Jurusan Komputerisasi Akuntansi sering jadi pilihan buat kamu yang suka angka tapi juga tertarik sama teknologi. Di jurusan ini, akuntansi nggak lagi dikerjakan manual, tapi sudah berbasis sistem dan software yang dipakai di dunia kerja.
Yuk, simak penjelasan lengkap tentang jurusan Komputerisasi Akuntansi kerja apa saja dan skill yang dibutuhkan lulusannya!
Key Takeaways
- Jurusan Komputerisasi Akuntansi punya peluang kerja yang luas. Lulusannya bisa masuk ke berbagai posisi, mulai dari staf akuntansi, auditor, staff keuangan, sampai system analyst dan implementer software akuntansi.
- Penguasaan sistem dan software akuntansi membuat lulusan Komputerisasi Akuntansi lebih siap kerja dan lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan industri yang semakin digital.
- Lewat jurusan Akuntansi di Universitas Cakrawala, mahasiswa dipersiapkan dengan kurikulum berbasis industri, magang sejak semester awal, dan akses ke jaringan perusahaan mitra untuk memperbesar peluang kerja setelah lulus.
Jurusan Komputerisasi Akuntansi Kerja Apa Saja?
Lulusan Komputerisasi Akuntansi punya peluang kerja yang cukup beragam, termasuk:
1. Staf Akuntansi (Accounting Staff / Accounting Clerk)
Staf akuntansi adalah posisi yang paling umum untuk lulusan Komputerisasi Akuntansi. Fokus utamanya ada di pencatatan dan pengelolaan transaksi keuangan perusahaan dengan bantuan sistem dan software akuntansi.
Untuk fresh graduate, gaji staf akuntansi di Indonesia biasanya berada di kisaran Rp4–7 juta per bulan, tergantung lokasi, jenis perusahaan, dan skill yang dimiliki.
Contoh perusahaan yang sering membuka posisi staf akuntansi antara lain Astra International, Indofood, perusahaan ritel, manufaktur, hingga startup.
Tugas yang biasanya dikerjakan:
- Mencatat transaksi keuangan harian
- Mengelola data utang dan piutang
- Membantu penyusunan laporan keuangan
- Mengoperasikan software akuntansi perusahaan
- Menyiapkan data untuk kebutuhan audit
2. Admin Akuntansi & Data Entry Accounting

Sumber: Freepik
Admin akuntansi atau data entry accounting bertugas memastikan semua data transaksi keuangan masuk ke sistem dengan rapi dan akurat. Posisi ini cocok buat lulusan baru yang ingin membangun pengalaman kerja di bidang akuntansi.
Gaji untuk posisi ini umumnya berada di kisaran Rp3,5–6 juta per bulan, tergantung skala dan lokasi perusahaan.
Beberapa perusahaan yang sering membutuhkan admin akuntansi antara lain Alfamart, Indomaret, serta perusahaan jasa dan distribusi.
Jobdesk yang biasanya dilakukan:
- Menginput data transaksi ke sistem akuntansi
- Mengecek kelengkapan dan keakuratan data
- Mengarsipkan dokumen keuangan secara digital
- Membantu administrasi tim keuangan
- Menyiapkan data pendukung laporan
3. Staff Keuangan (Finance Staff / Financial Clerk)
Staff keuangan punya peran yang lebih luas karena ikut terlibat dalam pengelolaan keuangan perusahaan, bukan cuma pencatatan. Lulusan Komputerisasi Akuntansi biasanya cepat beradaptasi karena sudah terbiasa dengan sistem keuangan digital.
Untuk level pemula, gaji staff keuangan biasanya berkisar Rp4,5–8 juta per bulan, dan bisa meningkat seiring pengalaman.
Contoh perusahaan yang membuka posisi staff keuangan antara lain Bank Central Asia, Telkom Indonesia, serta berbagai perusahaan jasa dan teknologi.
