidentifikasi masalah dan merancang strategi untuk mencegah atau mengurangi tindak kejahatan.
  • Komunikasi: Terampil menyampaikan hasil analisis, penelitian, atau rekomendasi kepada berbagai pihak dengan jelas.
  • Observasi: Mampu mengamati perilaku, kondisi sosial, dan berbagai faktor yang berkaitan dengan kejahatan secara detail.
  • Analisis data: Terbiasa menggunakan data dan informasi sebagai dasar dalam memahami suatu kasus atau fenomena sosial.

 

Prospek Karier Jurusan Kriminologi

Kriminologi jadi salah satu jurusan langka di Indonesia, tapi prospek kerjanya menjanjikan banget, lo. 

Soalnya, kamu bisa bekerja di berbagai industri dan menempati posisi:

 

1. Analis Kriminal

Analis Kriminal adalah profesi yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data terkait tindak kejahatan untuk membantu proses penyelidikan, pencegahan, dan penanganan kasus kriminal.

Biasanya profesi ini bekerja sama dengan aparat penegak hukum, lembaga pemerintah, atau organisasi yang bergerak di bidang keamanan untuk menemukan pola dan tren kejahatan yang terjadi di suatu wilayah.

Tugas utama Analis Kriminal:

 

  • Mengumpulkan dan menganalisis data kejahatan dari berbagai sumber.
  • Mengidentifikasi pola, tren, dan lokasi yang rawan tindak kriminal.
  • Menyusun laporan hasil analisis untuk mendukung pengambilan keputusan.
  • Membantu merancang strategi pencegahan dan penanggulangan kejahatan.
  • Menggunakan data dan teknologi untuk memprediksi potensi tindak kriminal di masa depan.

 

2. Peneliti Sosial

Peneliti Sosial adalah profesi yang bertugas mempelajari berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat, mulai dari masalah sosial, perilaku manusia, pendidikan, kemiskinan, sampai kriminalitas. 

Tujuannya, mencari informasi dan data yang bisa digunakan untuk memahami suatu masalah serta menemukan solusi tepat.

Tugas utama Peneliti Sosial:

 

  • Mengumpulkan data melalui survei, wawancara, atau observasi.
  • Menganalisis berbagai fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.
  • Menyusun laporan dan hasil penelitian.
  • Memberikan rekomendasi berdasarkan temuan penelitian.
  • Mendukung penyusunan kebijakan atau program yang berkaitan dengan masyarakat.

 

3. Staf Lembaga Pemerintah

Staf Lembaga Pemerintah adalah profesi yang bekerja di instansi pemerintah untuk membantu menjalankan berbagai program dan kebijakan. 

Nantinya, kamu bisa berkarier di lembaga yang berkaitan dengan hukum, keamanan, sosial, maupun pelayanan publik.

Tugas utama Staf Lembaga Pemerintah:

 

  • Mengumpulkan dan mengolah data sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
  • Membantu menyusun laporan dan program kerja.
  • Memantau pelaksanaan program pemerintah.
  • Melakukan kajian terkait isu sosial, keamanan, atau kriminalitas.
  • Berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung jalannya program.

 

4. Jurnalis

Lulusan Kriminologi bisa jadi Jurnalis nggak? Jawabannya, bisa banget! 

Kamu bisa berkarier jadi Jurnalis Investigasi yang bertugas mengungkap fakta di balik suatu kasus, melakukan riset mendalam, serta menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Tugas utama Jurnalis:

 

  • Melakukan riset dan investigasi mendalam terhadap suatu isu atau kasus.
  • Mencari dan mewawancarai narasumber untuk mendapatkan informasi yang akurat.
  • Mengumpulkan serta memverifikasi data dan fakta dari berbagai sumber.
  • Menyusun laporan atau berita berdasarkan hasil investigasi.
  • Mengungkap informasi penting yang memiliki dampak bagi masyarakat.

 

Nggak cuma Kriminologi aja, kalau mau jadi Jurnalis kamu juga bisa kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University. 

Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bakal membekalimu dengan banyak ilmu seputar teori komunikasi, teknik penyusunan pesan, sampai produksi konten media. 

Kurikulumnya sudah disesuaikan dengan industri. Jadi, kamu bisa mendapatkan ilmu nggak cuma dari teori, tapi juga praktik langsung, seperti real project bareng perusahaan ternama, sampai magang di semester awal, lo!