Tugas yang sering dijalani:
- Membantu pengelolaan arus kas perusahaan
- Menyusun dan mengecek laporan keuangan
- Membantu proses budgeting dan pengeluaran
- Mengurus administrasi pembayaran
- Mendukung pelaporan pajak perusahaan
Cek juga:
4. Auditor Internal & Information System Audit (Junior)
Auditor internal bertugas memastikan laporan keuangan dan sistem akuntansi perusahaan berjalan dengan benar, aman, dan sesuai prosedur. Untuk lulusan Komputerisasi Akuntansi, peran ini menarik karena nggak cuma cek angka, tapi juga ikut menilai sistem yang dipakai perusahaan.
Gaji auditor internal level pemula di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp5–9 juta per bulan, tergantung perusahaan dan tanggung jawab auditnya.
Beberapa perusahaan dan institusi yang sering membuka posisi auditor internal antara lain Deloitte, PwC Indonesia, serta perusahaan besar di sektor perbankan dan manufaktur.
Tugas yang biasanya dikerjakan auditor internal:
- Memeriksa laporan dan data keuangan perusahaan
- Mengevaluasi sistem informasi akuntansi
- Memastikan prosedur keuangan berjalan sesuai aturan
- Mengidentifikasi risiko kesalahan atau fraud
- Menyusun laporan hasil audit untuk manajemen
5. System Analyst Akuntansi (Accounting System Analyst – Entry Level)
System analyst akuntansi adalah peran yang menggabungkan akuntansi dan teknologi. Di posisi ini, kamu membantu menganalisis kebutuhan sistem keuangan perusahaan dan memastikan sistem tersebut bisa dipakai secara efektif oleh tim keuangan.
Untuk posisi entry level, kisaran gaji system analyst biasanya ada di angka Rp6–10 juta per bulan, dan cukup menjanjikan untuk jangka panjang.
Perusahaan yang sering membutuhkan system analyst akuntansi antara lain Telkom Indonesia, Astra International, serta perusahaan teknologi dan manufaktur berskala besar.
Jobdesk system analyst akuntansi biasanya meliputi:
- Menganalisis kebutuhan sistem akuntansi perusahaan
- Membantu pengembangan dan pengujian sistem
- Menjadi penghubung antara tim keuangan dan tim IT
- Memastikan sistem sesuai dengan proses bisnis
- Memberikan solusi jika sistem mengalami kendala
6. Implementer Software Akuntansi
Implementer software akuntansi bertugas membantu perusahaan menerapkan sistem atau software akuntansi agar bisa digunakan secara optimal. Posisi ini banyak dicari karena semakin banyak perusahaan beralih ke sistem digital.
Gaji implementer software akuntansi level pemula biasanya berada di kisaran Rp5,5–9 juta per bulan, tergantung software yang dikuasai dan kompleksitas proyek.
Contoh perusahaan dan software yang sering terlibat dalam pekerjaan ini antara lain SAP, Oracle, serta vendor software lokal dan konsultan IT.
Tugas implementer software akuntansi antara lain:
- Instalasi dan konfigurasi software akuntansi
- Menyesuaikan sistem dengan kebutuhan perusahaan
- Membantu migrasi data dari sistem lama
- Memberikan training penggunaan software ke user
- Menangani kendala saat sistem mulai digunakan
7. Tax Staff / Staff Pajak
Tax staff bertugas mengurus perhitungan, pelaporan, dan administrasi pajak perusahaan agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Lulusan Komputerisasi Akuntansi cocok di posisi ini karena sudah terbiasa mengelola data keuangan dan laporan berbasis sistem.
Untuk level pemula, gaji tax staff di Indonesia biasanya berada di kisaran Rp4,5–8 juta per bulan, tergantung industri dan kompleksitas pajaknya.
Beberapa perusahaan dan kantor konsultan yang sering membuka posisi tax staff antara lain KPMG Indonesia, Deloitte, serta perusahaan swasta menengah hingga besar.