Serunya lagi, sistem perkuliahannya berbasis e-learning, kamu bisa mengakses materi kapan aja dan di mana aja lewat Learning Management System (LMS).

 


 

Cek Juga:

 

 


 

5. Analis Kebijakan Publik

Analis Kebijakan Publik adalah profesi yang bertugas mengkaji berbagai masalah yang terjadi di masyarakat dan memberikan rekomendasi untuk membantu pemerintah membuat kebijakan yang lebih tepat.

Tugas utama Analis Kebijakan Publik:

 

  • Mengumpulkan dan menganalisis data terkait isu sosial, hukum, atau keamanan.
  • Melakukan riset untuk memahami suatu permasalahan.
  • Memberikan masukan dan rekomendasi untuk penyusunan kebijakan.
  • Mengevaluasi apakah suatu kebijakan sudah berjalan dengan baik atau belum.
  • Menyusun laporan hasil analisis sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.

 

FAQ

1. S1 Kriminologi gelarnya apa?

Lulusan S1 Kriminologi di Indonesia bakal mendapatkan gelar Sarjana Sosial (S.Sos) setelah menyelesaikan masa studi dan memenuhi seluruh persyaratan kelulusan.

Gelar ini menunjukkan kalau kamu sudah mempelajari berbagai bidang yang berkaitan dengan kejahatan, hukum, perilaku manusia, sampai penelitian sosial di bangku perkuliahan.

 

2. Apakah belajar di jurusan Kriminologi susah?

Jawabannya nggak selalu. 

Kalau kamu tertarik dengan isu sosial, hukum, dan perilaku manusia, program studi ini lebih mudah diikuti. 

Selama kuliah, kamu bakal banyak mempelajari teori, melakukan riset, menganalisis kasus, hingga memahami berbagai fenomena kejahatan yang terjadi di masyarakat.

Jadi, tantangannya bukan pada hitung-hitungan, tapi bagaimana kamu memahami suatu masalah dan melihatnya dari berbagai sudut pandang.

 

3. Kriminologi mapel pendukungnya apa?

Kalau kamu berencana masuk jurusan Kriminologi, ada beberapa mata pelajaran yang bisa menjadi bekal dan membantumu memahami materi perkuliahan nantinya, seperti Sosiologi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Psikologi, dan PPKn. 

Lewat mata pelajaran tersebut, kamu bisa lebih memahami perilaku manusia, masalah sosial, hingga sistem hukum yang banyak dibahas di jurusan Kriminologi.

 

Siapkan Karier Impianmu Sejak Kuliah Bersama Cakrawala University!

Jurusan Kriminologi memang termasuk ke dalam rumpun ilmu sosial atau Soshum. Tapi tenang aja, anak IPA juga punya peluang, kok, untuk masuk ke jurusan ini. 

Selain jurusan, penting juga untuk memilih kampus yang tepat. Soalnya, selama kuliah nanti kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga mengembangkan berbagai skill yang dibutuhkan untuk dunia kerja.

Nah, kalau mau kuliah di kampus yang bisa mengasah skill secara maksimal sekaligus menyiapkanmu untuk siap terjun ke industri setelah lulus nanti, Cakrawala University jawabannya!

Kenapa harus kuliah di Cakrawala University?

 

  • Program Penyaluran Kerja: Mahasiswa punya akses ke lebih dari 1.000 perusahaan dan lembaga mitra untuk memperluas peluang karier setelah lulus.
  • Belajar Siap Pakai: Kurikulum berbasis industri yang dilengkapi praktik langsung sehingga materi kuliah selalu up to date dengan kebutuhan dunia kerja.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mempersiapkan skill lebih matang sejak awal.
  • Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
  • Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.

 

Yuk, persiapkan studi dan kariermu dari sekarang bersama Cakrawala University dengan mendaftar atau konsultasi langsung di sini!

Banner Picture

Kategori:

Majorpedia

Cakrawala

Share

Penulis

Nik Nik Fadlah

Nik Nik Fadlah adalah SEO Content Writer yang berfokus pada strategi organic growth melalui riset keyword, analisis search intent, dan optimasi on-page. Ia berpengalaman mengembangkan konten edukasi, finansial, properti, dan lifestyle dengan pendekatan SEO terukur untuk meningkatkan visibility, ranking, dan conversion secara organik.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.