Tugas yang biasanya dikerjakan tax staff:
- Menghitung dan menyiapkan laporan pajak perusahaan
- Menginput dan mengelola data pajak dalam sistem
- Membantu pelaporan pajak bulanan dan tahunan
- Mengarsipkan dokumen perpajakan
- Mendukung proses pemeriksaan pajak
8. Konsultan Keuangan & Teknologi (Junior Consultant)
Konsultan keuangan dan teknologi membantu perusahaan memperbaiki sistem keuangan dan proses bisnisnya. Di level junior, perannya lebih ke analisis data, penyusunan laporan, dan membantu implementasi solusi berbasis sistem.
Gaji junior consultant di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp6–10 juta per bulan, tergantung firma konsultan dan proyek yang ditangani.
Contoh perusahaan yang sering membuka posisi ini antara lain Accenture Indonesia, PwC Indonesia, dan firma konsultan teknologi lainnya.
Jobdesk konsultan keuangan & teknologi antara lain:
- Membantu analisis sistem dan proses keuangan klien
- Menyusun laporan dan rekomendasi berbasis data
- Mendukung implementasi sistem keuangan atau ERP
- Berkoordinasi dengan tim internal dan klien
- Membantu evaluasi efektivitas sistem yang digunakan
Cek juga:
- 15 Universitas dengan Jurusan Akuntansi
- 13 Universitas dengan Jurusan Akuntansi Akreditasi A di Indonesia
Skill yang Diperlukan oleh Lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Sumber: Freepik
Supaya bisa bersaing di dunia kerja, lulusan Komputerisasi Akuntansi perlu menguasai kombinasi hard skill dan soft skill. Keduanya sama-sama penting karena dunia kerja sekarang nggak cuma butuh orang yang bisa hitung, tapi juga bisa kerja rapi dan komunikatif:
Hard Skill (Skill Teknis)
- Akuntansi Dasar & Laporan Keuangan: Paham pencatatan transaksi, neraca, laba rugi, dan arus kas.
- Penggunaan Software Akuntansi: Terbiasa menggunakan software seperti SAP, MYOB, atau software akuntansi lainnya.
- Sistem Informasi Akuntansi: Memahami alur kerja sistem keuangan dari input data sampai jadi laporan.
- Pengolahan Data dengan Spreadsheet: Mengolah data keuangan menggunakan Excel atau tools sejenis untuk analisis.
- Pengelolaan Data & Administrasi Keuangan: Input, pengecekan, dan pengarsipan data keuangan berbasis sistem.
Soft Skill (Skill Non-Teknis)
Selain skill teknis, ini soft skill penting yang bikin lulusan lebih siap kerja:
- Teliti dan Rapi: Salah input angka bisa berdampak besar ke laporan keuangan.
- Berpikir Logis & Analitis: Penting untuk memahami data dan menemukan kesalahan atau kejanggalan.
- Manajemen Waktu: Terbiasa kerja dengan deadline, terutama saat tutup buku atau audit.
- Komunikasi yang Baik: Bisa menjelaskan data keuangan ke tim atau atasan dengan jelas.
- Mudah Beradaptasi dengan Teknologi: Dunia akuntansi cepat berubah, jadi harus siap belajar sistem baru.
Apakah Lulusan Komputerisasi Akuntansi Mudah Dapat Kerja?
Secara peluang, lulusan Komputerisasi Akuntansi termasuk yang cukup mudah diserap dunia kerja.
Di era sekarang, perusahaan juga nggak cuma cari lulusan yang bisa hitung manual, tapi yang paham sistem dan software akuntansi. Inilah keunggulan lulusan Komputerisasi Akuntansi, karena sejak kuliah sudah terbiasa dengan pencatatan keuangan berbasis komputer.
Beberapa faktor yang bikin peluang kerja lulusan jurusan ini cukup besar antara lain:
- Hampir semua industri butuh tenaga akuntansi dan keuangan
- Banyak perusahaan beralih ke sistem akuntansi digital
- Skill software bikin lulusan lebih siap kerja
- Bisa masuk ke berbagai posisi, dari admin sampai analis sistem
Meski begitu, kalau kamu ingin peluang karier yang lebih luas dan siap masuk dunia kerja, Jurusan Akuntansi di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang tepat. Di sini, mahasiswa nggak cuma belajar teori, tapi juga dibekali skill praktis seperti analisis laporan keuangan, audit, manajemen risiko, sampai data analytics yang memang dibutuhkan industri saat ini.
Pembelajarannya juga menerapkan pembelajaran berbasis teknologi, yaitu proses belajar yang mengintegrasikan sistem informasi akuntansi dan aplikasi analitik untuk menghadapi transformasi digital.
Menariknya, lulusan Akuntansi Universitas Cakrawala juga punya akses ke program penyaluran kerja yang terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra, mulai dari sektor keuangan, perbankan, konsultan, sampai FMCG.
Jadi peluang untuk langsung kerja setelah lulus jadi jauh lebih besar.

Cek juga:
FAQ
1. Jurusan Komputerisasi Akuntansi itu belajar apa saja?
Di jurusan Komputerisasi Akuntansi, kamu akan belajar bagaimana mengelola keuangan perusahaan dengan bantuan komputer dan sistem digital. Materi yang dipelajari biasanya mencakup:
- Akuntansi dasar
- Penyusunan laporan keuangan
- Pengelolaan pajak
- Penggunaan software akuntansi yang umum dipakai di industri.
Selain itu, kamu juga akan dikenalkan dengan sistem informasi akuntansi, jadi paham alur data keuangan dari awal sampai jadi laporan.
2. Apa bedanya Komputerisasi Akuntansi dengan Akuntansi biasa?
Perbedaan utamanya ada di pendekatan pembelajaran.
- Komputerisasi Akuntansi lebih fokus pada praktik dan penggunaan teknologi dalam proses akuntansi, seperti software dan sistem keuangan digital.
- Sementara itu, Akuntansi biasa cenderung lebih banyak membahas teori, konsep, dan perhitungan manual.
3. Apakah jurusan Komputerisasi Akuntansi harus jago IT?
Tidak harus jago IT sejak awal. Jurusan ini dirancang untuk pemula, jadi kamu akan belajar dari dasar, mulai dari pengenalan komputer, sistem akuntansi, sampai penggunaan software.
Selama kamu mau belajar dan terbiasa menggunakan komputer, kemampuan IT akan berkembang seiring waktu. Fokusnya bukan jadi programmer, tapi memahami cara kerja sistem akuntansi.
Saatnya Menyiapkan Karier di Bidang Akuntansi Digital Bersama Cakrawala!
Jurusan Komputerisasi Akuntansi cocok buat kamu yang ingin punya skill akuntansi sekaligus paham teknologi. Lulusannya dibutuhkan di banyak industri karena perusahaan sekarang makin mengandalkan sistem dan data keuangan berbasis digital.
Kalau kamu ingin peluang karier yang lebih luas dan siap kerja setelah lulus, jurusan Akuntansi di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang tepat. Program ini dirancang agar lulusannya fleksibel, adaptif, dan bisa masuk ke berbagai bidang, mulai dari keuangan, audit, sistem akuntansi, sampai konsultan.
Di Universitas Cakrawala, mahasiswa dipersiapkan untuk benar-benar siap terjun ke dunia kerja lewat berbagai keunggulan berikut:
- Program Penyaluran Kerja dengan akses ke 1.000+ perusahaan mitra di berbagai sektor
- Magang Sejak Semester Pertama, jadi pengalaman kerja bisa dibangun sejak awal kuliah
- Kurikulum Berbasis Industri yang disusun bersama praktisi dan terus diperbarui
- Dosen Praktisi dengan pengalaman nyata di dunia kerja
Kalau kamu ingin membangun masa depan di bidang akuntansi dan sistem keuangan dengan persiapan yang matang, ini saatnya melangkah. Yuk, cari tahu lebih lanjut atau langsung daftar di sini!